Tayamum merupakan pengganti wudhu untuk membersihkan diri dari hadats dan najis sebelum pergi menunaikan ibadah sholat. Artinya, ketika seseorang tidak mendapatkan air untuk berwudhu, maka mereka boleh bertayamum. Namun, didalam tayamum ini ternyata ada beberapa hal yang bisa timbul menjadi batal. Penasaran? yuk, simak pembahasan 7 hal yang membatalkan tayamum adalah, beserta tata cara pelaksanaan dan bacaan niatnya.

Baca Juga: Bacaan Setelah Wudhu Bahasa Arab, Latin, Beserta Artinya

Yang Membatalkan Tayamum Adalah

Yang Membatalkan Tayamum Adalah

Salah satu contoh yang membatalkan tayamum adalah buang air kecil. pelaksanaan tayamum dilakukan ketika mau mengerjakan shalat fardu maupun sunnah pada saat tidak ada air sama sekali. Selain debu, tayamum yang bisa dilakukan dengan bongkahan tanah liat atau pasir yang bersih tidak terkena najis hewan ataupun lainnya.

Jadi, tayamum adalah salah satu cara untuk membersihkan diri dari hadats kecil dengan debu agar lebih sempurna ketika mau menunaikan ibadah shalat wajib. Disamping itu, tentu kita bisa mencari tembok yang lebih bersih untuk memudahkan mendapatkan debu yang bersih juga digunakan tayamum.

Hal yang Membatalkan Tayamum

7 Hal Yang Membatalkan Tayamum Adalah, Beserta Tata Cara Pelaksanaan dan Bacaan Niatnya

Berikut ini, 7 hal yang membatalkan tayamum adalah sebagai berikut:

Menemukan Air

Yang membatalkan tayamum adalah pertama telah menemukan air. Ketika seseorang hendak tayamum tiba-tiba melihat ada aliran air yang mengalir maka secara otomatis tayamumnya batal. Kenapa? Karena sudah ada air yang bisa digunakan untuk berwudhu.

Oleh karena itu, jika anda sudah melakukan tayamum sebelum menunaikan shalat, dan terlihat ada air disekitarnya, maka anda harus mengulang untuk melakukan wudhu. Hal ini dapat menyempurnakan sholat yang akan dikerjakannya.

Buang Air Kecil

Selain menemukan air, yang membatalkan tayamum adalah buang air kecil. Dimana, ketika kita akan melakukan tayamum, namun tiba-tiba buang air kecil maka tayamumnya menjadi batal. Hal ini tentu harus dibersihkan dengan air.

Air bersih tentu sangat penting sekali dalam kehidupan. Salah satunya ketika mau melakukan sholat lima waktu maupun sunnah. Tentunya harus ada air untuk berwudhu yang menjadi bagian dari syarat ibadah kepada Allah SWT.

Buang Gas

Adapun, yang membatalkan tayamum adalah buang gas dari dubur baik secara disengaja maupun tidak. Kondisi seperti ini tentunya harus diulang kembali untuk melakukan tayamum dengan baik dan benar supaya lebih tertib pelaksanaannya.

Dan yang harus dingat adalah anda harus mencari debu yang bersih dari kotoran maupun najis agar bisa digunakan untuk tayamum.

Buang Air Besar

Selanjutnya, yang membatalkan tayamum adalah buang air besar. Ini sangat jelas sekali akan menjadi batal tayamumnya, dan harus mencari air untuk membersihkan kotoran dari dubur tersebut. Setelah anda mendapatkan air bersih untuk membersihkan kotoran maka bisa dilanjutkan melakukan wudhu.

Tidur

Berikutnya, yang membatalkan tayamum adalah tidur. Seseorang yang ingin tayamum tetapi keadaan tidur, maka hukumnya batal. Namun,sebaliknya bila seseorang melakuakan tayamum dan sebelum itu tidur dalam keadaan sadar, maka hukum tayamumnya tidak batal.

Hilang Akal

Yang membatalkan tayamum adalah hilang akal. Jika seseorang mengalami mabuk, gila atau kondisinya dalam keadaan tidak sadar, maka hukumnya batal dalam bertayamum.

Hal-hal yang menyebabkan seseorang kehilangan akal sehatnya, seperti gila, mabuk, dan tidak sadarkan diri, maka otomatis akan membatalkan tayamum.

Haid

Yang membatalkan tayamum adalah haid seorang wanita yang mengeluarkan darah kotor dari bagian kehormatannya.

Baca Juga: Tayamum Dilakukan Dengan Menggunakan Apa? Ini Penjelasannya

Tata Cara Tayamum

Sebagai berikut, urutan tata cara tayamum yang baik dan benar dan sudah mengetahui apa saja yang membatalkan tayamum adalah, yaitu:

Siapkan Debu yang Bersih

Tata cara tayamum yang pertama adalah siapkan debu yang bersih baik dari tembok, kaca maupun lainnya yang bisa digunakan.

Menghadap ke Kiblat

Tayamum dilakukan dengan menggunakan debu pada benda tertentu. Kemudian, disunnahkan untuk menghadap ke kiblat pada saat tayamum dengan posisi jari kedua telapak tangan dirapatkan.

Membaca Niat

Membaca niat tayamum dilakukan dengan menggunakan debu pada tembok dan meletakan telapak tangan untuk ditempelkan.

Usapkan Kedua Telapak Tangan pada Seluruh Wajah

Usapkan kedua telapak tangan pada seluruh wajah ketika tayamum dilakukan dengan menggunakan debu secara merata diseluruh bagian wajah.

Telapak Tangan Menyentuh Debu

Tata cara tayamum dilakukan dengan menggunakan debu. Ketika telapak tangan menyentuh debu, lalu usap pada bagian tangan dengan jari tangan direnggangkan. Lakukan sampai 3 kali dan begitupun pada tangan kiri.

Telapak Tangan Menyentuh Lengan hingga Siku

Jari tangan yang telah rapat jangan sampai keluar dari telunjuk ketika ingin mengusap lengan dan juga siku didalam tayamum dilakukan dengan menggunakan debu tersebut. Hal ini, untuk memudahkan dalam membersihkan hadats kecil.

Mengusapkan Kedua Telapak Tangan

Tata cara tayamum yang berikutnya adalah mengusap kedua telapak tangan dengan cara dipertemukan secara bersamaan dengan jari-jarinya.

Bacaan Niat Tayamum

Sedangkan, bacaan niat tayamum yang dapat dibaca ketika bertayamum apabila sudah tahu hal yang membatalkan tayamum adalah, yaitu:

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى

Latin: “Nawaytu tayammuma li istibaakhati sholati lillahi ta’ala

Artinya: Aku berniat tayamum agar diperbolehkan salat karena Allah.

Doa Setelah Tayamum

Doa Setelah Tayamum

Lafadz bacaan doa setelah tayamum yang sangat dianjurkan untuk dibacakan setelah mengetahui yang membatalkan tayamum adalah, yaitu:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ

الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Artinya: Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bertobat, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bersuci, dan jadikanlah aku sebagai hamba-hamba-Mu yang saleh. Mahasuci Engkau, ya Allah. Dengan kebaikan-Mu, aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau. Dan dengan kebaikan-Mu, aku memohon ampunan dan bertobat pada-Mu.

Nah, itulah pembahasan 7 hal yang membatalkan tayamum adalah, beserta tata cara pelaksanaan dan bacaan niatnya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Yang Termasuk Rukun Tayamum Adalah, Bacaan Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya