Niat Sholat 5 Waktu – Menunaikan sholat 5 waktu (shalat fardhu) merupakan salah satu rukun islam kedua yang wajib atau harus dilaksanakan bagi umat muslim. Dimana, Allah SWT telah memerintahkan umat muslim untuk melaksanakan ibadah sholat fardu yang tidak boleh ditinggalkan. Oleh sebab itu, kita sebagai umat islam wajib mengerjakan atas perintah Allah SWT. Lantas bagaimana cara melakukannya? Yuk, simak pembahasan bacaan niat sholat 5 waktu dalam bahasa arab dan artinya.

Baca Juga: Waktu Sholat Ashar Hari Ini Sampai Jam Berapa

Niat Sholat 5 Waktu

Niat Sholat 5 Waktu

Sebelum membahas niat sholat 5 waktu, ada beberapa hal yang harus diketahui oleh umat muslim dalam menyangkut ibadah sholat fardu. Dimana, menunaikan sholat 5 waktu merupakan kewajiban umat islam untuk mengerjakan rukun islam kedua yang harus dilaksanakan. Syarat wajib sholat 5 waktu diantaranya beragama islam, sudah baligh, dewasa hingga berakal.

Beberapa rukun wajib sholat fardhu yang harus dilakukan dengan benar agar pelaksanakan ibadah shalatnya sah, seperti membaca takbiratul ihram, ruku, sujud dan sebagainya. Seseorang melakukan rukun sholat yang salah maka sholatnya tidak sah. Maka dari itu, sebagai umat muslim harus belajar dalam mengerjakan shalat wajib yang benar agar sah.

Bacaan Niat Sholat 5 Waktu

Bacaan Niat Sholat 5 Waktu Dalam Bahasa Arab dan Artinya

Berikut ini, beberapa bacaan niat sholat 5 waktu yang benar ketika mau mengerjakan sholat fardu, yaitu:

Sholat Subuh

Sholat Subuh, bacaan niat sholat subuh

Bacaan niat sholat 5 waktu untuk sholat subuh yaitu:

Bacaan Niat Sholat Subuh Berjamaah Jadi Imam

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fardlon shubhi rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat melakukan sholat fardu subuh dua rakaat, sambil menghadap qiblat sebagai imam karena Allah ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Subuh Berjamaah Jadi Makmum

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fardlon shubhi rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an ma’mumam lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat melakukan sholat fardu subuh dua rakaat, sambil menghadap qiblat sebagai makmum karena Allah ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Subuh Sendiri

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fardlon shubhi rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat melakukan sholat fardu subuh dua rakaat, sambil menghadap qiblat karena Allah ta’ala.”

Sholat Dzhuhur

Bacaan niat sholat 5 waktu untuk sholat dzhuhur yaitu:

Bacaan Niat Sholat Dzhuhur Berjamaah Jadi Imam

اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fardlon dhuhri arba’a rok’aataim mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillahi ta’aala

Artinya: ” Aku niat melakukan sholat fardu dzhuhur empat rakaat, sambil menghadap qiblat sebagai imam karena Allah ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Dzhuhur Berjamaah Jadi Makmum

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fardlon dhuhri arba’a rok’aataim mustaqbilal qiblati adaa-an ma’muman lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat melakukan sholat fardu dzhuhur empat rakaat, sambil menghadap qiblat sebagai makmum karena Allah ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Subuh Sendiri

اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fardlon shubhi rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat melakukan sholat fardu dzuhur empat rakaat, sambil menghadap qiblat karena Allah ta’ala.”

Baca Juga: Bacaan Sholat Subuh dari Niat Sampai Salam Beserta Artinya

Sholat Ashar

Adapun, bacaan niat sholat 5 waktu untuk mengerjakan sholat ashar, yaitu:

Bacaan Niat Sholat Ashar Berjamaah Jadi Imam

أُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fadlol ashri arba’a roka’aataim mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat melakukan sholat fardu ashar empat rakaat, sambil menghadap qiblat sebagai imam karena Allah ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Ashar Berjamaah Jadi Makmum

أُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fadlol ashri arba’a roka’aataim mustaqbilal qiblati adaa-an ma’mumam lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat melakukan sholat fardu ashar empat rakaat, sambil menghadap qiblat sebagai makmum karena Allah ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Ashar Sendiri

أُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fadlol ashri arba’a roka’aataim mustaqbilal qiblati adaa-an lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat melakukan sholat fardu ashar empat rakaat, sambil menghadap qiblat karena Allah ta’ala.”

Sholat Maghrib

Niat sholat 5 waktu untuk sholat maghrib, yaitu:

Bacaan Niat Sholat Maghrib Berjamaah Jadi Imam

أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَ

Latin: “Usholli fardlol maghribi tsalaatsa roka’aataim mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat melakukan sholat fardu maghrib tiga rakaat, sambil menghadap qiblat sebagai imam karena Allah ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Maghrib Berjamaah Jadi Makmum

أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لله تَعَالَ

Latin: “Usholli fardlol maghribi tsalaatsa roka’aataim mustaqbilal qiblati adaa-an ma’mumam lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat melakukan sholat fardu maghrib tiga rakaat, sambil menghadap qiblat sebagai makmum karena Allah ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Maghrib Sendiri

أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَ

Latin: “Usholli fardlol maghribi tsalaatsa roka’aataim mustaqbilal qiblati adaa-an lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat melakukan sholat fardu maghrib tiga rakaat, sambil menghadap qiblat karena Allah ta’ala.”

Sholat Isya

Selanjutnya, niat sholat 5 waktu untuk mengerjakan sholat isya yaitu:

Bacaan Niat Sholat Isya Berjamaah Jadi Imam

أُصَلِّى فَرْضَ العِشَاء ِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fardlol i’syaa-i arba’a roka’aataim mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat melakukan sholat fardu isya empat rakaat, sambil menghadap qiblat sebagai imam karena Allah ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Isya Berjamaah Jadi Makmum

أُصَلِّى فَرْضَ العِشَاء ِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fardlol i’syaa-i arba’a roka’aataim mustaqbilal qiblati adaa-an ma’mumam lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat melakukan sholat fardu isya empat rakaat, sambil menghadap qiblat sebagai makmum karena Allah ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Isya Sendiri

أُصَلِّى فَرْضَ العِشَاء ِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fardlol i’syaa-i arba’a roka’aataim mustaqbilal qiblati adaa-an lillahi ta’aala.”

Artinya: “Aku niat melakukan sholat fardu isya empat rakaat, sambil menghadap qiblat karena Allah ta’ala.”

