Shalat tarawih merupakan salah satu ibadah yang dapat dilakukan ketika bulan puasa Ramadhan. Ini adalah sholat Sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat muslim untuk mengerjakannya di waktu malam hari setelah habis sholat isya full 1 bulan penuh. Mengerjakan shalat tarawih ini bisa dilakukan 11 rakaat atau 23 rakaat. Adapun, yang mengerjakan 8 rakaat ditambah witir 3 rakaat. Yuk, simak pembahasan shalat tarawih 8 rakaat 4 salam, bacaan niat dan tata cara pelaksanaannya.

Baca Juga: Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri 11 Rakaat dan Bacaan Niatnya

Shalat Tarawih 8 Rakaat

Shalat Tarawih 8 Rakaat 4 Salam, Bacaan Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Dalam melaksanakan ibadah shalat tarawih disetiap daerah tentu sangat berbeda, ada yang dilakukan 11 rakaat dan ada juga 23 rakaat. Jumlah tersebut sudah termasuk dengan witir. Hukum sholat tarawih adalah Sunnah muakkad. Jadi, sholat Sunnah tarawih ini sangat dianjurkan untuk dikerjakan oleh umat muslim untuk menyempurnakan segala amal ibadah selama 1 bulan puasa Ramadhan penuh. Jadi, 11 rakaat itu terdiri dari shalat tarawih 8 rakaat dan shalat witir 3 rakaat.

Waktu pelaksanaan shalat tarawih dilakukan setelah selesai shalat isya secara berjamaah di masjid. Akan tetapi, apabila terdapat halangan maka bisa dikerjakan secara sendiri di rumah. Di Indonesia sendiri, shalat tarawih dikerjakan sebanyak 23 rakaat. Namun, ada juga yang 11 rakaat yang terbagi shalat tarawih 8 rakaat dengan 4 kali salam atau 2 kali salam, kemudian dilanjutkan mengerjakan shalat witir sebanyak 3 rakaat

Bacaan Niat Shalat Tarawih 8 Rakaat

Bacaan Niat Shalat Tarawih 8 Rakaat

Adapun, bacaan niat shalat tarawih 8 rakaat dengan 4 kali salam yang dilakukang masing-masing 2 rakaat, yaitu:

Imam

Bacaan niat sholat tarawih 8 rakaat untuk imam yaitu:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Latin: “ Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā

Artinya,”Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”

Makmum

Sedangkan bacaan niat sholat tarawih 8 rakaat untuk makmum, adalah:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Latin: “Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”

Baca Juga: 10 Keutamaan Shalat Tarawih Adalah, Ini Jawabannya

Sendiri

Bacaan niat sholat tarawih 8 rakaaat secara sendiri, yaitu:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلّهِ تَعَالَى

Latin: “Ushalli sunnatat tarawihi rak‘ataini mustaqbilal qiblati ada’an lillahi ta‘ala.”

Artinya: “Aku niat sholat sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, saat ini, karena Allah SWT.”

Tata Cara Shalat Tarawih 8 Rakaat

Tata Cara Shalat Tarawih 8 Rakaat

Sebagai berikut, tata cara sholat tarawih 8 rakaat berjamaah atau sendiri, yaitu:

Membaca niat

Takbiratul ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Doa Iftitah

Membaca Surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surah dalam al-quran

Rukuk

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga,

Tasyahud akhir,

Salam

Niat Sholat Witir

Setelah selesai melaksanakan shalat tarawih 8 rakaat, maka dilanjutkan mengerjakan sholat witir 3 rakaat. Berikut ini, bacaan niat sholat witir, yaitu:

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Latin: “Ushalli sunnatal witri tsalâtsa raka‘âtin mustaqbilal qiblati adâ’an lillâhi ta‘âlâ

Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah shalat witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.”

Sedangkan, tata cara sholat witir hampir sama dengan sholat lainnya yang diawali dengan niat, takbiratul ihram hingga diakhiri dengan salam. Setelah itu, anda dianjurkan membaca doa-doa setelah shalat tarawih baik dalam bahasa Indonesia maupun arab tergantung kebiasaan anda dalam berdoa.

