Allah SWT telah memberikan keringanan dalam menjalankan segala perintah yang wajib dikerjakan oleh umat islam, salah satunya ada shalat. Dimana, ketika seseorang ada halangan sesuatu atau lupa belum sholat tetapi waktu sudah habis, maka mereka bisa mengerjakan shalat tersebut dengan cara di jamak dan qashar. Lantas apa perbedaannya? Yuk, simak pembahasan perbedaan jamak dan qashar, lengkap bacaan doa niatnya.

Shalat jamak adalah menggabungkan dua waktu shalat menjadi satu waktu. Sedangkan qashar adalah menggabungkan dua waktu shalat secara diringkas. Arti perbedaan jamak dan qashar nama tersebut sama-sama melaksanakan shalat wajib namun berbeda didalam kondisi. Untuk itu, kita sebagai umat muslim harus mempelajari tentang perbedaan jamak dan qashar tersebut.

Baca Juga: Tata Cara Mengqodho Sholat Maghrib di Waktu isya Beserta Bacaan Niatnya

Perbedaan Jamak dan Qashar

Perbedaan Jamak dan Qashar, Lengkap Bacaan Doa Niatnya

Perbedaan jamak dan ashar yaitu dapat dilihat dari kondisi untuk mengerjakan kedua sholat tersebut agar tidak salah dalam melaksanakannya. Salah satu contoh melaksanakan shalat jamak yaitu apabila seseorang ketiduran di waktu dhuhur secara tak sengaja kemudian terbangun sudah waktu ashar. Maka dengan begitu, orang tersebut harus melakukan shalat jamak dhuhur dan ashar di waktu ashar.

Sedangkan contoh shalat qashar yang menjadi perbedaan jamak dan qashar yaitu ketika seseorang ingin berangkatkan perjalanan jauh lebih dari 80 km yang dapat melewati waktu shalat fardhu berikutnya maka mereka harus melaksanakan ibadah shalat qashar tersebut yang dengan cara dipendekan. Misalkan seseroang mau bebergian jarak jauh dari waktu dhuhur, maka mereka bisa mengerjakan shalat dhuhur dan ashar di qashar.

Bacaan Niat Shalat Jamak Takhir

Bacaan Niat Shalat Jamak Takhir

Salah satu contoh bacaan niat sholat jamak takhir maghrib dan isya yang dapat dibacakan setelah mengetahui perbedaan shalat jamak dan ashar, yaitu:

Latin: “Usholli fardhol maghribi tsalasa roka’atin majmu’an bil’isya-i jam’a takhirin lillahi ta’alaa.”

Artinya: “Saya niat sholat fardlu Maghrib tiga rakaat dijamak bersama Isya dengan jamak takhir menghadap ke kiblat karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Shalat Jama Takdim Maghrib ke Isya

Sedangkan, contoh lafadz doa bacaan niat shalat jamak takdim maghrib ke isya ketika memahami segala perbedaan jamak dan ashar, yaitu:

Latin: ”Ushollii fardhol maghribi tsalaatsa rakaaatin majmuu’an ma’al ‘isyaai jam’a taqdiimin adaa-an lillaahi taaalaa

Artinya: “Aku sengaja sholat fardu maghrib 3 rakaat yang dijama dengan isya, dengan jamak taqdim, menghadap ke kiblat karena Allah Ta’ala.”

Baca Juga: Bacaan Niat Mengqodho Sholat Dzuhur di Waktu Ashar

Tata Cara Shalat Jamak

Tata Cara Shalat Jamak

Adapun, tata cara shalat jamak yang harus dilakukan ketika mengerjakan shalat jamak takhir maupun takdim setelah pahami perbedaan shalat jamak dan qashar dilakukan mengerjakan shalat tertentu kemudian dilanjutkan melaksanakan shalat berikutnya, yaitu:

Membaca niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ إِنَّ صَلاَتِيْ

وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ

بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surah dalam Al-quran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca sesudah pahami perbedaan jamak dan qashar;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca mengetahui perbedaan jamak dan qashar:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله

وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat kedua, ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas setelah memahami perbedaan jamak dan qashar, hingga

Tasyahud Akhir

Membaca Salam

Nah, itulah pembahasan perbedaan jamak dan qashar, lengkap bacaan doa niatnya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tata Cara Sholat Jamak Takhir Maghrib dan Isya di Waktu Isya Lengkap Bacaan Niatnya