Nah, itulah pembahasan bacaan niat sholat 5 waktu dalam bahasa arab dan artinya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tata Cara Sholat Subuh dan Bacaan Niat Beserta Gambarnya

 

Pernahkah Anda melihat seseorang melaksanakan sholat 2 rakaat sebelum dan sesudah melakukan sholat fardu(wajib) seperti dzuhur, maghrib dan isya? Nah, bagi kalian yang sering melihat orang-orang yang melakukan hal tersebut, mereka sedang mengerjakan shalat Sunnah rawatib. Lantas, bagaimana tata cara dan niatnya? Mari kita simak pembahasan shalat Sunnah rawatib lebih utama dikerjakan secara sendiri atau berjamaah berikut bacaan niat dan tata cara pelaksanaannya.

Sholat sunnah rawatib merupakan amalan ibadah sebagai penambah pahala dengan mengerjakan shalat Sunnah. Dimana, waktu pelaksanaan salat rawatib ini dikerjakan sebelum dan sesudah atau habis sholat fardhu. Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan salat Sunnah ini selama masa hidupnya.

Ada 2 jenis salat Sunnah rawatib yang dianjurkan bagi umat islam untuk melaksanakannya, yaitu qobliyah dan ba’diyah. Artinya salat Sunnah qobliyah dikerjakan sebelum melaksanakan sholat wajib. Sedangkan ba’diyah dilakukan setelah mengerjakan sholat wajib.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Sunnah Sebelum Subuh dan Sesudah Subuh

Shalat Sunah Rawatib

Shalat Sunnah Rawatib Lebih Utama Dikerjakan Secara Sendiri atau Berjamaah

Shalat Sunnah rawatib adalah sholat Sunnah yang dilakukan pada saat sebelum dan sesudah selesai menunaikan ibadah shalat fardu yang lima waktu. Seperti yang telah sampaikan diatas, shalat Sunnah ini terdapat 2 sebutan dengan waktu pelaksanaan yang berbeda.

Anjuran melaksanakan shalat Sunnah rawatib terbagi menjadi 2 bagian, yaitu sholat Sunnah rawatib muakkad dan sholat Sunnah ghoiru muakkad.

Shalat Sunnah Rawatib Muakkad

Shalat Sunnah muakkah adalah salat Sunnah dikerjakan atau dilakukan sebanyak 2 dan 4 rakaat sebelum memasuki sholat fardhu, yaitu:

  • 4 atau 2 rakaat sebelum sholat dzuhur
  • 4 atau 2 rakaat sesudah sholat dzuhur
  • 2 rakaat sesudah sholat maghrib
  • 2 rakaat sesudah sholat isya
  • 2 rakaat sebelum sholat subuh

Shalat Sunnah Rawatib Ghoiru Muakkad

Sedangkan, shalat Sunnah rawatib ghoiru muakkad dilakukan sebanyak 2 rakaat sesudah melaksanakan sholat fardhu, diantaranya:

  • 4 atau 2 rakaat sebelum sholat ashar
  • 2 rakaat sebelum sholat maghrib
  • 2 rakaatsebelum sholat isya

Shalat Sunnah rawatib ini hanya dilakukan lebih utama secara sendiri bukan berjamaah seperti sholat 5 waktu pada umumnya.

Niat Shalat Sunah Rawatib

Niat Shalat Sunah Rawatib

Membaca niat sholat Sunnah rawatib tentu sangat berbeda. Dimana, kalian bisa menambahkan lafadz nama shalat tersebut dibagian akhir. Seperti contoh dibawah ini.

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Latin: “ushalli sunnatadh dhuhri kok’ataini ba’diyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengerjakan shalat sunah sesudah dzuhur 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Baca Juga: Bacaan Sholat Dhuha Lengkap Dengan Artinya

Tata Cara Shalat Sunah Rawatib

Tata Cara Shalat Sunah Rawatib

Adapun, tata cara sholat Sunnah rawatib qobliyah dan ba’diyyah yang dapat dilakukan, yaitu:

Membaca Niat

Takbiratur ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan membaca surah didalam Al-Quran

Rukuk tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal tuma’ninah

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di antara dua sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri kembali menunaikan rakaat kedua dilakukan sama seperti pada raakat pertama sampai,

Tasyahud akhir

Salam

Keutamaan Shalat Sunah Rawatib

Keutamaan Shalat Sunah Rawatib

Banyak sekali manfaat dan keutamaan bila mengerjakan sholat Sunnah rawabit secara rutin. Dimana, keutamaan shalat Sunnah rawatib ini, yaitu:

Dijauhkan dari Siksa Api Neraka

Keutamaan shalat Sunnah rawatib yang pertama akan dijauhkan dari siksa api neraka. Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist,

 “Barangsiapa yang senantiasa menjaga empat rakaat sebelum dhuhur dan empat rakaat sesudahnya, niscaya Allah mengharamkan dirinya dari api neraka.” (HR.Ahmad, Abu Dawud, Turmudzi, An-Nasai, dan Ibnu Majah).

Membangunkan Rumah di Surga

Selain mendapat pahala, keutamaan shalat Sunnah rawatib yaitu Allah SWT akan membangunkan rumah di surga. Dimana, ketika seseorang melaksanakan ibadah shalat Sunnah dengan rutin maka akan mendapatkan ganjaran yang sangat besar. Oleh sebab itu, kita sebagai umat muslim mari sama-sama untuk mengerjakan sholat Sunnah rawatib sebagai bekal amal ibadah.

Mendapat Rahmat Yang Melimpah

Adapun, keutamaan shalat Sunnah yang akan diberikan oleh Allah SWT yaitu mendapat rahmat yang melimpah. Dimana, kata dari rahmat yang melimpah tersebut sangat beragam baik dari mendapat orang-orang yang baik disekitar hingga dalam bentuk rezeki.

Dijauhkan Dari Sifat Sombong dan Riya

Selanjutnya, keutamaan shalat Sunnah rawatib bagi orang yang melaksanakannya akan dijauhkan dari sifat sombong dan riya. Dimana, kita akan berserah diri kepada Allah SWT dengan bersujud didalam melaksanakan sholat untuk mendapat perlindungan dan menjauhkan dari sifat yang kurang baik dan menjadi orang yang sholeh dan sholehah.

Diangkat Derajatnya

 Keutamaan shalat Sunnah akan mendapat ganjaran dengan diangkat derajatnya oleh Allah. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Muslim,

 “Hendaklah engkau memperbanyak sujud kepada Allah. Karena tidaklah engkau bersujud pada-Nya dengan sekali sujud melainkan Allah akan meninggikan satu derajatmu dan menghapuskan satu kesalahanmu.” (HR. Muslim).

