Mendengar nama mengqodho sholat tentu sudak tidak asing lagi ditelinga kita. Pasalnya, ketika kita lupa belum melaksanakan sholat fardu dengan waktu yang telah habis. Maka kita akan melakukan sholat tersebut dengan cara diqodho. Lantas, bagaimana cara pelaksanaan sholat fardu di qodho untuk orang awan yang masih pemula? Bagi, anda yang belum tahu atau masih belajar tentang agama islam khusus belajar sholat, tentu pembahasan ini sangat membantu bagi anda yang sedang menimba ilmu agama. Yuk, simak pembahasan cara mengqodho sholat ashar beserta bacaan niat bahasa arab, latin dan artinya.

Baca Juga: Waktu Sholat Ashar Hari Ini Sampai Jam Berapa

Cara Mengqodho Sholat

Cara Mengqodho Sholat Ashar Beserta Bacaan Niat Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Mengqodho sholat adalah salah satu mengganti sholat yang terlewat dari waktunya. Hukum mengqodho sholat fardu adalah wajib dilaksanakan, sebab sholat yang terlewat waktu belum gugur dalam kewajibannya. Cara mengqodho sholat ashar akan menjadi sebuah pembahasan didalam artikel ini.

Allah SWT selalu memberikan kemudahan kepada Hamba-Nya dalam melakukan ibadah wajib maupun Sunnah. Seperti halnya ketika seseorang lupa belum mengerjakan sholat wajib (fardu) tetapi waktunya sudah terlewat, maka Allah SWT memberi kemudahan bagi umat islam bisa melaksanakan sholat fardu tersebut dengan cara mengqodho sholat.

Tata Cara Mengqodho Sholat Ashar

Tata Cara Mengqodho Sholat Ashar

Dalam mengerjakan sholat fardu yang tertinggal dan ingin niat mengqodho, maka tata cara mengqodho sholat ashar sama seperti kita mengerjakan sholat fardu dengan waktu yang telah ditentukan. Misalkan kita lupa belum sholat ashar tetapi waktunya sudah habis. Maka, ketika kita ingat belum sholat, tentu harus cepat-cepat dikerjakan,:

Membaca niat seperti diatas

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي

مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surah dalam Al-quran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ

وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir dengan membaca sama seperti di tasyahud pertama

Membaca Salam

Bacan Niat Menqodho Sholat Ashar

Bacan Niat Menqodho Sholat Ashar

Setelah pembahasan tentang cara mengqodho sholat, maka kita juga harus hafal bacaan niatnya supaya mengerjakan sholat qodho tersebut menjadi sah. Berikut ini, bacaan niat mengqodho sholat ashar, yaitu:

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Ashar

Latin: “Ushallii fardhal ‘Ashri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Ashar sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.

Lainnya

Adapun, bacaan niat mengqodho sholat selain niat mengqodho sholat ashar, yaitu:

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Subuh

Latin: “Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati qodho’an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Dhuhur

Latin: “Ushallii fardhazh-Dhuhri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Dhuhur sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Mengqodho sholat Maghrib

Latin: “Ushallii fardhal Maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Maghrib sebanyak tiga raka’at dengan menghadap kiblat, serta qodho karena allah ta’aalaa.”

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Isya

Latin: “Ushallii fardhal Isyaa’i arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Isya’ sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Nah, itulah pembahasan cara mengqodho sholat ashar beserta bacaan niat bahasa arab, latin dan artinya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Niat Sholat 5 Waktu Dalam Bahasa Arab dan Artinya

 

Banyak sekali manfaat dan keutamaan bila kita sering melaksanakan ibadah sholat sunnah tahajud yang dilakukan secara rutin. Yang mana, Allah SWT akan memberikan sesuatu kepada umat muslim yang selalu mengamalkan atau mengerjakan sholat tahajud pada waktu malam hari yang selalu membuat sebagian orang malas dalam menjalankannya. Lantas, apa saja keutamaan yang didapatkan jika kita suka mengamalkan ibadah sholat Sunnah tersebut? Yuk, simak pembahasan keutamaan sholat tahajud 40 hari berturut-turut.

Sholat tahajud adalah amalan ibadah sholat Sunnah yang dikerjakan pada waktu malam hari dilakukan sebanyak minimal 2 rakaat. Waku pelaksanaan sholat tahajub bisa dikerjakan pada sepertiga malam atau sekitar dari jam 02.00 hingga menjelang sebelum sholat subuh. mengerjakan sholat Sunnah tahajud ini memang sangat memberatkan. Dimana, kita bekerja aktivitas sehari-hari pada waktu siang hari tentu akan merasa ngantuk di malam harinya. Sehingga agak lebih sulit untuk bangun tidur dalam persiapan mengerjakan sholat tahajud.

Akan tetapi, bagi orang yang terbiasa bangun tengah malam dan mengerjalan sholat tahajud, maka mereka pastinya akan lebih rutin dan rajin mengamalkan sholat Sunnah tersebut. Sehingga tak herak apabila mereka telah mendapatkan banyak manfaat dan keutamaan dari sholat tahajud tersebut.

Allah SWT telah berfirman dalam surah Al-Isra ayat 79:

 “Dan pada sebagian malam hari sembahyang tahajjudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra’ : 79).

Baca Juga: Bacaan Sholat Tahajud Lengkap dari Awal Sampai Akhir

Keutamaan Sholat Tahajud

Keutamaan Sholat Tahajud 40 Hari Berturut-turut

Berikut ini, beberapa keutamaan sholat tahajud dilakukan secara rutin, yaitu:

Memberikan Tempat Yang Mulia

Allah SWT akan memberikan tempat tempat yang mulia bagi orang yang melaksanakan sholat Sunnah tahajud secara rutin. Tentu, ini menjadi sebuah keutamaan sholat tahajud yang paling terpuji untuk umat muslim yang selalu menjalankan ibadah sholat Sunnah tersebut secara ikhas dan mencari ridha Allah SWT.

Allah SWT telah berfirman dalam suarah Adh-Dhariyat ayat 15 sampai 18,:

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan mata air, mereka mengambil apa yang diberikan Tuhan kepada mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu (di dunia) adalah orang-orang yang berbuat baik; mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam; dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).”  (Adh-Dhariyat 51: 15-18)

Dikabulkan Doanya

Keutamaan sholat tahajud berikutnya yaitu dikabukan doanya. Apabila seseorang mengerjakan sholat tahajud di sepertiga malam dengan rutin maka Allah SWT akan mengabulkan semua doa-doa yang telah dipanjatkannya.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Muslim.

 “Pada malam hari, ada satu saat ketika seorang muslim meminta kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah SWT memberinya. Itu berlangsung pada setiap malam.” (HR. Muslim dan Ahmad dari Jabir).