 

Bagi umat muslim tentu akan menjalankan sholat 5 waktu yang tidak boleh ditinggalkan. Dimana, sholat merupakan tiang agama dan termasuk salah satu rukun islam yang kedua. Sehingga, umat islam wajib menunaikan ibadah sholat fardu tersebut. Lantas, bagaimana jika waktu sholat dhuhur telah habis, apa bisa mengerjakannya? Mari kita simak pembahasan tata cara menjamak shalat dhuhur diwaktu ashar karena ketiduran beserta bacaan niatnya.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengqadha Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar? Ini Penjelasannya

Cara Menjamak Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar

Cara Menjamak Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar

Sebelum membahas bagaimana cara menjamak shalat dhuhur diwaktu ashar, tak salahnya kita harus pahami dari jamak tersebut. Melansir dari sebuah buku tentang tuntutan sholat lengkap, kita harus mengetahui arti dari sholat jama itu sendiri. Ini adalah salah satu cara pelaksanaan didalam mengerjakan dua sholat wajib dalam satu waktu.

Rasululah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim,:

“Apabila berangkat dalam perjalanan sebelum tergelincirnya matahari maka beliau takhir kan sholat zuhur ke waktu Ashar, kemudia beliau turun berhenti untuk menjamak keduanya (Dzuhur dan Ashar), jika matahari telah tergelincir sebelum berangkat, maka beliau sholat Dzuhur dahulu kemudian baru beliau naik kendaraan” (HR. Bukhari dan Muslim).

Adapun, pelaksanaan dalam mengerjakan sholat jamak dhuhur dan ashar dilakukan hampir sama seperti sholat fardu umumnya. Akan tetapi, selesai mengerjakan shalat pertama maka dilanjutkan sholat kedua dengan jumlah rakaat sesuai sholat yang ditentukan didalam cara menjamak shalat dhuhur diwaktu ashar.

Baca Juga: Tata Cara Mengqodho Sholat Maghrib di Waktu isya Beserta Bacaan Niatnya

Tata Cara Sholat Jamak Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar

Tata Cara Menjamak Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar Karena Ketiduran

Berikut ini, tata cara menjamak shalat dhuhur diwaktu ashar yang dapat kalian lakukan, yaitu:

Membaca niat seperti diatas

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي

مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir dengan membaca sama seperti di tasyahud pertama

Membaca Salam

Setelah itu, baru mengerjakan sholat ashar dilakukan sebanyak 4 rakaat. Tata cara menjamak shalat dhuhur diwaktu ashar hampir sama seperti yang telah sampaikan diatas. Namun, yang membedakannya adalah membaca bacaan niat pada pelaksanaan sholat tersebut.

Bacaan Niat Menjamak Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar

Bacaan Niat Menjamak Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar

Setelah membaca pembahasan cara menjamak shalat dhuhur diwaktu ashar, maka langkah selanjutnya anda harus hafal bacaan niatnya. Sebagai berikut, bacaan niat menjamak shalat dhuhur diwaktu ashar,:

أُصَلِّي فَرْضَ الظُّهْرِأربع رَكعَاتٍ مَجْمُوْعًا مع العَصْرِ اَدَاءً للهِ تَعَالى

Latin: “Ushollii fardlozh zhuhri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al ashri adaa-an lillaahi ta’alaa.”

Artinya: “saya niat sholat fardhu Dhuhur 4 rakaat dijamak dengan Ashar, fardu menghadap ke kiblat karena Allah Ta’aala.”

Apabila telah selesai menunaikan ibadah sholat dhuhur, maka tinggal langsung mengerhakan shalat ashar, dengan berikut bacaannya.

أُصَلِّي فَرْضَ العَصْرِ أربع رَكعَاتٍ مَجْمُوْعًا مع الظُّهْرِ اَدَاءً للهِ تَعَالى

Latin: “Ushollii fardlol ‘ashri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’azh zhuhri adaa-an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya berniat sholat fardu Ashar 4 rakaat dijamak dengan Dzuhur, fardu menghadap ke kiblat karena Allah Ta’aala.”

Nah, itulah pembahasan tata cara menjamak shalat dhuhur diwaktu ashar karena ketiduran yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Niat Mengqodho Sholat Dzuhur di Waktu Ashar