Anjuran dan menjalankan segala perintah ibadah sholat tentu sudah dijelaskan dalam Al-quran dan juga hadist. Banyak sekali hadits-hadits yang menjelaskan anjuran sholat bagi umat muslim atas perintah Allah SWT yang tidak boleh dilanggar. Apabila seseorang tidak mengerjakan sholat fardhu atau lebih dikenal sholat lima waktu maka mereka akan berdosa. Penasaran? Yuk, simak pembahasan hadits sholat tiang agama dan keutamaannya bagi yang mengamalkan.

Baca Juga: Sholat Subuh Kesiangan, Bagaimana Hukumnya

Sholat Tiang Agama

Hadits Sholat Tiang Agama dan Keutamaannya bagi yang Mengamalkan

Umat muslim diwajibkan untuk mengerjakan sholat lima waktu atas perinta Allah SWT. Melaksanakan ibadah sholat wajib maupun sunnah tentu memiliki banyak keutamaan yang akan didapatkan. Begitupun pada hari kiamat, sholat menjadi hal pertama yang dipertanyakan untuk dihisab. Seperti yang telah di sampaikan dalam sebuah hadits dari Anas RA,:

“Yang pertama kali akan dihisab dari seseorang pada hari kiamat adalah sholat. Jika sholatnya baik, akan baik pula seluruh amalnya. Jika sholatnya rusak akan rusak pula seluruh amal perbuatannya.”

Jadi, dalam penjelasan hadits tersebut berarti sholat tiang agama yang patut untuk ditunaikan untuk umat islam selama hidup didunia.

Hadits Sholat Tiang Agama

Hadits Sholat Tiang Agama

Banyak sekali hadits sholat tiang agama yang telah disampaikan oleh Rasulullah SAW riwayat At-Tirmidzi dan ibu Majah,:

“Inti (pokok) segala perkara adalah Islam dan tiangnya (penopangnya) adalah shalat.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Selain itu, terdapat pula hadits sholat tiang agama lainnya yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi, yaitu:

“Sholat adalah tiang agama, barang siapa mendirikannya, maka sungguh ia telah menegakkan agama (Islam) itu dan barang siapa meninggalkannya, maka sungguh ia telah merobohkan agama (Islam) itu.”

Sedangkan, hadits sholat tiang agama yang telah dijelaskan dari Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW telah bersabda:

“Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca Juga: Bolehkah Sholat Tahajud Sebelum Tidur? Ini Penjelasannya

Keutamaan Sholat

Keutamaan Sholat

Berikut ini, beberapa keutamaan sholat yang wajib diketahui oleh umat islam setelah memahami hadits sholat tiang agama, yaitu:

Obat Penyakit Hati

Keutamaan sholat yang pertama adalah obat penyakit hati. Mengerjakan sholat fardhu maupun sunnah akan mendapatkan pahala dan juga kenyamanan dalam hidupnya. Seperti yang telah disampaikan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh An-Nasa’i dan Ahmad, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dijadikan kesenanganku dari dunia berupa wanita dan minyak wangi. Dan dijadikanlah penyejuk hatiku melalui ibadah sholat.”

Maka dari itu, ketika anda sedang mengalami masalah dalam kehidupan yang menimbulkan sakit hati, maka segera bangkit untuk mengerjakan sholat sunnah. Disamping itu, jangan lupa tidak meninggalkan sholat lima waktu yang merupakan sholat wajib. Agar hati kita lebih tenang dan membuat hidup akan lebih aman dan nyaman.

Dapat Mendatangkan Banyak Kebaikan

Akan mendapatkan mendatangkan banyak kebaikan merupakan salah satu bagian dari keutamaan sholat yang telah dikerjakan. Sholat disini dapat tertuju pada shalat fardhu maupun sunnah yang lebih dianjurkan Rasulullah SAW. Bahkan penjelasan diatas telah disebutkan dalam sebuah hadits dari Abdullah Bin Umrah RA, bahwa Rasulullah SAW selalu mengingkatkan umatnya untuk selalu menjaga sholat,:

“Siapa saja yang menjaga sholat maka dia akan mendapatkan cahaya, petunjuk, dan keselamatan pada hari kiamat. Sedangkan, siapa saja yang tidak menjaga sholat, dia tidak akan mendapatkan cahaya, petunjuk dan keselamatan. Dan pada hari kiamat nanti, dia akan dikumpulkan bersama dengan Qarun, Firaun, Haman, dan Ubay bin Khalaf.” (HR. Ahmad)