Dihapus Dosa-Dosa

Selain dikabulkan doanya, keutamaan sholat tahajud memiliki manfaat bagi orang yang menjalankannya yaitu dihapus dosa-dosa atas segala kesalahannya yang telah diperbuat hingga bertaubat ingin belajar berbuat baik secara bertahap.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist,”

 “Lakukan kiyamullail. Karena itu kebiasaan orang shaleh sebelum kalian, bentuk tajarrub, penghapus dosa, dan penghalang berbuat salah.” (HR. Tirmidzi dari Abu Umamah Al-Bahili).

Rendah Hati

Mengerjakan sholat tahajud dapat merubah sifat menjadi rendah hati. Sehingga dengan keutamaan sholat tahajud ini dapat mencerminkan suatu ketenangan jiwa dalam menjalani aktivitas kehidupan sehari-hari dilingkungan masyarakat.

Allah SWT telah berfirman dalam surah Al-Furqon ayat 63 sampai 64,:

Artinya: “Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan “salam,” dan orang-orang yang menghabiskan waktu malam untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri.”  (Al-Furqan 63-64).

Mendapat Pahala

Adapun, keutamaan sholat tahajud selanjutnya adalah mendapat pahala. Bagi umat muslim yang selalu menjaga dan rutin mengerjakan ibadah sholat tahajud dimalam hari maka akan memberikan pahala dan juga amal untuk bekal diakhirtan nanti.

Allah SWT telah berfirman dalam surah Az-Zariyat ayat 15 sampai 18,:

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam taman-taman surga dan di mata air-mata air, seraya mengambil apa yang Allah SWT berikan kepada mereka. Sebelumnya mereka telah berbuat baik (di dunia), mereka adalah orang-orang yang sedikit tidurnya di waktu malam dan di akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah.” (QS. Az Zariyat: 15-18).

Ingat Allah SWT

Keutamaan sholat tahajud yang dikerjakan banyak minimal 2 rakaat, maka mereka akan selalu ingat Allah SWT dan selalu takut ketika ingin melakukan sesuatu yang telah dilarangannya. Hal ini, mereka akan menjadi orang yang paling disukai oleh Allah SWT.

Lainnya

Keutamaan sholat tahajud yang diamalkan tiap hari, maka mereka akan mendapatkan kebaikan lainnya dari Allah SWT, seperti:

  • Jembatan Masuk Surga
  • Menjaga Kesehatan Fisik
  • Diakui sebagai Orang Istimewa
  • Mampu mengusir Setan

Nah, itulah pembahasan keutamaan sholat tahajud 40 hari berturut-turut yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Bagi umat muslim tentu akan menjalankan sholat 5 waktu yang tidak boleh ditinggalkan. Dimana, sholat merupakan tiang agama dan termasuk salah satu rukun islam yang kedua. Sehingga, umat islam wajib menunaikan ibadah sholat fardu tersebut. Lantas, bagaimana jika waktu sholat dhuhur telah habis, apa bisa mengerjakannya? Mari kita simak pembahasan bacaan niat sholat jama takhir dhuhur dan ashar beserta tata cara pelaksanaannya.

Niat Sholat Jama Takhir Dhuhur dan Ashar

Niat Sholat Jama Takhir Dhuhur dan Ashar

Sebelum membahas bagaimana bacaan niat sholat jama takhir dhuhur dan ashar, tak salahnya kita harus pahami dari jama takhir tersebut. Melansir dari sebuah buku tentang tuntutan sholat lengkap, kita harus mengetahui arti dari sholat jama akhir itu sendiri. Ini adalah salah satu cara pelaksanaan didalam mengerjakan dua sholat wajib dalam satu waktu.

Rasululah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim,:

 “Apabila berangkat dalam perjalanan sebelum tergelincirnya matahari maka beliau takhir kan sholat zuhur ke waktu Ashar, kemudia beliau turun berhenti untuk menjamak keduanya (Dzuhur dan Ashar), jika matahari telah tergelincir sebelum berangkat, maka beliau sholat Dzuhur dahulu kemudian baru beliau naik kendaraan” (HR. Bukhari dan Muslim).

Adapun, pelaksanaan dalam mengerjakan niat sholat jama takhir dhuhur dan ashar dilakukan hampir sama seperti sholat fardu umumnya. Akan tetapi, selesai mengerjakan shalat pertama maka dilanjutkan sholat kedua dengan jumlah rakaat sesuai sholat yang ditentukan.

Bacaan Niat Sholat Jama Takhir Dhuhur dan Ashar

Bacaan Niat Sholat Jama Takhir Dhuhur dan Ashar Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

Berikut ini, bacaan niat sholat jama takhir dhuhur dan ashar yang dapat dibacakan, yaitu:

أُصَلِّي فَرْضَ الظُّهْرِأربع رَكعَاتٍ مَجْمُوْعًا مع العَصْرِ اَدَاءً للهِ تَعَالى

Latin: “Ushollii fardlozh zhuhri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al ashri adaa-an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “saya niat sholat fardhu Dhuhur 4 rakaat dijamak dengan Ashar, fardu menghadap ke kiblat karena Allah Ta’aala.”

Apabila telah selesai menunaikan ibadah sholat dhuhur, maka tinggal langsung mengerhakan shalat ashar, dengan berikut bacaannya.

أُصَلِّي فَرْضَ العَصْرِ أربع رَكعَاتٍ مَجْمُوْعًا مع الظُّهْرِ اَدَاءً للهِ تَعَالى

Latin: “Ushollii fardlol ‘ashri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’azh zhuhri adaa-an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya berniat sholat fardu Ashar 4 rakaat dijamak dengan Dzuhur, fardu menghadap ke kiblat karena Allah Ta’aala.”

Tata Cara Sholat Jamak Takhir

Tata Cara Sholat Jamak Takhir dhuhur dan ashar

Setelah membaca pembahasan niat sholat jama takhir dhuhur dan ashar, pelaksanaan sholat jamak ini hampir sama seperti sholat wajib. Sebagai berikut, tata cara sholat jamak takhir dhuhur dan ashar:

Membaca niat seperti diatas

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي

مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ

وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir dengan membaca sama seperti di tasyahud pertama

Membaca Salam

Setelah itu, baru mengerjakan sholat ashar dilakukan sebanyak 4 rakaat. Tata caranya hampir sama seperti yang telah sampaikan diatas. Namun, yang membedakannya adalah membaca bacaan niat pada pelaksanaan sholat tersebut.