Nah, itulah pembahasan shalat Sunnah rawatib lebih utama dikerjakan secara sendiri atau berjamaah yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tulislah Bacaan Niat sholat Gerhana Bulan Dengan Menggunakan Bahasa Arab

 

Niat Sholat Gerhana Bulan – Menjelang terjadinya gerhana bulan, umat muslim tentu dianjurkan untuk melaksanakan sholat gerhana di masjid. Namun, sebagian orang banyak sekali yang belum hafal dalam membacakan niat pada saat mau sholat gerhana tersebut. Lantas, bagaimana doa niat untuk sholat gerhana itu? Yuk, simak dalam pembahasan tulislah bacaan niat sholat gerhana bulan dengan menggunakan bahasa arab dan tata cara pelaksanaannya dibawah ini.

Gerhana bulan merupakan salah satu tanda kebesaran Allah SWT yang menjadi keimanan umat muslim untuk selalu terjaga dengan baik. Sehingga, kita sebagai umat islam tentu tidak ada apa-apanya di hadapan Allah SWT.

Niat Sholat Gerhana Bulan

Niat Sholat Gerhana Bulan

Melaksanakan sholat Sunnah gerhana bulan dilakukan berjamaah di masjid. Biasanya, setiap akan terjadi gerhana, umat muslim akan berbondong-bondok ke masjid dengan waktu pelaksanaan yang telah di tentukan dari setiap daerah masing-masing. Maka dari itu, jika anda ingin sholat gerhana maka bisa pergi ke masjid bersama keluarga maupun sendiri.

Gernaha bulan sering disebut dengan gerhana khusuf. Hukum melaksanakan sholat gerhana bulan adalah Sunnah muakkad sangat dianjurkan bagi umat islam untuk mengerjakannya. Selain itu, nantinya anda akan mendengarkan khutbah yang akan disampaikan oleh penceramah. Hal ini tentunya kita akan semakin erat menjalin tali silaturahmi yang kuat dengan sesama muslim dan pegang teguh keyakinan kepada AllahSWT.

Bacaan Niat Sholat Gerhana Bulan

Tulislah Bacaan Niat sholat Gerhana Bulan Dengan Menggunakan Bahasa Arab

Berikut ini, tulislah bacaan niat sholat gerhana bulan (sholat khusuf):

Bacaan Niat Sholat Gerhana Bulan Berjamaah Jadi Imam

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامً لله تَعَالَى

Latin: “Ushallî sunnatal khusûf rak’ataini imâman lillâhi ta’âlâ.”

Artinya: “Saya niat shalat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala”

Bacaan Niat Sholat Gerhana Bulan Berjamaah jadi Makmum

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ مَأمُومًا لله تَعَالَى

Latin: “Ushallî sunnatal khusûf rak’atain makmûman lillâhi ta’âlâ.”

Artinya: “Saya niat sholat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala”

Tata Cara Sholat Gerhana Bulan

Tata Cara Sholat Gerhana Bulan

Setelah membaca pembahasan niat sholat sunnah gerhana bulan, tak salahnya kita sebagai umat muslim belajar juga tatacaranya. Sebagai berikut, tata cara sholat gernaha bulan, yaitu:

Membaca niat

Takbiratul ihram, أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca doa iftitah

Membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan membaca surah dalam alquran

Rukuk Tumaninah

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga

Tasyahud akhir

Salam

Anjuran Melaksanakan Sholat Gerhana Bulan

Setelah membaca tentang bacaan sholat sunnah gerhana bulan, sebagai umat muslim tentu harus mempelajari tentang ilmu agama islam, seperti belajar hadist tentang anjuran melaksanakan sholat gerhana bulan yang diriwayatkan oleh Bukhara,:

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَأَيَتَانِ مِنْ أَيَاتِ اللهِ لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمُواهُمَا فَادْعُوا اللهِ وَصَلّوا حَتَّى يَنْجَلِيَ

Artinya: “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah SWT, dan ia tidak akan mengalami gerhana disebabkan karena mati atau hidupnya seseorang. Jika kalian melihat gerhana keduanya, makan berdoalah kepada Allah SWT. dan dirikan shalat hingga (matahari) kembali tampak.” (HR. Al-Bukhari).

Waktu Pelaksanaan Sholat Gerhana Bulan

Apabila kita sudah hafat bacaan niat sholat gerhana bulan, maka doa tersebut akan dibacakan pada waktu pelaksanaan sholat gerhana bulan dimulai hingga selesai. Sedangkan, waktu mengerjakan sholat gernaha bulan total dilakukan pada saat bulan tersebut kembali terlihat.

Setiap daerah tentu akan mengerjakan shalat gerhana dengan waktu yang berbeda. Pasalnya, waktu disetiap daerah juga sangat berbeda walaupun hanya beberapa menit hingga berjam. Mungkin bagi kalian yang sudah terbiasa pastinya akan lebih tahu kapan waktu melaksanakan sholat khusuf tersebut.

Hikmah Sholat Gerhana Bulan

Banyak sekali hikmat yang bisa kita ambil ketika telah melaksanakan ibadah sholat Sunnah gerhana dan hafal bacaan niat sholat sunnah gerhana tersebut. Berikut ini, hikmat sholat gerhana bulan, diantaranya:

  • Mendekatkan diri kepada Allah SWT
  • Melihat atas Kebesaran Allah SWT
  • Meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT
  • Akan merasa takut kepada Allah SWT apabila melakukan dosa besar
  • Mampu melaksanakan segala perintahnya dan menjauhkan segala larangannya
  • Meningkatkan perbuatan baik
  • Mendapat Pahala
  • Dll

Nah, itulah pembahasan tulislah bacaan niat sholat gerhana bulan dengan menggunakan bahasa arab yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Sholat Tahajud Lengkap dari Awal Sampai Akhir

 

Menunaikan ibadah sholat dhuha, tata cara, bacaan niat dan surat paling dianjurkan untuk dibaca dan doa setelah sholat hingga manfaat dan keutamaan mengerjakan sholat dhuha menjadi hal penting yang harus diketahui bagi umat islam. Penasaran? Mari kita simak pembahasan bacaan sholat dhuha lengkap dengan artinya.

Baca Juga: Bacaan Sholat Subuh dari Niat Sampai Salam Beserta Artinya

Bacaan Sholat Dhuha

Bacaan Sholat Dhuha Lengkap Dengan Artinya

Sebelum membahas bacaan sholat dhuha, kita sebagai umat islam tentu harus tahu keistimewaan dan keutamaan melaksanakan ibadah sholat Sunnah dhuha. Ini merupakan salah satu shalat Sunnah yang bisa dilakukan sebanyak jumlah 2 hingga 12 rakaat. Waktu pelaksanaan bacaan sholat dhuha dapat dikerjakan pada pagi hari.

Mendirikan shalat Sunnah dhuha setiap hari secara rutin maka akan mendapat banyak manfaat yang bisa didapatkan dalam keselamatan dunia hingga akhirat. Waktu bacaan sholat dhuha dapat dilihat ketika matahari telah terbit dari sebelah timur pagi hari. Oleh karena itu, jika anda ingin mendapatkan keselamatan dari Allah SWT bisa melaksanakan segala perintahnya dan menjauhi larangannya serta mengerjakan amalan Sunnah seperti sholat dhuha.

