Setelah menyelesaikan ibadah puasa Ramadhan selama 1 bulan penuh, maka umat muslim tentunya akan merayakan hari kemenangan dengan menggema takbiran pada malam hingga pagi hari pada bulan 1 syawal. Setelah itu, umat islam akan serentak merayakan sholat idul fitri secara berjamaah. Lantas, bagaimana cara menunaikan ibadah sunah shalat idul fitri tersebut? Yuk, simak pembahasan tata cara sholat ied fitri beserta bacaan niat bahasa arab, latin, dan artinya.

Setiap malam hari raya ied fitri yang menjadi hari kebahagian atau kemenangan atas menjalankan suatu ibadah puasa Ramadhan penuh satu bulan akan menggemakan bacaan takbiran di masjid, mushola atau dijalan yang menggunakan bedug untuk merayakan kemenangan. Begitupun pada pagi hari, semua umat muslim akan melaksanakan ibadah shalat sunah idul fitri secara berjamaah baik dimasjid maupun lapangan sambil membaca bacaan takbiran.

Rasulullah SAW telah bersabda didalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, yaitu:

“Sunah itu pelaksanaan shalat id di musala jika masjid desa sempit sebagaimana riwayat yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW keluar menuju ke musala dan masyarakat banyak (yang hadir) pada shalat id,”

Baca Juga: Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaan Niat Jadi Imam dan Makmum

Tata Cara Sholat Ied Fitri

Tata Cara Sholat Ied Fitri

Sebelum membahas tata cara sholat ied fitri, tentu umat muslim harus ketahui bahwa sebentar lagi akan menyambut bulan puasa Ramadhan dan hari raya ied fitri tahun 2023 atau 1444 hijriah. Dimana, puasa Ramadhan akan bertepatan bukan maret. Sedangkan hari raya ied fitri pada bulan april 2023. Maka dari itu, tentu kita sebagai umat islam harus bisa atau hafal bacaan niat maupun tata cara dalam melaksanakan shalat idul fitir.

Melansir dari berbagai sumber menyatakan bahwa hukum melaksanakan sholat idul fitri adalah Sunnah muakkad alias sangat dianjurkan. Mengapa? Sebab, Nabi Muhammad SAW selalu menunaikan ibadah sholat idul fitri tak pernah ketinggalan sampai akhir hayat. Dan, begitupun dengan para sahabat maupun sampai sekarang masih dikerjakan oleh umat islam.

Baca Juga: Bacaan Sholat Idul Fitri Saat Takbir 7 Kali Beserta Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Urutan Tata Cara Sholat Ied Fitri

Tata Cara Sholat Ied Fitri Beserta Bacaan Niat Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Berikut ini, tata cara sholat ied fitri yang harus diketahui oleh umat muslim, yaitu:

Membaca Niat

Membaca Takbir Sebanyak 7 Kali. Dari setiap takbir dianjurkan membaca:

“Subhanallah wal hamdulillah wa laailaahaillallah wa Allahu Akbar”.

Membaca Surah Al-Fatihah dan dilanjutkan membaca surah dalam Al-Quran

Ruku dengan tumaninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal dengan tumaninah

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud dengan tumaninah

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat yang kedua

Pada saat rakaat kedua, membaca takbir sebanyak 5 kali dan dilanjutkan membaca surah Al-Fatihah serta membaca surah dalam Al-Quran. Hingga,

Tahyatul akhir

Salam

Bacaan Niat Sholat Ied Fitri

Bacaan Niat Sholat Ied Fitri

Setelah mengetahui bagaimana tata cara sholat ied fitri yang baik dan benar. Tak lupa umat islam harus hafal bacaan niatnya. sebagai berikut, bacaan niat sholat ied fitri bagi imam dan makmum, yaitu:

Imam

Bacaan niat sholat ied fitri untuk imam, yaitu:

Latin: “Usholli rak’ataini sunnatan ai’idil fitri imaman lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku berniat sholat sunah Idul Fitri dua rakaat menjadi imam karena Allah ta’ala.”

Makmum

Sedangkan, bacaan niat sholat ied fitri untuk makmum, yaitu:

Latin: “Usholli rak’ataini sunnatan ai’idil fitri ma’mumam lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku berniat sholat sunah Idul Fitri dua rakaat menjadi makmum karena Allah ta’ala.”

