Pernahkah Anda melihat seseorang melaksanakan sholat 2 rakaat sebelum dan sesudah melakukan sholat fardu(wajib) seperti dzuhur, maghrib dan isya? Nah, bagi kalian yang sering melihat orang-orang yang melakukan hal tersebut, mereka sedang mengerjakan shalat Sunnah rawatib. Lantas, bagaimana tata cara dan niatnya? Mari kita simak pembahasan sholat Sunnah yang dilakukan sebelum shalat fardhu disebut sholat? Ini penjelasannya.

Baca Juga: Tata Cara Shalat Tahiyatul Masjid Dilaksanakan Secara? Ini Jawabannya

Sholat Sunnah yang Dilakukan Sebelum Shalat Fardhu Disebut Sholat

Sholat Sunnah yang Dilakukan Sebelum Shalat Fardhu Disebut Sholat Ini Penjelasannya

Sholat Sunnah yang dilakukan sebelum shalat fardhu disebut sholat rawatib. Ini merupakan salah satu shalat Sunnah yang dapat dikerjakan setelah adzan hingga sampai iqomah sebelum melaksanakan shalat 5 waktu. Dimana, Rasulullah SAW selalu menunaikan salat Sunnah rawatib selama masa hidupnya.

Ada 2 jenis sholat Sunnah rawatib yang dianjurkan bagi umat islam untuk melaksanakannya, yaitu qobliyah dan ba’diyah. Artinya salat Sunnah rawatib qobliyah dikerjakan sebelum melaksanakan sholat wajib. Sedangkan ba’diyah dilakukan setelah mengerjakan sholat wajib.

Sholat Sunah Rawatib

Sholat Sunah Rawatib

Sholat Sunnah rawatib adalah sholat Sunnah yang dilakukan sebelum shalat fardhu disebut sholat qobliyah. Shalat Sunnah ini sangat dianjurkan bagi umat muslim untuk mengerjakan 2 rakaat ketika adzan telah selesai. Seperti yang telah sampaikan diatas, shalat Sunnah ini terdapat 2 sebutan dengan waktu pelaksanaan yang berbeda.

Anjuran melaksanakan sholat Sunnah rawatib terbagi menjadi 2 bagian, yaitu sholat Sunnah rawatib muakkad dan sholat Sunnah rawatib ghoiru muakkad.

Sholat Sunnah Rawatib Muakkad

Sholat Sunnah rawatib muakkah adalah sholat Sunnah yang dilakukan sebelum shalat fardhu disebut sholat dan sesudah shalat 5 waktu, yang dikerjakan sebanyak 2 dan 4 rakaat, yaitu:

  • 4 atau 2 rakaat sebelum sholat dzuhur
  • 4 atau 2 rakaat sesudah sholat dzuhur
  • 2 rakaat sesudah sholat maghrib
  • 2 rakaat sesudah sholat isya
  • 2 rakaat sebelum sholat subuh

Sholat Sunnah Rawatib Ghoiru Muakkad

Sedangkan, shalat Sunnah rawatib ghoiru muakkad dilakukan sebanyak 2 rakaat sesudah melaksanakan sholat fardhu. Berbeda dengan sholat Sunnah yang dilakukan sebelum shalat fardhu disebut sholat qobiliyah, diantaranya:

  • 4 atau 2 rakaat sebelum sholat ashar
  • 2 rakaat sebelum sholat maghrib
  • 2 rakaatsebelum sholat isya

Sholat Sunnah rawatib ini hanya dilakukan lebih utama secara sendiri bukan berjamaah seperti sholat 5 waktu pada umumnya.

Niat Sholat Sunah Rawatib

Niat Sholat Sunah Rawatib

Membaca niat sholat Sunnah rawatib tentu sangat berbeda. Dimana, kalian bisa menambahkan lafadz nama sholat tersebut dibagian akhir setelah mengetahui jawaban dari pertanyaan sholat Sunnah yang dilakukan sebelum shalat fardhu disebut sholat. Seperti contoh dibawah ini.