Nah, itulah pembahasan shalat tarawih 8 rakaat 4 kali salam, bacaan niat dan tata cara pelaksanaannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Setelah Sholat Tarawih Subhanal Malikil Quddus

 

Di bulan puasa Ramadhan, seluruh umat muslim akan melaksanakan ibadah puasa wajib dan juga sholat tarawih selama 1 bulan penuh. Waktu pelaksanaan sholat tarawih dilakukan pada malam hari setelah habis sholat isya sebanyak 11 rakaat atau 23 raakaat. Pada saat selesai mengerjakan shalat tarawih ada bacaan doa dan dzikir yang bisa diamalkan sebagai tambahan amal bekal diakhirat nanti. Penasaran? Yuk, simak pembahasan bacaan setelah sholat tarawih shubhanal malikil quddus.

Baca Juga: Tuliskan Bacaan Niat Sholat Witir 1 Rakaat dan 2 Rakaat

Bacaan Setelah Sholat Tarawih

Bacaan Setelah Sholat Tarawih Subhanal Malikil Quddus

Melaksanakan sholat tarawih dilakukan secara berjamaah di masjid maupun di rumah bersama keluarga atau sendiri. Selesai mengerjakan sholat tersebut terdapat bacaan setelah sholat tarawih yang dapat diamalkan untuk memperkuat keimanan dan keyakinan kepada Allah SWT serta berlomba-lombo dalam menebar kebaikan.

Penjelasan anjuran berdoa dan berzikir setelah selesai sholat tarawih terdapat keterangan dibawah ini,

يُسَنُّ أَنْ يَقُولَ بَعْدَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ وَأَنْ يَقُولَ اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِرِضَاك مِنْ سَخَطِك وَبِمُعَافَاتِك مِنْ عُقُوبَتِك وَأَعُوذُ بِك مِنْك

لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْك أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْت عَلَى نَفْسِك

Artinya: “Seseorang dianjurkan setelah shalat witir membaca tiga kali, ‘Subhānal malikil quddūs,’ kemudian membaca, ‘Allāhumma inī a‘ūdzu bi ridhāka min sakhathika, wa bi mu‘āfātika min ‘uqūbatika. Wa a‘ūdzu bika minka, lā uhshī tsanā’an alayka anta kamā atsnayta ‘alā nafsika,

Doa dan Dzikir Bacaan Setelah Sholat Tarawih

Doa dan Dzikir Bacaan Setelah Sholat Tarawih

Berikut ini, doa dan dizkir bacaan setelah sholat tarawih yang bisa dibacakan,

Dzikir

Bacaan setelah sholat tarawih bisa diawali dengan berdzikir dengan kalimat seperti dibawah ini:

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

Latin: “Subhānal malikil quddūs.”

Artinya: “Mahasuci Tuhan yang kudus,” (HR An-Nasa’i dan Ibnu Majah).

سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ المَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ

Latin: “Subbūhun, quddūsun, rabbunā wa rabbul malā’ikati war rūh.”

Artinya: “Suci dan qudus Tuhan kami, Tuhan para malaikat dan Jibril,” (HR Al-Baihaqi dan Ad-Daruqutni).

اللَّهُمَّ إنَّك عَفْوٌ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Latin: “Allāhumma innaka ‘afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa, fa‘fu ‘annī.”

Artinya, “Tuhanku, sungguh Kau maha pengampun lagi pemurah. Kau menyukai ampunan, oleh karenanya ampunilah aku.”

يَا كَرِيْمُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Latin: “Yā karīmu, bi rahmatika yā arhamar rāhimīna.”

Artinya, “Wahai Zat yang maha pemurah, (aku memohon) atas berkat rahmat-Mu, wahai Zat yang paling penyayang dari segenap penyayang.”