Tata Cara Sholat Dhuha

Tata Cara Sholat Dhuha

Setelah kita hafal bacaan sholat dhuha, maka kita bisa mempraktekannya dalam tata cara sholat dhuha, yaitu:

Membaca Niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca do’a iftitah

Membaca Al-Fatihah dilanjutkan membaca surah lain dalam alquran

Rukuk

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud pertama

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di antara dua sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri kembali mengerjakan rakaat kedua hingga

Tasyahud akhir

Salam

Surat yang dibacakan ketika mengerjakan sholat dhuha bisa membaca surah Ad-Dhuha pada rakaat pertama dan surah Asy-Syahms pada rakaat kedua. Kedua surah tersebut memiliki makna yang sangat berarti bagi umat muslim.

Bacaan Niat Sholat Dhuha

Bacaan Niat Sholat Dhuha

Niat dalam mengerjakan sholat merupakan bagian dari rukun sah shalat yang harus dikerjakan baik secara lantang maupun dalam hati. Berikut ini, bacaan niat sholat dhuha yang bisa dibacakan sebelum kita masuk ke bacaan sholat dhuha berikutnya,

Sholat dhuha 2 rakaat

Bacaan niat sholat dhuha 2 rakaat setelah pahami bacaan sholat dhuha, yaitu:

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Latin: “Ushalli sunnatadh dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat menghadap ke kiblat karena Allah ta’ala,”

Sholat dhuha 4 rakaat

Sedangkan, bacaan niat sholat dhuha 4 rakaat, yaitu:

أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلّهِ تَعَالَى

Latin: “Usholli sunnatadh dhuhaa arba’aa roka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Aku niat shalat sunnah dhuha empat rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah ta’ala.”

Manfaat Keutamaan Sholat Dhuha

Manfaat Keutamaan Sholat Dhuha

Melaksanakan sholat Sunnah dhuha dengan melakukan tata cara sholat dhuha dengan baik, tentu ada banyak manfaat yang bisa didapatkan. Berikut ini, manfaata keutamaan sholat dhuha yang diperoleh, yaitu:

Diampuni Dosa-dosanya

Manfaat keutamaan sholat dhuha bagi orang yang menjalankannya akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT. Dimana, sholat dhuha termasuk salah satu amalan yang bisa dikerjakan oleh umat muslim untuk mendapat ampunan atas segala dosa yang telah diperbuatnya.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh AT-Tirmidzi

 “Siapapun yang melaksanakan sholat Dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR. Tirmidzi).

Dilapangkan Rezeki

Setiap melaksanakan amalan Sunnah seperti sholat dhuha, maka Allah SWT akan memberikan limpahan atau dilapangan rezeki kepada orang yang melakukannya. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh AT-Tirmidzi,:

 “Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.”

Kita sebagai umat muslim tentu ingin diberikan kecukupan rezeki yang halal oleh Allah SWT. Dengan menunaikan empat rakaat sholat sunnah dhuha ini, insha Allah akan dimudahkan jalannya dalam memperoleh rezeki tersebut.

Mendapat Pahala

Apabila kita melaksanakan shalat Sunnah dhuha setiap hari dengan sempurna, maka Allah SWT akan memberi pahala yang tak terhingga. Didalam sebuah hadist riwayat AT-Tirmidzi menyatakan bahwa orang yang rajin mengerjalan sholat dhuna akan mendapat pahala seperti orang yang telah melakukan ibadah haji maupun umroh.

Oleh karena itu, jangan sia-siakan waktu pagi hari untuk menunaikan ibadah sholat dhuha walupaun hanya dilakukan 2 rakaat saja.

Nah, itulah pembahasan bacaan sholat dhuha lengkap dengan artinya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tata Cara Sholat Subuh dan Bacaan Niat Beserta Gambarnya

 

Merayakan hari raya idul adha, umat muslim akan melaksanakan kegiatan ibadah yang akan dilakukan pada hari lebaran idul adha tersebut. Selain memotong hewan qurban, salah satu kegiatan ibadah yang akan dikerjakan adalah melaksanakan sholat idul adha. Waktu pelaksanaan sholat idul adha dilakukan sebanyak 2 rakaat pada pagi hari. Sedangkan, tempat pelaksanaan ibadah sholat idul adha dikerjakan di masjid maupun lapangan. Lantas, bagaimana cara dalam mengerjakan sholat idul adha tersebut? Yuk, simak pembahasan tata cara sholat idul adha dan bacaan niat jadi imam dan makmum yang patuh kita ketahui.

Sholat idul adha adalah sholat Sunnah yang dapat dikerjakan pada bulan haji. Dimana, setiap hari raya idul adha, banyak sekali umat muslim yang menunaikan ibadah haji ke Baitullah atas panggilan Allah SWT. Sedangkan, bagi umat islam yang belum terpanggil untuk menjalankan ibadah haji maka dapat melaksanakan sholat idul adha pada hari tersebut. Dimana, ketika hari raya idul adha telah tiba, seluruh umat muslim akan merayakan sholat idul adha berjamaah di masjid maupun lapangan sesuai situasi dan kondisi didaerah masing-masing.

Baca Juga: Bacaan Sholat Tahajud Lengkap dari Awal Sampai Akhir

Tata Cara Sholat Idul Adha

Tata Cara Sholat Idul Adha

Tata cara sholat idul adha merupakan salah satu pedoman dalam mengerjakan sholat idul adha sesuai syariat islam dan perintah Allah SWT serta anjuran Rasulullah SAW. Seperti yang telah kita ketahui, beberapa bulan lagi kita akan memasuki bulan haji bahwa di tahun 2023 atau 1444 hijrah menuju 1445 hijraah yang lebih dikenal dengan sebutan hari raya qurban dan hari raya idul adha.

Melansir dari berbagai sumber menyatakan bahwa hukum melaksanakan sholat idul adha adalah Sunnah muakkad alias sangat dianjurkan. Mengapa? Sebab, Nabi Muhammad SAW selalu menunaikan ibadah sholat idul adha tak pernah ketinggalan sampai akhir hayat. Dan, begitupun dengan para sahabat maupun sampai sekarang masih dikerjakan oleh umat islam hingga sering belajar tata cara sholat idul adha.

Urutan Tata Cara Sholat Idul Adha

Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaan Niat Jadi Imam dan Makmum

Berikut ini, urutan didalam tata cara sholat idul adha yang patut diketahui oleh umat muslim, yaitu:

Membaca Niat

Membaca Takbir Sebanyak 7 Kali. Setelah membaca niat, kemudian dilanjutkan membaca takbir sebanyak 7 kali. Dari setiap takbir dianjurkan membaca:

“Subhanallah wal hamdulillah wa laailaahaillallah wa Allahu Akbar”.

