Hari jumat merupakan hari dimana umat muslim khususnya laki-laki diwajibkan mengerjakan sholat jumat di masjid secara berjamaah. Apabila seseorang tidak menunaikan shalat jumat selama tiga kali berturut-turut maka mereka berdosa dan termasuk orang kafir. Lantas bagaimana dengan orang yang sakit atau masih diperjalanan jauh? Maka itu boleh diganti dengan shalat dzuhur. Lalu, bagaimana cara pelaksanaannya? Yuk, simak pembahasan tata cara shalat dhuhur pengganti sholat jumat bagi laki-laki.

Baca Juga: 10 Keutamaan Shalat Berjamaah di Masjid Daripada Sendiri

Pengganti Sholat Jumat

Pengganti Sholat Jumat

Pengganti sholat jumat merupakan salah satu rangkaian pelaksanaan mengerjakan ibadah sholat jumat diganti menjadi sholat dhuhur untuk khususnya bagi laki-laki yang sedang sakit atau perjalanan jauh. Hari jumat memiliki keistimewaan dan hari yang sangat baik. Apalagi, menjalankan ibadah shalat jumat, hukumnya adalah wajib alias fardhu’ain untuk laki-laki. Waktu pelaksanaan shalat jumat dilakukan sesuai ketentuan atau waktu saat menunaikan ibadah shalat dhuhur.

Sedangkan bagi perempuan umat islam tidak diharuskan mengerjakan salat jumat, tetapi diwajibkan menunaikan ibadah shalat dhuhur. Biasanya, pada hari jumat terdapat pula acara pengajian ibu-ibu atau bapak-bapak, pada waktu satu jam setelah selesai mengerjakan shalat jumat. Hal ini tentu masijid akan semakin ramai dikunjungi oleh umat islam untuk melakukan ibadah.

Jika seorang umat muslim selalu meninggalkan salat jumat secara sengaja lebih dari 3 kali maka mereka termasuk golongan kafir. Untuk itu, kita sebagai umat muslim tentu harus menjaga dan taat serta patuh selalu melaksanakan sholat jumat agar tidak tidak termasuk pada golongan tersebut.

من ترك ثلاث جمع تهاونا بها طبع الله على قلبه

Artinya: “Siapa pun yang meninggalkan sholat Jumat tiga kali karena meremehkannya, maka Allah taala akan menutup hatinya sehingga tak mampu menerima hidayah.” (HR. Ahmad dan al-Hakim).

Baca Juga: Bacaan Niat Mandi Jumat Laki-Laki dan Tata Cara Pelaksanaannya

Tata Cara Shalat Dhuhur Pengganti Sholat Jumat

Tata Cara Shalat Dhuhur Pengganti Sholat Jumat Bagi Laki laki

Berikut ini, tata cara shalat dhuhur pengganti sholat jumat, yaitu:

Membaca Niat

Takbiratul Ihram sambil mengangkat keduat tangan

Membaca doa ifitah

Membaca doa iftitah.

Latin: “Allaahu Akbaru kabiiraw walhamdu lillaahi katsiiran, wa subhaanallaahi bukrataw wa’ashiila. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas-samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wamaa anaa minal musyrikiina. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina.”

Atau,

Allaahumma baa’id bainii wa baina khathaayaaya kamaa baa’adta bainal masyriqi wal maghrib. allaahumma naqqinii minal khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubul abyadlu minad danas. allaahummaghsil khathaayaaya bil maa-i wats tsalji wal barad.”

Membaca surah Al Fatihah dan dilanjutkan membaca surah dalam Al-Quran

Latin: “Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Ar Rahmaanirrahiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. Ihdinash shirraatal musthaqiim. Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghduubi ‘alaihim waladh-dhaalliin.”

ruku’ tuma’ninah sambil membaca:

Latin: “Subhaana robbiyal ‘adhiimi wabihamdih.”

Artinya: “Mahasuci Tuhanku yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya.”

I’tidal dengan tuma’ninah sambil membaca:

Latin: “Sami’alloohu liman hamidah.Rabbanaa Lakal Hamdu Mil’us Samaawati Wa Mil’ul Ardhi Wa Mil ‘Umaasyi’ta Min Syai’in Ba’du.”

