Melaksanakan ibadah sholat dhuha tentu memiliki banyak keutamaan yang akan didapatkan. Dimana, sholat dhuha merupakan salah satu ibadah Sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat muslim untuk melaksanakannya agar mendapat amal pahala yang sangat tak terhingga. Walupun tidak dkerjakan, tentu tidak berdosa. Lantas, apa saja manfaat dan keutamaannya? Yuk, simak pembahasan keutamaan sholat dhuha 2 rakaat, bacaan niat dan tata cara pelaksanaannya.

Rasulullah SAW selalu mengerjakan sholat Sunnah dhuha yang tidak pernah ditinggalkan. Hingga, Nabi Muhammad SAW selalu mengingatkan kepada umatnya untuk melakukan ibadah sholat Sunnah dhuha tersebut. Adapun, dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari tentang penyampaian sholat Sunnah oleh Rasulullah SAW kepada umatnya,:

“Kekasihku (Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam) telah berwasiat kepadaku tentang tiga perkara agar jangan aku tinggalkan hingga mati; Puasa tiga hari setiap bulan, shalat Dhuha dan tidur dalam keadaan sudah melakukan shalat Witir.” (HR. Bukhari).

Selain dilapangkan rezeki, manfaat dan keutamaan untuk orang yang rutin mengerjakan sholat Sunnah dhuha.

Baca Juga: Bacaan Sholat Dhuha Lengkap Dengan Artinya

Keutamaan Sholat Dhuha

Keutamaan Sholat Dhuha 2 Rakaat, Bacaan Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Melaksanakan sholat Sunnah dhuha dengan tata cara pelaksanaan yang tepat dan benar, tentu ada banyak manfaat yang bisa didapatkan. Berikut ini, keutamaan sholat dhuha 2 rakaat yang diperoleh, yaitu:

Diampuni Dosa-dosanya

Keutamaan sholat dhuha bagi orang yang menjalankannya akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT. Dimana, sholat dhuha termasuk salah satu amalan yang bisa dikerjakan oleh umat muslim untuk mendapat ampunan atas segala dosa yang telah diperbuatnya.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh AT-Tirmidzi

 “Siapapun yang melaksanakan sholat Dhuha dengan sempurna, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR. Tirmidzi).

Dilapangkan Rezeki

Setiap melaksanakan amalan Sunnah seperti sholat dhuha, maka Allah SWT akan memberikan limpahan atau dilapangan rezeki kepada orang yang melakukannya dan menjadi bagian dari keutamaan sholat dhuha. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh AT-Tirmidzi,:

 “Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.”

Kita sebagai umat muslim tentu ingin diberikan kecukupan rezeki yang halal oleh Allah SWT. Dengan menunaikan empat rakaat sholat sunnah dhuha ini, insha Allah akan dimudahkan jalannya dalam memperoleh rezeki tersebut.

Mendapat Pahala

Mendapat Pahala, keutamaan sholat dhuha

Apabila kita melaksanakan shalat Sunnah dhuha setiap hari dengan sempurna, maka Allah SWT akan memberi pahala yang tak terhingga sebagai keutamaan sholat dhuha. Didalam sebuah hadist riwayat AT-Tirmidzi menyatakan bahwa orang yang rajin mengerjalan sholat dhuna akan mendapat pahala seperti orang yang telah melakukan ibadah haji maupun umroh.

Oleh karena itu, jangan sia-siakan waktu pagi hari untuk menunaikan ibadah sholat dhuha walupaun hanya dilakukan 2 rakaat saja.

Dibangunkan Istana di Surga

Adapun, keutamaan sholat dhuha selanjutnya yaitu akan dibangunkan istama di surga oleh Allah SWT. Bagi umat islam yang selalu rutin mengamalkan sholat dhuha tentu Allah SWT akan memberikan suatu ganjaran yang sangat baik.

Rasulullah SWT bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh AT-Tirmidzi dan Ibu Majah,:

“Barang siapa sholat Dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana di surga.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Bacaan Niat Sholat Dhuha

Bacaan Niat Sholat Dhuha

Setelah membaca tentang keutamaan sholat dhuha, didalam mengerjakan sholat fardu dan Sunnah tentu harus disertai dengan niat. bacaan niat sholat dhuha yang dibacakan, yaitu:

Sholat dhuha 2 rakaat

Bacaan niat sholat dhuha 2 rakaat, yaitu:

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Latin: “Ushalli sunnatadh dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Aku niat shalat sunnah dhuha dua rakaat, menghadap ke qiblat karena Allah ta’ala,”

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Tata Cara Sholat Dhuha

Tata Cara Sholat Dhuha

Dengan mengetahui keutamaan sholat dhuha, tak salahnya kita sebagai umat muslim harus mencoba untuk mempraktekannya. Sebagai berikut, tata cara sholat dhuha yang harus diketahui, yaitu:

  • Niat
  • Takbiratul Ihram
  • Membaca do’a iftitah
  • Membaca Al-Fatihah
  • Membaca salah satu surat dalam Al-Qur’an
  • Rukuk
  • I’tidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Berdiri kembali mengerjakan rakaat kedua hingga tasyahud akhir
  • Salam

Waktu Sholat Dhuha

Waktu Sholat Dhuha

Didalam mengerjakan ibadah shalat dhuha tentu harus dilakukan dengan waktu yang tepat. Dimana, tata cara sholat dhuha menjadi urutan ibadah seusai ketentuan agar mendapat keutamaan sholat dhuha yang sangat besar. Waktu terbaik dalam menunaikan sholat dhuha bisa dilakukan sebanyak 2 rakaat pada jam 8 hingga 9 pagi. Didalam sebuah kita syarh Al Arbain An Nabwiyah menyatakahkan bahwa batas akhir dalam melaksanakan sholat dhulu sebelum waktu dhuhur atau kurang lebih 10 menit.

Jadi, apabila anda ingin menunaikan sholat shunnah dhuha maka boleh dilakukan pada waktu pagi hari sampai menjelang atau sebelum waktu adzan dhuhur.

Nah, itulah pembahasan keutamaan sholat dhuha 2 rakaat, bacaan niat dan tata cara pelaksanaannya dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Sholat Muhammadiyah Latin, Arab, Artinya dan Tata Cara Pelaksanaan

 

Menunaikan ibadah sholat tentu harus disertai dengan bacaan-bacaannya. Dimana, setiap gerakan yang ada didalam sholat memiliki makna tersendiri. Sehingga orang yang melaksanakan sholat fardu maupun Sunnah mendapat amal untuk bekal diakhir. Adapun, bacaan sholat muhammadiyah latin, arab, artinya dan tata cara pelaksanaan seperti dibawah ini.

Selain kewajiban, mengerjakan sholat wajib maupun Sunnah bukan semata-mata tidak artinya, tetapi kita sedang mencari ridha dari Allah SWT agar hidup dialam dunia dan akhirat nanti mendapat kebaikan dan perlindungan serta dijauhkan dari sifat yang kurang baik. Setiap mengerjakan sholat tentu harus disertai dengan wudhu, niat, takbiratul ihram hingga sampai salam secara ikhlas.

