Umat islam tentu harus memahami tentang rukun dan syarat wudhu yang wajib dipelajari. Disamping itu, tak lupa harus hafal bacaan doa wudhu dan juga doa habis wudhu. Hal ini menjadikan pedoman dalam hidup disetiap kali akan mengerjakan ibadah wajib maupun sunnah. Lantas, bagaimana doa yang harus dibaca setelah wudhu? Yuk, simak pembahasan bacaan setelah wudhu bahasa arab, latin beserta artinya.

Baca Juga: Manfaat Wudhu Sebelum Tidur Yang Wajib Diketahui Bagi Umat Islam

Bacaan Setelah Wudhu

Bacaan Setelah Wudhu Bahasa Arab, Latin, Beserta Artinya

Sebelum membahas bacaan setelah wudhu, ada beberapa hal yang harus kita ketahui pengertian dan dalil tentang wudhu. rukun dan syarat sah wudhu menjadikan sebagai pedoman praktik yang dianjurkan dengan tertib agar lebih sempurna dalam melakukan wudhu. Bila seorang muslim tidak tahu tentang rukun dan syarat wudhu, tentu bisa menimbulkan tidak sah wudhu dan sholatnya.

Wudhu adalah membersihkan hadats kecil, najis dan kotoran yang menempel pada kulit dibersihkan menggunakan air dengan rata. Allah SWT telah berfirman dalam surah Al-Maidah ayat 6 tentang wudhu yang diperintahkan kepada umat islam, :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا قُمۡتُمۡ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغۡسِلُواْ وُجُوهَكُمۡ وَأَيۡدِيَكُمۡ إِلَى ٱلۡمَرَافِقِ وَٱمۡسَحُواْ بِرُءُوسِكُمۡ وَأَرۡجُلَكُمۡ إِلَى ٱلۡكَعۡبَيۡنِۚ وَإِن كُنتُمۡ جُنُبٗا فَٱطَّهَّرُواْۚ وَإِن كُنتُم

مَّرۡضَىٰٓ أَوۡ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوۡ جَآءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ ٱلۡغَآئِطِ أَوۡ لَٰمَسۡتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمۡ تَجِدُواْ مَآءٗ فَتَيَمَّمُواْ صَعِيدٗا طَيِّبٗا فَٱمۡسَحُواْ بِوُجُوهِكُمۡ وَأَيۡدِيكُم مِّنۡهُۚ مَا يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيَجۡعَلَ

عَلَيۡكُم مِّنۡ حَرَجٖ وَلَٰكِن يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمۡ وَلِيُتِمَّ نِعۡمَتَهُۥ عَلَيۡكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ (المائدة : 6)

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub, maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan debu itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.” (Q.S. Al-Maidah : 6)

Kemudian, Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari,:

لاَ يَتَوَضَّأُ رَجُلٌ يُحْسِنُ وُضُوءَهُ، وَيُصَلِّي الصَّلاَةَ، إِلَّا غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الصَّلاَةِ حَتَّى يُصَلِّيَهَا

Artinya : Tidaklah seorang lelaki yang berwudu dengan memperbagus wudhunya lalu melaksanakan shalat kecuali ia diampuni dosanya di antara wudhunya itu hingga ia mengerjakan sholat. [HR. Bukhari]

مَا مِنَ امْرِئٍ مُسْلِمٍ تَحْضُرُهُ صَلَاةٌ مَكْتُوبَةٌ فَيُحْسِنُ وُضُوءَهَا وَخُشُوعَهَا وَرُكُوعَهَا، إِلَّا كَانَتْ كَفَّارَةً لِمَا قَبْلَهَا مِنَ الذُّنُوبِ مَا لَمْ يُؤْتِ كَبِيرَةً وَذَلِكَ الدَّهْرَ كُلَّهُ

Artinya : Tidaklah seorang muslim ketika masuk waktu shalat wajib lalu ia sempurnakan wudhunya, khusyuknya, dan rukuknya melainkan hal itu menjadi pelebur dosa-dosa yang telah ia kerjakan sebelumnya selama ia tidak melakukan dosa besar. Dan hal itu berlaku disetiap waktu. [HR. Muslim]

Baca Juga: Niat Shalat Syukrul Wudhu Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

Doa Bacaan Setelah Wudhu

Doa Bacaan Setelah Wudhu

Berikut ini, lafadz doa bacaan setelah wudhu yang wajib dibacakan oleh umat muslim, yaitu:

اَشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Latin: “Asyhadu allaa ilaahah illallaah wahdahuu laa syariika lahuu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu wa rosuuluh. Allaahummaj’alnii minat tawwaabiina waj’alnii minal mutathahhiriina, waj’alnii min ‘ibadikash shaalihiin”.