Mencegah dari Perbuatan Keji dan Munkar

Adapun, keutamaan sholat yang selanjutnya adalah dapat mencegah dari perbuatan keji dan munkar. Seperti yang telah dijelaskan dalam surah Al-Ankabut ayat 45:

Artinya: “Bacalah Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (sholat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Ankabut: 45)

Nah, itulah pembahasan hadits sholat tiang agama dan keutamaannya bagi yang mengamalkan dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Niat Sholat Sunnah Sesudah Subuh, Berikut Bacaan dan Tata Cara Sholat Qobliyah Subuh

 

Didalam mengerjakan sholat terdapat beberapa rukun yang harus dilaksanakan. Dimana, rukun tersebut merupakan salah satu syarat sholat yang patut dilakukan agar sah. Apabila seseorang mengerjakan sholat tidak sesuai dengan rukunnya maka batal shalatnya. Penasaran? Yuk, simak pembahasan rukun shalat ada 17 apa aja? Coba sebutkan.

Sholat adalah tiang agama. Umat muslim yang telah memenuhi syarat rukun islam wajib menunaikan ibadah sholat 5 waktu, seperti mengerjakan sholat dhuhur. Dimana, sholat 5 waktu merupakan salah satu perintah Allah SWT kepada umat muslim yang wajib dikerjakan. Apabila salah satu sholat tersebut ditinggalkan maka mereka akan berdosa.

Disamping itu, kita sebagai umat muslim harus mengajak keluarga sesama muslim untuk menunaikan shalat fardu yang tidak boleh ditinggalkan.

Allah SWT telah berfirman dalam surah Thaha ayat 132:

Artinya: “Perintahkanlah keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa,” (Surat Thaha ayat 132).

Baca Juga: Cara Mengqodho Sholat Ashar Beserta Bacaan Niat Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Rukun Shalat Ada 17

Bacaan Niat Sholat, Rukun Shalat Ada 17 Apa Aja Coba Sebutkan

Berikut ini, rukun shalat ada 17 yang patut diketahui oleh umat muslim, diantaranya:

Niat

Rukun shalat ada 17 yang pertama adalah niat. Setiap melaksanakan ibadah sholat fardu maupun Sunnah tentu harus diawali dengan membaca niat. Karena, niat merupakan salah satu bagian bacaan awal untuk mengerjakan shalat yang lebih sempurna.

Takbiratul Ihram

Selain niat, rukun shalat ada 17 yang kedua yaitu takbiratul ihram. Pada saat anda ingin mengerjakan sholat maka akan dimuali dengan takbiratul ihram membaca Allahuakbar sambil mengangkat kedua tangan. Disini, tentu kalian harus fokus ibadah karena Allah SWT, jangan memikirkan hal-hal lain selain dari membaca doa sholat tersebut.

Berdiri Bagi yang Mampu

Adapun, rukun shalat ada 17 selain takbiratul ihram yaitu berdiri bagi yang mampu. Artinya, menunaikan ibadah sholat harus berdiri tegak untuk orang yang mampu dalam kondisi fisiknya. Apabila tidak mau berdiri, maka bisa dilakukan dengan duduk dan berbaring.

Lainnya

Rukun shalat ada 17 lainnya selain yang diatas, adalah:

  • Membaca Al-fatihah
  • Ruku
  • Ruku dengan tumaninah
  • Itidal
  • Itidal dengan tumaninal
  • Sujud
  • Sujud dua kali dengan tumaninah
  • Duduk diantara dua sujud
  • Tumaninah pada saat duduk
  • Tasyahid akhir dengan membaca doanya
  • Duduk diwaktu tasyahud                  
  • Shawalat nabi
  • Tertib

Bacaan Niat Sholat

Setelah mengetahui rukun shalat ada 17, maka sebagai umat muslim tentu harus hafal bacaan niat dalam sholat, seperti kita ingin membaca doa niat sholat dhuhur.

اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fardlon dhuhri arba’a rok’aataim mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillahi ta’aala

Artinya: ” Aku niat sholat fardu dhuhur empat rakaat, sambil menghadap qiblat sebagai imam karena Allah ta’ala.”

Baca Juga: 10 Keutamaan Shalat Berjamaah di Masjid Daripada Sendiri

Tata Cara Sholat

Begitupun dengan tata cara sholat ketika sudah memahami rukun shalat ada 17, yaitu:

Membaca niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat berikutnya. Caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir dengan membaca sama seperti di tasyahud pertama

Membaca Salam

Nah, itulah pembahasan rukun shalat ada 17 apa aja? Coba sebutkan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Setelah Sholat Fardhu Latin, Dzikir dan Doa Lengkap