Artinya:

“Wahai Tuhan kami, segala puji bagiMu, sepenuh langit dan sepenuh bumi dan sepenuh apa-apa yang Engkau kehendaki setelah itu.”

Sujud dengan tuma’ninah sambil membaca:

Latin: “Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih” dibaca 3 kali

Artinya:”Mahasuci Tuhanku yang Maha Tinggi dan segala puji bagi-Nya.”

Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

Latin: “Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii.”

Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berikanlah rezeki kepadaku, berikanlah petunjuk kepadaku, berilah kesehatan kepadaku dan ampunilah aku.”

Sujud kedua dengan tuma’ninah. Bacaannya sama dengan sujud pertama.

Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua hingga

Tasyahud awal sambil membaca;

Latin: “At tahiyyaatul mubaarokaatush sholawaatuth thoyyibaat lillah. Assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullahi wa barokaatuh. Assa’aamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillahish sholihiin. Asyhadu alla ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rosuuluh. Allahumma sholli ‘ala Muhammad.”

Berdiri kembali mengerjakan rakaat ketiga dan keempat hingga

Tasyahud akhir

Latin: “At tahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thoyyibaatulillaah. Assalaamu’alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wabarakaatuh, assalaamu’alaina wa’alaa ibaadillaahishaalihiin. Asyhaduallaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammad rasuulullaah. Allaahumma shalli’alaa muhammad, wa’alaa aali muhammad. Kamaa shallaita alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim. Wabaarik’alaa muhammad wa alaa aali muhammad. Kamaa baarakta alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim, fil’aalamiina innaka hamiidum majiid.Allahumma inni a’udzu bika min ‘adzabil qobri, wa ‘adzabin naar, wa fitnatil mahyaa wal mamaat, wa syarri fitnatil masihid dajjal.”

Mengucapkan salam.

Bacaan Niat Sholat Dhuhur Pengganti Sholat Jumat

Bacaan Niat Sholat Dhuhur Pengganti Sholat Jumat

Adapun, bacaan niatsholat dhuhur pengganti sholat jumat, yaitu:

Latin: “Ushalli fardhodl dhuhri arba’a raka’aatim mustaqbilal qiblati adaan lillahi ta’aala.”

Artinya: “Aku berniat shalat fardhu Dhuhur empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala”

Nah, itulah pembahasan tata cara shalat dhuhur pengganti sholat jumat bagi laki-laki yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tata Cara Salat Jumat dari Awal sampai Akhir Beserta Bacaan Doa Niatnya

 

Setiap hari jumat, umat islam khususnya laki-laki akan melaksanakan ibadah shalat jumat di masjid secara berjamaah. Dimana, dalam menunaikan shalat jumat tentu harus disertai dengan niat maupun tatacaranya. Karena itu, merupakan salah satu rangkaian ibadah yang akan dikerjakan bagi laki-laki yang beragama islam. Lantas, bagaimana niatnya? Yuk, simak pembahasan niat sholat jumat, makmum, imam, bacaan dan tata caranya.

Sholat jumat merupakan suatu ibadah atas perintah Allah SWT kepada umat islam khususnya bagi laki-laki untuk mengerjakan shalat jumat secara berjamaah di masjid. Hari jumat memiliki keistimewaan dan hari yang sangat baik. Apalagi, menjalankan ibadah sholat jumat, hukumnya adalah wajib alias fardhu’ain untuk laki-laki. Waktu pelaksanaan sholat jumat dilakukan sesuai ketentuan atau waktu saat menunaikan ibadah sholat dzuhur.

Sedangkan bagi perempuan umat islam tidak diharuskan mengerjakan shalat jumat, tetapi diwajibkan menunaikan ibadah sholat dzuhur. Biasanya, pada hari jumat terdapat pula acara pengajian ibu-ibu atau bapak-bapak, pada waktu satu jam setelah selesai mengerjakan shalat jumat. Hal ini tentu masijid akan semakin ramai dikunjungi oleh umat islam untuk melakukan ibadah.