Artinya: “Aku bersaksi, tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan Utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang bertaubat dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba Mu yang shalih.”

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang menjelaskan doa setelah wudhu, :

مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ يَتَوَضَّأَ فَيَسْبِغُ اْلوُضُوْءَ ثُمَّ قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ إِلَّا فُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ

الثَّمَانِيَةَ يَدْخُلُ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ

Artinya: “Tidaklah salah seorang di antara kalian berwudhu dengan menyempurnakan wudhunya kemudian ia membaca doa (yang artinya) ‘Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya’ kecuali dibukalah delapan pintu surga untuknya yang dapat ia masuki dari mana saja ia mau.” (HR. Muslim, Abu Dawud dan Ahmad).

Rukun Wudhu

Sebagai berikut, beberapa rukun wudhu yang patut diketahui oleh umat muslim setelah tahu doa dalam bacaan setelah wudhu, yaitu:

  • Membaca Niat
  • Membasuh Wajah
  • Membasuh Kedua Tangan Hingga Siku
  • Mengusap Sebagian rambut Kepala
  • Membasuh Kedua Kaki Hingga Mata Kaki
  • Tertib

Syarat Sah Wudhu

Syarat Sah Wudhu

Adapun, syarat sah wudhu agar lebih sempurna dalam berwudhu serta hafal bacaan setelah wudhu, yaitu:

  • Islam
  • Tamyiz (Seorang hamba yang sudah mengetahui mana perbuatan baik dan mana yang buruk)
  • Menggunakan Air Mutlaq (Air yang suci dan mensucikan)
  • Tidak ada yang menghalangi air masuk keanggota wudhu
  • Memahami tentang rukun dan sunnah nya wudhu
  • Dll

Nah, itulah pembahasan bacaan setelah wudhu bahasa arab, latin beserta artinya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Makruhnya Wudhu Apa Saja? Ini Penjelasannya

 

Umat islam tentu harus mengetahui bacaan doa apa yang dapat dibacakan sebelum berwudhu supaya lebih sempurna dalam melakukan wudhu. Seperti yang telah diketahui, bahwa wudhu merupakan salah satu cara membersihkan diri dari hadats kecil maupun najis sebelum mengerjakan ibadah. Apabila, kita tidak hafal bacaan dan tata cara wudhu maka pelaksanaan ibadahnya tidak sah. Oleh sebab itu, sebelum berwudhu disunnahkan membaca apa? Ini penjelasannya.

Wudhu merupakan bagian dari syarat sah wajib yang harus dilakukan didalam sebuah ibadah khususnya menjelankan ibadah sholat. Akan tetapi, sebagai umat muslim masih banyak yang belum tahu bacaan doa dan tata cara wudhu yang dilakukan sesuai ajaran islam.

Maka dari itu, kita sebagai umat muslim tentu diwajibkan hafal bacaan doa wudhu maupun sholat agar ibadahnya lebih sempurna dan terima oleh Allah SWT.

Allah SWT telah berfirman dalam surah A-Maidah ayat 6,:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا قُمۡتُمۡ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغۡسِلُواْ وُجُوهَكُمۡ وَأَيۡدِيَكُمۡ إِلَى ٱلۡمَرَافِقِ وَٱمۡسَحُواْ بِرُءُوسِكُمۡ وَأَرۡجُلَكُمۡ إِلَى ٱلۡكَعۡبَيۡنِۚ وَإِن كُنتُمۡ جُنُبٗا فَٱطَّهَّرُواْۚ وَإِن كُنتُم مَّرۡضَىٰٓ أَوۡ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوۡ جَآءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ ٱلۡغَآئِطِ أَوۡ لَٰمَسۡتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمۡ تَجِدُواْ مَآءٗ فَتَيَمَّمُواْ صَعِيدٗا طَيِّبٗا فَٱمۡسَحُواْ بِوُجُوهِكُمۡ وَأَيۡدِيكُم مِّنۡهُۚ مَا يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيَجۡعَلَ عَلَيۡكُم مِّنۡ حَرَجٖ وَلَٰكِن يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمۡ وَلِيُتِمَّ نِعۡمَتَهُۥ عَلَيۡكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ (المائدة : 6)

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub, maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan debu itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.” (Q.S. Al-Maidah : 6)

Baca Juga: Batalkah Wudhu Jika Bersentuhan Dengan Istri? Ini Penjelasannya

Sebelum Berwudhu Disunnahkan Membaca

Sebelum Berwudhu Disunnahkan Membaca Apa Ini Penjelasannya

Banyak sekali amalan yang dapat dibacakan sebelum berwudhu disunnah membaca kalimat tauhid atau lainnya yang bisa diamalkan. Sehingga, ketika kita mau melakukan wudhu maka tubuh akan menjadi dalam keadaan suci.