Nah, itulah pembahasan bacaan niat sholat jama takhir dhuhur dan ashar beserta tata cara pelaksanaannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Niat Sholat Jama Takhir Maghrib dan Isya di Waktu Isya Berapa Rakaat

 

Menjalankan ibadah sholat merupakan kewajiban umat muslim di seluruh dunia yang harus dilakukan pada waktu yang telah ditentukan. Ketika seorang muslim merencakan pergi perjalanan jauh yang bisa memakan waktu hingga tengah malam. Maka boleh dilakukan dengan menjamak. Dimana, Allah SWT telah meringankan kepada umat muslim agar bisa melaksanakan sholat fardu walaupun terhalang oleh sesuatu yang tidak bisa ditinggalkan. Lantas, bagaimana cara sholat menjamak tersebut? Mari kita simak pembahasan bacaan niat sholat jama takhir maghrib dan isya di waktu isya beberapa rakaat.

Sholat jama takhir adalah melaksanakan ibadah sholat dengan menggabungkan antara sholat fardu satu ke sholat fardu lainnya. Seperti contoh kita bisa mengerjakan ibadah niat sholat jama takhir maghrib dan isya. Oleh karena itu, ketika kita sedang dalam perjalanan dan sudah melakukan sholat jamak takhir maka pada waktu isya.

Dalam sebuah hadist yang menceritakan tentang sholat jama takhir riwayat Ibnu Umar,:

“Dari Anas ra, ia berkata, ‘Apabila Rasulullah SAW berangkat menuju perjalanan sebelum tergelincir matahari, beliau akhirkan shalat dzhuhur ke waktu ‘ashar. Kemudian beliau berhenti untuk menjamak shalat keduanya. Dan jika matahari tergelincir sebelum ia berangkat, maka beliau shalat Zhuhur terlebih dahlu kemudian naik kendaraan.” (HR. Bukhari).

Baca Juga: Bacaan Sholat Idul Fitri Saat Takbir 7 Kali Beserta Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Niat Sholat Jama Takhir Maghrib dan Isya

Niat Sholat Jama Takhir Maghrib dan Isya

Sebelum membahas niat sholat jama takhir maghrib dan isya, tentu kita sebagai umat muslim harus pahami tentang jamak takhir tersebut. Ini merupakan salah satu menggabungkan 2 sholat yang akan dilakukan dalam waktu sholat kedua. Apabila kita ingin mengerjakan sholat maghrib ke isya di jamak takhir, maka waktu pelaksanaannya pada waktu isya. Dimana, kita bisa melaksanakan sholat maghrib terlebih dahulu sebanyak 3 rakaat, lalu dilanjutkan mengerjakan sholat isya berjumah 4 rakaat.

Begitupun dengan sholat jamak takdim. Ini artinya sama seperti takhir yaitu menggabungkan dua sholat yang dilakukan pada waktu maghrib. Kita bisa mengerjakan sholat isya pada waktu maghrib setelah melaksanakan sholat maghrib terlebih dahulu.

Bacaan Niat Sholat Jama Takhir Maghrib dan Isya

Bacaan Niat Sholat Jama Takhir Maghrib dan Isya di Waktu Isya Berapa Rakaat

 

 

 

 

 

 

 

 

Adapun, bacaan niat sholat jama takhir maghrib dan isya yang dapat dibacakan, yaitu:

Latin: “Usholli fardhol maghribi tsalasa roka’atin majmu’an bil’isya-i jam’a takhirin lillahi ta’alaa.”

Artinya: “Saya niat sholat fardlu Maghrib tiga rakaat dijamak bersama Isya dengan jamak takhir menghadap ke kiblat karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Jama Takdim Maghrib ke Isya

Bacaan niat sholat jama takhir maghrib dan isya memang tidak begitu jauh dengan takdim. Seperti halnya doa bacaan niat sholat jama takdim maghrib ke isya, yaitu:

Latin: ”Ushollii fardhol maghribi tsalaatsa rakaaatin majmuu’an ma’al ‘isyaai jam’a taqdiimin adaa-an lillaahi taaalaa

Artinya: “Aku sengaja sholat fardu maghrib 3 rakaat yang dijama dengan isya, dengan jamak taqdim, menghadap ke kiblat karena Allah Ta’ala.”

Baca Juga: Bacaan Sholat Muhammadiyah Latin, Arab, Artinya dan Tata Cara Pelaksanaan

Tata Cara Sholat Jama Takhir Maghrib dan Isya

Tata Cara Sholat Jama Takhir Maghrib dan Isya

Setelah mengetahui bacaan niat sholat jama takhir maghrib dan isya, maka kita mulai belajar dalam tata cara pelaksanannya. Dimana, tata cara sholat jama takhir maghrib dan isya ini dilakukan kita harus melaksanakan sholat maghrib terlebih dahulu. Setelah selesai sholat maghrib sebanyak jumah 3 rakaat maka dilanjutkan mengerjakan sholat isya dilakukan 4 rakaat.

Membaca niat seperti diatas

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ

اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surah dalam Al-quran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat kedua, ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir

Membaca Salam

Nah, itulah pembahasan bacaan niat sholat jama takhir maghrib dan isya di waktu isya beberapa rakaat yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Keutamaan Sholat Dhuha 2 Rakaat, Bacaan Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

 

Melaksanakan ibadah sholat dhuha tentu memiliki banyak keutamaan yang akan didapatkan. Dimana, sholat dhuha merupakan salah satu ibadah Sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat muslim untuk melaksanakannya agar mendapat amal pahala yang sangat tak terhingga. Walupun tidak dkerjakan, tentu tidak berdosa. Lantas, apa saja manfaat dan keutamaannya? Yuk, simak pembahasan keutamaan sholat dhuha 2 rakaat, bacaan niat dan tata cara pelaksanaannya.

Rasulullah SAW selalu mengerjakan sholat Sunnah dhuha yang tidak pernah ditinggalkan. Hingga, Nabi Muhammad SAW selalu mengingatkan kepada umatnya untuk melakukan ibadah sholat Sunnah dhuha tersebut. Adapun, dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari tentang penyampaian sholat Sunnah oleh Rasulullah SAW kepada umatnya,:

“Kekasihku (Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam) telah berwasiat kepadaku tentang tiga perkara agar jangan aku tinggalkan hingga mati; Puasa tiga hari setiap bulan, shalat Dhuha dan tidur dalam keadaan sudah melakukan shalat Witir.” (HR. Bukhari).

Selain dilapangkan rezeki, manfaat dan keutamaan untuk orang yang rutin mengerjakan sholat Sunnah dhuha.