Doa

Bacaan setelah sholat tarawih yaitu membaca doa keselamatan dan permohoanan ampunan dan sebagainya:

اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِرِضَاك مِنْ سَخَطِك وَبِمُعَافَاتِك مِنْ عُقُوبَتِك وَأَعُوذُ بِك مِنْك لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْك أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْت عَلَى نَفْسِك

Latin: “Allāhumma inī a‘ūdzu bi ridhāka min sakhathika, wa bi mu‘āfātika min ‘uqūbatika. Wa a‘ūdzu bika minka, lā uhshī tsanā’an alayka anta kamā atsnayta ‘alā nafsika.”

Artinya, “Tuhanku, aku berlindung kepada ridha-Mu dari murka-Mu dan kepada afiat-Mu dari siksa-Mu. Aku meminta perlindungan-Mu dari murka-Mu. Aku tidak (sanggup) membilang pujian-Mu sebanyak Kau memuji diri-Mu sendiri,” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah).

Baca Juga: Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri 11 Rakaat dan Bacaan Niatnya

Bacaan Doa Setelah Witir

Bacaan Doa Setelah Witir

Selesai membaca bacaan setelah sholat tarawih, dilanjutkan mengerjakan sholat witir hingga sampai selesai. Kemudian, membaca bacaan doa setelah witir seperti dibawah ini.

أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا

كَثِيْرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ أَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا

وَقِيَامَنَا وَتَخَشُعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا أَللهُ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ

وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Artinya: “Ya Allah, kami mohon pada-Mu, iman yang langgeng, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar,amal yang saleh, agama yang lurus, kebaikan yang banyak.kami mohon kepada-Muampunan dan kesehatan, kesehatan yang sempurna, kami mohon kepada-Mu bersyukur atas karunia kesehatan, kami mohon kepada-Mu kecukupan terhadap sesaama manusia. Ya Allah, tuhan kami terimalah dari kami: shalat, puasa, ibadah, kekhusyu’an, rendah diri dan ibadaha kami, dan sempurnakanlah segala kekurangan kami. Ya allah, Tuhan yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih. Dan semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada makhluk-Nya yang terbaik, Nabi Muhammad SAW, demikian pula keluarga dan para sahabatnya secara keseluruhan. Serta segala puji milik Allah Tuhan semestra alam.”

Niat Sholat Tarawih

Niat Sholat Tarawih

Setelah membaca bacaan setelah sholat tarawih, bagi anda yang belum hafal doa niat sholat tarawih, maka anda bisa mengamalkan doanya dibawah ini.

Bacaan Niat Sholat Tarawih Berjamaah Jadi Imam

Latin: “Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā

Artinya,”Aku berniat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam karena Allah SWT.”

Bacaan Niat Sholat Tarawih Berjamaah Jadi Makmum

Latin: “Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā

Artinya, “Aku berniat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah SWT.”

Nah, itulah pembahasan bacaan setelah sholat tarawih shubhanal malikil quddus yang dapat kami sampaikan,semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: 10 Keutamaan Shalat Tarawih Adalah, Ini Jawabannya

 

Sebentar lagi kita akan menyambut bulan suci Ramadhan ditahun 2023. Dimana, seluruh umat islam akan menunaikan ibadah puasa dan mengerjakan shalat tarawih pada bulan Ramadhan tersebut. Hal ini semua umat islam akan merasa bahagia dan senang menyambut bulan Ramadhan 2023 nanti. Lantas, apa hukumnya apabila mengerjakan sholat Sunnah tarawih? Yuk, simak pembahasan shalat tarawih hukumnya adalah, beserta keutamaannya.

Bulan Ramadhan menjadi identik sebagai ibadah puasa yang wajib dikerjakan bagi umat islam. Apabila seorang umat muslim tidak mampu untuk puasa di bulan Ramadhan karena udzur maka bisa diqodho pada bulan selanjutnya. Selain puasa, ibadah yang paling banyak dikerjakan pada bulan Ramadhan ini adalah mengerjakan sholat tarawih pada malam hari setelah isya.