Selain itu, amalan bacaan sebelum wudhu menjadikan penyempurna untuk melakukan wudhu lebih apdhal dan tidak bimbang. Mengapa? Sebagian orang masih ragu untuk membaca doa apa yang harus dibaca ketika ingin berwudhu.

Bacaan Sebelum Wudhu

Bacaan Sebelum Wudhu

Ada beberapa amalan doa bacaan sebelum wudhu patut dibaca setelah mengetahui sebelum berwudhu disunnahkan membaca, yaitu:

Membaca Ta’awudz

Sebelum berwudhu disunnahkan membaca ta’awudz. Jadi, ketika anda ingin berwudhu, maka bacaan sebelum wudhu yang pertama adalah membaca ta’awudz seperti dibawah ini:

Latin : “A’udzubillahi minas syaithanir rajim.”

Membaca Basmalah

Selain ta’awudz, sebelum berwudhu disunnahkan membaca basmalah. Ini hal yang menjadi penting sekali harus dilakukan baaan sebelum wudhu,:

Latin: “Bismillahirrahmanirrahim.”

Membaca Tahmid

Adapun, sebelum berwudhu disunnahkan membaca tahmid. Bagi umat muslim tentu sudah hafal bacaan sebelum wudhu ini,:

Latin: “Alhamdulillahi ‘alal Islami wa ni’matihi.”

Artinya: “Segala puji bagi Allah atas Islam dan nikmatnya.”

Membaca Dua Kalimat Syahadat

Kemudian, sebelum berwudhu disunnahkan membaca dua kalima syahat. Bacaan sebelum wudhu dua kalimat syahadat ini, yaitu:

Latin: “Asyhadu an laa ilaaha illallahu, wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullahi.

Artinya: “Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.”

Baca Juga: Apakah Menyusui Membatalkan Wudhu? Ini Penjelasan Para Ulama

Bacaan Niat Wudhu

Bacaan Niat Wudhu

Berikut ini, lafadz doa bacaan niat wudhu yang harus dibacakan ketika sudah tahu bacaan doa sebelum berwudhu disunnahkan membaca apa, yaitu:

Latin: “Nawaitul wudhu a liraf’il hadatsil ashghari fardhan lillahi ta’ala.”

Artinya: “Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardhu karena Allah SWT.”

Tata Cara Wudhu

tata cara wudhu

Sebagai berikut, tata cara wudhu yang anjurkan bagi umat islam sesuai rukun yang telah ditentukan dan sudah tahu doa apa yang dilakukan sebelum berwudhu disunnahkan membaca apa, yaitu:

  • Membaca basmalah
  • Membaca Niat
  • Membasuh kedua tangan
  • Berkumur tiga kali
  • Menghirup air ke dalam hidung tiga kali
  • Membasuh wajah tiga kali
  • Membasuh tangan sampai siku sebanyak tiga kali
  • Mengusap sebagian kulit kepala dengan air sebanyak tiga kali
  • Menyapu seluruh bagian kepala
  • Menyapu kedua telinga tiga kali
  • Membasuh kedua kaki hingga mata kaki sebanyak tiga kali
  • Menghadap kiblat
  • Membaca doa setelah wudhu

Bacaan Doa Setelah Wudhu

Bacaan Doa Setelah Wudhu

Adapun, bacaan doa setelah wudhu yang bisa dibacakan dan hafal doa sebelum berwudhu disunnahkan membaca apa, yaitu:

Latin: “Asyhadu an la ilaha illallahu wahdahu la syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa rasuluhu. Allahummaj’alni minat tawwabina, waj’alni minal mutathahhirina. Waj’alni min ‘badikash shalihin”.

Artinya: “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, tiada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu hamba dan utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci dan jadikanlah aku bagian dari hamba-hamba-Mu yang saleh.”