Membaca Surah Al-Fatihah dan dilanjutkan membaca surah dalam Al-Quran

Ruku dengan tumaninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal dengan tumaninah

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud dengan tumaninah

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat yang kedua

Pada saat rakaat kedua, membaca takbir sebanyak 5 kali dan dilanjutkan membaca surah Al-Fatihah serta membaca surah dalam Al-Quran.

Ruku hingga sampai diakhir dengan

Salam

Dizikir dan Doa Setelah Sholat Idul Adha

Adapun, bacaan dzikir dan doa setelah sholat idul adha yang bisa dibaca ketika sudah memahami tata cara sholat idul adha, yaitu:

Membaca Istigfar 3 kali

Doa setelah sholat idul adha bisa membaca istigfar sebanyak 3 kali setelah memahami dalam tata cara sholat idul adha, yaitu:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ اَلَّذِي لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Artinya: “Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.”

Doa Keselamatan

Adapun, doa setelah sholat idul adha selain istigfar adalah bisa membaca doa keselamatan, seperti:

اَللّهُمَّ اَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ يَاذَاْلجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ

Artinya: “Ya Allah, Engkaulah As-Salaam (yang selamat dari kejelekan-kejelekan, kekurangan-kekurangan dan kerusakan-kerusakan) dan dari-Mu as-salaam (keselamatan), Maha Berkah Engkau Wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Baik.” (HR. Muslim).

Membaca Kalimat Tauhid

Doa setelah sholat idul adha berikutnya yaitu membaca kalimat tauhid, yaitu:

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

Artinya: “Tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan. Bagi-Nya pujaan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.”

Bacaan Niat Sholat Idul Adha

Bacaan Niat Sholat Idul Adha

Setiap kali kita akan mengerjakan sesuatu tentu harus disertai dengan niat. Seperti mau mengerjakan sholat idul adha. Berikut ini, bacaan niat sholat idul adha untuk imam dan makmum, yaitu:

Bacaan Niat Sholat Idul Adha Jadi Imam

أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا للهِ تَعَالَى

Latin : “Usholli rak’ataini sunnatan ai’idil fitri imaman lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku berniat sholat sunah Idul adha dua rakaat menjadi imam karena Allah ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Idul Adha jadi Makmum

أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًاإ للهِ تَعَالَى

Latin: “Usholli rak’ataini sunnatan ai’idil adha ma’mumam lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku niat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat, menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta‘ala.”

Nah, itulah pembahasan tata cara sholat idul adha dan bacaan niat jadi imam dan makmum yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tuliskan Bacaan Niat Sholat Witir 1 Rakaat dan 2 Rakaat

 

Apakah anda mendapat tugas dari sekolah maupun kampus tentang cara sholat jenazah? Masih bingung tidak tahu cara mulainya? Atauh anda saat ini sedang mencari sumber pembahasan perihal sholat ghaib atau sholat jenazah? Nah, apabila pertanyaan tersebut ada di benak kalian, maka tidak perlu bingung dikarenakan kali ini akan pembahas bacaan niat sholat jenazah perempuan dan laki-laki beserta tata cara pelaksanaannya.

Niat Sholat Jenazah Perempuan

Niat Sholat Jenazah Perempuan

Memahami niat sholat jenazah perempuan tentu harus dipelajari bagi umat muslim. Dimana, ketika kita sudah bisa atau hafal doa sholat jenazah, maka kalian bisa melakukan sholat jenazah ketika ada orang yang meninggal dunia baik dari keluarga maupun tetangga. Apalagi, mengerjakan sholat jenazah hukumnya adalah kifayah. Seperti yang telah ketahui bahwa menyolatkan jenazah dilakukan merupakan sebuah bentuk sesama umat islam yang telah meninggal mengahadap kepada Allah SWT.

Posisi imam dalam menyolatkan jenazah perempuan yaitu di tengah atau tepat sejajar dengan pusar dari almarhum. Sedangkan, posisi makmum tetap sama seperti pada umumnya dalam menyolatkan jenazah lainnya harus bershaf merapat tidak boleh longgar. Sehingga proses pelaksanakan niat sholat jenazah perempuan dapat berjalan dengan lancar dan tidak ada halangan apapun. Selain itu, sebelum melaksanakan sholat jenazah, umat muslim tentu harus berwudhu terlebih dahulu untuk membersihkan hadast dan najis apabila ada yang menempel pada kulit.

Bacaan Niat Sholat Jenazah Perempuan

Bacaan Niat Sholat Jenazah Perempuan dan Laki-Laki

Berikut ini, bacaan niat sholat jenazah perempuan dan laki-laki yang dapat dibacakan, yaitu:

Bacaan Niat Sholat Jenazah jadi Imam

صَلِّى عَلَى هَذَاالْمَيِّتِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Latin: “Ushollii ‘alaa haadzal mayyiti arba’a takbirootin fardhol kifaayati imaman lillaahi ta’aalaa,”.

Artinya: “Saya niat sholat atas jenazah ini empat kali takbir fardhu kifayah, sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Jenazah jadi Makmum

صَلِّى عَلَى هَذَاالْمَيِّتِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Latin: “Ushollii ‘alaa haadzal mayyiti arba’a takbirootin fardhol kifaayati ma’muuman lillaahi ta’aalaa,”.

Artinya: “Saya niat salat atas jenazah ini empat kali takbir fardhu kifayah, sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Sholat Jenazah Perempuan

Tata Cara Sholat Jenazah Perempuan

Setelah membaca pembahasan bacaan niat sholat jenazah perempuan dan laki-laki, langkah berikutnya adalah memahami langkah urutan didalam tata cara sholat jenazah perempuan yang harus diketahui oleh umat muslim, yaitu:

Membaca Niat

Tata cara sholat jenazah perempuan yang pertama adalah membaca niat. Dimana, umat muslim yang ingin menyolatkan jenazah, maka harus membaca niat terlebih dahulu, baik jadi imam maupun makmum. Tujuannya untuk menyempurnakan dalam sholat jenazah tersebut, sehingga proses dalam pelaksanakan sholatnya berjalan lancar.