Baca Juga: Bacaan Sholat Dhuha Lengkap Dengan Artinya

Keutamaan Sholat Dhuha

Keutamaan Sholat Dhuha 2 Rakaat, Bacaan Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Melaksanakan sholat Sunnah dhuha dengan tata cara pelaksanaan yang tepat dan benar, tentu ada banyak manfaat yang bisa didapatkan. Berikut ini, keutamaan sholat dhuha 2 rakaat yang diperoleh, yaitu:

Diampuni Dosa-dosanya

Keutamaan sholat dhuha bagi orang yang menjalankannya akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT. Dimana, sholat dhuha termasuk salah satu amalan yang bisa dikerjakan oleh umat muslim untuk mendapat ampunan atas segala dosa yang telah diperbuatnya.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh AT-Tirmidzi

 “Siapapun yang melaksanakan sholat Dhuha dengan sempurna, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR. Tirmidzi).

Dilapangkan Rezeki

Setiap melaksanakan amalan Sunnah seperti sholat dhuha, maka Allah SWT akan memberikan limpahan atau dilapangan rezeki kepada orang yang melakukannya dan menjadi bagian dari keutamaan sholat dhuha. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh AT-Tirmidzi,:

 “Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.”

Kita sebagai umat muslim tentu ingin diberikan kecukupan rezeki yang halal oleh Allah SWT. Dengan menunaikan empat rakaat sholat sunnah dhuha ini, insha Allah akan dimudahkan jalannya dalam memperoleh rezeki tersebut.

Mendapat Pahala

Mendapat Pahala, keutamaan sholat dhuha

Apabila kita melaksanakan shalat Sunnah dhuha setiap hari dengan sempurna, maka Allah SWT akan memberi pahala yang tak terhingga sebagai keutamaan sholat dhuha. Didalam sebuah hadist riwayat AT-Tirmidzi menyatakan bahwa orang yang rajin mengerjalan sholat dhuna akan mendapat pahala seperti orang yang telah melakukan ibadah haji maupun umroh.

Oleh karena itu, jangan sia-siakan waktu pagi hari untuk menunaikan ibadah sholat dhuha walupaun hanya dilakukan 2 rakaat saja.

Dibangunkan Istana di Surga

Adapun, keutamaan sholat dhuha selanjutnya yaitu akan dibangunkan istama di surga oleh Allah SWT. Bagi umat islam yang selalu rutin mengamalkan sholat dhuha tentu Allah SWT akan memberikan suatu ganjaran yang sangat baik.

Rasulullah SWT bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh AT-Tirmidzi dan Ibu Majah,:

“Barang siapa sholat Dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana di surga.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Bacaan Niat Sholat Dhuha

Bacaan Niat Sholat Dhuha

Setelah membaca tentang keutamaan sholat dhuha, didalam mengerjakan sholat fardu dan Sunnah tentu harus disertai dengan niat. bacaan niat sholat dhuha yang dibacakan, yaitu:

Sholat dhuha 2 rakaat

Bacaan niat sholat dhuha 2 rakaat, yaitu:

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Latin: “Ushalli sunnatadh dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Aku niat shalat sunnah dhuha dua rakaat, menghadap ke qiblat karena Allah ta’ala,”

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Tata Cara Sholat Dhuha

Tata Cara Sholat Dhuha

Dengan mengetahui keutamaan sholat dhuha, tak salahnya kita sebagai umat muslim harus mencoba untuk mempraktekannya. Sebagai berikut, tata cara sholat dhuha yang harus diketahui, yaitu:

  • Niat
  • Takbiratul Ihram
  • Membaca do’a iftitah
  • Membaca Al-Fatihah
  • Membaca salah satu surat dalam Al-Qur’an
  • Rukuk
  • I’tidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Berdiri kembali mengerjakan rakaat kedua hingga tasyahud akhir
  • Salam

Waktu Sholat Dhuha

Waktu Sholat Dhuha

Didalam mengerjakan ibadah shalat dhuha tentu harus dilakukan dengan waktu yang tepat. Dimana, tata cara sholat dhuha menjadi urutan ibadah seusai ketentuan agar mendapat keutamaan sholat dhuha yang sangat besar. Waktu terbaik dalam menunaikan sholat dhuha bisa dilakukan sebanyak 2 rakaat pada jam 8 hingga 9 pagi. Didalam sebuah kita syarh Al Arbain An Nabwiyah menyatakahkan bahwa batas akhir dalam melaksanakan sholat dhulu sebelum waktu dhuhur atau kurang lebih 10 menit.

Jadi, apabila anda ingin menunaikan sholat shunnah dhuha maka boleh dilakukan pada waktu pagi hari sampai menjelang atau sebelum waktu adzan dhuhur.

Nah, itulah pembahasan keutamaan sholat dhuha 2 rakaat, bacaan niat dan tata cara pelaksanaannya dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Sholat Muhammadiyah Latin, Arab, Artinya dan Tata Cara Pelaksanaan

 

Menunaikan ibadah sholat tentu harus disertai dengan bacaan-bacaannya. Dimana, setiap gerakan yang ada didalam sholat memiliki makna tersendiri. Sehingga orang yang melaksanakan sholat fardu maupun Sunnah mendapat amal untuk bekal diakhir. Adapun, bacaan sholat muhammadiyah latin, arab, artinya dan tata cara pelaksanaan seperti dibawah ini.

Selain kewajiban, mengerjakan sholat wajib maupun Sunnah bukan semata-mata tidak artinya, tetapi kita sedang mencari ridha dari Allah SWT agar hidup dialam dunia dan akhirat nanti mendapat kebaikan dan perlindungan serta dijauhkan dari sifat yang kurang baik. Setiap mengerjakan sholat tentu harus disertai dengan wudhu, niat, takbiratul ihram hingga sampai salam secara ikhlas.

Allah SWT telah berfirman dalam surah Al-Bayyinah ayat 5,:

Artinya: Dan tidaklah mereka diperintah melainkan supaya menyembah kepada Allah dengan ikhlas kepada-Nya dalam menjalan agama. QS. Al-Bayinnah:5

Sholat adalah tiang agama. Dimana, sholat merupakan amal ibadah paling utama untuk menjaga serta meningkatkan dalam keimanan dan juga ketaqwaan kepada Allah SWT sebagai pencipta alam serta isi didalamnya. Disamping itu, melakukan ibadah sholat menjadi bekal diakhirat nanti ketika kita sudah kembali kepada Allah SWT. Oleh sebab itu, kita sebagai umat muslim harus menjaga sholat 5 waktu (sholat fardu) jangan sampai ditinggalkan agar tidak mendapat siksa dari Allah SWT.

Rasululah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist dari Malik bin Huwairis ra,:

قَا لَ رَسُولٌ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ : صَلٌّوْا كَمَا رَأَيْتٌمٌوْنِي أٌصَلِّيْ

Rasulullah  saw bersabda, “Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku melakukan shalat”

Didalam pelajaran ilmu fiqh bahwanya shalat adalah doa. Ini maksudnya adalah setiap pergerakan sholat doa-doa yang tersusun secara lengkap mulai dari niat, takbir hingga berakhir dengan salam. Oleh karena itu, tujuan tersebut merupakan bagian dari syarat dan rukun sholat yang wajib dibaca oleh umat muslim ketika sedang melaksanakannya.