Allah SWT telah berfirman dalam surah Al-Bayyinah ayat 5,:

Artinya: Dan tidaklah mereka diperintah melainkan supaya menyembah kepada Allah dengan ikhlas kepada-Nya dalam menjalan agama. QS. Al-Bayinnah:5

Sholat adalah tiang agama. Dimana, sholat merupakan amal ibadah paling utama untuk menjaga serta meningkatkan dalam keimanan dan juga ketaqwaan kepada Allah SWT sebagai pencipta alam serta isi didalamnya. Disamping itu, melakukan ibadah sholat menjadi bekal diakhirat nanti ketika kita sudah kembali kepada Allah SWT. Oleh sebab itu, kita sebagai umat muslim harus menjaga sholat 5 waktu (sholat fardu) jangan sampai ditinggalkan agar tidak mendapat siksa dari Allah SWT.

Rasululah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist dari Malik bin Huwairis ra,:

قَا لَ رَسُولٌ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ : صَلٌّوْا كَمَا رَأَيْتٌمٌوْنِي أٌصَلِّيْ

Rasulullah  saw bersabda, “Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku melakukan shalat”

Didalam pelajaran ilmu fiqh bahwanya shalat adalah doa. Ini maksudnya adalah setiap pergerakan sholat doa-doa yang tersusun secara lengkap mulai dari niat, takbir hingga berakhir dengan salam. Oleh karena itu, tujuan tersebut merupakan bagian dari syarat dan rukun sholat yang wajib dibaca oleh umat muslim ketika sedang melaksanakannya.

Dengan melaksanakan sholat yang lebih sempurna, tentu harus dipahami dalam syarat sah sholat, yaitu beragama islam, baligh, berakal dan bersih dari najis serta suci dari haid dan nifas. Selain itu, tak lupa juga mempelajari dalam rukun sholat yang harus dilakukan.

Baca Juga: Tuliskan Bacaan Niat Sholat Jenazah Laki-Laki dan Perempuan Beserta Artinya

Bacaan Sholat Muhammadiyah

Bacaan Sholat Muhammadiyah Latin, Arab, Artinya dan Tata Cara Pelaksanaan

Berikut ini, bacaan sholat muhammadiyah secara lengkap, yaitu:

Niat

Bacaan sholat muhammadiyah yang pertama adalah membaca niat didalam hati ikhas karena Allah ta’ala dengan berdiri tegak menghadap kiblat.

Membaca Takbiratul Ikhram

Kedua, bacaan sholat muhammadiyah yang termasuk rukun sholat yaitu membaca takbiratul ihram dengan أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan.

Membaca Doa Iftitah

Adapun, bacaan sholat muhamadiyah selanjutnya adalah membaca doa iftitah, yaitu:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ ، كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الخَطَايَا ، كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ

، اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ ، وَالثَّلْجِ ، وَالبَرَدِ

Latin: “Allahumma baaid baynii wa bayna khotoyaaya kamaa baa’adta baynal masyriqi wal maghrib. Allahumma naqqinii min khotoyaaya kamaa yunaqqots tsaubul abyadhu minad danas. Allahummagh-silnii min khotoyaaya bil maa-iwats tsalji wal barod.”

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Dhuhur Bahasa Arab, Latin, Artinya dan Tata Cara Pelaksanaan

Membaca Al-Fatihah

Selain itu, bacaan sholat muhammadiyah setelah doa ifititah yaitu membaca Al-Fatihah,:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ

الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Ruku’

Bacan sholat muhammadiyah setelah membaca Al-fatihah yaitu rukuk’ dengan Tuma’ninah sambil membaca,:

سُبْحَانَكَ اللّهم رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللّهم اغْفِرْلِيْ

Latin:”Subhaanakallaahumma rabbanaa wabihamdika Allaahummagh firlii

Artinya: Maha Suci Engkau, ya Allah. Dan dengan memuji Engkau, ya Allah, aku memohon ampun.

I’tidal

Berikutnya, bacaan sholat muhammadiyah setelah ruku adalah I’tidal dengan Thuma’ninah sambil baca:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Latin: “Sami’allaahu liman hamidah. Rabbanaa wa lakal hamdu hamdan katsiran thayyiban mubaarokan fiih.”

Artinya: Allah mendengar orang yang memujinya. Ya Tuhanku, bagi Mulah segala puji, pujian yang banyak, baik dan memberkati.

Sujud

Sambil membaca doa sujud didalam bacaan sholat muhammadiyah:

سُبْحَانَكَ اللهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللهُمَّ اغْفِرْلِيْ

Latin: “Subhaanakallah humma rabbanaa wa bihamdikallahummaghfirlii.”

Artinya: Maha suci Engkau, Ya Allah, dan dengan memuji kepada Engkau, Ya Allah, aku memohon ampun”

Duduk di antara dua sujud

Bacaan doa ketika duduk diantara dua sujud pada bacaan sholat muhammadiyah, yaitu:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Latin: “Rabbighfirlii warhamnii wajburnii wahdinii warzuqnii.”

Artinya: Ya Allah, ampunilah aku, belas kasihanilah aku, cukupilah aku, tunjukilah aku dan berikanlah rezeki kepadaku.

Sujud Kedua

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama, dari bacaan sholat muhammadiyah,

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Latin: “Subhaanakallah humma rabbanaa wa bihamdikallahummaghfirlii.”

Artinya: Maha suci Engkau, Ya Allah, dan dengan memuji kepada Engkau, Ya Allah, aku memohon ampun”

Berdiri, apabila untuk melanjutkan rakaat kedua.

Tasyahud awal

Sedangkan untuk bacaan doa tasyahud awal pada bacaan sholat muhammadiyah, yaitu:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ

وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ للَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Latin: “Attahiyyaatu lillaahi washsholawaatu waththoyyibaat. Assalaamu ‘alaika ayyuhannabiyyu warohmatullaahi wabarokaatuh. Assalaamu’alainaa wa’ala ‘ibaadillaahi shshoolihiin. Asyhadu anlaa ilaaha illallaah waasyhadu annamuhammadan ‘abduhu warosuuluh. Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa shollaita ‘ala Ibroohim wa ‘ala aali Ibrohim, innaka hamidun majiid. Allahumma baarik ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa baarokta ‘ala Ibrohim wa ‘ala aali Ibrohimm innaka hamidun majiid.”

Tasyahud akhir

Adapun, bacaan doa tasyahud akhir dengan bacaan sholat muhammadiyah, yaitu:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ

وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ للَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ

جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّفِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Salam

Bacaan salam pada sholat terakhir dari bacaan sholat muhammadiyah, yaitu:

Ke kanan : السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ke kiri : السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Nah, itulah pembahasan bacaan sholat muhammadiyah latin, arab, artinya dan tata cara pelaksanaan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Sholat Idul Fitri Saat Takbir 7 Kali Beserta Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

 

Setiap hari raya idul fitri, semua umat muslim akan merayakan hari kemenangan. Dimana, di hari raya idul fitri tersebut, umat muslim akan melaksanakan ibadah shalat idul fitri secara berjamaah baik di masjid maupun lapangan. Dalam mengerjakan shalat idul fitri tentu sebagai umat muslim harus hafal bacaannya supaya sah dalam mengerjakannya. Lantas, bagaimana doa bacaan niat tersebut? Yuk, simak pembahasan bacaan sholat idul fitri saat takbir 7 kali beserta niat dan tata cara pelaksanaannya.

Membaca doa bacaan sholat idul fitri dilakukan pada saat mau melaksanakan shalat idul fitri di hari raya lebaran. Dimana, umat islam akan serentak menunaikan shalat idul fitri berjamaah ketika lebaran sudah tiba. Tempat pelaksanaan sholat idul fitri bisa dilakukan di masjid maupun lapangan tergantung dari pihak pengurus masjid. Apabila ukuran masjid sangat kecil dan tidak cukup untuk jamaah yang lebih banyak, maka pelaksanaannya bisa dilapangan terbuka.