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Latin: “ushalli sunnatadh dhuhri kok’ataini ba’diyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengerjakan shalat sunah sesudah dzuhur 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Baca Juga: 12 Rakaat Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja? Coba Sebutkan

Tata Cara Sholat Sunah Rawatib

Tata Cara Sholat Sunah Rawatib

Adapun, tata cara sholat Sunnah rawatib qobliyah dan ba’diyyah yang dapat dilakukan, ketika sudah tahu jawaban sholat Sunnah yang dilakukan sebelum shalat fardhu disebut sholat yaitu:

Membaca Niat

Takbiratur ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan membaca surah didalam Al-Quran

Rukuk tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal tuma’ninah

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di antara dua sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri kembali menunaikan rakaat kedua dilakukan sama seperti pada raakat pertama sampai,

Tasyahud akhir

Salam

Keutamaan Sholat Sunnah Rawatib

Sebagai berikut, manfaat dan keutamaan sholat Sunnah rawatib yang berarti jawaban dari sholat Sunnah yang dilakukan sebelum shalat fardhu disebut sholatm yaitu:

Banyak sekali manfaat dan keutamaan bila mengerjakan sholat Sunnah rawabit secara rutin. Dimana, keutamaan shalat Sunnah rawatib ini, yaitu:

Dijauhkan dari Siksa Api Neraka

Keutamaan sholat Sunnah rawatib yang pertama akan dijauhkan dari siksa api neraka. Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist,

“Barangsiapa yang senantiasa menjaga empat rakaat sebelum dhuhur dan empat rakaat sesudahnya, niscaya Allah mengharamkan dirinya dari api neraka.” (HR.Ahmad, Abu Dawud, Turmudzi, An-Nasai, dan Ibnu Majah).

Membangunkan Rumah di Surga

Selain mendapat pahala, keutamaan sholat Sunnah rawatib yaitu Allah SWT akan membangunkan rumah di surga. Dimana, ketika seseorang melaksanakan ibadah shalat Sunnah dengan rutin maka akan mendapatkan ganjaran yang sangat besar. Oleh sebab itu, kita sebagai umat muslim mari sama-sama untuk mengerjakan sholat Sunnah rawatib sebagai bekal amal ibadah.

Mendapat Rahmat Yang Melimpah

Adapun, keutamaan sholat Sunnah rawajib yang akan diberikan oleh Allah SWT yaitu mendapat rahmat yang melimpah. Dimana, kata dari rahmat yang melimpah tersebut sangat beragam baik dari mendapat orang-orang yang baik disekitar hingga dalam bentuk rezeki.

Dijauhkan Dari Sifat Sombong dan Riya

Selanjutnya, keutamaan sholat Sunnah rawatib bagi orang yang melaksanakannya akan dijauhkan dari sifat sombong dan riya. Dimana, kita akan berserah diri kepada Allah SWT dengan bersujud didalam melaksanakan sholat untuk mendapat perlindungan dan menjauhkan dari sifat yang kurang baik dan menjadi orang yang sholeh dan sholehah.

Diangkat Derajatnya

Keutamaan sholat Sunnah rawatib akan mendapat ganjaran dengan diangkat derajatnya oleh Allah. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Muslim,

“Hendaklah engkau memperbanyak sujud kepada Allah. Karena tidaklah engkau bersujud pada-Nya dengan sekali sujud melainkan Allah akan meninggikan satu derajatmu dan menghapuskan satu kesalahanmu.” (HR. Muslim).

Nah, itulah pembahasan sholat Sunnah yang dilakukan sebelum shalat fardhu disebut sholat? Ini penjelasannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Niat Sholat Qobliyah Isya dan Ba’diyah Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

 

Didalam melaksanakan shalat isya terdapat pula shalat Sunnah yang bisa diamalkan. Salah satu yaitu sholat qobliyah isya. Dimana, umat islam dianjurkan mengerjakan shalat tersebut sebelum melakukan shalat isya. Lantas, bagaimana dengan niatnya? Yuk, simak pembahasan bacaan niat sholat qobliyah isya dan ba’diyah beserta tata cara pelaksanaannya.

Baca Juga: Shalat Sunnah Rawatib Lebih Utama Dikerjakan Secara Sendiri atau Berjamaah

Niat Sholat Qobliyah Isya

Niat Sholat Qobliyah Isya

Membaca niat sholat qobliyah isya bisa dibacakan dalam hati. Waktu pelaksanaan sholat qobliyah dilakukan pada saat sebelum menjelang sholat isya atau sesudah adzan isya dengan mengerjakan sebanyak 2 rakaat. Shalat sunnah ini maksudnya adalah jamaah bisa menunaikan ibadah shalat qobliyah isya sebelum mengerjakan shalat isya.