Dengan melaksanakan sholat yang lebih sempurna, tentu harus dipahami dalam syarat sah sholat, yaitu beragama islam, baligh, berakal dan bersih dari najis serta suci dari haid dan nifas. Selain itu, tak lupa juga mempelajari dalam rukun sholat yang harus dilakukan.

Baca Juga: Tuliskan Bacaan Niat Sholat Jenazah Laki-Laki dan Perempuan Beserta Artinya

Bacaan Sholat Muhammadiyah

Bacaan Sholat Muhammadiyah Latin, Arab, Artinya dan Tata Cara Pelaksanaan

Berikut ini, bacaan sholat muhammadiyah secara lengkap, yaitu:

Niat

Bacaan sholat muhammadiyah yang pertama adalah membaca niat didalam hati ikhas karena Allah ta’ala dengan berdiri tegak menghadap kiblat.

Membaca Takbiratul Ikhram

Kedua, bacaan sholat muhammadiyah yang termasuk rukun sholat yaitu membaca takbiratul ihram dengan أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan.

Membaca Doa Iftitah

Adapun, bacaan sholat muhamadiyah selanjutnya adalah membaca doa iftitah, yaitu:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ ، كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الخَطَايَا ، كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ

، اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ ، وَالثَّلْجِ ، وَالبَرَدِ

Latin: “Allahumma baaid baynii wa bayna khotoyaaya kamaa baa’adta baynal masyriqi wal maghrib. Allahumma naqqinii min khotoyaaya kamaa yunaqqots tsaubul abyadhu minad danas. Allahummagh-silnii min khotoyaaya bil maa-iwats tsalji wal barod.”

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Dhuhur Bahasa Arab, Latin, Artinya dan Tata Cara Pelaksanaan

Membaca Al-Fatihah

Selain itu, bacaan sholat muhammadiyah setelah doa ifititah yaitu membaca Al-Fatihah,:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ

الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Ruku’

Bacan sholat muhammadiyah setelah membaca Al-fatihah yaitu rukuk’ dengan Tuma’ninah sambil membaca,:

سُبْحَانَكَ اللّهم رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللّهم اغْفِرْلِيْ

Latin:”Subhaanakallaahumma rabbanaa wabihamdika Allaahummagh firlii

Artinya: Maha Suci Engkau, ya Allah. Dan dengan memuji Engkau, ya Allah, aku memohon ampun.

I’tidal

Berikutnya, bacaan sholat muhammadiyah setelah ruku adalah I’tidal dengan Thuma’ninah sambil baca:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Latin: “Sami’allaahu liman hamidah. Rabbanaa wa lakal hamdu hamdan katsiran thayyiban mubaarokan fiih.”

Artinya: Allah mendengar orang yang memujinya. Ya Tuhanku, bagi Mulah segala puji, pujian yang banyak, baik dan memberkati.

Sujud

Sambil membaca doa sujud didalam bacaan sholat muhammadiyah:

سُبْحَانَكَ اللهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللهُمَّ اغْفِرْلِيْ

Latin: “Subhaanakallah humma rabbanaa wa bihamdikallahummaghfirlii.”

Artinya: Maha suci Engkau, Ya Allah, dan dengan memuji kepada Engkau, Ya Allah, aku memohon ampun”

Duduk di antara dua sujud

Bacaan doa ketika duduk diantara dua sujud pada bacaan sholat muhammadiyah, yaitu:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Latin: “Rabbighfirlii warhamnii wajburnii wahdinii warzuqnii.”

Artinya: Ya Allah, ampunilah aku, belas kasihanilah aku, cukupilah aku, tunjukilah aku dan berikanlah rezeki kepadaku.

Sujud Kedua

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama, dari bacaan sholat muhammadiyah,

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Latin: “Subhaanakallah humma rabbanaa wa bihamdikallahummaghfirlii.”

Artinya: Maha suci Engkau, Ya Allah, dan dengan memuji kepada Engkau, Ya Allah, aku memohon ampun”

Berdiri, apabila untuk melanjutkan rakaat kedua.

Tasyahud awal

Sedangkan untuk bacaan doa tasyahud awal pada bacaan sholat muhammadiyah, yaitu:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ

وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ للَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Latin: “Attahiyyaatu lillaahi washsholawaatu waththoyyibaat. Assalaamu ‘alaika ayyuhannabiyyu warohmatullaahi wabarokaatuh. Assalaamu’alainaa wa’ala ‘ibaadillaahi shshoolihiin. Asyhadu anlaa ilaaha illallaah waasyhadu annamuhammadan ‘abduhu warosuuluh. Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa shollaita ‘ala Ibroohim wa ‘ala aali Ibrohim, innaka hamidun majiid. Allahumma baarik ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa baarokta ‘ala Ibrohim wa ‘ala aali Ibrohimm innaka hamidun majiid.”

Tasyahud akhir

Adapun, bacaan doa tasyahud akhir dengan bacaan sholat muhammadiyah, yaitu:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ

وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ للَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ

جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّفِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Salam

Bacaan salam pada sholat terakhir dari bacaan sholat muhammadiyah, yaitu:

Ke kanan : السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ke kiri : السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Nah, itulah pembahasan bacaan sholat muhammadiyah latin, arab, artinya dan tata cara pelaksanaan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Sholat Idul Fitri Saat Takbir 7 Kali Beserta Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

 

Setiap hari raya idul fitri, semua umat muslim akan merayakan hari kemenangan. Dimana, di hari raya idul fitri tersebut, umat muslim akan melaksanakan ibadah shalat idul fitri secara berjamaah baik di masjid maupun lapangan. Dalam mengerjakan shalat idul fitri tentu sebagai umat muslim harus hafal bacaannya supaya sah dalam mengerjakannya. Lantas, bagaimana doa bacaan niat tersebut? Yuk, simak pembahasan bacaan sholat idul fitri saat takbir 7 kali beserta niat dan tata cara pelaksanaannya.

Membaca doa bacaan sholat idul fitri dilakukan pada saat mau melaksanakan shalat idul fitri di hari raya lebaran. Dimana, umat islam akan serentak menunaikan shalat idul fitri berjamaah ketika lebaran sudah tiba. Tempat pelaksanaan sholat idul fitri bisa dilakukan di masjid maupun lapangan tergantung dari pihak pengurus masjid. Apabila ukuran masjid sangat kecil dan tidak cukup untuk jamaah yang lebih banyak, maka pelaksanaannya bisa dilapangan terbuka.