Rasulullah SAW telah bersabda didalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, yaitu:

“Sunah itu pelaksanaan shalat id di musala jika masjid desa sempit sebagaimana riwayat yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW keluar menuju ke musala dan masyarakat banyak (yang hadir) pada shalat id,”

Bacaan Sholat Idul Fitri

Bacaan Sholat Idul Fitri Saat Takbir 7 Kali Beserta Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Niat bacaan sholat idul fitri adalah amalan doa yang akan dibacakan untuk menyempurnakan ketika menunaikan ibadah shalat idul fitri pada waktu hari raya lebaran. Apalagi sebentar lagi maupun menjelang bulan Ramadhan dan lebaran di tahun 2023 atau 1444 Hijriah. Oleh karena itu, tentu kita sebagai umat islam harus bisa atau hafal bacaan sholat idul fitri maupun tata cara dalam pelaksanaannya.

Melansir dari berbagai sumber menyatakan bahwa hukum melaksanakan sholat idul fitri adalah Sunnah muakkad alias sangat dianjurkan. Mengapa? Sebab, Nabi Muhammad SAW selalu menunaikan ibadah sholat idul fitri tak pernah ketinggalan sampai akhir hayat. Dan, begitupun dengan para sahabat maupun sampai sekarang masih dikerjakan oleh umat islam.

Niat Sholat Idul Fitri

Niat Sholat Idul Fitri

Setiap kali kita akan mengerjakan sesuatu tentu harus disertai dengan niat. Seperti mau mengerjakan sholat idul fitri. Berikut ini, bacaan niat sholat idul fitri untuk imam dan makmum, yaitu:

Bacaan Niat Sholat Idul Fitri Jadi Imam

Latin : “Usholli rak’ataini sunnatan ai’idil fitri imaman lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku berniat sholat sunah Idul Fitri dua rakaat menjadi imam karena Allah ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Idul Fitri Jadi Makmum

Latin: “Usholli rak’ataini sunnatan ai’idil fitri ma’mumam lillahi ta’ala.”

Artinya:”Aku berniat sholat sunah Idul Fitri dua rakaat menjadi makmum karena Allah ta’ala.”

Tata Cara Sholat Idul Fitri

Tata Cara Sholat Idul Fitri

Setelah membaca bacaan sholat idul fitri, maka langkah berikutnya yaitu tata caranya. Sebagai berikut, tata cara sholat idul fitri, yaitu:

Membaca Takbir Sebanyak 7 Kali. Setelah membaca niat, kemudian dilanjutkan membaca takbir sebanyak 7 kali. Dari setiap takbir dianjurkan membaca:

“Subhanallah wal hamdulillah wa laailaahaillallah wa Allahu Akbar”.

Membaca Surah Al-Fatihah dan dilanjutkan membaca surah dalam Al-Quran

Ruku dengan tumaninah

Bacaan rukun didalam sholat yang dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal dengan tumaninah

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud dengan tumaninah

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat yang kedua

Pada saat rakaat kedua, membaca takbir sebanyak 5 kali dan dilanjutkan membaca surah Al-Fatihah serta membaca surah dalam Al-Quran.

Ruku hingga sampai diakhir

Tashyahud akhir

Salam.

Keutamaan Sholat Idul Fitri

Keutamaan Sholat Idul Fitri

Setelah mengetahui bacaan doa niat sholat idul fitri, maka tak salahnya anda harus tahui keistimewaan dalam shalat idul fitri. Berikut ini, keutamaan sholat idul fitri yang wajib diketahui, yaitu:

  • Mengagungkan Asma Allah
  • Mempererat Tali Silaturahmi Sesama Muslim
  • Menunjukkan Ukhuwah Islamiah dan Kekuatan agama Islam
  • Merayakan Hari Kemenangan (lebaran)
  • Dll

Nah, itulah pembahasan bacaan sholat idul fitri saat takbir 7 kali beserta niat dan tata cara pelaksanaannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaan Niat Jadi Imam dan Makmum

 

Niat Sholat Dhuhur – Sholat dhuhur merupakan salah satu sholat 5 waktu (sholat fardu) yang wajib dikerjakan oleh umat muslim. Hukum melaksanakan ibadah sholat dhuhur adalah wajib. Waktu pelaksaaan sholat dhuhur dilakukan siang hari dengan waktu yang telah ditentukan sebanyak jumlah 4 rakaat. Apabila seseorang (beragama islam) tidak melaksanakan sholat dhuhur maka akan berdosa. Oleh sebab itu, tentu kita sebagai umat muslim harus mengerjakan sholat 5 waktu tersebut. Lantas, bagaimana niat dalam sholat dhuhur tersebut? Yuk, simak pembahasan bacaan niat sholat dhuhur bahasa arab, latin, artinya dan tata cara pelaksanaan.

Baca Juga: Bacaan Sholat Subuh dari Niat Sampai Salam Beserta Artinya

Niat Sholat Dhuhur

Niat Sholat Dhuhur

Sholat adalah tiang agama. Umat muslim yang telah memenuhi syarat rukun islam wajib menunaikan ibadah sholat 5 waktu, seperti mengerjakan sholat dhuhur. Dimana, sholat 5 waktu merupakan salah satu perintah Allah SWT kepada umat muslim yang wajib dikerjakan. Apabila salah satu sholat tersebut ditinggalkan maka mereka akan berdosa.

Disamping itu, kita sebagai umat muslim harus mengajak keluarga sesama muslim untuk menunaikan shalat fardu yang tidak boleh ditinggalkan.

Allah SWT telah berfirman dalam surah Thaha ayat 132:

Artinya: “Perintahkanlah keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa,” (Surat Thaha ayat 132).

Bacaan Niat Sholat Dhuhur

Bacaan Niat Sholat Dhuhur Bahasa Arab, Latin, Artinya dan Tata Cara Pelaksanaan

Berikut ini, bacaan doa sholat dhuhur yang dapat dibacakan pada saat mau melaksanakan ibadah sholat dhuhur, yaitu:

Bacaan Niat Sholat Dhuhur Berjamaah Jadi Imam

اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fardlon dhuhri arba’a rok’aataim mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillahi ta’aala

Artinya: ” Aku niat sholat fardu dhuhur empat rakaat, sambil menghadap qiblat sebagai imam karena Allah ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Dhuhur Berjamaah Jadi Makmum

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fardlon dhuhri arba’a rok’aataim mustaqbilal qiblati adaa-an ma’muman lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat sholat fardu dhuhur empat rakaat, sambil menghadap qiblat sebagai makmum karena Allah ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Dhuhur Sendiri

اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fardlon shubhi rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat sholat fardu dhuhur empat rakaat, sambil menghadap qiblat karena Allah ta’ala.”