Shalat tarawih hanya dapat dikerjakan pada bulan Ramadhan saja. Dibulan lain tidak ada sholat Sunnah ini melainkan hanya sholat tahajud. Seluruh umat muslim akan mengerjakan sholat tarawih 1 bulan Ramadhan penuh. Maka tak heran, jika setiap bulan puasa Ramadhan, banyak sekali orang yang pergi ke masjid untuk melaksakan shalat tarawih.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Tahajud 2 Rakaat Sendiri di Rumah

Shalat Tarawih Hukumnya

Shalat Tarawih Hukumnya adalah, Beserta Keutamaannya

Mengerjakan shalat tarawih hukumnya adalah Sunnah muakkad. Ini artinya sangat dianjurkan bagi umat muslim untuk menunaikan ibadah shalat Sunnah tarawih di bulan Ramadhan.  Adapun, hadist yang bisa kita ketahui penjelasan shalat tarawih,

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُرَغِّبُ فِي قِيَامِ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَأْمُرَهُمْ فِيهِ بِعَزِيمَةٍ فَيَقُولُ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ

إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: “Dari Abi Hurairah radliyallahu ‘anh Rasulullah gemar menghidupkan bulan Ramadhan dengan anjuran yang tidak keras. Beliau berkata: ‘Barangsiapa yang melakukan ibadah (shalat tarawih) di bulan Ramadhan hanya karena iman dan mengharapkan ridha dari Allah, maka baginya di ampuni dosa-dosanya yang telah lewat” (HR Muslim).

Mengerjakan shalat tarawih paling utama dikerjakan secara berjamaah di masjid. Namun, apabila ada halangan maka bisa dilakukan dengan sendiri di rumah sebanyak 11 atau 23 rakaat.

Bacaan Niat Shalat Tarawih

Bacaan Niat Shalat Tarawih

Setelah mengetahui pembahasan shalat tarawih hukumnya, umat muslim tentu harus hafal juga dalam bacaan niat shalat tarawih agar lebih sempurna pada saat pelaksanaannya.

Bacaan Niat Shalat Tarawih Berjamaah Jadi Imam

Shalat tarawih hukumnya Sunnah. Sedangkan, bacaan niat shalat tarawih berjamaah jadi imam, yaitu:

Latin: “Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā

Artinya,”Aku berniat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam karena Allah SWT.”

Bacaan Niat Sholat Tarawih Berjamaah Jadi Makmum

Adapun, bacaan niat shalat tarawih berjamaah jadi makmum dan memahami jawaban shalat tarawih hukumnya, yaitu:

Latin: “Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā

Artinya, “Aku berniat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah SWT.”

Baca Juga: Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri 11 Rakaat dan Bacaan Niatnya

Tata Cara Sholat Tarawih

Tata Cara Sholat Tarawih

Jika anda sudah paham shalat tarawih hukumnya dan hafal bacaan niatnya, maka kita bisa mulai ikut berjamaah untuk melaksanakan shalat tarawih di masjid. Sebagai berikut, tata cara sholat tarawih:

Membaca niat

Takbiratul ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surah dalam al-quran

Rukuk

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga,

Tasyahud akhir,

Salam

Apabila shalat tarawih telah selesai dikerjakan, maka dilanjutkan dengan mengerjakan shalat witir sebanyak 3 rakaat baik satu kali salam dalam satu waktu atau dua kali salam dengan melaksanakan dua rakaat kemudian dilanjutkan satu rakaat terakhir.

Keutamaan Shalat Tarawih

Keutamaan Shalat Tarawih

Ada beberapa keutamaan shalat tarawih hukumnya yang dapat diketahui bagi umat muslim yang telah menjalankan shalat tarawih penuh di bulan Ramadhan, diantaranya:

  • Mendapat Pahala
  • Dibangunkan rumah di surge
  • Diberi Keselamatan di hari kiamat
  • Membangun kota didalam surge
  • Doa Mustajab
  • Mendapat Ganjaran dengan dijauhkan dari siksa kubur
  • Mendapat pahala selama 40 tahun
  • Diberi halan yang lurus di hari kiamat
  • Diangkat derajatnya
  • Dll

Nah, itulah pembahasan shalat tarawih hukumnya adalah, beserta keutamaannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: 10 Keutamaan Shalat Tarawih Adalah, Ini Jawabannya