Rasulullah SAW telah bersabda didalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, yaitu:

“Sunah itu pelaksanaan shalat id di musala jika masjid desa sempit sebagaimana riwayat yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW keluar menuju ke musala dan masyarakat banyak (yang hadir) pada shalat id,”

Bacaan Sholat Idul Fitri

Bacaan Sholat Idul Fitri Saat Takbir 7 Kali Beserta Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Niat bacaan sholat idul fitri adalah amalan doa yang akan dibacakan untuk menyempurnakan ketika menunaikan ibadah shalat idul fitri pada waktu hari raya lebaran. Apalagi sebentar lagi maupun menjelang bulan Ramadhan dan lebaran di tahun 2023 atau 1444 Hijriah. Oleh karena itu, tentu kita sebagai umat islam harus bisa atau hafal bacaan sholat idul fitri maupun tata cara dalam pelaksanaannya.

Melansir dari berbagai sumber menyatakan bahwa hukum melaksanakan sholat idul fitri adalah Sunnah muakkad alias sangat dianjurkan. Mengapa? Sebab, Nabi Muhammad SAW selalu menunaikan ibadah sholat idul fitri tak pernah ketinggalan sampai akhir hayat. Dan, begitupun dengan para sahabat maupun sampai sekarang masih dikerjakan oleh umat islam.

Niat Sholat Idul Fitri

Niat Sholat Idul Fitri

Setiap kali kita akan mengerjakan sesuatu tentu harus disertai dengan niat. Seperti mau mengerjakan sholat idul fitri. Berikut ini, bacaan niat sholat idul fitri untuk imam dan makmum, yaitu:

Bacaan Niat Sholat Idul Fitri Jadi Imam

Latin : “Usholli rak’ataini sunnatan ai’idil fitri imaman lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku berniat sholat sunah Idul Fitri dua rakaat menjadi imam karena Allah ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Idul Fitri Jadi Makmum

Latin: “Usholli rak’ataini sunnatan ai’idil fitri ma’mumam lillahi ta’ala.”

Artinya:”Aku berniat sholat sunah Idul Fitri dua rakaat menjadi makmum karena Allah ta’ala.”

Tata Cara Sholat Idul Fitri

Tata Cara Sholat Idul Fitri

Setelah membaca bacaan sholat idul fitri, maka langkah berikutnya yaitu tata caranya. Sebagai berikut, tata cara sholat idul fitri, yaitu:

Membaca Takbir Sebanyak 7 Kali. Setelah membaca niat, kemudian dilanjutkan membaca takbir sebanyak 7 kali. Dari setiap takbir dianjurkan membaca:

“Subhanallah wal hamdulillah wa laailaahaillallah wa Allahu Akbar”.

Membaca Surah Al-Fatihah dan dilanjutkan membaca surah dalam Al-Quran

Ruku dengan tumaninah

Bacaan rukun didalam sholat yang dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal dengan tumaninah

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud dengan tumaninah

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat yang kedua

Pada saat rakaat kedua, membaca takbir sebanyak 5 kali dan dilanjutkan membaca surah Al-Fatihah serta membaca surah dalam Al-Quran.

Ruku hingga sampai diakhir

Tashyahud akhir

Salam.

Keutamaan Sholat Idul Fitri

Keutamaan Sholat Idul Fitri

Setelah mengetahui bacaan doa niat sholat idul fitri, maka tak salahnya anda harus tahui keistimewaan dalam shalat idul fitri. Berikut ini, keutamaan sholat idul fitri yang wajib diketahui, yaitu:

  • Mengagungkan Asma Allah
  • Mempererat Tali Silaturahmi Sesama Muslim
  • Menunjukkan Ukhuwah Islamiah dan Kekuatan agama Islam
  • Merayakan Hari Kemenangan (lebaran)
  • Dll

Nah, itulah pembahasan bacaan sholat idul fitri saat takbir 7 kali beserta niat dan tata cara pelaksanaannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaan Niat Jadi Imam dan Makmum

 

Niat Sholat Dhuhur – Sholat dhuhur merupakan salah satu sholat 5 waktu (sholat fardu) yang wajib dikerjakan oleh umat muslim. Hukum melaksanakan ibadah sholat dhuhur adalah wajib. Waktu pelaksaaan sholat dhuhur dilakukan siang hari dengan waktu yang telah ditentukan sebanyak jumlah 4 rakaat. Apabila seseorang (beragama islam) tidak melaksanakan sholat dhuhur maka akan berdosa. Oleh sebab itu, tentu kita sebagai umat muslim harus mengerjakan sholat 5 waktu tersebut. Lantas, bagaimana niat dalam sholat dhuhur tersebut? Yuk, simak pembahasan bacaan niat sholat dhuhur bahasa arab, latin, artinya dan tata cara pelaksanaan.

Baca Juga: Bacaan Sholat Subuh dari Niat Sampai Salam Beserta Artinya

Niat Sholat Dhuhur

Niat Sholat Dhuhur

Sholat adalah tiang agama. Umat muslim yang telah memenuhi syarat rukun islam wajib menunaikan ibadah sholat 5 waktu, seperti mengerjakan sholat dhuhur. Dimana, sholat 5 waktu merupakan salah satu perintah Allah SWT kepada umat muslim yang wajib dikerjakan. Apabila salah satu sholat tersebut ditinggalkan maka mereka akan berdosa.

Disamping itu, kita sebagai umat muslim harus mengajak keluarga sesama muslim untuk menunaikan shalat fardu yang tidak boleh ditinggalkan.

Allah SWT telah berfirman dalam surah Thaha ayat 132:

Artinya: “Perintahkanlah keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa,” (Surat Thaha ayat 132).

Bacaan Niat Sholat Dhuhur

Bacaan Niat Sholat Dhuhur Bahasa Arab, Latin, Artinya dan Tata Cara Pelaksanaan

Berikut ini, bacaan doa sholat dhuhur yang dapat dibacakan pada saat mau melaksanakan ibadah sholat dhuhur, yaitu:

Bacaan Niat Sholat Dhuhur Berjamaah Jadi Imam

اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fardlon dhuhri arba’a rok’aataim mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillahi ta’aala

Artinya: ” Aku niat sholat fardu dhuhur empat rakaat, sambil menghadap qiblat sebagai imam karena Allah ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Dhuhur Berjamaah Jadi Makmum

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fardlon dhuhri arba’a rok’aataim mustaqbilal qiblati adaa-an ma’muman lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat sholat fardu dhuhur empat rakaat, sambil menghadap qiblat sebagai makmum karena Allah ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Dhuhur Sendiri

اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fardlon shubhi rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat sholat fardu dhuhur empat rakaat, sambil menghadap qiblat karena Allah ta’ala.”