Baca Juga: Tata Cara Sholat Subuh dan Bacaan Niat Beserta Gambarnya

Tata Cara Sholat Dhuhur

Tata Cara Sholat Dhuhur

Setelah membaca pembahasan niat sholat dhuhur, tak salahnya kita sebagai umat muslim belajar juga tatacaranya. Sebagai berikut, tata cara sholat dhuhur, yaitu:

Membaca niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي

مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir dengan membaca sama seperti di tasyahud pertama

Membaca Salam

Nah, itulah pembahasan bacaan niat sholat dhuhur bahasa arab, latin, artinya dan tata cara pelaksanaan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Niat Sholat 5 Waktu Dalam Bahasa Arab dan Artinya

 

Apakah anda mendapat tugas dari sekolah maupun kampus tentang cara sholat jenazah? Masih bingung tidak tahu cara mulainya? Atauh anda saat ini sedang mencari sumber pembahasan perihal sholat ghaib atau sholat jenazah? Nah, apabila pertanyaan tersebut ada di benak kalian, maka tidak perlu bingung dikarenakan kali ini akan pembahas tuliskan bacaan niat sholat jenazah laki-laki dan perempuan beserta artinya dan tata cara pelaksanaan.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Jenazah Perempuan dan Laki-Laki

Niat Sholat Jenazah Laki-Laki

Niat Sholat Jenazah Laki-Laki

Memahami niat sholat jenazah laki-laki tentu harus dipelajari bagi umat muslim. Dimana, ketika kita sudah bisa atau hafal doa sholat jenazah, maka kalian bisa melakukan sholat jenazah ketika ada orang yang meninggal dunia baik dari keluarga maupun tetangga. Apalagi, mengerjakan sholat jenazah hukumnya adalah kifayah. Seperti yang telah ketahui bahwa menyolatkan jenazah dilakukan merupakan sebuah bentuk sesama umat islam yang telah meninggal mengahadap kepada Allah SWT.

Bacaan Niat Sholat Jenazah Laki-laki

Tuliskan Bacaan Niat Sholat Jenazah Laki-Laki dan Perempuan Beserta Artinya

Berikut ini, bacaan niat sholat jenazah laki-laki dan perempuan, yaitu:

Bacaan Niat Sholat Jenazah Laki-Laki Berjamaah Jadi Imam

اُصَلِّى عَلَى هَذَاالْمَيِّتِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةِ اِمَامًا  ِللهِ تَعَالَى

Latin: “Usholli ‘ala hadzal mayyiti arba’a takbirotin fardho kifayatin imaman lillahi ta’ala.”

Artinya Saya niat sholat atas jenazah ini empat kali takbir fardu kifayah, sebagai imam karena Allah Ta’ala.

Bacaan Niat Sholat Jenazah Laki-Laki Berjamaah Jadi Makmum

اُصَلِّى عَلَى هَذَاالْمَيِّتِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةِ  مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Latin: “Usholli ‘ala hadzal mayyiti arba’a takbirotin fardho kifayatin ma’muman lillahi ta’ala.

Artinya: Saya niat sholat atas jenazah ini empat kali takbir fardu kifayah, sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Sholat Jenazah Laki-Laki

Tata Cara Sholat Jenazah Laki-Laki

Setelah membaca pembahasan niat sholat jenazah laki-laki, langkah berikutnya adalah memahami urutan tata cara sholat jenazah laki-laki wajib diketahui, yaitu:

Takbir Pertama

Urutan tata cara sholat jenazah laki-laki pada takbir pertama yaitu membaca surah Al-Fatihah. Namun, sebelum pembaca surah tersebut, dilakukan niat dan takbiratul ihram terlebih dahulu.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ

الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Takbir Kedua

Uruan tata cara sholat jenazah laki-laki di takbir kedua yaitu membaca shalawat Nabi, yaitu:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ

كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Takbir Ketiga

Sedangkan, urutan tata cara sholat jenazah untuk takbir ketiga yaitu membaca doa jenazah,yaitu:

اللّـٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ، وَارْحَمْهُ، وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِمَاءٍ وَثَلْجٍ وبَرَدٍ، وَنَقِّهِ مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ

الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَاراً خَيْراً مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْراً مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجاً خَيْراً مِنْ زَوْجِهِ، وَقِهِ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابِ الناَّرِ

 “Allohummaghfirlahuu warhamhuu wa’aafihii wa’fu ‘anhuu wa akrim nuzulahuu Wawassi’ mudkholahuu waghsilhuu bil maa-i wats tsalji wal barod, Wa naqqihuu minal khothooyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danas, Wa abdilhii daaron khoiron min daarihii wa ahlan khoiron min ahlihii, Wa zaujan khoiron min zaujihuu wa adkhilhal jannata wa a’idzhaa min ‘adzaabin qobri au min ‘adzaabin naar.”

Takbir Keempat

Selanjutnya, urutan tata cara sholat jenazah pada takbir keempat yaitu:

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

Latin: “Allohumma laa tahrimnaa ajrohu wa laa taftinnaa ba’dahu waghfirlanaa walahu.”

Salam

Terkahir, urutan sholat jenazah diakhiri dengan salam.

Doa Sholat Jenazah

Doa Sholat Jenazah

Setelah melaksanakan niat sholat jenazah, dianjurkan untuk membaca tahlil berikut:

لَا اِلَهَ اِلَا اللهُ الْعَافِيْ بَعْدَ قُدْرَتِهِ – لَا اِلَهَ اِلَا اللهُ الْبَاقِيْ بَعْدَ فَنَاءِ خَلْقِهِ لَا اَلَهَ اِلَا اللهِ كَلُّ شَىْءٍ هَالِكٌ اِلَّا وَجْهَهْ لَهُ الْحُكْمُ وَاِلَيْهِ يُرْجَعُوْنْ

Latin: La ilaha illallahul a’fi ba’da qudratih. La ilaha illallahul Baqi ba’da fana-i kholqihi. La ilaha illallah kullu syai-in halikun illa wajhah. Lahul hukmu wa ilaihi yurja’un.

Artinya: “Tiada tuhan yang pantas disembah dengan sebenar-benarnya melainkan Allah Yang Maha memberikan afiat setelah KekuasaanNya. Tiada tuhan yang pantas disembah dengan sebenar-benarnya melainkan Allah Yang Maha kekal setelah binasa seluruh ciptaanNya. Tiada tuhan yang pantas disembah dengan sebenar-benarnya melainkan Allah segala sesuatu di alam ini akan hancurkecuali wajahNya (keridhoanNya). Dialah Yang Maha memiliki otoritas segala kebijakan. Dan kepadaNya mereka semua kembali”.

Bagi yang belum sempat menyalatkan jenazah di rumah duka atau di masjid saat jenazah dishalatkan, boleh mesholatkan jenazah di kuburnya setelah pemakaman. Batas waktu sholat di atas kuburan adalah diperkirakan sampai jasad ruak atau paling lama sebulan (fatkhul bari).

Nah, itulah pembahasan tuliskan bacaan niat sholat jenazah laki-laki dan perempuan beserta artinya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Pada Pelaksanaan Sholat Jenazah Perempuan Posisi Imam Berdiri di Arah Sebelah Mana

 

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban – Sebelum menyambuat puasa di bulan Ramadhan, kita akan memasuki bulan syaban. Dimana, di bulan tersebut memiliki banyak keutamaan ketika memperbanyak melaksanakan berbagai macam amalan untuk mengharap ridha Allah SWT. Sehingga tak heran apabila di bulan syaban, banyak umat muslim yang mengerjakan sholat nisfu syaban pada malam tanggal 15 bulan syaban. Dimalam itu juga, kita bisa mengerjakan membaca Al-quran, berdoa, dan dzikir. Nah, bagi Anda yang sedang belajar atau ingin sholat nisfu syaban tetapi belum tahu niatnya, maka simak pembahasan tata cara sholat nisfu syaban sendiri di rumah beserta bacaan niatnya.

