Wudhu merupakan salah satu untuk menyempurnakan ibadah seperti sholat, membaca al-quran, dzikir dan sebagainya. Dimana, tujuan wudhu adalah membersihkan diri dari hadats kecil, najis atau kotoran yang menempel pada kulit. Tata cara wudhu yang benar sesuai anjuran Rasulullah SAW menjadikan hal contoh yang dapat dilakukan oleh umat muslim. Pasalnya, wudhu juga termasuk bagian dari syarat wajib yang harus dikerjakan sebelum menunaikan ibadah sholat. Lantas, bagaimana makruh didalam wudhu tersebut? Mari kita simak pembahasan makruhnya wudhu apa saja? Ini penjelasanya.

Baca Juga: Sebelum Berwudhu Disunnahkan Membaca Apa? Ini Penjelasannya

Makruhnya Wudhu

Makruhnya Wudhu Apa Saja Ini Penjelasannya

Makruhnya wudhu merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan bukan termasuk dari bagian dari rukun wudhu. Dimana, ketika seseorang melakukan sesuatu diluar rukun wudhu, maka wudhunya tetap sah. Namun, sangat berbeda ketika seseorang berwudhu secara tidak sempurna, maka ibadah yang akan dilakukannya pun tidak sah. Sehingga Allah SWT tidak akan menerima amal ibadah yang telah diperbuat ketika wudhu tidak tertib.

Maka dari itu, sempurnakan wudhu supaya ibadahnya lebih afdhal. Selain itu, Allah SWT akan memberi pahala kepada seseorang yang telah menjalankan ibadah wajib maupun sunnah dengan baik dan juga benar.

Didalam kegiatan berwudhu terdapat makruh yang diperbolehkan. Arti daripada makruh disini menurut pada pendapat yaitu selayaknya yang ditinggalkan tetapi tidak membatalkan wudhu dan pelaksanaan ibadah yang dilakukannya.

Inilah Makruhnya Wudhu

Inilah Makruhnya Wudhu

Berberapa hal yang harus diperhatikan ketika berwudhu. Dan inilah makruhnya wudhu yang wajib anda ketahui, yaitu:

Menggunakan Air Secara Berlebihan

Makruhnya wudhu yang pertama adalah menggunakan air secara berlebihan. Ketika seseorang akan melakukan wudhu dengan menggunakan air yang berlebihan, maka kelebihan air yang digunakannya itu menjadi makruh dikarenakan bertentangan dengan sunnah.

Allah SWT telah berfirman dalam surah Al-Araf ayat 31,:

“…Jangan berlebih-lebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan,”

Membasuh Tangan Kiri Terlebih Dahulu

Membasuh tangan kiri terlebih dahulu termasuk bagian dari makruhnya wudhu. Dimana, didalam rukun wudhu pertama yang harus dibasuh adalah tangan kanan terlebih dahulu dibandingkan tangan kiri. Hal ini yang menimbulkan bertentang dengan rukun wudhu sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW yang selalu mendahulukan tangan kanan.

Mengusap Dengan Handuk

Adapun, makruhnya wudhu selanjutnya adalah mengusap dengan handuk pada anggota wudhu ketika setelah habis berwudhu. Misal, seseorang selesai melakukan wudhu kemudian diusap dengan handuk pada wajah maupun tangan dan kaki maka makruh. Terkecuali ketika sedang udzur yang menimbulkan rasa kedinginan yang sangat menggigil tubuh.

Memukul Wajah Dengan Air

Makruhnya wudhu yang berikutnya yaitu memukul wajah dengan air pada saat berwudhu. Mengapa bisa dikatakan makruh? Karena dapat menghilangkan kemuliaan wajah. Pasalnya, untuk mengusap wajah pada saat berwudhu harus dilakukan secara lembut tidak boleh kasar.

Berlebihan Dalam Membasuh Anggota Wudhu

Berlebihan dalam membasuh anggota wudhu merupakan salah satu makruhnya wudhu. Dimana, Nabi Muhammad SAW mencontohkan berwudhu dengan cara membasuh anggota wudhu sebanyak 3 kali. Seperti yang telah dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud.

“Beginilah cara berwudhu, barangsiapa yang menambah atau mengurangi (jumlah tiga kali setiap basuhan) maka dia telah berbuat buruk dan dhalim,” (HR Abu Dawud).

Membasuh Anggota Wudhu Oleh Orang Lain

Selain berlebihan dalam membasuh anggota wudhu, makruhnya wudhu yang lainnya yaitu membasuh anggota wudhu oleh orang lain. Maksudnya apabila seseorang ingin melakukan wudhu dengan minta bantuan orang lain untuk membasuhnya, padahal sedang dalam keadaan sehat, maka yang dilakukan tersebut termasuk bagian dari makruh.