Baca Juga: Niat Sholat Isya Sendiri, Bacaan Arab,  Latin, dan Tata Caranya

Niat Sholat Jumat

Niat Sholat Jumat

Niat sholat jumat termasuk bagian dari syarat sahnya shalat yang dilakukan sebelum atau pada saat akan melaksanakan sholat jumat. Adapun, syarat wajib sholat jumat yang harus terpenuhi bagi umat islam, diantaranya:

  • Beragama Islam
  • Baligh
  • Laki-laki
  • Berakal sehat
  • Anak laki-laki boleh mengerjakan sholat jumat
  • Bertempat tinggal tetap
  • Di masjid terdekat
  • Dll

Sedangkan amalan Sunnah yang bisa dikerjakan sebelum melaksanakan sholat jumat, yaitu:

  • Mandi jumat
  • Mencukur kumis, memotong kuku
  • Menggunakan pakaian bersih dan rapih
  • Memakai wewangian
  • Membaca alquran
  • Dzikir
  • Membaca doa sebelum masuk masjid
  • Mengerjakan shalat tahiyatul masjid
  • Beritiqaf

Bacaan Niat Sholat Jumat

Tata Cara Sholat Jumat

Setiap kali kita akan mengerjakan sesuatu tentu harus disertai dengan niat. Seperti mau mengerjalan shalat jumat. Berikut ini, bacaan niat sholat jumat untuk imam dan makmum, yaitu:

Imam

Bacaan niat sholat jumat bagi imam

Ushalli fardal jum’ati ada’an mustaqbilal qiblati imaman lillahi ta’ala”.

Artinya:

“Aku niat melakukan sholat Jumat dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Makmum

Sedangkan, bacaan niat sholat jumat untuk makmum, yaitu:

Ushalli fardal jum’ati ada’an mustaqbilal qiblati makmuman lillahi ta’ala”.

Artinya:

“Aku niat melakukan sholat Jumat dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Baca Juga: Niat Sholat Ashar Sendiri, Bacaan Arab, Latin dan Tata Caranya

Tata Cara Sholat Jumat

Niat Sholat Jumat, Makmum, Imam, Bacaan dan Tata Caranya

Setelah membaca pembahasan niat sholat jumat, maka kita harus hafal tata cara dalam mengerjakan shola jumat itu sendiri. Yang maka, melaksanakan sholat jumat dilakukan berjumlah sebanyak 2 rakaat yang diakhiri degan salam. Apabila sudah datangnya waktu sholat jumat, muadzin akan mengumandang adzan sebagai tanda bahwa waktu shalat jumat telah tiba.

Kemudian, nantinya khatib akan memberikan ceramah jumat (khotbah jumat) secara singkat dan juga dilanjutkan dengan mengerjakan shalat jumat. Berikut ini, tata cara sholat jumat, yaitu:

Membaca niat sholat Jumat

Takbiratul ihram dengan membaca Allahu akbar أللهُ أَكْبَرْ

Membaca doa iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca oleh NU (nahdlatul ulama):

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Sedangkan doa iftitah dibaca oleh Muhammadiyah:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ

اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca surat Al-Fatihah dilanjutkan membaca surah didalam alquran

Ruku dengan tumaninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca oleh NU:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Doa Iftitah dibaca oleh Muhammadiyah, yaitu:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal dengan tumaninah

Membaca doa I’tidal yang dibaca oleh NU;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Sedangkan doa I’tidal dibaca oleh Muhammadiya, yaitu:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud dengan tumaninah

Bacaan doa sujud dibaca oleh NU:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Sedangkan doa sujud sholat dibaca oleh Muhammadiyah:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca oleh NU

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Dan bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca oleh Muhammadiyah:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Sujud kedua dengan tumaninah

Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat yang kedua

Membaca surah Al-Fatihah

Membaca surah pendek yang ada dalam Al-Quran

Ruku dengan tumaninah

I’tidal dengan tumaninah

Sujud dengan tumaninah

Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah

Sujud kedua dengan tumaninah

Duduk tasyahud akhir dengan tumaninah

Membaca tasyahud akhir

Membaca sholawat Nabi Muhammad SAW

Salam

Setelah selesai mengerjakan sholat jumat, para jamaah dilanjutkan membaca amalan Sunnah lainnya, seperti membaca istigraf, dzikir dan sebagainya. Selama berada di dalam masjid menunaikan ibadah shalat jumat, banyak sekali doa-doa yang bisa anda panjatkan untuk mendapat ridha dari Allah SWT.

Nah, itulah pembahasan niat sholat jumat, makmum, imam, bacaan dan tata caranya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Niat Sholat Dzuhur Sendiri, Bacaan Arab, Latin dan Tata Caranya