Baca Juga: Tata Cara Sholat Subuh dan Bacaan Niat Beserta Gambarnya

Tata Cara Sholat Dhuhur

Tata Cara Sholat Dhuhur

Setelah membaca pembahasan niat sholat dhuhur, tak salahnya kita sebagai umat muslim belajar juga tatacaranya. Sebagai berikut, tata cara sholat dhuhur, yaitu:

Membaca niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي

مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir dengan membaca sama seperti di tasyahud pertama

Membaca Salam

Nah, itulah pembahasan bacaan niat sholat dhuhur bahasa arab, latin, artinya dan tata cara pelaksanaan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Niat Sholat 5 Waktu Dalam Bahasa Arab dan Artinya

 

Apakah anda mendapat tugas dari sekolah maupun kampus tentang cara sholat jenazah? Masih bingung tidak tahu cara mulainya? Atauh anda saat ini sedang mencari sumber pembahasan perihal sholat ghaib atau sholat jenazah? Nah, apabila pertanyaan tersebut ada di benak kalian, maka tidak perlu bingung dikarenakan kali ini akan pembahas tuliskan bacaan niat sholat jenazah laki-laki dan perempuan beserta artinya dan tata cara pelaksanaan.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Jenazah Perempuan dan Laki-Laki

Niat Sholat Jenazah Laki-Laki

Niat Sholat Jenazah Laki-Laki

Memahami niat sholat jenazah laki-laki tentu harus dipelajari bagi umat muslim. Dimana, ketika kita sudah bisa atau hafal doa sholat jenazah, maka kalian bisa melakukan sholat jenazah ketika ada orang yang meninggal dunia baik dari keluarga maupun tetangga. Apalagi, mengerjakan sholat jenazah hukumnya adalah kifayah. Seperti yang telah ketahui bahwa menyolatkan jenazah dilakukan merupakan sebuah bentuk sesama umat islam yang telah meninggal mengahadap kepada Allah SWT.

Bacaan Niat Sholat Jenazah Laki-laki

Tuliskan Bacaan Niat Sholat Jenazah Laki-Laki dan Perempuan Beserta Artinya

Berikut ini, bacaan niat sholat jenazah laki-laki dan perempuan, yaitu:

Bacaan Niat Sholat Jenazah Laki-Laki Berjamaah Jadi Imam

اُصَلِّى عَلَى هَذَاالْمَيِّتِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةِ اِمَامًا  ِللهِ تَعَالَى

Latin: “Usholli ‘ala hadzal mayyiti arba’a takbirotin fardho kifayatin imaman lillahi ta’ala.”

Artinya Saya niat sholat atas jenazah ini empat kali takbir fardu kifayah, sebagai imam karena Allah Ta’ala.

Bacaan Niat Sholat Jenazah Laki-Laki Berjamaah Jadi Makmum

اُصَلِّى عَلَى هَذَاالْمَيِّتِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةِ  مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Latin: “Usholli ‘ala hadzal mayyiti arba’a takbirotin fardho kifayatin ma’muman lillahi ta’ala.

Artinya: Saya niat sholat atas jenazah ini empat kali takbir fardu kifayah, sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Sholat Jenazah Laki-Laki

Tata Cara Sholat Jenazah Laki-Laki

Setelah membaca pembahasan niat sholat jenazah laki-laki, langkah berikutnya adalah memahami urutan tata cara sholat jenazah laki-laki wajib diketahui, yaitu:

Takbir Pertama

Urutan tata cara sholat jenazah laki-laki pada takbir pertama yaitu membaca surah Al-Fatihah. Namun, sebelum pembaca surah tersebut, dilakukan niat dan takbiratul ihram terlebih dahulu.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ

الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Takbir Kedua

Uruan tata cara sholat jenazah laki-laki di takbir kedua yaitu membaca shalawat Nabi, yaitu:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ

كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Takbir Ketiga

Sedangkan, urutan tata cara sholat jenazah untuk takbir ketiga yaitu membaca doa jenazah,yaitu:

اللّـٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ، وَارْحَمْهُ، وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِمَاءٍ وَثَلْجٍ وبَرَدٍ، وَنَقِّهِ مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ

الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَاراً خَيْراً مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْراً مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجاً خَيْراً مِنْ زَوْجِهِ، وَقِهِ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابِ الناَّرِ

 “Allohummaghfirlahuu warhamhuu wa’aafihii wa’fu ‘anhuu wa akrim nuzulahuu Wawassi’ mudkholahuu waghsilhuu bil maa-i wats tsalji wal barod, Wa naqqihuu minal khothooyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danas, Wa abdilhii daaron khoiron min daarihii wa ahlan khoiron min ahlihii, Wa zaujan khoiron min zaujihuu wa adkhilhal jannata wa a’idzhaa min ‘adzaabin qobri au min ‘adzaabin naar.”

Takbir Keempat

Selanjutnya, urutan tata cara sholat jenazah pada takbir keempat yaitu:

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

Latin: “Allohumma laa tahrimnaa ajrohu wa laa taftinnaa ba’dahu waghfirlanaa walahu.”

Salam

Terkahir, urutan sholat jenazah diakhiri dengan salam.

Doa Sholat Jenazah

Doa Sholat Jenazah

Setelah melaksanakan niat sholat jenazah, dianjurkan untuk membaca tahlil berikut:

لَا اِلَهَ اِلَا اللهُ الْعَافِيْ بَعْدَ قُدْرَتِهِ – لَا اِلَهَ اِلَا اللهُ الْبَاقِيْ بَعْدَ فَنَاءِ خَلْقِهِ لَا اَلَهَ اِلَا اللهِ كَلُّ شَىْءٍ هَالِكٌ اِلَّا وَجْهَهْ لَهُ الْحُكْمُ وَاِلَيْهِ يُرْجَعُوْنْ

Latin: La ilaha illallahul a’fi ba’da qudratih. La ilaha illallahul Baqi ba’da fana-i kholqihi. La ilaha illallah kullu syai-in halikun illa wajhah. Lahul hukmu wa ilaihi yurja’un.

Artinya: “Tiada tuhan yang pantas disembah dengan sebenar-benarnya melainkan Allah Yang Maha memberikan afiat setelah KekuasaanNya. Tiada tuhan yang pantas disembah dengan sebenar-benarnya melainkan Allah Yang Maha kekal setelah binasa seluruh ciptaanNya. Tiada tuhan yang pantas disembah dengan sebenar-benarnya melainkan Allah segala sesuatu di alam ini akan hancurkecuali wajahNya (keridhoanNya). Dialah Yang Maha memiliki otoritas segala kebijakan. Dan kepadaNya mereka semua kembali”.

Bagi yang belum sempat menyalatkan jenazah di rumah duka atau di masjid saat jenazah dishalatkan, boleh mesholatkan jenazah di kuburnya setelah pemakaman. Batas waktu sholat di atas kuburan adalah diperkirakan sampai jasad ruak atau paling lama sebulan (fatkhul bari).