Lebih jelasnya, tentang sholat qobliyah yaitu melaksanakan shalat Sunnah 2 rakaat dikerjakan pada waktu ketika kumandang adzan isya telah selesai.

Bacaan Niat Sholat Qobliyah Isya

Niat Sholat Qobliyah Isya dan Ba'diyah Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

Bagi anda yang ingin memulai mengerjakan shalat qobliyah, anda bisa membaca bacaan niat sholat qobliyah Isya dibawah ini:

اُصَلِّى سُنَّةً الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Latin: “Ushollii Sunnatal Isyaa’i Rok’ataini Ba’diyatta Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala.”

Artinya: “Aku niat mengerjakan sholat Sunnah sesudah Isya 2 rakaat, menghadap Kiblat karena Allah Ta’ala”.

Niat Sholat Ba’diyah Isya

Bacaan niat sholat qobliyah Isya memang hampir sama ketika ingin membaca niat sholat ba’diyah isya, yaitu:

اُصَلِّى سُنَّةً الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Latin: Ushollii Sunnatal Isyaa’i Rok’ataini Ba’diyatta Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala.

Artinya: “Aku niat mengerjakan sholat Sunnah sesudah Isya 2 rakaat, menghadap Kiblat karena Allah Ta’ala”.

Tata Cara Sholat Qobliyah Isya

Tata Cara Sholat Qobliyah Isya

Tata cara sholat qobliyah isya memang hampir sama dengan shalat wajib atau Sunnah lainnya. Tetapi, shalat qobliah ini bisa dilakukan dengan waktu yang lebih singkat dan membaca surah pendek. Jangan lupa harus disertai dengan bacaan niat sholat qobliyah isya. Berikut ini, tata caranyanya:

Membaca niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Membaca A-Fatihah dan dilanjutkan membaca surah didalam Al-Quran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir dengan membaca sama seperti di tasyahud pertama

Membaca Salam

Baca Juga: Macam-Macam Shalat Sunnah Rawatib Muakkad Contohnya

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Qobliyah Isya

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Qobliyah Isya

Setelah membaca bacaan niat sholat qobliyah isya, kita sebagai umat muslim tentu harus bisa dalam menghafal doa-dola lainnya. Sebagai berikut, dzikir dan doa setelah sholat qobliyah isya, yaitu:

Membaca Istigfar

Dzikir dan doa setelah sholat qobliyah isya yang pertama membaca istigfar sebanyak 33 kali. Rasulullah SWT telah bersabda didalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ibu Majah:

“Barang siapa membiasakan diri untuk senantiasa beristigfar, Allah akan memberikan jalan keluar di setiap kesulitan, kebahagian dari setiap kesusahan, dan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka,” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).

Doa

Selain itu, dzikir dan doa setelah sholat qobliyah isya bisa membaca doa apa saja yang ingin diamalkan seperti membaca doa dibawah ini:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabarakta yaa dzal jalaali wal ikram

Artinya: “Aku memohon ampunan kepada Allah,”. “Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan dan darimu-Mu keselamatan. Maha suci Engkau, wahai tuhan pemilik keagungan dan kemuliaan.”

Setelah itu, juga ada waktu sebelum shalat isya tiba maka bisa dilanjutkan membaca tahmid, tasbih, takbir hingga membaca alquran.

Nah, itulah pembahasan bacaan niat sholat qobliyah isya dan ba’diyah beserta tata cara pelaksanaannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: 12 Rakaat Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja? Coba Sebutkan

 

Didalam melaksanakan shalat subuh terdapat pula shalat Sunnah yang bisa diamalkan. Salah satu yaitu sholat qobliyah subuh. Dimana, umat islam dianjurkan mengerjakan shalat tersebut sebelum melakukan shalat subuh. Lantas, bagaimana dengan niatnya? Yuk, simak pembahasan bacaan niat sholat qobliyah subuh dilakukan setelah adzan atau sebelum adzan dan tata cara pelaksanaannya.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Sunnah Sebelum Subuh dan Sesudah Subuh

Niat Sholat Qobliyah Subuh

Niat Sholat Qobliyah Subuh

Membaca niat sholat qobliyah subuh bisa dibacakan dalam hati. Waktu pelaksanaan sholat qobliyah dilakukan pada saat sebelum menjelang sholat subuh atau sesudah adzan subuh dengan mengerjakan sebanyak 2 rakaat. Shalat fajar ini maksudnya adalah jamaah bisa menunaikan ibadah shalat qobliyah subuh ketika waktu fajar telah tiba.