Nah, itulah pembahasan sebelum berwudhu disunnahkan membaca apa? Ini penjelasannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: 7 Keutamaan Menjaga Wudhu Wajib Diketahui Bagi Umat Islam

 

Rasulullah SAW selalu memberikan contoh kepada umat-Nya tentang anjuran dan amalan ibadah yang harus dijalani. Salah satu contoh anjuran yang telah dicontohkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW adalah menjaga wudhu. Dimana, umat muslim akan melakukan wudhu sebelum mengerjakan sholat lima waktu. Selain itu, umat muslim juga dapat berwudhu pada saat ingin melakukan sesuatu karena wudhu memiliki banyak manfaat, keistimewaan dan keutamaan. Apa saja? Yuk, simak pembahasan 7 keutamaan menjaga wudhu wajib diketahui bagi umat islam.

Baca Juga: Bolehkah Membaca Alquran tanpa Wudhu? Ini Penjelasan Hukumnya

Keutamaan Menjaga Wudhu

Keutamaan Menjaga Wudhu

Keutamaan menjaga wudhu menjadi hal penting bagi umat muslim. Dimana, wudhu bisa dilakukan kapan saja bukan hanya pada saat melaksanakan ibadah sholat fardhu (wajib) dan sunnah saja, tetapi bisa dilakukan ketika ingin membaca al-quran, berdzikir, bepergian dan masih banyak lagi. Tujuan wudhu sendiri yaitu membersihkan diri dari hadats dan najis yang menempel pada kulit.

Maka dari itu, apabila anda ingin bepergian atau membaca Al-quran dan shalat, alangkah baiknya wudhu terlebih dahulu untuk membersihkan diri agar dalam keadaan suci.

Allah SWT telah berfirman dalam surah A-Maidah ayat 6,:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا قُمۡتُمۡ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغۡسِلُواْ وُجُوهَكُمۡ وَأَيۡدِيَكُمۡ إِلَى ٱلۡمَرَافِقِ وَٱمۡسَحُواْ بِرُءُوسِكُمۡ وَأَرۡجُلَكُمۡ إِلَى ٱلۡكَعۡبَيۡنِۚ وَإِن كُنتُمۡ جُنُبٗا فَٱطَّهَّرُواْۚ وَإِن كُنتُم

مَّرۡضَىٰٓ أَوۡ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوۡ جَآءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ ٱلۡغَآئِطِ أَوۡ لَٰمَسۡتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمۡ تَجِدُواْ مَآءٗ فَتَيَمَّمُواْ صَعِيدٗا طَيِّبٗا فَٱمۡسَحُواْ بِوُجُوهِكُمۡ وَأَيۡدِيكُم مِّنۡهُۚ مَا يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيَجۡعَلَ

عَلَيۡكُم مِّنۡ حَرَجٖ وَلَٰكِن يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمۡ وَلِيُتِمَّ نِعۡمَتَهُۥ عَلَيۡكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ (المائدة : 6)

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub, maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan debu itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.” (Q.S. Al-Maidah : 6)

Baca Juga: Batalkah Wudhu Jika Bersentuhan Dengan Istri? Ini Penjelasannya

7 Keutamaan Menjaga Wudhu

7 Keutamaan Menjaga Wudhu Wajib Diketahui Bagi Umat Islam

Berikut ini, 7 keutamaan menjaga wudhu yang harus diketahui oleh umat muslim, yaitu:

Pengampun Dosa dan Pemberi Syafaat

Keutamaan menjaga wudhu yang pertama adalah mendapat pengampunan dosa dan pemberi syafaat. Jika seseorang selalu menjaga wudhu dalam kehidupan sehari-harinya maka orang tersebut akan diampuni atas segala dosa-dosanya oleh Allah SWT dan mendapat syafaat.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban.

“Barangsiapa tidur di malam hari dalam keadaan suci (berwudhu) maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap ‘Ya Allah ampunilah hamba mu si fulan, kerana ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci’.” (HR Ibnu Hibban)

Pembeda Saat Yaumul Hisab

Keutamaan menjaga wudhu yang kedua yaitu akan menjadi seorang pembeda saat yaumul hisab. Jadi, ketika seseorang rajin menjaga wudhu maka tubuhnya yang terkena air wudhu dapat memancarkan cahaya yang tidak bisa dilihat oleh semua orang.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadits dari Abu Harairah RA, :

“Sesungguhnya saudara-saudara kami itu akan datang dalam keadaan putih cemerlang karena wudhu dan aku yang akan membimbing mereka ke telaga.” (HR Muslim)