Nah, itulah pembahasan tuliskan bacaan niat sholat jenazah laki-laki dan perempuan beserta artinya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Pada Pelaksanaan Sholat Jenazah Perempuan Posisi Imam Berdiri di Arah Sebelah Mana

 

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban – Sebelum menyambuat puasa di bulan Ramadhan, kita akan memasuki bulan syaban. Dimana, di bulan tersebut memiliki banyak keutamaan ketika memperbanyak melaksanakan berbagai macam amalan untuk mengharap ridha Allah SWT. Sehingga tak heran apabila di bulan syaban, banyak umat muslim yang mengerjakan sholat nisfu syaban pada malam tanggal 15 bulan syaban. Dimalam itu juga, kita bisa mengerjakan membaca Al-quran, berdoa, dan dzikir. Nah, bagi Anda yang sedang belajar atau ingin sholat nisfu syaban tetapi belum tahu niatnya, maka simak pembahasan tata cara sholat nisfu syaban sendiri di rumah beserta bacaan niatnya.

Melaksanakan sholat nisfu syaban boleh dilakukan atau dikerjakan setelah habis sholat maghrib atau isya hingga sebelum menjelang waktu shubuh. Namun, waktu sebaiknya sholat (shalat) nisfu syaban 2023 ini dilakukan pada jam malam bulan syaban pada tanggal 15 syaban 1444 Hijriah atau tepatnya sekitar bulan Febuari 2023. Surat yang dibaca ketika melaksanakan tata cara sholat nisfu syaban bisa membaca surat Al-Fatihah dan surah pendek, seperti Al-Kafirun di rakaat pertama dan Al-Ikhlas pada rakaat kedua.

Baca Juga: Sholat Sunnah Sebelum Subuh Dilakukan Sebelum Adzan atau Selepas Azan

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban

Setiap mengerjakan shalat wajib maupun Sunnah pasti ada niat, seperti sholat nisfu syaban. Ada bacaan niat sholat nisfu syaban yang bisa dibacakan pada jam malam syaban abis magrib atau isya hingga sebelum terbit fajar. Adapun, bacaan niat sholat nisfu syaban yaitu usholli sunnatan nisfu sya’baana rak’ataini lillahi ta’ala. Sedangkan, waktu membaca doa nisfu syaban bisa dilantukan setelah habis sholat syaban atau selesai mengerjakan amalan Sunnah lainnya. Tempat mengerjakan tata cara sholat nisfu syaban boleh secara sendiri maupun berjamaah baik di rumah maupun masjid.

Jumlah sholat nisfu syaban bisa dikerjakan boleh sebanyak 2 rakaat hingga 100 rakaat. Namun, setiap dilakukan dua rakaat, hanya satu salam. Banyak sekali manfaat atau keutamaan sholat nisfu syaban yang akan didapatkan ketika mengerjakan, diantaranya mendapat ampunan dari segala dosa-dosa, doa pasti dikabulkan, dilimpahkan rizkynya dan masih banyak lagi. Beberapa hal yang harus dilakukan pada saat malam nisfu syaban oleh umat muslim yaitu memperbanyak ibadah, seperti shalat Sunnah, membaca al-quran, dzikir, doa-doa kepada Allah SWT.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Qobliyah Subuh Dilakukan Setelah Adzan atau Sebelum Adzan

Urutan Tata Cara Sholat Nisfu Syaban

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban Sendiri di Rumah Beserta Bacaan Niatnya

Dalam melaksanakan shalat tentu dikerjakan harus secara berurutan. Sebagai berikut, cara mengerjakan pelaksanaan tata cara sholat nisfu syaban, yaitu:

Membaca Niat

Takbiratul ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca doa iftitah

Membaca Al-Fatihah dan dilanjutkan membaca surah dalam al-quran

Rukut berikut bacaannya

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga,

Tasyahud akhir

Salam

Bacaa Niat Sholat Nisfu Syaban

Bacaa Niat Sholat Nisfu Syaban

Setelah membaca pembahasan tata cara sholat nisfu syaban, tentu umat muslim harus hafal juga bacaan niatnya. Berikut ini, bacaan niat sholat nisfu syaban yang dapat dibacakan berjamaah maupun sendiri yang wajib diketahui umat muslim, yaitu:

Bacaan Niat Sholat Nisfu Syaban Sendiri

Latin: “Usholli sunnatan nisfu sya’baana rak’ataini lillahi ta’ala”

Artinya: “Saya berniat sholat sunah nisfu Syaban dua rakaat menghadap ke qiblat karena Allah Ta’ala”

Bacaan Niat Sholat Sunnah Nisfu Syaban Berjamaah Jadi Imam

Latin: “Usholli sunnatan nisfu sya’baana rak’ataini imaaman lillahi ta’ala”

Artinya: “Saya berniat salat sunah nisfu Syaban dua rakaat menghadap ke qiblat jadi imam karena Allah Ta’ala”

Bacaan Niat Sholat Nisfu Syaban jadi Makmum

Latin: “Usholli sunnatan nisfu sya’baana rak’ataini makmuuman lillahi ta’ala”

Artinya: “Saya berniat shalat sunah nisfu Syaban dua rakaat menghadap ke qiblat jadi makmum karena Allah Ta’ala”

Doa Nisfu Syaban

Doa Nisfu Syaban

Setelah selesai mengerjakan tata cara sholat nisfu syaban, kita bisa membaca doa-doa apa saja sebisa mungkin. Adapun, doa malam nisfu syaban, yaitu:

“Allâhumma yâ dzal manni wa lâ yumannu ‘alaik, yâ dzal jalâli wal ikrâm, yâ dzat thawli wal in‘âm, lâ ilâha illâ anta zhahral lâjîn wa jâral mustajîrîn wa ma’manal khâ’ifîn. Allâhumma in kunta katabtanî ‘indaka fî ummil kitâbi syaqiyyan aw mahrûman aw muqtarran ‘alayya fir rizqi, famhullâhumma fî ummil kitâbi syaqâwatî wa hirmânî waqtitâra rizqî, waktubnî ‘indaka sa‘îdan marzûqan muwaffaqan lil khairât. Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fî kitâbikal munzal ‘alâ lisâni nabiyyikal mursal, “yamhullâhu mâ yasyâ’u wa yutsbitu, wa ‘indahû ummul kitâb” wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muhammad wa alâ âlihî wa shahbihî wa sallama, walhamdu lillâhi rabbil ‘alamîn”.

Nah, itulah pembahasan tata cara sholat nisfu syaban sendiri di rumah beserta bacaan niatnya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat dan Tata Cara Pelaksanaannya