Mengerjakan sholat tentu harus diharuskan untuk melakukan wudhu terlebih dahulu. Apabila, seorang umat muslim ingin melaksanakan ibadah sholat tetapi tidak ada sumber air, maka bisa dilakukan dengan cara bertayamum yang menjadi pengganti wudhu. Disamping itu, tentu kita bisa mengerjakan sholat lebih sempurna. Lantas, apa doa ketika mau bertayamum? Yuk, simak pembahasan bacaan niat doa sebelum tayamum beserta tata cara pelaksanaannya.

Baca Juga: Tayamum di Kereta Yang Benar Beserta Bacaan Doa Niatnya

Doa Sebelum Tayamum

Doa Sebelum Tayamum

Sebelum membahas doa sebelum tayamum, Allah SWT selalu memberikan keringanan bagi umat muslim dalam melakukan berwudhu sebelum mengerjakan shalat. Dimana, tayamum dapat dilakukan menggunakan tanah atau debi yang bersih dan suci.

Bahkan, Rasulullah SAW telah menjelaskan perihal tata cara tayamum didalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari:

جَاءَ رَجُلٌ إِلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فَقَالَ إِنِّى أَجْنَبْتُ فَلَمْ أُصِبِ الْمَاءَ . فَقَالَ عَمَّارُ بْنُ يَاسِرٍ لِعُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ أَمَا تَذْكُرُ أَنَّا كُنَّا فِى سَفَرٍ أَنَا وَأَنْتَ فَأَمَّا أَنْتَ فَلَمْ تُصَلِّ

، وَأَمَّا أَنَا فَتَمَعَّكْتُ فَصَلَّيْتُ ، فَذَكَرْتُ لِلنَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – « إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكَ هَكَذَا » . فَضَرَبَ النَّبِىُّ – صلى الله

عليه وسلم – بِكَفَّيْهِ الأَرْضَ ، وَنَفَخَ فِيهِمَا ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ وَكَفَّيْهِ

Ada seseorang mendatangi ‘Umar bin Al Khottob, ia berkata, “Aku junub dan tidak bisa menggunakan air.” ‘Ammar bin Yasir lalu berkata pada ‘Umar bin Khattab mengenai kejadian ia dahulu, “Aku dahulu berada dalam safar. Aku dan engkau sama-sama tidak boleh shalat. Adapun aku kala itu mengguling-gulingkan badanku ke tanah, lalu aku shalat. Aku pun menyebutkan tindakanku tadi pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lantas beliau bersabda, “Cukup bagimu melakukan seperti ini.” Lantas beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mencontohkan dengan menepuk kedua telapak tangannya ke tanah, lalu beliau tiup kedua telapak tersebut, kemudian beliau mengusap wajah dan kedua telapak tangannya. (HR Bukhari).

Bacaan Niat Doa Sebelum Tayamum

Bacaan Niat Doa Sebelum Tayamum Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

Berikut ini, lafadz bacaan niat doa sebelum tayamum yang dapat dibacakan, yaitu:

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى

Latin: “Nawaytu tayammuma li istibaakhati sholati lillahi ta’ala

Artinya: “Aku berniat tayamum agar diperbolehkan sholat karena Allah.”

Tata Cara Tayamum

Tata Cara Tayamum

Berikut ini, tata cara tayamum dengan benar yang bisa anda lakukan setelah hafal doa sebelum tayamum, yaitu:

Siapkan Debu

Tata cara tayamum yang pertama adalah siapkan debu. Anda bisa menyiapakn debu yang bersih baik dari tembok atau lainnya.

Menghadap Kiblat

Tata cara tayamum setelah menyiapkan tanah debu yaitu menghadap kiblat sambil mengucapkan basmalah dan meletekan kedua telapak tangan pada tembok atau lainnya dengan posisi semua jari tangan dirapatkan.

Membaca Niat

Tata cara tayamum ketika sudah mendapatkan debu yang bersih adalah membaca niat, kemudian usapkan kedua telapak tangan tersebut ke seluruh wajah secara merata sambil membaca niat tayamum.

Mengusap Tangan Kanan dan Kiri

Tata cara tayamum habis membaca niat dan mengusap wajah dilanjutkan meletakan kedua telapak tangan kebagian tempat lainnya untuk mengambil debu yang bersih. Lalu, usapkan ke bagian tangan kanan dan kiri.

Mengusap Jari-Jari

Tata cara tayamum yang terakhir adalah mengusap jari-jari dengan mempertemukan kedua telapak tangan dan diakhiri dengan membaca doa.

Baca Juga: Niat Tayamum Orang Sakit, Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

Bacaan Doa Setelah Selesai Tayamum

Bacaan Doa Setelah Selesai Tayamum

Adapun, lafadz bacaan doa setelah selesai tayamum yang dapat dibacakan dan telah menghafal doa sebelum tayamum,:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ

الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Latin: “Asyhadu an laa Ilaaha illalloh wahdahu laa syariika lahu. Wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhu. Allahummaj’alni minat tawwaabiina, waj’alni minal mutatohhirina, waj’alni min ‘ibaadikas sholihiina. Subhanaka allahumma wa bihamdika astagfiruka wa atuubu ilaika”.

Artinya: “Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bertaubat, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bersuci, dan jadikanlah aku sebagai hamba-hamba-Mu yang saleh. Mahasuci Engkau, ya Allah. Dengan kebaikan-Mu, aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau. Dan dengan kebaikan-Mu, aku memohon ampunan dan bertaubat pada-Mu.”

Syarat Sah Melakukan Tayamum

Beberapa syarat sah melakukan tayamum dan memahami bacaan doa sebelum tayamum, yaitu:

  • Sulit menemukan air
  • Debu Suci
  • Dilakukan pada Waktu Sholat
  • Tayamum untuk Satu Kali Sholat Fardhu
  • Paham Rukun Tayamum

Nah, itulah pembahasan bacaan niat doa sebelum tayamum beserta tata cara pelaksanaannya dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Niat Tayamum Bahasa Arab, Latin dan Artinya

 

Setiap mau mengerjakan ibadah tentu harus disertai dengan niat. Maka, umat muslim tidak mampu mengerjakan wudhu bisa dilakukan dengan thaharah. Dimana, tayamum dapat dikerjakan ketita seorang umat muslim sedang berhalangan, seperti sakit, perjalanan jauh maupun lainnya. Lantas, bagaimana doa niat untuk melakukan tayamum? Yuk, simak pembahasan bacaan niat tayamum bahasa arab, latin dan artinya.

Baca Juga: Tayamum Boleh Dilakukan Ketika Sulit Mendapat Air

Bacaan Niat Tayamum

Bacaan Niat Tayamum Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Sebelum membahas bacaan niat tayamum, Allah SWT selalu memberikan keringanan bagi umat muslim dalam berwudhu sebelum mengerjakan shalat. Dimana, tayamum dapat dilakukan menggunakan tanah atau debu yang bersih dan suci.

Bahkan, Rasulullah SAW telah menjelaskan perihal tata cara tayamum didalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari:

جَاءَ رَجُلٌ إِلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فَقَالَ إِنِّى أَجْنَبْتُ فَلَمْ أُصِبِ الْمَاءَ . فَقَالَ عَمَّارُ بْنُ يَاسِرٍ لِعُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ أَمَا تَذْكُرُ أَنَّا كُنَّا فِى سَفَرٍ أَنَا وَأَنْتَ فَأَمَّا أَنْتَ فَلَمْ تُصَلِّ

، وَأَمَّا أَنَا فَتَمَعَّكْتُ فَصَلَّيْتُ ، فَذَكَرْتُ لِلنَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – « إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكَ هَكَذَا » . فَضَرَبَ النَّبِىُّ – صلى الله

عليه وسلم – بِكَفَّيْهِ الأَرْضَ ، وَنَفَخَ فِيهِمَا ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ وَكَفَّيْهِ

Ada seseorang mendatangi ‘Umar bin Al Khottob, ia berkata, “Aku junub dan tidak bisa menggunakan air.” ‘Ammar bin Yasir lalu berkata pada ‘Umar bin Khattab mengenai kejadian ia dahulu, “Aku dahulu berada dalam safar. Aku dan engkau sama-sama tidak boleh shalat. Adapun aku kala itu mengguling-gulingkan badanku ke tanah, lalu aku shalat. Aku pun menyebutkan tindakanku tadi pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lantas beliau bersabda, “Cukup bagimu melakukan seperti ini.” Lantas beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mencontohkan dengan menepuk kedua telapak tangannya ke tanah, lalu beliau tiup kedua telapak tersebut, kemudian beliau mengusap wajah dan kedua telapak tangannya. (HR Bukhari).

Doa Bacaan Niat Tayamum

Doa Bacaan Niat Tayamum

Sebagai berikut, lafadz doa bacaan niat tayamum di kendaraan seperti tayamum di kereta, yaitu:

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى

Latin: “Nawaytu tayammuma li istibaakhati sholati lillahi ta’ala

Artinya: “Aku berniat tayamum agar diperbolehkan sholat karena Allah.”

Baca Juga: Tayamum di Kereta Yang Benar Beserta Bacaan Doa Niatnya

Urutan Cara Tayamum

Urutan Cara Tayamum

Berikut ini, urutan cara tayamum dengan benar yang bisa anda lakukan setelah hafal bacaan niat tayamum, yaitu:

Siapkan Debu

Urutan cara tayamum yang pertama adalah siapkan debu. Anda bisa menyiapakn debu yang bersih baik dari tembok atau lainnya.

Menghadap Kiblat

Urutan cara tayamum di kereta setelah menyiapkan tanah debu yaitu menghadap kiblat sambil mengucapkan basmalah dan meletekan kedua telapak tangan pada tembok atau lainnya dengan posisi semua jari tangan dirapatkan.

Membaca Niat

Urutan cara tayamum ketika sudah mendapatkan debu yang bersih adalah membaca niat, kemudian usapkan kedua telapak tangan tersebut ke seluruh wajah secara merata sambil membaca niat tayamum.

Mengusap Tangan Kanan dan Kiri

Urutan cara tayamum di kereta habis membaca niat dan mengusap wajah dilanjutkan meletakan kedua telapak tangan kebagian tempat lainnya untuk mengambil debu yang bersih. Lalu, usapkan ke bagian tangan kanan dan kiri.

Mengusap Jari-Jari

Urutan cara tayamum yang terakhir adalah mengusap jari-jari dengan mempertemukan kedua telapak tangan dan diakhiri dengan membaca doa.

Bacaan Doa Setelah Selesai Tayamum

Bacaan Doa Setelah Selesai Tayamum

Adapun, lafadz bacaan doa setelah selesai tayamum yang dapat dibacakan dan telah menghafal doa bacaan niat tayamum,:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ

الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Latin: “Asyhadu an laa Ilaaha illalloh wahdahu laa syariika lahu. Wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhu. Allahummaj’alni minat tawwaabiina, waj’alni minal mutatohhirina, waj’alni min ‘ibaadikas sholihiina. Subhanaka allahumma wa bihamdika astagfiruka wa atuubu ilaika”.

Artinya: “Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bertaubat, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bersuci, dan jadikanlah aku sebagai hamba-hamba-Mu yang saleh. Mahasuci Engkau, ya Allah. Dengan kebaikan-Mu, aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau. Dan dengan kebaikan-Mu, aku memohon ampunan dan bertaubat pada-Mu.”

Syarat Sah Melakukan Tayamum

Beberapa syarat sah melakukan tayamum dan memahami bacaan niat tayamum, yaitu:

  • Sulit menemukan air
  • Debu Suci
  • Dilakukan pada Waktu Sholat
  • Tayamum untuk Satu Kali Sholat Fardhu
  • Paham Rukun Tayamum

Nah, itulah pembahasan bacaan niat tayamum bahasa arab, latin dan artinya dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Niat Tayamum Orang Sakit, Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

 

Niat Tayamum Orang Sakit – Mengetahui tentang tayamum bagi umat islam tentu sangatlah penting untuk dipelajari. Dimana, tata cara tayamum merupakan bentuk praktek pelaksanaan tayamum yang benar sebagai pengganti wudhu ketika mau sholat tetapi tidak ada air. Akan tetapi, tayamum juga bisa dilakukan bagi umat muslim yang sedang sakit dan tidak kuat untuk menyentuk air. Hal ini dapat memudahkan untuk membersihkan dari dari hadats kecil maupun najis yang menempel pada kulit. Sehingga dapat mengerjalan sholat fardhu lebih sempurna. Pensaran? Yuk, simak pembahasan niat tayamum orang sakit, berserta tata cara pelaksanaannya.

Ketika seorang umat muslim sedang mengalami sakit dan tidak memungkinkan untuk berwudhu maka bisa dilakukan niat tayamum orang sakit sebagai pengganti wudhu untuk mengerjakan sholat. Akan tetapi, bisa terdapat kondisi hal tertentu maka harus dibersihkan dengan air supaya lebih sempurna dalam mengerjakan sholat lima waktu.

Baca Juga: 7 Hal Yang Membatalkan Tayamum Adalah, Beserta Tata Cara Pelaksanaan dan Bacaan Niatnya

Niat Tayamum Orang Sakit

Niat Tayamum Orang Sakit, Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

Sebelum membahas tentang niat tayamum orang sakit, ada beberapa hal yang wajib diketahui bagi umat islam perihal tayamum itu sendiri. Dimana, Allah SWT telah berfirman didalam Al-Quran surah An-Nisa ayat 43:

Artinya: “… Adapun jika kamu sakit atau sedang dalam perjalanan atau sehabis buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, sedangkan kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan debu yang baik (suci), usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu)itu.”

Dengan penjelasan ayat diatas, terdapat beberapa sebab yang membolehkan membersihkan diri dengan cara tayamum. Yang pertama adalah dalam keadaan sakit, dan kedua yaitu berada dalam perjalanan jauh, sedang junub maupun habis buang air.

Bacaan Niat Tayamum Orang Sakit

Bacaan Niat Tayamum Orang Sakit

Sebagai berikut, lafadz doa bacaan niat tayamum orang sakit maupun sedang dalam perjalanan jauh, yaitu:

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى

Latin: “Nawaytu tayammuma li istibaakhati sholati lillahi ta’ala

Artinya: “Aku berniat tayamum agar diperbolehkan sholat karena Allah.”

Baca Juga: Tayamum Boleh Dilakukan Ketika Sulit Mendapat Air

Tata Cara Tayamum Orang Sakit

Tata Cara Tayamum Orang Sakit

Berikut ini, tata cara tayamum orang sakit dengan benar yang bisa anda lakukan, yaitu:

Siapkan Debu

Cara tayamum orang sakit yang pertama adalah siapkan debu. Anda bisa menyiapakn debu yang bersih baik dari dinding tembok atau lainnya.

Menghadap Kiblat

Cara tayamum orang sakit setelah menyiapkan tanah debu yaitu menghadap kiblat sambil mengucapkan basmalah dan meletekan kedua telapak tangan pada tembok atau lainnya dengan posisi semua jari tangan dirapatkan.

Membaca Niat

Cara tayamum orang sakit ketika sudah mendapatkan debu yang bersih adalah membaca niat, kemudian usapkan kedua telapak tangan tersebut ke seluruh wajah secara merata sambil membaca niat tayamum.

Mengusap Tangan Kanan dan Kiri

Cara tayamum orang sakit habis membaca niat dan mengusap wajah dilanjutkan meletakan kedua telapak tangan kebagian tempat lainnya untuk mengambil debu yang bersih. Lalu, usapkan ke bagian tangan kanan dan kiri.

Mengusap Jari-Jari

Cara tayamum orang sakit yang terakhir adalah mengusap jari-jari dengan mempertemukan kedua telapak tangan dan diakhiri dengan membaca doa.

Ketentuan Melakukan Tayamum

Beberapa ketentuan melakukan tayamum yang harus diketahui bagi umat muslim, yaitu:

Sulit menemukan air

Ketentuan melakukan tayamum yang pertama adalah ketika sulit menemukan air pada saat musim tidak hujan alias kemarau. Selain itu, orang yang dapat melakukan tayamum ketika berada dalam perjalanan yang sangat jauh dan tidak mendapatkan sumber air. Kemudian, seseorang yang dalam keadaan sakit dapat melakukan tayamum apabila tidak kuat dengan air. Begitupun, pada saat berada didalam sebuah gunung dengan udara yang sangat sejuk dan tidak mendapatkan sumber air.

Debu Suci

Debu suci merupakan bagian dari ketentuan melakukan tayamum. Artinya, ketika seseorang ingin sholat dan tidak ada sumber air, maka boleh dilakukan tayamum dengan tanah debu yang bersih dari najis atau terkena campuran kotoran hewan maupun lainnya. Selain itu, tidak boleh menggunakan tanah bersih yang sudah dipakai kemudian digunakan kembali. Hindari penggunaan tanah debu yang masih dalam keadaan basah ataupun terkena campuran bahan kimia lainnya.

Dilakukan pada Waktu Sholat

Adapun, ketentuan melakukan  tayaman hanya boleh dilakukan pada waktu sholat saja. Apabila anda ingin mengerjakan tayamum untuk membersihkan dari dari kotoran maupun najis maka kondisi seperti ini tidak dianjurkan. Terkecuali apabila kondisi pada saat itu keadaannya tidak memungkinan dalam melakukan hal tertentu.

Tayamum untuk Satu Kali Sholat Fardhu

Ketentuan melakukan tayamum boleh dilakukan tayamum untuk satu kali sholat fardhu. Artinya, pada saat anda telah melakukan tayamum untuk mengerjakan sholat. Maka ketika untuk mengerjakan sholat lainnya, harus dilakukan tayamum lagi apabila masih tidak mendapatkan air.

Paham Rukun Tayamum

Ketentuan melakukan tayamum yang terakhir adalah harus paham rukun tayamum itu sendiri. Dimana, rukun tayamum terdapat 6 perkara, yaitu membaca niat, mengusap wajah, mengusap kedua tangan dan tertib. Rukun tayamum tersebut tentu sangat berbeda dengan rukun wudhu yang sebagaimana mesti dilakukannya.

Nah, itulah pembahasan niat tayamum orang sakit, berserta tata cara pelaksanaannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tayamum di Kereta Yang Benar Beserta Bacaan Doa Niatnya

 

Tayamum merupakan salah satu pengganti daripada berwudhu menggunakan debu yang bersih pada saat tidak ada air sama sekali. Tetapi, untuk melakukan tayamum juga bisa dilakukan ketika berada dalam perjalanan jauh didalam kendaraan. Salah satu contoh mengerjakan tayamum di kereta yang benar beserta bacaan doa niatnya.

Baca Juga: Yang Termasuk Rukun Tayamum Adalah, Bacaan Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Tayamum di Kereta

Tayamum di Kereta Yang Benar Beserta Bacaan Doa Niatnya

Penjelasan boleh melakukan tayamum dalam keadaan tertentu seperti tayamum di kereta telah dijelaskan dalam Al-Quran surah An-Nisa ayat 43:

Artinya: “… Adapun jika kamu sakit atau sedang dalam perjalanan atau sehabis buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, sedangkan kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan debu yang baik (suci), usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu)itu.”

Dengan penjelasan ayat diatas, terdapat beberapa sebab yang membolehkan membersihkan diri dengan cara tayamum. Yang pertama adalah dalam keadaan sakit, dan kedua yaitu berada dalam perjalanan jauh, sedang junub maupun habis buang air.

Cara Tayamum di Kereta

Cara Tayamum di Kereta

Berikut ini, tata cara tayamum di kereta dengan benar yang bisa anda lakukan, yaitu:

Siapkan Debu

Cara tayamum di kereta yang pertama adalah siapkan debu. Anda bisa menyiapakn debu yang bersih baik dari jendela kereta atau lainnya.

Menghadap Kiblat

Cara tayamum di kereta setelah menyiapkan tanah debu yaitu menghadap kiblat sambil mengucapkan basmalah dan meletekan kedua telapak tangan pada jendela atau lainnya dengan posisi semua jari tangan dirapatkan.

Membaca Niat

Cara tayamum di kereta ketika sudah mendapatkan debu yang bersih adalah membaca niat, kemudian usapkan kedua telapak tangan tersebut ke seluruh wajah secara merata sambil membaca niat tayamum.

Mengusap Tangan Kanan dan Kiri

Cara tayamum di kereta habis membaca niat dan mengusap wajah dilanjutkan meletakan kedua telapak tangan kebagian tempat lainnya untuk mengambil debu yang bersih. Lalu, usapkan ke bagian tangan kanan dan kiri.

Mengusap Jari-Jari

Cara tayamum di kereta yang terakhir adalah mengusap jari-jari dengan mempertemukan kedua telapak tangan dan diakhiri dengan membaca doa.

Bacaan Niat Tayamum

Bacaan Niat Tayamum

Sebagai berikut, lafadz doa bacaan niat tayamum di kendaraan seperti tayamum di kereta, yaitu:

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى

Latin: “Nawaytu tayammuma li istibaakhati sholati lillahi ta’ala

Artinya: “Aku berniat tayamum agar diperbolehkan sholat karena Allah.”

Bacaan Doa Setelah Selesai Tayamum

Bacaan Doa Setelah Selesai Tayamum

Adapun, lafadz bacaan doa setelah selesai tayamum di kereta yang dapat dibacakan,:

Latin: “Asyhadu Allaa Ilaaha Illalloohu Wandahuu Laa. Syariika Lahu Wa Asyhadu Anna Muhammadan ‘Abduhuuwa Rosuuluhuu, Alloohummaj’alnii Minat Tawwaabiina Waj’alnii Minal Mutathohhiriin.”

Artinya: “Aku mengaku bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku mengaku bahwa Nabi Muhammad itu adalah hamba dan Utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci (saleh).”

Baca Juga: 7 Hal Yang Membatalkan Tayamum Adalah, Beserta Tata Cara Pelaksanaan dan Bacaan Niatnya

Syarat Sah Melakukan Tayamum

Syarat Sah Melakukan Tayamum

Beberapa syarat sah melakukan tayamum di kereta maupun dalam keadaan lainnya, yaitu:

Sulit menemukan air

Syarat sah melakukan tayamum yang pertama adalah ketika sulit menemukan air pada saat musim tidak hujan alias kemarau. Selain itu, orang yang dapat melakukan tayamum ketika berada dalam perjalanan yang sangat jauh dan tidak mendapatkan sumber air. Kemudian, seseorang yang dalam keadaan sakit dapat melakukan tayamum apabila tidak kuat dengan air. Begitupun, pada saat berada didalam sebuah gunung dengan udara yang sangat sejuk dan tidak mendapatkan sumber air.

Debu Suci

Debu suci merupakan bagian dari syarat sah melakukan tayamum. Artinya, ketika seseorang ingin sholat dan tidak ada sumber air, maka boleh dilakukan tayamum dengan tanah debu yang bersih dari najis atau terkena campuran kotoran hewan maupun lainnya. Selain itu, tidak boleh menggunakan tanah bersih yang sudah dipakai kemudian digunakan kembali. Hindari penggunaan tanah debu yang masih dalam keadaan basah ataupun terkena campuran bahan kimia lainnya.

Dilakukan pada Waktu Sholat

Adapun, syarat sah melakukan  tayaman hanya boleh dilakukan pada waktu sholat saja. Apabila anda ingin mengerjakan tayamum untuk membersihkan dari dari kotoran maupun najis maka kondisi seperti ini tidak dianjurkan. Terkecuali apabila kondisi pada saat itu keadaannya tidak memungkinan dalam melakukan hal tertentu.

Tayamum untuk Satu Kali Sholat Fardhu

Syarat sah melakukan tayamum boleh dilakukan tayamum untuk satu kali sholat fardhu. Artinya, pada saat anda telah melakukan tayamum untuk mengerjakan sholat. Maka ketika untuk mengerjakan sholat lainnya, harus dilakukan tayamum lagi apabila masih tidak mendapatkan air.

Paham Rukun Tayamum

Syarat sah melakukan tayamum yang terakhir adalah harus paham rukun tayamum itu sendiri. Dimana, rukun tayamum terdapat 6 perkara, yaitu membaca niat, mengusap wajah, mengusap kedua tangan dan tertib. Rukun tayamum tersebut tentu sangat berbeda dengan rukun wudhu yang sebagaimana mesti dilakukannmya.

Nah, itulah pembahasan tayamum di kereta yang benar beserta bacaan doa niatnya dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tayamum Boleh Dilakukan Ketika Sulit Mendapat Air

 

Tayamum merupakan pengganti wudhu untuk membersihkan diri dari hadats dan najis sebelum pergi menunaikan ibadah sholat. Artinya, ketika seseorang tidak mendapatkan air untuk berwudhu, maka mereka boleh bertayamum. Namun, didalam tayamum ini ternyata ada beberapa hal yang bisa timbul menjadi batal. Penasaran? yuk, simak pembahasan 7 hal yang membatalkan tayamum adalah, beserta tata cara pelaksanaan dan bacaan niatnya.

Baca Juga: Bacaan Setelah Wudhu Bahasa Arab, Latin, Beserta Artinya

Yang Membatalkan Tayamum Adalah

Yang Membatalkan Tayamum Adalah

Salah satu contoh yang membatalkan tayamum adalah buang air kecil. pelaksanaan tayamum dilakukan ketika mau mengerjakan shalat fardu maupun sunnah pada saat tidak ada air sama sekali. Selain debu, tayamum yang bisa dilakukan dengan bongkahan tanah liat atau pasir yang bersih tidak terkena najis hewan ataupun lainnya.

Jadi, tayamum adalah salah satu cara untuk membersihkan diri dari hadats kecil dengan debu agar lebih sempurna ketika mau menunaikan ibadah shalat wajib. Disamping itu, tentu kita bisa mencari tembok yang lebih bersih untuk memudahkan mendapatkan debu yang bersih juga digunakan tayamum.

Hal yang Membatalkan Tayamum

7 Hal Yang Membatalkan Tayamum Adalah, Beserta Tata Cara Pelaksanaan dan Bacaan Niatnya

Berikut ini, 7 hal yang membatalkan tayamum adalah sebagai berikut:

Menemukan Air

Yang membatalkan tayamum adalah pertama telah menemukan air. Ketika seseorang hendak tayamum tiba-tiba melihat ada aliran air yang mengalir maka secara otomatis tayamumnya batal. Kenapa? Karena sudah ada air yang bisa digunakan untuk berwudhu.

Oleh karena itu, jika anda sudah melakukan tayamum sebelum menunaikan shalat, dan terlihat ada air disekitarnya, maka anda harus mengulang untuk melakukan wudhu. Hal ini dapat menyempurnakan sholat yang akan dikerjakannya.

Buang Air Kecil

Selain menemukan air, yang membatalkan tayamum adalah buang air kecil. Dimana, ketika kita akan melakukan tayamum, namun tiba-tiba buang air kecil maka tayamumnya menjadi batal. Hal ini tentu harus dibersihkan dengan air.

Air bersih tentu sangat penting sekali dalam kehidupan. Salah satunya ketika mau melakukan sholat lima waktu maupun sunnah. Tentunya harus ada air untuk berwudhu yang menjadi bagian dari syarat ibadah kepada Allah SWT.

Buang Gas

Adapun, yang membatalkan tayamum adalah buang gas dari dubur baik secara disengaja maupun tidak. Kondisi seperti ini tentunya harus diulang kembali untuk melakukan tayamum dengan baik dan benar supaya lebih tertib pelaksanaannya.

Dan yang harus dingat adalah anda harus mencari debu yang bersih dari kotoran maupun najis agar bisa digunakan untuk tayamum.

Buang Air Besar

Selanjutnya, yang membatalkan tayamum adalah buang air besar. Ini sangat jelas sekali akan menjadi batal tayamumnya, dan harus mencari air untuk membersihkan kotoran dari dubur tersebut. Setelah anda mendapatkan air bersih untuk membersihkan kotoran maka bisa dilanjutkan melakukan wudhu.

Tidur

Berikutnya, yang membatalkan tayamum adalah tidur. Seseorang yang ingin tayamum tetapi keadaan tidur, maka hukumnya batal. Namun,sebaliknya bila seseorang melakuakan tayamum dan sebelum itu tidur dalam keadaan sadar, maka hukum tayamumnya tidak batal.

Hilang Akal

Yang membatalkan tayamum adalah hilang akal. Jika seseorang mengalami mabuk, gila atau kondisinya dalam keadaan tidak sadar, maka hukumnya batal dalam bertayamum.

Hal-hal yang menyebabkan seseorang kehilangan akal sehatnya, seperti gila, mabuk, dan tidak sadarkan diri, maka otomatis akan membatalkan tayamum.

Haid

Yang membatalkan tayamum adalah haid seorang wanita yang mengeluarkan darah kotor dari bagian kehormatannya.

Baca Juga: Tayamum Dilakukan Dengan Menggunakan Apa? Ini Penjelasannya

Tata Cara Tayamum

Sebagai berikut, urutan tata cara tayamum yang baik dan benar dan sudah mengetahui apa saja yang membatalkan tayamum adalah, yaitu:

Siapkan Debu yang Bersih

Tata cara tayamum yang pertama adalah siapkan debu yang bersih baik dari tembok, kaca maupun lainnya yang bisa digunakan.

Menghadap ke Kiblat

Tayamum dilakukan dengan menggunakan debu pada benda tertentu. Kemudian, disunnahkan untuk menghadap ke kiblat pada saat tayamum dengan posisi jari kedua telapak tangan dirapatkan.

Membaca Niat

Membaca niat tayamum dilakukan dengan menggunakan debu pada tembok dan meletakan telapak tangan untuk ditempelkan.

Usapkan Kedua Telapak Tangan pada Seluruh Wajah

Usapkan kedua telapak tangan pada seluruh wajah ketika tayamum dilakukan dengan menggunakan debu secara merata diseluruh bagian wajah.

Telapak Tangan Menyentuh Debu

Tata cara tayamum dilakukan dengan menggunakan debu. Ketika telapak tangan menyentuh debu, lalu usap pada bagian tangan dengan jari tangan direnggangkan. Lakukan sampai 3 kali dan begitupun pada tangan kiri.

Telapak Tangan Menyentuh Lengan hingga Siku

Jari tangan yang telah rapat jangan sampai keluar dari telunjuk ketika ingin mengusap lengan dan juga siku didalam tayamum dilakukan dengan menggunakan debu tersebut. Hal ini, untuk memudahkan dalam membersihkan hadats kecil.

Mengusapkan Kedua Telapak Tangan

Tata cara tayamum yang berikutnya adalah mengusap kedua telapak tangan dengan cara dipertemukan secara bersamaan dengan jari-jarinya.

Bacaan Niat Tayamum

Sedangkan, bacaan niat tayamum yang dapat dibaca ketika bertayamum apabila sudah tahu hal yang membatalkan tayamum adalah, yaitu:

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى

Latin: “Nawaytu tayammuma li istibaakhati sholati lillahi ta’ala

Artinya: Aku berniat tayamum agar diperbolehkan salat karena Allah.

Doa Setelah Tayamum

Doa Setelah Tayamum

Lafadz bacaan doa setelah tayamum yang sangat dianjurkan untuk dibacakan setelah mengetahui yang membatalkan tayamum adalah, yaitu:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ

الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Artinya: Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bertobat, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bersuci, dan jadikanlah aku sebagai hamba-hamba-Mu yang saleh. Mahasuci Engkau, ya Allah. Dengan kebaikan-Mu, aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau. Dan dengan kebaikan-Mu, aku memohon ampunan dan bertobat pada-Mu.

Nah, itulah pembahasan 7 hal yang membatalkan tayamum adalah, beserta tata cara pelaksanaan dan bacaan niatnya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Yang Termasuk Rukun Tayamum Adalah, Bacaan Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

 

Mendirikan sholat fardu maupun sunnah tentu harus disertai dengan wudhu. Apabila kita mau sholat tetapi tidak ada air sama sekali, maka bisa dilakukan tayamum sebagai pengganti wudhu. lantas, apa yang harus dilakukan ketika tidak air agar bisa sholat? Yuk, simak pembahasan tayamum dilakukan dengan menggunakan apa? Ini penjelasannya.

Baca Juga: Niat Shalat Syukrul Wudhu Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

Tayamum Dilakukan Dengan Menggunakan

Tayamum Dilakukan Dengan Menggunakan Apa Ini Penjelasannya

Tayamum dilakukan dengan menggunakan debu yang menempel pada tembok. Ketika seseorang akan mengerjakan sholat tetapi tidak ada air, maka wudhunya bisa diganti dengan tayamum. Hal ini sangat memudahkan untuk menunaikan ibadah sholat.

Jadi, tayamum adalah salah satu cara untuk membersihkan diri dari hadats kecil dengan debu agar lebih sempurna ketika mau menunaikan ibadah shalat wajib. Disamping itu, tentu kita bisa mencari tembok yang lebih bersih untuk memudahkan mendapatkan debu yang bersih juga digunakan tayamum.

Rukun Tayamum

Rukun Tayamum

Berikut ini, beberapa rukun tayamum harus diketahui setelah tahu bahwa tayamum dilakukan dengan menggunakan debu, yaitu:

  • Membaca Niat tayamum terlebih dahulu agar sah untuk mengerjakan ibadah
  • Mengusap Wajah. Tempelkan kedua telapak tangan pada tembok untuk mendapatkan debu dan usap pada seluruh wajah.
  • Mengusap Tangan dengan kedua telapan tangan yang telah ada debunya, caranya sama seperti pada saat berwudhu
  • Lakukan pelaksanaan tayamum dengan tertib sesuai urutan tidak boleh asal-asalan.

Bacaan Niat Tayamum

Bacaan Niat Tayamum

Adapun, bacaan niat tayamum yang dapat dibaca ketika bertayamum dan juga mengetahui tayamum dilakukan menggunakan apanya, yaitu:

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى

Latin: “Nawaytu tayammuma li istibaakhati sholati lillahi ta’ala

Artinya: Aku berniat tayamum agar diperbolehkan salat karena Allah.

Baca Juga: Makruhnya Wudhu Apa Saja? Ini Penjelasannya

Tata Cara Tayamum

Tata Cara Tayamum

Adapun, urutan tata cara tayamum yang baik dan benar di tembok setelah mengetahui jawaban tayamum dilakukan dengan menggunakan debu, yaitu:

Siapkan Debu yang Bersih

Tata cara tayamum yang pertama adalah siapkan debu yang bersih baik dari tembok, kaca maupun lainnya yang bisa digunakan.

Menghadap ke Kiblat

Tayamum dilakukan dengan menggunakan debu pada benda tertentu. Kemudian, disunnahkan untuk menghadap ke kiblat pada saat tayamum dengan posisi jari kedua telapak tangan dirapatkan.

Membaca Niat

Membaca niat tayamum dilakukan dengan menggunakan debu pada tembok dan meletakan telapak tangan untuk ditempelkan.

Usapkan Kedua Telapak Tangan pada Seluruh Wajah

Usapkan kedua telapak tangan pada seluruh wajah ketika tayamum dilakukan dengan menggunakan debu secara merata diseluruh bagian wajah.

Telapak Tangan Menyentuh Debu

Tata cara tayamum dilakukan dengan menggunakan debu. Ketika telapak tangan menyentuh debu, lalu usap pada bagian tangan dengan jari tangan direnggangkan. Lakukan sampai 3 kali dan begitupun pada tangan kiri.

Telapak Tangan Menyentuh Lengan hingga Siku

Jari tangan yang telah rapat jangan sampai keluar dari telunjuk ketika ingin mengusap lengan dan juga siku didalam tayamum dilakukan dengan menggunakan debu tersebut. Hal ini, untuk memudahkan dalam membersihkan hadats kecil.

Mengusapkan Kedua Telapak Tangan

Tata cara tayamum yang berikutnya adalah mengusap kedua telapak tangan dengan cara dipertemukan secara bersamaan dengan jari-jarinya.

Doa Setelah Tayamum

Doa Setelah Tayamum

Lafadz bacaan doa setelah tayamum yang sangat dianjurkan untuk dibacakan yaitu:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ

الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Artinya: Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bertobat, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bersuci, dan jadikanlah aku sebagai hamba-hamba-Mu yang saleh. Mahasuci Engkau, ya Allah. Dengan kebaikan-Mu, aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau. Dan dengan kebaikan-Mu, aku memohon ampunan dan bertobat pada-Mu.

Syarat Tayamum

Ada beberapa syarat tayamum harus wajib diketahui oleh umat muslim supaya tidak salah dalam praktek tayamum dilakukan dengan menggunakan debu tersebut, yaitu:

  • Sulit Menemukan Air. Dalam memenuhi syarat tayamum dilakukan ketika seorang umat muslim mau mengerkan sholat tetapi tidak mendapat air sama sekali.
  • Menggunakan Debu yang Suci. Allah SWT telah memudahkan umat islam didalam berwudhu ketika tidak ada air yaitu bisa menggunakan debu yang bersih untuk melakukan tayamum. Dimana debu tersebut dalam keadaan bersih tidak terkena najis dan tidak boleh dipakai kembali secaraterus menerus.
  • Mengerti Tata Cara Tayamum menjadikan salah satu syarat tayamum yang harus dipahami oleh semua umat islam agar tidak salah dalam mempraktekannya.
  • Tayamum Dilakukan dalam Waktu Salat. Bila seseorang ingin menunaikan ibadah sholat boleh tayahum ketika sulit menemukan air. Karena tayamum dapat diartikan sebagai pengganti wudhu.
  • Mengetahui Arah Kiblat sebelum Melakukan Tayamum. Selain diatas, syarat tayamum yang berikutnya adalah harus tahu dimana arah kiblat.

Nah, itulah pembahasan tayamum dilakukan dengan menggunakan apa? Ini penjelasannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Setelah Wudhu Bahasa Arab, Latin, Beserta Artinya