Berkumur-kumur Secara Berlebihan

Makruhnya wudhu yang terakhir adalah berkumur-kumur secara berlebihan. Misal, ketika seseorang berwudhu kemudian disaat memasuki rangkaian berkumur-kumur maupun membasuh pada bagian dalam hidup secara berlebihan maka kelebihannya itu menjadi makruh. Apalagi ketika bulan puasa, tentu hal ini harus dihindari supaya tidak menimbulkan batalnya puasa.

Rasulullah SAW pernah bersabda:

“Berlebih-lebihlah dalam istinsyaq (menyerap air ke dalam hidung) kecuali ketika kalian sedang berpuasa.”

Baca Juga: Manfaat Wudhu Sebelum Tidur Yang Wajib Diketahui Bagi Umat Islam

Cara Wudhu yang Benar Sesuai Sunnah

Tata Cara Shalat Syukrul Wudhu

Sebagai berikut, tata cara wudhu yang benar sesuai sunnah dan mengetahui makruhnya wudhu, yaitu:

  • Membaca Niat Wudhu
  • Membaca Basmallah
  • Berkumur-kumur
  • Mencuci lubang hidung
  • Mencuci muka tiga kali
  • Mencuci kedua belah tangan hingga siku
  • Mengusap kepala
  • Membersihkan kedua telinga
  • Mencuci kedua kaki hingga di atas mata kaki
  • Membaca doa wudhu

Doa Setelah Wudhu

Doa Setelah Wudhu

Adapun, lafadz bacaan doa setelah wudhu yang harus dibacakan dan sudah paham makruhnya wudhu, yaitu:

Latin: “Asyhadu allaa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lahu, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa Rasuuluhu. Allahumma j’alnii minat tawwabiina, waj’alnii minal mutathahiriina waj’alnii min ‘ibaadikash shalihiina.”

Artinya : “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, tiada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu hamba dan utusan-Nya. Ya Allah! Jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci dan jadikanlah aku bagian dari hamba-hamba-Mu yang saleh.”

Nah, itulah pembahasan pembahasan makruhnya wudhu apa saja? Ini penjelasanya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Niat Shalat Syukrul Wudhu Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

 

Umat islam tentu harus mengetahui bacaan doa apa yang dapat dibacakan sebelum berwudhu supaya lebih sempurna dalam melakukan wudhu. Seperti yang telah diketahui, bahwa wudhu merupakan salah satu cara membersihkan diri dari hadats kecil maupun najis sebelum mengerjakan ibadah. Apabila, kita tidak hafal bacaan dan tata cara wudhu maka pelaksanaan ibadahnya tidak sah. Oleh sebab itu, sebelum berwudhu disunnahkan membaca apa? Ini penjelasannya.

Wudhu merupakan bagian dari syarat sah wajib yang harus dilakukan didalam sebuah ibadah khususnya menjelankan ibadah sholat. Akan tetapi, sebagai umat muslim masih banyak yang belum tahu bacaan doa dan tata cara wudhu yang dilakukan sesuai ajaran islam.

Maka dari itu, kita sebagai umat muslim tentu diwajibkan hafal bacaan doa wudhu maupun sholat agar ibadahnya lebih sempurna dan terima oleh Allah SWT.

Allah SWT telah berfirman dalam surah A-Maidah ayat 6,:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا قُمۡتُمۡ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغۡسِلُواْ وُجُوهَكُمۡ وَأَيۡدِيَكُمۡ إِلَى ٱلۡمَرَافِقِ وَٱمۡسَحُواْ بِرُءُوسِكُمۡ وَأَرۡجُلَكُمۡ إِلَى ٱلۡكَعۡبَيۡنِۚ وَإِن كُنتُمۡ جُنُبٗا فَٱطَّهَّرُواْۚ وَإِن كُنتُم مَّرۡضَىٰٓ أَوۡ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوۡ جَآءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ ٱلۡغَآئِطِ أَوۡ لَٰمَسۡتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمۡ تَجِدُواْ مَآءٗ فَتَيَمَّمُواْ صَعِيدٗا طَيِّبٗا فَٱمۡسَحُواْ بِوُجُوهِكُمۡ وَأَيۡدِيكُم مِّنۡهُۚ مَا يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيَجۡعَلَ عَلَيۡكُم مِّنۡ حَرَجٖ وَلَٰكِن يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمۡ وَلِيُتِمَّ نِعۡمَتَهُۥ عَلَيۡكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ (المائدة : 6)

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub, maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan debu itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.” (Q.S. Al-Maidah : 6)

Baca Juga: Batalkah Wudhu Jika Bersentuhan Dengan Istri? Ini Penjelasannya

Sebelum Berwudhu Disunnahkan Membaca

Sebelum Berwudhu Disunnahkan Membaca Apa Ini Penjelasannya

Banyak sekali amalan yang dapat dibacakan sebelum berwudhu disunnah membaca kalimat tauhid atau lainnya yang bisa diamalkan. Sehingga, ketika kita mau melakukan wudhu maka tubuh akan menjadi dalam keadaan suci.