Melaksanakan sholat nisfu syaban boleh dilakukan atau dikerjakan setelah habis sholat maghrib atau isya hingga sebelum menjelang waktu shubuh. Namun, waktu sebaiknya sholat (shalat) nisfu syaban 2023 ini dilakukan pada jam malam bulan syaban pada tanggal 15 syaban 1444 Hijriah atau tepatnya sekitar bulan Febuari 2023. Surat yang dibaca ketika melaksanakan tata cara sholat nisfu syaban bisa membaca surat Al-Fatihah dan surah pendek, seperti Al-Kafirun di rakaat pertama dan Al-Ikhlas pada rakaat kedua.

Baca Juga: Sholat Sunnah Sebelum Subuh Dilakukan Sebelum Adzan atau Selepas Azan

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban

Setiap mengerjakan shalat wajib maupun Sunnah pasti ada niat, seperti sholat nisfu syaban. Ada bacaan niat sholat nisfu syaban yang bisa dibacakan pada jam malam syaban abis magrib atau isya hingga sebelum terbit fajar. Adapun, bacaan niat sholat nisfu syaban yaitu usholli sunnatan nisfu sya’baana rak’ataini lillahi ta’ala. Sedangkan, waktu membaca doa nisfu syaban bisa dilantukan setelah habis sholat syaban atau selesai mengerjakan amalan Sunnah lainnya. Tempat mengerjakan tata cara sholat nisfu syaban boleh secara sendiri maupun berjamaah baik di rumah maupun masjid.

Jumlah sholat nisfu syaban bisa dikerjakan boleh sebanyak 2 rakaat hingga 100 rakaat. Namun, setiap dilakukan dua rakaat, hanya satu salam. Banyak sekali manfaat atau keutamaan sholat nisfu syaban yang akan didapatkan ketika mengerjakan, diantaranya mendapat ampunan dari segala dosa-dosa, doa pasti dikabulkan, dilimpahkan rizkynya dan masih banyak lagi. Beberapa hal yang harus dilakukan pada saat malam nisfu syaban oleh umat muslim yaitu memperbanyak ibadah, seperti shalat Sunnah, membaca al-quran, dzikir, doa-doa kepada Allah SWT.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Qobliyah Subuh Dilakukan Setelah Adzan atau Sebelum Adzan

Urutan Tata Cara Sholat Nisfu Syaban

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban Sendiri di Rumah Beserta Bacaan Niatnya

Dalam melaksanakan shalat tentu dikerjakan harus secara berurutan. Sebagai berikut, cara mengerjakan pelaksanaan tata cara sholat nisfu syaban, yaitu:

Membaca Niat

Takbiratul ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca doa iftitah

Membaca Al-Fatihah dan dilanjutkan membaca surah dalam al-quran

Rukut berikut bacaannya

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga,

Tasyahud akhir

Salam

Bacaa Niat Sholat Nisfu Syaban

Bacaa Niat Sholat Nisfu Syaban

Setelah membaca pembahasan tata cara sholat nisfu syaban, tentu umat muslim harus hafal juga bacaan niatnya. Berikut ini, bacaan niat sholat nisfu syaban yang dapat dibacakan berjamaah maupun sendiri yang wajib diketahui umat muslim, yaitu:

Bacaan Niat Sholat Nisfu Syaban Sendiri

Latin: “Usholli sunnatan nisfu sya’baana rak’ataini lillahi ta’ala”

Artinya: “Saya berniat sholat sunah nisfu Syaban dua rakaat menghadap ke qiblat karena Allah Ta’ala”

Bacaan Niat Sholat Sunnah Nisfu Syaban Berjamaah Jadi Imam

Latin: “Usholli sunnatan nisfu sya’baana rak’ataini imaaman lillahi ta’ala”

Artinya: “Saya berniat salat sunah nisfu Syaban dua rakaat menghadap ke qiblat jadi imam karena Allah Ta’ala”

Bacaan Niat Sholat Nisfu Syaban jadi Makmum

Latin: “Usholli sunnatan nisfu sya’baana rak’ataini makmuuman lillahi ta’ala”

Artinya: “Saya berniat shalat sunah nisfu Syaban dua rakaat menghadap ke qiblat jadi makmum karena Allah Ta’ala”

Doa Nisfu Syaban

Doa Nisfu Syaban

Setelah selesai mengerjakan tata cara sholat nisfu syaban, kita bisa membaca doa-doa apa saja sebisa mungkin. Adapun, doa malam nisfu syaban, yaitu:

“Allâhumma yâ dzal manni wa lâ yumannu ‘alaik, yâ dzal jalâli wal ikrâm, yâ dzat thawli wal in‘âm, lâ ilâha illâ anta zhahral lâjîn wa jâral mustajîrîn wa ma’manal khâ’ifîn. Allâhumma in kunta katabtanî ‘indaka fî ummil kitâbi syaqiyyan aw mahrûman aw muqtarran ‘alayya fir rizqi, famhullâhumma fî ummil kitâbi syaqâwatî wa hirmânî waqtitâra rizqî, waktubnî ‘indaka sa‘îdan marzûqan muwaffaqan lil khairât. Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fî kitâbikal munzal ‘alâ lisâni nabiyyikal mursal, “yamhullâhu mâ yasyâ’u wa yutsbitu, wa ‘indahû ummul kitâb” wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muhammad wa alâ âlihî wa shahbihî wa sallama, walhamdu lillâhi rabbil ‘alamîn”.

Nah, itulah pembahasan tata cara sholat nisfu syaban sendiri di rumah beserta bacaan niatnya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat dan Tata Cara Pelaksanaannya

 

Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat – Menunaikan ibadah sholat dhuha, tata cara, bacaan niat dan surat paling dianjurkan untuk dibaca dan doa setelah sholat hingga manfaat dan keutamaan mengerjakan sholat dhuha menjadi hal penting yang harus diketahui bagi umat islam. Penasaran? Yuk, simak pembahasan bacaan niat sholat dhuha 2 rakaat dan tata cara pelaksanaannya.

Baca Juga: Sholat Sunnah Sebelum Subuh Dilakukan Sebelum Adzan atau Selepas Azan

Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat

Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat

Sebelum membahas tata cara sholat dhuha, kita sebagai umat islam tentu harus tahu keistimewaan dan keutamaan melaksanakan ibadah sholat Sunnah dhuha. Ini merupakan salah satu shalat Sunnah yang bisa dilakukan sebanyak jumlah 2 hingga 12 rakaat. Waktu pelaksanaan sholat dhuha dapat dikerjakan pada pagi hari. Sedangkan, membaca niat sholat dhuha 2 rakaat dilakukan ketika mau mengerjakan sholat Sunnah dhuha tersebut.

Mendirikan shalat Sunnah dhuha setiap hari secara rutin maka akan mendapat banyak manfaat yang bisa didapatkan dalam keselamatan dunia hingga akhirat. Waktu dhuha dapat dilihat ketika matahari telah terbit dari sebelah timur pagi hari. Oleh karena itu, jika anda ingin mendapatkan keselamatan dari Allah SWT bisa melaksanakan segala perintahnya dan menjauhi larangannya serta mengerjakan amalan Sunnah seperti sholat dhuha.