Takbir Pertama

Urutan tata cara sholat jenazah perempuan diawali dengan takbir pertama dan dilanjutkan membaca surah Al-Fatihah. Namun, sebelum pembaca surah tersebut, dilakukan niat dan takbiratul ihram terlebih dahulu.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ

غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Takbir Kedua

Uruan tata cara sholat jenazah di takbir kedua yaitu membaca shalawat Nabi, yaitu:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ

كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Takbir Ketiga

Sedangkan, urutan tata cara sholat jenazah untuk takbir ketiga yaitu membaca doa jenazah,yaitu:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا وَأَكْرِمْ نُزُلَهَا وَوَسِّعْ مُدْخَلَهَا وَاغْسِلْهَا بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ

الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهَا دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهَا وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهَا وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهَا وَأَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ وَأَعِذْهَا مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ

“Allohummaghfirlahaa warhamhaa wa’aafihaa wa’fu ‘anhaa wa akrim nuzulahaa Wawassi’ mudkholahaa waghsilhaa bil maa-i wats tsalji wal barod, Wa naqqihaa minal khothooyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danas, Wa abdilhaa daaron khoiron min daarihaa wa ahlan khoiron min ahlihaa, Wa zaujan khoiron min zaujihaa wa adkhilhal jannata wa a’idzhaa min ‘adzaabin qobri au min ‘adzaabin naar.”

Takbir Keempat

Selanjutnya, urutan tata cara sholat jenazah pada takbir keempat yaitu:

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهَا وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهَا وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَهَا

“Allohumma laa tahrimnaa ajrohaa wa laa taftinnaa ba’dahaa waghfirlanaa walahaa),”.

Salam

Terkahir, urutan sholat jenazah diakhiri dengan salam.

Posisi imam dalam melaksanakan sholat jenazah perempuan berada di tengah-tengah tepatnya pada bagian pusar jenazah tersebut. Sedangkan, makmum harus dilakukan secara bershaf merapat tidak boleh ada yang longgar. Hal ini, shola jenazah dapat lebih sempurna sesuai syariat islam dan anjuran dari Rasulullah SAW.

Nah, itulah pembahasan bacaan niat sholat jenazah perempuan dan laki-laki dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Sholat Tahajud Lengkap dari Awal Sampai Akhir

 

Mengerjakan sholat subuh adalah hukumnya wajib. Dimana, shalat merupakan salah satu rukun islam ke 2 dan wajib dilaksanakan. Apabila seseorang berama islam tidak mengerjakan shalat maka mereka akan mendapat dosa. Untuk itu, bagi Anda yang sering bolos sholat mulai dari sekarang kita harus belajar membiasakan diri untuk mengerjakan shalat 5 waktu tanpa putus-putus, seperti shalat subuh. Lantas, apa bacaan doa niatnya? Yuk, simak pembahasan tata cara sholat subuh dan bacaan niat beserta gambarnya.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Sunnah Sebelum Subuh dan Sesudah Subuh

Tata Cara Sholat Subuh

Tata Cara Sholat Subuh

Tata cara sholat subuh merupakan sebuah pedoman didalam mengerjakan ibadah wajib sholat agar lebih afdal pelaksanaannya. Apabila seseorang tidak membaca doa qunut pada saat shalat subuh maka tidak membatalkan salatnya. Pasalnya, doa qunut itu tidak wajib melainkan dianjurkan untuk melakukannya pada saat mengerjakan ibadah shalat subuh. Namun, menurut berbagai sumber menyatakan bahwa hukum doa qunut adalah Sunnah muakkad. Jadi, shalat subuh tanpa membaca doa qunut itu sah tidak membatalkan sholat tetapi, disunnahkan mengerjakan sujud sahwi.

Surat yang bisa dibacakan pada saat sholat shubuh selain surah Al-Fatihah yaitu surat yang ada didalam Alquran, seperti surah pendek maupun lainnya. Adapun, bacaan tahiyat secara lengkap yang dibacakan NU yaitu “At-tahiyyaatul mubaarakatush shalawaatuth thayyibaatulillaahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaah”.

Baca Juga: Waktu Sholat Ashar Hari Ini Sampai Jam Berapa

Urutan Tata Cara Sholat Subuh

Tata Cara Sholat Subuh dan Bacaan Niat Beserta Gambarnya

Kita sebagai umat islam harus hafal bagamana tata cara dalam mengerjakan shalat. Berikut ini, tata cara sholat subuh berjamaah atau sendiri, yaitu:

Membaca niat

Takbiratul ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca doa iftitah

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ

اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca surat Al-Fatihah dan dilanjutkan baca surah didalam alquran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal dengan tuma’ninah

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud dengan tuma’ninah

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Sujud kembali dengan membaca doa sujud

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Berdiri kembali untuk mengerjakan rakaat yang kedua. Gerakan tata cara sholat subuh sama seperti rakaat pertama. Namun ada tambahan doa ketika kamu melakukan i’tidal.

Di rakaat kedua ini Nu dianjuarkan membaca doa qunut.

“Allahummah dinii fii man hadaiits, wa ‘aafiinii fii man ‘aafaits, wa tawallanii fii man tawallaits, Wa baarik lii fii maa a’thaits, Wa qi nii birohmatika syarra maa qadlaits, Fa innaka taqdli wa laa yuqdlaa ‘alaik, Wa innahuu laa yadzillu man waalaits, Tabaarakta rabbanaa wa ta’aalaits.

I’tidal hingga

Tasyahud akhir

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ .

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Salam.

Bacaan Niat Sholat Subuh

Bacaan Niat Sholat Subuh

Setiap kali kita akan mengerjakan ibadah tentu harus disertai dengan niat. Begitupun dengan tata cara sholat subuh harus tepat, umat islam dapat membaca niatnya supaya sholatnya menjadi sah. Berikut ini, bacaan niat sholat subuh, yaitu:

Bacaan Niat Sholat subuh Sendiri

Latin: Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “ Saya (berniat) sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat subuh Berjamaah jadi Imam

Latin: ”Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “ Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, sebagai imam, karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat subuh Berjamaah jadi Makmum

Latin: “Ushallii fardhash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati makmuuman lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “ Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, sebagai makmum, karena Allah Ta’ala.”

Didalam shalat yang membaca qunut maupun tidak tentu jangan dipermasalahkan. Kita sebagai umat muslim harus sama-sama memperjuangkan agama islam seperti apa yang kerjakan oleh Rasulullah SAW pada masa hidupnya.

Nah, itulah pembahasan tata cara sholat subuh dan bacaan niat beserta gambarnya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Sholat Subuh dari Niat Sampai Salam Beserta Artinya

 

Setiap mau mengerjakan shalat Sunnah, seperti tahajud maupun tarawih pasti disertai dengan sholat witir. Dimana, mengerjakan sholat witir dilakukan sebanyak dengan jumah 1rakaat satu kali salam. Selain itu, dalam melaksanakan ibadah shalat tentu harus disertai dengan niat agar lebih afdhal. Lalu, bagaimana bacaan niat sholat tersebut? Yuk, simak pembahasan tuliskan bacaan niat sholat witir 1 rakaat dan 2 rakaat didalam sholat tarawih.