Selain itu, amalan bacaan sebelum wudhu menjadikan penyempurna untuk melakukan wudhu lebih apdhal dan tidak bimbang. Mengapa? Sebagian orang masih ragu untuk membaca doa apa yang harus dibaca ketika ingin berwudhu.

Bacaan Sebelum Wudhu

Bacaan Sebelum Wudhu

Ada beberapa amalan doa bacaan sebelum wudhu patut dibaca setelah mengetahui sebelum berwudhu disunnahkan membaca, yaitu:

Membaca Ta’awudz

Sebelum berwudhu disunnahkan membaca ta’awudz. Jadi, ketika anda ingin berwudhu, maka bacaan sebelum wudhu yang pertama adalah membaca ta’awudz seperti dibawah ini:

Latin : “A’udzubillahi minas syaithanir rajim.”

Membaca Basmalah

Selain ta’awudz, sebelum berwudhu disunnahkan membaca basmalah. Ini hal yang menjadi penting sekali harus dilakukan baaan sebelum wudhu,:

Latin: “Bismillahirrahmanirrahim.”

Membaca Tahmid

Adapun, sebelum berwudhu disunnahkan membaca tahmid. Bagi umat muslim tentu sudah hafal bacaan sebelum wudhu ini,:

Latin: “Alhamdulillahi ‘alal Islami wa ni’matihi.”

Artinya: “Segala puji bagi Allah atas Islam dan nikmatnya.”

Membaca Dua Kalimat Syahadat

Kemudian, sebelum berwudhu disunnahkan membaca dua kalima syahat. Bacaan sebelum wudhu dua kalimat syahadat ini, yaitu:

Latin: “Asyhadu an laa ilaaha illallahu, wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullahi.

Artinya: “Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.”

Baca Juga: Apakah Menyusui Membatalkan Wudhu? Ini Penjelasan Para Ulama

Bacaan Niat Wudhu

Bacaan Niat Wudhu

Berikut ini, lafadz doa bacaan niat wudhu yang harus dibacakan ketika sudah tahu bacaan doa sebelum berwudhu disunnahkan membaca apa, yaitu:

Latin: “Nawaitul wudhu a liraf’il hadatsil ashghari fardhan lillahi ta’ala.”

Artinya: “Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardhu karena Allah SWT.”

Tata Cara Wudhu

tata cara wudhu

Sebagai berikut, tata cara wudhu yang anjurkan bagi umat islam sesuai rukun yang telah ditentukan dan sudah tahu doa apa yang dilakukan sebelum berwudhu disunnahkan membaca apa, yaitu:

  • Membaca basmalah
  • Membaca Niat
  • Membasuh kedua tangan
  • Berkumur tiga kali
  • Menghirup air ke dalam hidung tiga kali
  • Membasuh wajah tiga kali
  • Membasuh tangan sampai siku sebanyak tiga kali
  • Mengusap sebagian kulit kepala dengan air sebanyak tiga kali
  • Menyapu seluruh bagian kepala
  • Menyapu kedua telinga tiga kali
  • Membasuh kedua kaki hingga mata kaki sebanyak tiga kali
  • Menghadap kiblat
  • Membaca doa setelah wudhu

Bacaan Doa Setelah Wudhu

Bacaan Doa Setelah Wudhu

Adapun, bacaan doa setelah wudhu yang bisa dibacakan dan hafal doa sebelum berwudhu disunnahkan membaca apa, yaitu:

Latin: “Asyhadu an la ilaha illallahu wahdahu la syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa rasuluhu. Allahummaj’alni minat tawwabina, waj’alni minal mutathahhirina. Waj’alni min ‘badikash shalihin”.

Artinya: “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, tiada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu hamba dan utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci dan jadikanlah aku bagian dari hamba-hamba-Mu yang saleh.”

Nah, itulah pembahasan sebelum berwudhu disunnahkan membaca apa? Ini penjelasannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: 7 Keutamaan Menjaga Wudhu Wajib Diketahui Bagi Umat Islam