Bacaan Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat

Bacaan Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Niat dalam mengerjakan sholat merupakan bagian dari rukun sah shalat yang harus dikerjakan baik secara lantang maupun dalam hati. Berikut ini, bacaan niat sholat dhuha 2 rakaat yang bisa dibacakan pada saat mau mengerjakannya, yaitu:

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Latin: “Ushalli sunnatadh dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Aku niat shalat sunnah dhuha dua rakaat, karena Allah ta’ala,”

Tata Cara Sholat Dhuha

Tata Cara Sholat Dhuha

Setelah mengetahui atau hafal bacaan niat sholat dhuha 2 rakaat, maka kita bisa mulai melakukan praktek dalam pelaksanannya. Berikut ini, tata cara sholat dhuha yang harus diketahui, yaitu:

  • Niat
  • Takbiratul Ihram
  • Membaca do’a iftitah
  • Membaca Al-Fatihah
  • Membaca salah satu surat dalam Al-Qur’an
  • Rukuk
  • I’tidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Berdiri kembali mengerjakan rakaat kedua hingga tasyahud akhir
  • Salam

Surat yang dibacakan ketika mengerjakan sholat dhuha bisa membaca surah Ad-Dhuha pada rakaat pertama dan surah Asy-Syahms pada rakaat kedua. Kedua surah tersebut memiliki makna yang sangat berarti bagi umat muslim.

Waktu Sholat Dhuha

Waktu Sholat Dhuha

Didalam mengerjakan ibadah shalat dhuha tentu harus dilakukan dengan waktu yang tepat. Dimana, membaca niat shalat dhuha 2 rakaat tersebut menjadi urutan ibadah seusai ketentuan. Waktu terbaik dalam menunaikan sholat dhuha bisa dilakukan sebanyak 2 rakaat pada jam 8 hingga 9 pagi. Didalam sebuah kita syarh Al Arbain An Nabwiyah menyatakahkan bahwa batas akhir dalam melaksanakan sholat dhulu sebelum waktu dhuhur atau kurang lebih 10 menit.

Jadi, apabila anda ingin menunaikan sholat shunnah dhuha maka boleh dilakukan pada waktu pagi hari sampai menjelang atau sebelum waktu adzan dhuhur.

Manfaat Keutamaan Sholat Dhuha

Manfaat Keutamaan Sholat Dhuha

Melaksanakan sholat Sunnah dhuha tentu harus disertai dengan bacaan niat sholat dhuha 2 rakaat dengan baik. Berikut ini, manfaat keutamaan sholat dhuha yang diperoleh, yaitu:

Diampuni Dosa-dosanya

Manfaat keutamaan sholat dhuha bagi orang yang menjalankannya akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT. Dimana, sholat dhuha termasuk salah satu amalan yang bisa dikerjakan oleh umat muslim untuk mendapat ampunan atas segala dosa yang telah diperbuatnya.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh AT-Tirmidzi

 “Siapapun yang melaksanakan sholat Dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR. Tirmidzi).

Dilapangkan Rezeki

Setiap melaksanakan amalan Sunnah seperti sholat dhuha, maka Allah SWT akan memberikan limpahan atau dilapangan rezeki kepada orang yang melakukannya. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh AT-Tirmidzi,:

 “Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.”

Kita sebagai umat muslim tentu ingin diberikan kecukupan rezeki yang halal oleh Allah SWT. Dengan menunaikan empat rakaat sholat sunnah dhuha ini, insha Allah akan dimudahkan jalannya dalam memperoleh rezeki tersebut.

Mendapat Pahala

Apabila kita melaksanakan shalat Sunnah dhuha setiap hari dengan sempurna, maka Allah SWT akan memberi pahala yang tak terhingga. Didalam sebuah hadist riwayat AT-Tirmidzi menyatakan bahwa orang yang rajin mengerjalan sholat dhuna akan mendapat pahala seperti orang yang telah melakukan ibadah haji maupun umroh.

Oleh karena itu, jangan sia-siakan waktu pagi hari untuk menunaikan ibadah sholat dhuha walupaun hanya dilakukan 2 rakaat saja.

Nah, itulah pembahasan bacaan niat sholat dhuha 2 rakaat dan tata cara pelaksanaannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Niat Sholat Qobliyah Subuh Dilakukan Setelah Adzan atau Sebelum Adzan

 

Didalam melaksanakan shalat subuh terdapat pula shalat Sunnah yang bisa diamalkan. Salah satu yaitu sholat qobliyah subuh. Dimana, umat islam dianjurkan mengerjakan shalat tersebut sebelum melakukan shalat subuh. Lantas, bagaimana dengan niatnya? Yuk, simak pembahasan bacaan niat sholat qobliyah subuh dilakukan setelah adzan atau sebelum adzan dan tata cara pelaksanaannya.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Sunnah Sebelum Subuh dan Sesudah Subuh

Niat Sholat Qobliyah Subuh

Niat Sholat Qobliyah Subuh

Membaca niat sholat qobliyah subuh bisa dibacakan dalam hati. Waktu pelaksanaan sholat qobliyah dilakukan pada saat sebelum menjelang sholat subuh atau sesudah adzan subuh dengan mengerjakan sebanyak 2 rakaat. Shalat fajar ini maksudnya adalah jamaah bisa menunaikan ibadah shalat qobliyah subuh ketika waktu fajar telah tiba.

Lebih jelasnya, tentang sholat qobliyah yaitu melaksanakan shalat Sunnah 2 rakaat dikerjakan pada waktu saat fajar tiba atau dikenal sebelum mau menunaikan ibadah shalat subuh.

Bacaan Niat Sholat Qobliyah Subuh

Bacaan Niat Sholat Qobliyah Subuh Dilakukan Setelah Adzan atau Sebelum Adzan

Bagi anda yang ingin memulai mengerjakan shalat qobliyah, anda bisa membaca bacaan niat sholat qobliyah subuh dibawah ini:

اُصَلِّيْ سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatas shubhi rak’ataini lillahi ta’ala”.

Artinya: “Aku niat sholat sunah subuh 2 rakaat menghadap ke kiblat karena Allah SWT.”

Tata Cara Sholat Qobliyah Subuh

Tata Cara Sholat Qobliyah Subuh

Tata cara sholat qobliyah subuh memang hampir sama dengan shalat wajib atau Sunnah lainnya. Tetapi, shalat qobliah ini bisa dilakukan dengan waktu yang lebih singkat dan membaca surah pendek. Jangan lupa harus disertai dengan bacaan niat sholat qobliyah subuh. Berikut ini, tata caranyanya:

  • Membaca Niat
  • Takbiratul ihram
  • Membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan membaca surah dalam Al-Quran
  • Rukuk
  • Iktidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua rakaat pertama
  • Berdiri dan mengerjakan rakaat kedua caranya sama seperti rakaat pertama hingga sujud kedua
  • Duduk tasyahud
  • Mengucapkan salam

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Qobliyah Subuh

Setelah membaca bacaan niat sholat qobliyah subuh, kita sebagai umat muslim tentu harus bisa dalam menghafal doa-dola lainnya. Sebagai berikut, dzikir dan doa setelah sholat qobliyah subuh, yaitu:

Membaca Istigfar

Dzikir dan doa setelah sholat qobliyah subuh yang pertama membaca istigfar sebanyak 33 kali. Rasulullah SWT telah bersabda didalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ibu Majah:

 “Barang siapa membiasakan diri untuk senantiasa beristigfar, Allah akan memberikan jalan keluar di setiap kesulitan, kebahagian dari setiap kesusahan, dan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka,” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).

Doa

Selain itu, dzikir dan doa setelah sholat qobliyah subuh bisa membaca doa apa saja yang ingin diamalkan seperti membaca doa dibawah ini:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabarakta yaa dzal jalaali wal ikram

Artinya: “Aku memohon ampunan kepada Allah,”. “Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan dan darimu-Mu keselamatan. Maha suci Engkau, wahai tuhan pemilik keagungan dan kemuliaan.”