Sholat witir adalah ibadah shalat Sunnah yang dianjutkan setelah menyelesaikan sholat Sunnah lainya pada malam hari. Dimana, umat islam dapat menunaikan sholat witir yang dilakukan ketika selesai sholat tarawih pada bulan Ramadhan alias bulan puasa maupun tahajud sebanyak 1 atau 3 rakaat. Waktu pelaksanaan niat sholat witir 1 rakaat bisa dikerjakan habis isya, pertiga malam hingga mau menjelang waktu subuh.

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, menyatakan bahwa Aisyah RA pernah berkata:

“Dari setiap malam, Nabi Muhammad SAW pernah mengerjakan sholat witir pada permulaan malam, tengah malam, akhiran malam, dan berakhir pada waktu subuh,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca Juga: Bacaan Sholat Tahajud Lengkap dari Awal Sampai Akhir

Niat Sholat Witir 1 Rakaat

Niat Sholat Witir 1 Rakaat

Dalam melaksanakan shalat witir tentu harus disertai dengan niat. Dimana, niat sholat witir 1 rakaat menjadi awal ketika akan menunaikan shalat yang lebih afdhal. Sholat witir pada tarawih di bulan Ramadhan dapat dilaksanakan secara berjamaah maupun sendiri. Sedangkan, shalat witir pada tahajud bisa dilakukan sendiri pada waktu malam hari setelah tidur.

Rasulullah SAW telah bersabda didalam sebuah hadist,:

“Barang siapa di antara kalian yang khawatir tidak bisa bangun di akhir malam, hendaklah ia witir dan baru kemudian tidur. Dan siapa yang yakin akan terbangun di akhir malam, hendaklah ia witir di akhir malam, karena bacaan di akhir malam dihadiri (para Malaikat) dan hal itu adalah lebih utama,” (HR. Muslim).

Setiap bulan puasa (bulan Ramadhan) umat muslim akan melaksanakan shalat tawarih dan witir secara berjamaah di masjid maupun rumah pada waktu habis isya maupun pertengahan malam sebelum menjelang subuh. mengerjakan shalat witir dilakukan 1 atau 3 rakaat yang diawali dengan niat hingga diakhiri dengan salam.

Tulisan Bacaan Niat Sholat Witir 1 Rakaat

Tuliskan Bacaan Niat Sholat Witir 1 Rakaat dan 2 Rakaat

Adapun, bacaan niat yang bisa dibacakan ketika mau mengerjakan sholat witir sendiri baik dirumah atau dimasjid. Berikut ini, tulisan bacaan niat sholat witir 1 rakaat, yaitu:

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Latin: “Ushalli sunnatal witri raka‘âtin mustaqbilal qiblati adâ’an lillâhi ta‘âlâ

Artinya: “Aku niat shalat witir 1 rakaat menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.”

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Sunnah Sebelum Subuh dan Sesudah Subuh

Tata Cara Sholat Witir

Tata Cara Sholat Witir

Setelah mengetahui tuliskan bacaan niat sholat witir 1 rakaat, kita sebagai umat islam tentu harus mempelajari bagaimana tata cara dalam mengerjakan shalat witir. Sebagai berikut, urutan tata cara sholat witir 1 rakaat satu kali salam, yaitu:

Membaca Niat

Takbiratul Ihram اللهُ أكْبَرُ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Al-Fatihah dan dilanjutkan membaca surah dalam alquran.

Rukuk                               

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Itidal

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Tasyahud akhir

At-tahiyyaatul mubaarakatush shalawaatuth thayyibaatulillaahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaahi. Allohumma solli ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa sollaita ‘alaa aali ibroohim, wa baarik ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa baarokta ‘alaa aali ibroohim, fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid.

Atau,

لتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ للَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ،

إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّفِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Salam

Bacaan Doa Setelah Sholat Witir

Bacaan Doa Setelah Sholat Witir

Selesai membaca niat sholat witir 1 rakaat dan berakhir dengan salam, kita bisa membaca doa-doa yang bisa dibacakan. Seperti bacaan doa setelah sholat witir dibawah ini:

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسُ

Latin: “Subhaanal malikil qudduus

Artinya:”Maha Suci Allah Yang Maha Merajai dan Yang Maha Bersih.”

Kemudian, dilanjutkan dengan kalimat:

رَبُّ الْمَلآئِكَةِ وَالرُّوْحِ

Latin: “robbul-malaa-‘ikati warruuh

Artinya: yang memiliki makna “Yang Menguasai para Malaikat dan Ruh/Jibril.”

Dan masih banyak lagi doa-doa yang bisa kita panjatkan setelah selesai mengerjakan shalat witir sendiri maupun berjamaah.

Nah, itulah pembahasan tuliskan bacaan niat sholat witir 1 rakaat dan 2 rakaat dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Waktu Sholat Ashar Hari Ini Sampai Jam Berapa

 

Mengerjakan sholat subuh adalah hukumnya wajib. Dimana, shalat merupakan salah satu rukun islam ke 2 dan wajib dilaksanakan. Apabila seseorang berama islam tidak mengerjakan shalat maka mereka akan mendapat dosa. Untuk itu, bagi Anda yang sering bolos sholat mulai dari sekarang kita harus belajar membiasakan diri untuk mengerjakan shalat 5 waktu tanpa putus-putus, seperti bacaan sholat subuh. Lantas, apa bacaan doa niatnya? Yuk, simak pembahasan bacaan sholat subuh dari niat sampai salam beserta artinya.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Sunnah Sebelum Subuh dan Sesudah Subuh

Bacaan Sholat Subuh

Bacaan Sholat Subuh dari Niat Sampai Salam Beserta Artinya

Bacaan sholat subuh merupakan sebuah pedoman didalam mengerjakan ibadah wajib sholat agar lebih afdal pelaksanaannya. Apabila seseorang tidak membaca doa qunut pada saat shalat subuh maka tidak membatalkan salatnya. Pasalnya, doa qunut itu tidak wajib melainkan dianjurkan untuk melakukannya pada saat mengerjakan ibadah shalat subuh. Namun, menurut berbagai sumber menyatakan bahwa hukum doa qunut adalah Sunnah muakkad. Jadi, shalat subuh tanpa membaca doa qunut itu sah tidak membatalkan sholat tetapi, disunnahkan mengerjakan sujud sahwi.

Surat yang bisa dibacakan pada saat sholat shubuh selain surah Al-Fatihah yaitu surat yang ada didalam Alquran, seperti surah pendek maupun lainnya. Adapun, bacaan tahiyat secara lengkap yang dibacakan NU yaitu “At-tahiyyaatul mubaarakatush shalawaatuth thayyibaatulillaahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaah”.

Bacaan Niat Sholat Subuh

Bacaan Niat Sholat Subuh

Setiap kali kita akan mengerjakan ibadah tentu harus disertai dengan niat. Begitupun dengan bacaan sholat subuh, umat islam dapat membaca niatnya supaya sholatnya menjadi sah. Berikut ini, bacaan niat sholat subuh, yaitu:

Bacaan Niat Sholat subuh Sendiri

Latin: Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “ Saya (berniat) sholat fardhu Shubuh dua raka’at menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat subuh Berjamaah jadi Imam

Latin: “Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “ Saya (berniat) sholat fardhu Shubuh dua raka’at menghadap kiblat, sebagai imam, karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat subuh Berjamaah jadi Makmum

Latin: “Ushallii fardhash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati makmuuman lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “ Saya (berniat) sholat fardhu Shubuh dua raka’at menghadap kiblat, sebagai makmum, karena Allah Ta’ala.”

Baca Juga: Waktu Sholat Ashar Hari Ini Sampai Jam Berapa

Tata Cara Sholat Subuh

Tata Cara Sholat Subuh

Setelah membaca pembahasan bacaan sholat subuh, kita juga sebagai umat islam harus hafal bagamana tata cara dalam mengerjakan shalat. Berikut ini, tata cara sholat subuh berjamaa atau sendiri, yaitu:

Membaca niat

Takbiratul ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca doa iftitah

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ

الْمُشْرِكِيْنَ إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ

اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca surat Al-Fatihah dan dilanjutkan baca surah didalam alquran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal dengan tuma’ninah

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud dengan tuma’ninah

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Sujud kembali dengan membaca doa sujud

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Berdiri kembali untuk mengerjakan rakaat yang kedua. Gerakannya sama seperti rakaat pertama. Namun ada tambahan doa ketika kamu melakukan i’tidal.

Di rakaat kedua ini Nu dianjuarkan membaca doa qunut.

“Allahummah dinii fii man hadaiits, wa ‘aafiinii fii man ‘aafaits, wa tawallanii fii man tawallaits, Wa baarik lii fii maa a’thaits, Wa qi nii birohmatika syarra maa qadlaits, Fa innaka taqdli wa laa yuqdlaa ‘alaik, Wa innahuu laa yadzillu man waalaits, Tabaarakta rabbanaa wa ta’aalaits.

I’tidal hingga

Tasyahud akhir

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ .

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ

لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Salam.

Didalam shalat yang membaca qunut maupun tidak tentu jangan dipermasalahkan. Kita sebagai umat muslim harus sama-sama memperjuangkan agama islam seperti apa yang kerjakan oleh Rasulullah SAW pada masa hidupnya dalam bacaan sholat subuh.

Nah, itulah pembahasan bacaan sholat subuh dari niat sampai salam beserta artinya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tuliskan Bacaan Niat Sholat Witir 1 Rakaat dan 2 Rakaat

 

Sholat ashar merupakan salah satu ibadah yang wajib dikerjakan bagi umat islmat. Dimana, shalat adalah rukun islam yang ke 2 dan sebagai tiang agama. Waktu pelaksanaan shalat isya dikerjakan pada menjelang sore hari dengan waktu yang telah ditentukan, atau tiga jam lebih setelah dzhuhur. Hukum mengerjakan shalat adalah wajib. Apabila dilanggar maka akan berdosa. Maka dari itu, kita sebagai umat islam tentu harus mengerjalan shalat wajib atas perintah Allah SWT. Yuk, simak pembahasan waktu sholat ashar hari ini sampai jam berapa beserta bacaan niat dan tata cara pelaksanannya.

Sebelum mengerjakan sholat ashar, tentu kita harus membacakan niatnya supaya lebih afdhal dan juga sah dalam mengerjakan ibadah sholatnya. Banyak sekali buku panduan waktu sholat ashar yang telah tersedia di berbagai toko buku yang bisa dipelajari agar kita lebih paham, hafal dan juga lebih mudah mengamalkan tanpa harus melihat buku. Seperti contoh bacaan doa niat sholat ashar berjamaah baik jadi makmum atau imam maupun sendiri.

Allah SWT telah berfirman dalam surah Hud ayat 114:

وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِّنَ الَّـيْلِ ۗاِنَّ الْحَسَنٰتِ يُذْهِبْنَ السَّـيِّـاٰتِۗ ذٰلِكَ ذِكْرٰى لِلذَّاكِرِيْنَ

Artinya: “Dan dirikanlah shalat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat” (QS. Surat Hud:114)

Baca Juga: Bacaan Sholat Tahajud Lengkap dari Awal Sampai Akhir

Waktu Sholat Ashar

Waktu Sholat Ashar Hari Ini Sampai Jam Berapa

Didalam melaksanakan waktu sholat ashar dapat dikerjakan ketika sudah memasuki menjelang sore. Biasanya, waktu sholat ashar ketika adzan akan berkumandang berkisar jam 3 sore keatas. Sedangkan, batas akhir sholat ashar sendiri sebelum menjelang maghrib.

Oleh karena itu, ketika anda mau melaksanakan sholat ashar yang merupakan ibadah wajib menunaikan rukun islam yang kedua bisa dikerjakan pada waktunya dan dilakukan sebanyak 4 rakaat. Disamping itu, anda bisa mengamalkan amalan Sunnah lainnya, seperti membaca al-quran, dzikir dan berdoa.

Bacaan Niat Sholat Ashar

Bacaan Niat Sholat Ashar

Berikut ini, bacaan niat sholat ashar yang akan dibacakan ketika mau menunaikan ibadah waktu sholat ashar, yaitu:

Bacaan Niat Sholat Ashar Sendiri (munfarid)

أُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِ ِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Latin: “Ushallii fardhal Ashari arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an lilaahi ta’aalaa”.

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan salat fardhu ashar sebanyak empat raka’at menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Sholat Ashar Berjamaah jadi Imam

أُصَلِّي فَرْضَ العَصْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَة أَدَاءً إِمَامًا لِلهِ تَعَالَى

Latin: “Ushalliy fardhal-ashri arba’a raka’atin mustaqbilal-qiblati ada-an imaman lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku berniat sholat fardhu Ashar empat rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Sholat Ashar Berjamaah jadi Makmum

أُصَلِّي فَرْضَ العَصْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Latin: “Ushalliy fardhal-ashri arba’a raka’atin mustaqbilal-qiblati ada-an ma’muman lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku berniat sholat fardhu ashar empat rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Sholat Ashar

Tata Cara Sholat Ashar

Setelah membaca pembahasan waktu sholat ashar, tak salahnya kita sebagai umat muslim belajar juga tatacaranya. Sebagai berikut, tata cara sholat ashar, yaitu:

Membaca niat seperti diatas

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِي

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ

اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surah dalam Al-Quran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ .

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir dengan membaca sama seperti di tasyahud pertama

Membaca Salam

Nah, itulah pembahasan waktu sholat ashar hari ini sampai jam berapa yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Niat Sholat Sunnah Sebelum Subuh dan Sesudah Subuh