Tanda Keimanan

tanda keimanan, Keutamaan Menjaga Wudhu

Adapun, keutamaan menjaga wudhu selanjutnya adalah sebagai tanda keimanan. Seperti yang telah disampaikan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadist,: “Bersuci (wudhu’) adalah separuh iman. Alhamdulillah akan memenuhi mizan (timbangan). Subhanallah wal hamdulillah akan memenuhi antara langit dan bumi. Sholat adalah cahaya. Shodaqoh adalah tanda. Kesabaran adalah sinar. Alquran adalah hujjah (pembela) bagimu atau hujatan atasmu. Setiap orang keluar di waktu pagi; maka ada yang menjual dirinya, lalu membebaskannya atau membinasakannya.” (HR Muslim)

Anggota Tubuhnya Bercahaya Saat Kiamat

Keutamaan menjaga wudhu yang berikutnya adalah anggota tubuhnya bercahaya saat kiamat. Dimana, ketika umat muslim selalu rajin berwudhu dan terus menjaganya maka kelak diakhirat nanti, anggota tubuhnya akan bercahaya. Seperti yang telah dijelaskan dalam sebuah hadits, :

“Sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat nanti dalam keadaan dahi, kedua tangan dan kaki mereka bercahaya, karena bekas wudhu.” (HR Bukhari dan Muslim)

Diangkat Derajatnya

Selain itu, keutamaan menjaga wudhu akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT. Rajin beribadah di masjid dan tidak pernah ketinggalan shalat 5 waktu serta menjaga wudhu, maka Allah SWT memberikan derajat yang sangat tinggi bagi umat muslim yang telah menjalankannya.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadits, :

“Menyempurnakan wudhu’ walaupun dalam kondisi sulit, memperbanyak jalan ke masjid, dan menunggu salat setelah salat, maka itulah yang disebut dengan ar ribath.” (HR Muslim)

Lainnya

Adapun, beberapa keutamaan menjaga wudhu lainnya yang akan dapatkan, yaitu:

  • Dikeluarkan Kesalahan dari Badan
  • Diberi Pilihan Cara Masuk ke Surga
  • Melepas Ikatan Setan dari Tidur
  • Mendapat Pahala Saat Tidur
  • Dapat Rumah di Surga
  • Menjadi Perhiasan di Akhirat
  • Didoakan Malaikat

Nah, itulah pembahasan 7 keutamaan menjaga wudhu wajib diketahui bagi umat islam yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Apakah Menyusui Membatalkan Wudhu? Ini Penjelasan Para Ulama

 

Memiliki wudhu dapat menjaga tubuh tetap bersih dan dalam keadaan suci. Seseorang yang berwudhu jika bersentukan dengan bukan mahram maka wudhunya batal. Begitupun, jika laki-laki atau perempuan yang sudah menikah, mereka akan batal wudhu jika bersentuhan kulit. Lantas, bagaimana hukum jika seorang ibu yang menyusui telah berwudhu apakah batal? Yuk, simak pembahasan apakah menyusui membatalkan wudhu? Ini penjelasan para ulama.

Baca Juga: Shalat Jumat Hukumnya Apa? Ini Penjelasannya

Menyusui Membatalkan Wudhu

Menyusui Membatalkan Wudhu

Sebelum membahas menyusui membatalkan wudhu, ada beberapa hal yang harus kita ketahui tentang wudhu itu sendiri. Dimana, ini merupakan salah satu untuk membersihkan diri dari najis atau kotoran yang harus dilakukan bagi umat muslim ketika ingin mengerjakan ibadah sholat maupun lainnya. Dengan demikian, pelaksanakan ibadah yang akan dijalaninya dalam keadaan bersih alias suci.

Melaksanakan wudhu dilakukan harus disertai dengan niat. Tujuannya untuk menyempurnakan wudhu yang lebih sempurna. Selain itu, wudhu juga bisa dilakukan sebelum menunaikan ibadah sholat fardhu, sunnah, membaca al-quran maupun ingin bepergian dan sebagainya. Dimana, memiliki wudhu dapat menjaga diri dari najis dan kotoran yang menempel pada kulit. Sehingga kita bisa mengamalkan ibadah wajib maupun sunnah. Begitupun pada saat ingin berdzikir, tentu lebih afdhal harus berwudhu terlebih dahulu.