Setelah itu, juga ada waktu sebelum shalat subuh tiba maka bisa dilanjutkan membaca tahmid, tasbih, takbir hingga membaca alquran.

Keutamaan Sholat Qobliyah Subuh

Keutamaan Sholat Qobliyah Subuh

Selain niat sholat qobliyah subuh, banyak sekali keistimewaan dalam melaksanakan shalat qobliyah subuh tersebut. Berikut ini keutamaan sholat qobliyah subuh bagi yang menjalankannya, yaitu:

Mendapat Pahala dan Sangat Baik dari Dunia dan Seisinya

Keutamaan sholat qobliyah subuh yang dapat diperoleh bagi orang yang melaksanakan, yaitu mendapat pahala dan sangat dari dunia dan seisinya. Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Musim dan AT-Tirmidzi, yaitu:

“Dua rakaat (sebelum) fajar (salat Subuh) lebih baik (nilainya) dari dunia dan seisinya.” (HR Muslim dan Tirmidzi). Ini maksudnya bagi umat islam yang selalu melaksanakan ibadah sholat Sunnah qobliyah subuh secara rutin tanpa putus. Selain itu, hadist lain yang memberikan penjelasan tentang keutamaan mengerjakan shalat qobliyah subuh, yaitu:

 “Seandainya mereka mengetahui keutamaan yang ada pada salat Isya dan salat Subuh, tentu mereka akan mendatanginya sambil merangkak.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Mengikuti Teladan Rasulullah SAW

Mengikuti teladan Rasulullah SAW termasuk salah satu keutamaan sholat qobliyah subuh. Dimana, Rasulullah SAW selalu melaksanakan shalat Sunnah ringan sebelum melaksanakan shalat wajib (shalat subuh).

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا سَكَتَ الْمُؤَذِّنُ مِنَ الأَذَانِ لِصَلاَةِ الصُّبْحِ وَبَدَا الصُّبْحُ رَكَعَ رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ تُقَامَ الصَّلاَةُ

Artinya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu diam antara adzannya muadzin hingga salat Subuh. Sebelum salat Subuh dimulai, beliau dahului dengan 2 rakaat ringan,” (HR. Bukhari no. 618 dan Muslim no. 723).

Menutup Kekurangan Shalat

Adapun, keutamaan sholat qobliyah subuh yang didapatkan kepada orang yang menunaikan, yaitu dapat menutup kekurangan shalat.

Balasan Rumah di Surga

Selain itu, keutamaan sholat qobliyah subuh yaitu Allah akan memberi balasan rumah di surga.

Nah, itulah pembahasan bacaan niat sholat qobliyah subuh dilakukan setelah adzan atau sebelum adzan dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Sholat Sunnah Sebelum Subuh Dilakukan Sebelum Adzan atau Selepas Azan

 

Didalam melaksanakan shalat subuh terdapat pula shalat Sunnah yang bisa diamalkan. Salah satu yaitu sholat qobliyah subuh. Dimana, umat islam dianjurkan mengerjakan shalat tersebut sebelum melakukan shalat subuh. Lantas, bagaimana dengan niatnya? Yuk, simak pembahasan sholat Sunnah sebelum subuh dilakukan sebelum adzan atau selepas azan beserta tata cara pelaksanaan dan bacaan niatnya.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Sunnah Sebelum Subuh dan Sesudah Subuh

Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Sholat Sunnah Sebelum Subuh Dilakukan Sebelum Adzan atau Selepas Azan

Membaca tata cara sholat Sunnah qobliyah subuh atau lebih dikenal dan sering disebut sholat qobliyah subuh bisa dibacakan dalam hati. Waktu pelaksanaan sholat Sunnah tersebut dilakukan pada saat sebelum adzan subuh dengan mengerjakan sebanyak 2 rakaat. Shalat fajar ini maksudnya adalah jamaah bisa menunaikan ibadah shalat qobliyah subuh ketika waktu fajar telah tiba.

Lebih jelasnya, tentang sholat Sunnah di waktu subuh yaitu melaksanakan shalat Sunnah 2 rakaat dikerjakan pada waktu saat fajar tiba atau dikenal sebelum mau menunaikan ibadah shalat subuh.

Tata Cara Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Tata Cara Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Tata cara sholat Sunnah qobliyah subuh memang hampir sama dengan shalat wajib atau Sunnah lainnya. Tetapi, shalat qobliyah ini bisa dilakukan dengan waktu yang lebih singkat dan membaca surah pendek. Berikut ini, urutan tata caranya:

Membaca Niat

Takbiratul ihram

Membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan membaca surah dalam Al-Quran

Rukuk

Iktidal

Sujud pertama

Duduk di antara dua sujud

Sujud kedua rakaat pertama

Berdiri dan mengerjakan rakaat kedua caranya sama seperti rakaat pertama hingga sujud kedua

Duduk tasyahud akhir

Mengucapkan salam

Baca Juga: Bacaan Sholat Subuh dari Niat Sampai Salam Beserta Artinya

Bacaan Niat Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Bacaan Niat Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Bagi anda yang ingin memulai mengerjakan shalat qobliyah, anda bisa membaca bacaan niat sholat Sunnah ini (qobliyah subuh), dibawah ini:

Latin: “Ushalli sunnatas shubhi rak’ataini lillahi ta’ala”.

Artinya: “Aku berniat sholat sunnah qobliyah subuh 2 rakaat menghadap ke qiblat karena Allah SWT.”

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Setelah membaca pembahasan sholat Sunnah sebelum subuh, kita sebagai umat muslim tentu harus bisa dalam menghafal doa-dola lainnya. Sebagai berikut, dzikir dan doa setelah sholat Sunnah qobliyah subuh, yaitu:

Membaca Istigfar

Dzikir dan doa setelah sholat Sunnah qobliyah subuh yang pertama membaca istigfar sebanyak 33 kali. Rasulullah SWT telah bersabda didalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ibu Majah:

 “Barang siapa membiasakan diri untuk senantiasa beristigfar, Allah akan memberikan jalan keluar di setiap kesulitan, kebahagian dari setiap kesusahan, dan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka,” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).

Doa

Selain itu, dzikir dan doa setelah sholat Sunnah qobliyah subuh bisa membaca doa apa saja yang ingin diamalkan seperti membaca doa dibawah ini:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabarakta yaa dzal jalaali wal ikram

Artinya: “Aku memohon ampunan kepada Allah,”. “Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan dan darimu-Mu keselamatan. Maha suci Engkau, wahai tuhan pemilik keagungan dan kemuliaan.”

Setelah itu, juga ada waktu sebelum shalat subuh tiba maka bisa dilanjutkan membaca tahmid, tasbih, takbir hingga membaca alquran.