Lebih jelasnya, tentang sholat qobliyah yaitu melaksanakan shalat Sunnah 2 rakaat dikerjakan pada waktu saat fajar tiba atau dikenal sebelum mau menunaikan ibadah shalat subuh.

Bacaan Niat Sholat Qobliyah Subuh

Bacaan Niat Sholat Qobliyah Subuh Dilakukan Setelah Adzan atau Sebelum Adzan

Bagi anda yang ingin memulai mengerjakan shalat qobliyah, anda bisa membaca bacaan niat sholat qobliyah subuh dibawah ini:

اُصَلِّيْ سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatas shubhi rak’ataini lillahi ta’ala”.

Artinya: “Aku niat sholat sunah subuh 2 rakaat menghadap ke kiblat karena Allah SWT.”

Tata Cara Sholat Qobliyah Subuh

Tata Cara Sholat Qobliyah Subuh

Tata cara sholat qobliyah subuh memang hampir sama dengan shalat wajib atau Sunnah lainnya. Tetapi, shalat qobliah ini bisa dilakukan dengan waktu yang lebih singkat dan membaca surah pendek. Jangan lupa harus disertai dengan bacaan niat sholat qobliyah subuh. Berikut ini, tata caranyanya:

  • Membaca Niat
  • Takbiratul ihram
  • Membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan membaca surah dalam Al-Quran
  • Rukuk
  • Iktidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua rakaat pertama
  • Berdiri dan mengerjakan rakaat kedua caranya sama seperti rakaat pertama hingga sujud kedua
  • Duduk tasyahud
  • Mengucapkan salam

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Qobliyah Subuh

Setelah membaca bacaan niat sholat qobliyah subuh, kita sebagai umat muslim tentu harus bisa dalam menghafal doa-dola lainnya. Sebagai berikut, dzikir dan doa setelah sholat qobliyah subuh, yaitu:

Membaca Istigfar

Dzikir dan doa setelah sholat qobliyah subuh yang pertama membaca istigfar sebanyak 33 kali. Rasulullah SWT telah bersabda didalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ibu Majah:

 “Barang siapa membiasakan diri untuk senantiasa beristigfar, Allah akan memberikan jalan keluar di setiap kesulitan, kebahagian dari setiap kesusahan, dan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka,” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).

Doa

Selain itu, dzikir dan doa setelah sholat qobliyah subuh bisa membaca doa apa saja yang ingin diamalkan seperti membaca doa dibawah ini:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabarakta yaa dzal jalaali wal ikram

Artinya: “Aku memohon ampunan kepada Allah,”. “Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan dan darimu-Mu keselamatan. Maha suci Engkau, wahai tuhan pemilik keagungan dan kemuliaan.”

Setelah itu, juga ada waktu sebelum shalat subuh tiba maka bisa dilanjutkan membaca tahmid, tasbih, takbir hingga membaca alquran.

Keutamaan Sholat Qobliyah Subuh

Keutamaan Sholat Qobliyah Subuh

Selain niat sholat qobliyah subuh, banyak sekali keistimewaan dalam melaksanakan shalat qobliyah subuh tersebut. Berikut ini keutamaan sholat qobliyah subuh bagi yang menjalankannya, yaitu:

Mendapat Pahala dan Sangat Baik dari Dunia dan Seisinya

Keutamaan sholat qobliyah subuh yang dapat diperoleh bagi orang yang melaksanakan, yaitu mendapat pahala dan sangat dari dunia dan seisinya. Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Musim dan AT-Tirmidzi, yaitu:

“Dua rakaat (sebelum) fajar (salat Subuh) lebih baik (nilainya) dari dunia dan seisinya.” (HR Muslim dan Tirmidzi). Ini maksudnya bagi umat islam yang selalu melaksanakan ibadah sholat Sunnah qobliyah subuh secara rutin tanpa putus. Selain itu, hadist lain yang memberikan penjelasan tentang keutamaan mengerjakan shalat qobliyah subuh, yaitu:

 “Seandainya mereka mengetahui keutamaan yang ada pada salat Isya dan salat Subuh, tentu mereka akan mendatanginya sambil merangkak.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Mengikuti Teladan Rasulullah SAW

Mengikuti teladan Rasulullah SAW termasuk salah satu keutamaan sholat qobliyah subuh. Dimana, Rasulullah SAW selalu melaksanakan shalat Sunnah ringan sebelum melaksanakan shalat wajib (shalat subuh).

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا سَكَتَ الْمُؤَذِّنُ مِنَ الأَذَانِ لِصَلاَةِ الصُّبْحِ وَبَدَا الصُّبْحُ رَكَعَ رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ تُقَامَ الصَّلاَةُ

Artinya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu diam antara adzannya muadzin hingga salat Subuh. Sebelum salat Subuh dimulai, beliau dahului dengan 2 rakaat ringan,” (HR. Bukhari no. 618 dan Muslim no. 723).

Menutup Kekurangan Shalat

Adapun, keutamaan sholat qobliyah subuh yang didapatkan kepada orang yang menunaikan, yaitu dapat menutup kekurangan shalat.

Balasan Rumah di Surga

Selain itu, keutamaan sholat qobliyah subuh yaitu Allah akan memberi balasan rumah di surga.

Nah, itulah pembahasan bacaan niat sholat qobliyah subuh dilakukan setelah adzan atau sebelum adzan dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Sholat Sunnah Sebelum Subuh Dilakukan Sebelum Adzan atau Selepas Azan

 

Didalam melaksanakan shalat subuh terdapat pula shalat Sunnah yang bisa diamalkan. Salah satu yaitu sholat qobliyah subuh. Dimana, umat islam dianjurkan mengerjakan shalat tersebut sebelum melakukan shalat subuh. Lantas, bagaimana dengan niatnya? Yuk, simak pembahasan sholat Sunnah sebelum subuh dilakukan sebelum adzan atau selepas azan beserta tata cara pelaksanaan dan bacaan niatnya.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Sunnah Sebelum Subuh dan Sesudah Subuh

Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Sholat Sunnah Sebelum Subuh Dilakukan Sebelum Adzan atau Selepas Azan

Membaca tata cara sholat Sunnah qobliyah subuh atau lebih dikenal dan sering disebut sholat qobliyah subuh bisa dibacakan dalam hati. Waktu pelaksanaan sholat Sunnah tersebut dilakukan pada saat sebelum adzan subuh dengan mengerjakan sebanyak 2 rakaat. Shalat fajar ini maksudnya adalah jamaah bisa menunaikan ibadah shalat qobliyah subuh ketika waktu fajar telah tiba.

Lebih jelasnya, tentang sholat Sunnah di waktu subuh yaitu melaksanakan shalat Sunnah 2 rakaat dikerjakan pada waktu saat fajar tiba atau dikenal sebelum mau menunaikan ibadah shalat subuh.

Tata Cara Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Tata Cara Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Tata cara sholat Sunnah qobliyah subuh memang hampir sama dengan shalat wajib atau Sunnah lainnya. Tetapi, shalat qobliyah ini bisa dilakukan dengan waktu yang lebih singkat dan membaca surah pendek. Berikut ini, urutan tata caranya:

Membaca Niat

Takbiratul ihram

Membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan membaca surah dalam Al-Quran

Rukuk

Iktidal

Sujud pertama

Duduk di antara dua sujud

Sujud kedua rakaat pertama

Berdiri dan mengerjakan rakaat kedua caranya sama seperti rakaat pertama hingga sujud kedua

Duduk tasyahud akhir

Mengucapkan salam

Baca Juga: Bacaan Sholat Subuh dari Niat Sampai Salam Beserta Artinya

Bacaan Niat Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Bacaan Niat Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Bagi anda yang ingin memulai mengerjakan shalat qobliyah, anda bisa membaca bacaan niat sholat Sunnah ini (qobliyah subuh), dibawah ini:

Latin: “Ushalli sunnatas shubhi rak’ataini lillahi ta’ala”.