Allah SWT telah berfirman dalam surah A-Maidah ayat 6,:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا قُمۡتُمۡ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغۡسِلُواْ وُجُوهَكُمۡ وَأَيۡدِيَكُمۡ إِلَى ٱلۡمَرَافِقِ وَٱمۡسَحُواْ بِرُءُوسِكُمۡ وَأَرۡجُلَكُمۡ إِلَى ٱلۡكَعۡبَيۡنِۚ وَإِن كُنتُمۡ جُنُبٗا فَٱطَّهَّرُواْۚ وَإِن كُنتُم

مَّرۡضَىٰٓ أَوۡ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوۡ جَآءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ ٱلۡغَآئِطِ أَوۡ لَٰمَسۡتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمۡ تَجِدُواْ مَآءٗ فَتَيَمَّمُواْ صَعِيدٗا طَيِّبٗا فَٱمۡسَحُواْ بِوُجُوهِكُمۡ وَأَيۡدِيكُم مِّنۡهُۚ مَا يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيَجۡعَلَ

عَلَيۡكُم مِّنۡ حَرَجٖ وَلَٰكِن يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمۡ وَلِيُتِمَّ نِعۡمَتَهُۥ عَلَيۡكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ (المائدة : 6)

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub, maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan debu itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.” (Q.S. Al-Maidah : 6)

Apakah Menyusui Membatalkan Wudhu?

Apakah Menyusui Membatalkan Wudhu Ini Penjelasan Para Ulama

Menjawab pertanyaan apakah menyusui membatalkan wudhu maka jawabannya telah diketahui dalam sebuah hadist. Seorang ibu menyusui bayi tentu bisa dilakukan baik dalam keadaan suci maupun tidak. Maka seorang ibu yang telah memiliki wudhu boleh menyusui bayi dan tidak membatalkan wudhu yang telah dijelaskan dalam sebuah hadist:

لخارج من غير السبيلين إذا لم يكن نجسا لا يعتبر حدثا باتفاق الفقهاء واختلفوا فيما إذا كان نج سا

Artinya: “Sesuatu yang keluar selain dari dua jalan, apabila bukan benda najis, tidak dianggap sebagai hadas (membatalkan wudhu) dengan kesepakatan para ulama. Hanya saja mereka mempunyai perbedaan pendapat, apabila benda yang keluar itu adalah benda najis.” (Al-Mausu’ah al-Fiqhiyah)

Penjelasan dari sebuah hadits diatas, bahwa air susu bukanlah najis melainkan air susu adalah suci yang bukan dikeluarkan dari kubul dan dubul. Maka, tidak akan membatalkan wudhu bagi seorang ibu yang menyusui.

Baca Juga: Bolehkah Membaca Alquran tanpa Wudhu? Ini Penjelasan Hukumnya

Hal yang Membatalkan Wudhu

Hal yang Membatalkan Wudhu

Berikut ini, beberapa hal yang membatalkan wudhu setelah mengetahui jawaban apakah menyusui membatalkan wudhu, yaitu:

  • Hilang akal
  • Buang gas dari dubur
  • Kencing
  • Bersentukan kulit dengan seseorang yang bukan mahramnya
  • Menyentuh pada bagian lubang bubur atau kelamin dengan menggunakan jari atau telapak tangan
  • Tidur bukan dalam posisi tamakkun atau tetap berada di tempat.
  • Terkena hadats kecil
  • Dll

Rukun Wudhu

Sebagai berikut, ada beberapa rukun wudhu yang harus dilakukan bagi umat muslim pada saat mau melakukan wudhu dan telah mengetahui penjelasan apakah menyusui membatalkan wudhu, yaitu:

  • Membaca Niat
  • Membasuh Wajah
  • Membasuh Kedua Tangan Hingga Siku
  • Mengusap Sebagian rambut Kepala
  • Bahkan menurut mazhab Imam Syafi’i dijelaskan minimal tiga helai rambut yang terbasuh sudah sah.
  • Membasuh Kedua Kaki Hingga Mata Kaki
  • Tertib

Doa Setelah Wudhu

Sedangkan, lafadz bacaan doa setelah wudhu yang dapat dibacakan ketika sudah tahu apakah menyusui membatalkan wudhu, yaitu:

اَشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Latin: “Asyhadu allaa ilaahah illallaah wahdahuu laa syariika lahuu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu wa rosuuluh. Allaahummaj’alnii minat tawwaabiina waj’alnii minal mutathahhiriina, waj’alnii min ‘ibadikash shaalihiin”.

Artinya: “Aku bersaksi, tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan Utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang bertaubat dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba Mu yang shalih.”

Nah, itulah pembahasan apakah menyusui membatalkan wudhu? Ini penjelasan para ulama yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Batalkah Wudhu Jika Bersentuhan Dengan Istri? Ini Penjelasannya