Keutamaan Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Keutamaan Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Selain niat sholat Sunnah qobliyah subuh, banyak sekali keistimewaan dalam melaksanakan shalat qobliyah subuh tersebut. Berikut ini keutamaan sholat Sunnah qobliyah subuh bagi orang yang menjalankannya, yaitu:

Mendapat Pahala dan Sangat Baik dari Dunia dan Seisinya

Keutamaan sholat Sunnah qobliyah subuh yang dapat diperoleh bagi orang yang melaksanakan, yaitu mendapat pahala dan sangat dari dunia dan seisinya. Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Musim dan AT-Tirmidzi, yaitu:

“Dua rakaat (sebelum) fajar (salat Subuh) lebih baik (nilainya) dari dunia dan seisinya.” (HR Muslim dan Tirmidzi). Ini maksudnya bagi umat islam yang selalu melaksanakan ibadah sholat Sunnah qobliyah subuh secara rutin tanpa putus. Selain itu, hadist lain yang memberikan penjelasan tentang keutamaan mengerjakan shalat qobliyah subuh, yaitu:

 “Seandainya mereka mengetahui keutamaan yang ada pada salat Isya dan salat Subuh, tentu mereka akan mendatanginya sambil merangkak.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Mengikuti Teladan Rasulullah SAW

Mengikuti teladan Rasulullah SAW termasuk salah satu keutamaan sholat Sunnah qobliyah subuh. Dimana, Rasulullah SAW selalu melaksanakan shalat Sunnah ringan sebelum melaksanakan shalat wajib (shalat subuh).

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا سَكَتَ الْمُؤَذِّنُ مِنَ الأَذَانِ لِصَلاَةِ الصُّبْحِ وَبَدَا الصُّبْحُ رَكَعَ رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ تُقَامَ الصَّلاَةُ

Artinya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu diam antara adzannya muadzin hingga salat Subuh. Sebelum salat Subuh dimulai, beliau dahului dengan 2 rakaat ringan,” (HR. Bukhari no. 618 dan Muslim no. 723).

Menutup Kekurangan Shalat

Adapun, keutamaan sholat Sunnah qobliyah subuh yang didapatkan kepada orang yang menunaikan, yaitu dapat menutup kekurangan shalat.

Balasan Rumah di Surga

Selain itu, keutamaan sholat Sunnah di waktu subuh yaitu Allah akan memberi balasan rumah di surga.

Nah, itulah pembahasan sholat Sunnah sebelum subuh dilakukan sebelum adzan atau selepas azan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tata Cara Sholat Subuh dan Bacaan Niat Beserta Gambarnya

 

Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Dimana, bulan puasa ini adalah bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh umat islam dikarenakan memiliki banyak keutamaan dan penuh dengan ampunan dari Allah SWT. Selain itu, umat islam akan melaksanakan beragam kegiatan ibadah selama 1 bulan penuh pada Ramadhan. Salah satu ibadah Sunnah yang dilakukan oleh umat islam yaitu mengerjakan shalat tarawih. Bagaimana caranya? Yuk, simak pembahasan tata cara sholat tarawih sendiri 11 rakaat dan bacaan niatnya.

Hukum sholat tarawih sendiri adalah Sunnah muakkad dan dilakukan 1 bulan penuh. Sholat tarawih di rumah sendiri bisa dilakukan 11 maupun 23 rakaat, tergantung anda yang akan menjalankannya sesuai berada di lingkungan. Waktu mengerjakan tata cara sholat tarawih mulai setelah shalat isya hingga sampai sebelum shubuh. Dalam melaksanakan tata cara sholat tarawih untuk yang 11 rakaat, rata-rata dilakukan empat rakaat tanpa adanya tahiyat awal pada shalat tarawih tersebut.

Adapun bacaan niat sholat tarawih yang harus dibacakan, yaitu:

“ushollii sunnatat-taroowiihi rok’ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta’aala”.

Artinya: “Saya niat sholat sunnah tarawih dua raka’at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala”.

Baca Juga: Bacaan Sholat Tahajud Lengkap dari Awal Sampai Akhir

Tata Cara Sholat Tarawih

Tata Cara Sholat Tarawih

Sebelum membahas bagaimana tata cara sholat tarawih yang benar, tak salahnya kita harus tahu juga informasi tentang shalat tarawih lainnya. Seperti bolehkan shalat tarawih di rumah sendiri? Jawabannya sholat tarawih lebih utama dikerjakan di masjid secara berjamaah. Akan tetapi, jika kondisi kesehatan kurang feat atau ada halangan lain, maka boleh sholat tarawih dilakukan di rumah secara sendiri, walaupun pahalanya tak kurang.

Begitupun dengan wanita lebih utama shalat tarawih dilakukan di rumah daripada di masjid. Disaat seseorang kan melakukan shalat tarawih sendiri di rumah maka boleh memilih harus bersuara maupun tidak agar lebih semangat dan khusu menjalankan ibadah shalat tarawih. Lantas, bagaimana jika tidak melaksanakan shalat tarawih? Rasulullah SAW telah bersabda didalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hirairah RA:

”Siapa saja yang sembahyang malam Ramadan [tarawih] iman dan ikhlas, maka dosanya yang telah lalu diampuni’,”

Dengan begitu, seseorang yang meninggalkan shalat tarawih pada bulan Ramadhan tidak berdosa, namun tidak akan mendapat pahala. Oleh karena itu, bulan puasa adalah bulan yang penuh ampunan. Maka tak salahnya kita sebagai umat muslim harus memanfaatkan bulan tersebut untuk beribadah kepada Allah SWT. Karena, bulan puasa memiliki banyak keutamaan yang sangat luar biasa bagi orang yang menunaikannya. Disamping itu, puasa dibulan Ramadhan hukumnya adalah wajib.

Persoalana bagaimana jika shalat tarawih boleh tidak ditutup dengan shalat witir? Sebetulnya boleh saja, tetapi mereka tidak akan mendapatkan pahala. Adapun, bacaan niat sholat witir 1 rakaat yaitu: “Usholli sunnatan minal witri rak’atan mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala.

Artinya: Aku niat shalat sunnah witir satu rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah ta’ala.

Banyak sekali manfaat dari sholat tarawih yang bisa didapatkan bagi orang yang menjalankannya. Yang mana, keutamaan shalat tarawih akan di ampuni dari segala dosa-dosa yang telah dilakukan, mendapat rizky yang melimpah, perbanyak tali silaurahmi dan sebagainya. Di Indonesia tidak ada yang shalat tarawih 40 rakaat, rata-rata umat muslim menjalankan ibadah sholat tarawih ada yang 11 dan 23 rakaat.

Baca Juga: Tuliskan Bacaan Niat Sholat Witir 1 Rakaat dan 2 Rakaat

Beginilah Tata Cara Sholat Tarawih

Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri 11 Rakaat dan Bacaan Niatnya

Beriktu ini, beginilah tata cara sholat tarawih 11 rakaat sendiri di rumah atau berjamaah di masjid, yaitu:

Membaca niat

Takbiratul ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surah dalam al-quran

Rukuk

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga,

Tasyahud akhir,

Salam

Apabila sholat tarawih telah selesai dikerjakan, maka dilanjutkan dengan mengerjalan sholat witir sebanyak 3 rakaat baik satu kali salam dalam satu waktu atau dua kali salam dengan melaksanakan dua rakaat kemudian dilanjutkan satu rakaat terakhir.

Bacaan Niat Sholat Tarawih

Bacaan Niat Sholat Tarawih

Setelah membahas tata cara sholat tarawih, umat muslim tentunya harus hafal juga bacaan niatnya supaya lebih afdol ketika mengerjakan. Berikut ini, bacaan niat sholat tarawih, yaitu:

Bacaan Niat Sholat Tarawih Berjamaah Jadi Imam

Latin: “Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā

Artinya,”Aku berniat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam karena Allah SWT.”

Bacaan Niat Sholat Tarawih Berjamaah Jadi Makmum

Latin: “Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā

Artinya, “Aku berniat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah SWT.”

Nah, itulah pembahasan tata cara sholat tarawih sendiri 11 rakaat dan bacaan niatnya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Niat Sholat Tahajud 2 Rakaat Sendiri di Rumah