Artinya: “Aku berniat sholat sunnah qobliyah subuh 2 rakaat menghadap ke qiblat karena Allah SWT.”

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Setelah membaca pembahasan sholat Sunnah sebelum subuh, kita sebagai umat muslim tentu harus bisa dalam menghafal doa-dola lainnya. Sebagai berikut, dzikir dan doa setelah sholat Sunnah qobliyah subuh, yaitu:

Membaca Istigfar

Dzikir dan doa setelah sholat Sunnah qobliyah subuh yang pertama membaca istigfar sebanyak 33 kali. Rasulullah SWT telah bersabda didalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ibu Majah:

 “Barang siapa membiasakan diri untuk senantiasa beristigfar, Allah akan memberikan jalan keluar di setiap kesulitan, kebahagian dari setiap kesusahan, dan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka,” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).

Doa

Selain itu, dzikir dan doa setelah sholat Sunnah qobliyah subuh bisa membaca doa apa saja yang ingin diamalkan seperti membaca doa dibawah ini:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabarakta yaa dzal jalaali wal ikram

Artinya: “Aku memohon ampunan kepada Allah,”. “Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan dan darimu-Mu keselamatan. Maha suci Engkau, wahai tuhan pemilik keagungan dan kemuliaan.”

Setelah itu, juga ada waktu sebelum shalat subuh tiba maka bisa dilanjutkan membaca tahmid, tasbih, takbir hingga membaca alquran.

Keutamaan Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Keutamaan Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Selain niat sholat Sunnah qobliyah subuh, banyak sekali keistimewaan dalam melaksanakan shalat qobliyah subuh tersebut. Berikut ini keutamaan sholat Sunnah qobliyah subuh bagi orang yang menjalankannya, yaitu:

Mendapat Pahala dan Sangat Baik dari Dunia dan Seisinya

Keutamaan sholat Sunnah qobliyah subuh yang dapat diperoleh bagi orang yang melaksanakan, yaitu mendapat pahala dan sangat dari dunia dan seisinya. Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Musim dan AT-Tirmidzi, yaitu:

“Dua rakaat (sebelum) fajar (salat Subuh) lebih baik (nilainya) dari dunia dan seisinya.” (HR Muslim dan Tirmidzi). Ini maksudnya bagi umat islam yang selalu melaksanakan ibadah sholat Sunnah qobliyah subuh secara rutin tanpa putus. Selain itu, hadist lain yang memberikan penjelasan tentang keutamaan mengerjakan shalat qobliyah subuh, yaitu:

 “Seandainya mereka mengetahui keutamaan yang ada pada salat Isya dan salat Subuh, tentu mereka akan mendatanginya sambil merangkak.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Mengikuti Teladan Rasulullah SAW

Mengikuti teladan Rasulullah SAW termasuk salah satu keutamaan sholat Sunnah qobliyah subuh. Dimana, Rasulullah SAW selalu melaksanakan shalat Sunnah ringan sebelum melaksanakan shalat wajib (shalat subuh).

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا سَكَتَ الْمُؤَذِّنُ مِنَ الأَذَانِ لِصَلاَةِ الصُّبْحِ وَبَدَا الصُّبْحُ رَكَعَ رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ تُقَامَ الصَّلاَةُ

Artinya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu diam antara adzannya muadzin hingga salat Subuh. Sebelum salat Subuh dimulai, beliau dahului dengan 2 rakaat ringan,” (HR. Bukhari no. 618 dan Muslim no. 723).

Menutup Kekurangan Shalat

Adapun, keutamaan sholat Sunnah qobliyah subuh yang didapatkan kepada orang yang menunaikan, yaitu dapat menutup kekurangan shalat.

Balasan Rumah di Surga

Selain itu, keutamaan sholat Sunnah di waktu subuh yaitu Allah akan memberi balasan rumah di surga.

Nah, itulah pembahasan sholat Sunnah sebelum subuh dilakukan sebelum adzan atau selepas azan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tata Cara Sholat Subuh dan Bacaan Niat Beserta Gambarnya