Keutamaan Sholat Ied Fitri

Keutamaan Sholat Ied Fitri

Setelah mengetahui bacaan doa niat sholat ied fitri, maka tak salahnya anda harus tahui keistimewaan dalam shalat idul fitri. Berikut ini, keutamaan sholat ied fitri yang wajib diketahui, yaitu:

  • Mengagungkan Asma Allah
  • Mempererat Tali Silaturahmi Sesama Muslim
  • Menunjukkan Ukhuwah Islamiah dan Kekuatan agama Islam
  • Merayakan Hari Kemenangan (lebaran)
  • Dll

Nah, itulah pembahasan tata cara sholat ied fitiri beserta bacaan niat bahasa arab, latin, dan artinya dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutny: Bacaan Tasyahud Awal dan Akhir versi Muhammadiyah dan NU

 

Melaksanakan sholat Sunnah witir merupakan salah satu amalan paling baik untuk menyempurnakan sholat tarawih maupun tahajud agar semua doa yang diharapakan terkabulkan. Tetapi, menunaikan ibadah sholat ini harus disertai dengan niat dan pelaksanaannya. Penasaran? Yuk, simak pembahasan tata cara sholat witir setelah tahajud beserta bacaan niatnya.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Witir 3 Rakaat Sendiri Setelah Tahajud

Cara Sholat Witir

Cara Sholat Witir

Sebelum membahas bagaimana cara sholat witir yang benar, tak salahnya kita harus tahu juga informasi tentang shalat witir lainnya. Seperti bolehkah shalat witir di rumah sendiri? Jawabannya sholat witir boleh boleh dilakukan dirumah setelah selesai sholat tahajud.

Sholat witir adalah ibadah shalat Sunnah yang dianjutkan setelah menyelesaikan sholat Sunnah lainya pada malam hari. Dimana, umat islam dapat menunaikan sholat witir yang dilakukan ketika selesai sholat tarawih pada bulan Ramadhan alias bulan puasa maupun tahajub sebanyak 1 atau 3 rakaat. Waktu pelaksanaan cara sholat witir bisa dikerjakan habis isya, pertiga malam hingga mau menjelang waktu subuh.

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, menyatakan bahwa Aisyah RA pernah berkata:

“Dari setiap malam, Nabi Muhammad SAW pernah mengerjakan sholat witir pada permulaan malam, tengah malam, akhiran malam, dan berakhir pada waktu subuh,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Tata Cara Sholat Witir 3 Rakaat

Tata Cara Sholat Witir Setelah Tahajud Beserta Bacaan Niatnya

Setelah mengetahui cara sholat witir, kita sebagai umat islam tentu harus mempelajari bagaimana tata cara dalam mengerjakan shalat witir. Sebagai berikut, urutan tata cara sholat witir 3 rakaat sendiri satu kali salam, yaitu:

Membaca Niat

Takbiratul Ihram اللهُ أكْبَرُ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Al-Fatihah dan dilanjutkan membaca surah dalam alquran.

Rukuk

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Itidal

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri kembali mengerjakan rakaat kedua hingga sampai sujud kedua

Berdiri lagi melaksanakan rakaat ketiga hingga,

Tasyahud akhir

At-tahiyyaatul mubaarakatush shalawaatuth thayyibaatulillaahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaahi. Allohumma solli ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa sollaita ‘alaa aali ibroohim, wa baarik ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa baarokta ‘alaa aali ibroohim, fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid.

Atau,

لتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ

وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ للَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ،

اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ

جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّفِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Attahiyyaatu lillaahi washsholawaatu waththoyyibaat. Assalaamu ‘alaika ayyuhannabiyyu warohmatullaahi wabarokaatuh. Assalaamu’alainaa wa’ala ‘ibaadillaahi shshoolihiin. Asyhadu anlaa ilaaha illallaah waasyhadu annamuhammadan ‘abduhu warosuuluh. Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa shollaita ‘ala Ibroohim wa ‘ala aali Ibrohim, innaka hamidun majiid. Allahumma baarik ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa baarokta ‘ala Ibrohim wa ‘ala aali Ibrohimm innaka hamidun majiid. Allaahumma inni a’uudzubika min ‘adzaabil qabri wa min ‘adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.

Salam

Baca Juga: Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri 11 Rakaat dan Bacaan Niatnya

Bacaan Niat Sholat Witir

Bacaan Niat Sholat Witir

Setelah mengetahui cara sholat tahajud, tentu kalian harus hafal juga bacaan niatnya. Sebagai berikut, bacaan niat sholat witir, yaitu:

Niat Sholat Witir Tiga Rakaat

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: “Usholli sunnatal witri tslatsa roka’aatin lillahi ta’aalaa

Artinya: “Aku niat sholat sunnah witir tiga rakaat karena Allah Ta’ala”

Niat Sholat Witir Satu Rakaat

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: “Usholli sunnatal witri rok’atan lillahi ta’aalaa

Artinya : Aku niat sholat sunnah witir satu rakaat karena Allah Ta’ala”

Niat Sholat Witir Dua Rakaat

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: “Usholli sunnatal witri rok’ataini lillahi ta’aalaa

Artinya: “Aku niat sholat sunnah witir dua rakaat karena Allah Ta’ala”

Bacaan Doa Setelah Sholat Witir

Bacaan Doa Setelah Sholat Witir

Selesai membaca cara sholat witir yang benar dan baik, kita bisa membaca doa-doa yang bisa dibacakan. Seperti bacaan doa setelah sholat witir dibawah ini:

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسُ

Latin: “Subhaanal malikil qudduus

Artinya:”Maha Suci Allah Yang Maha Merajai dan Yang Maha Bersih.”

Kemudian, dilanjutkan dengan kalimat:

رَبُّ الْمَلآئِكَةِ وَالرُّوْحِ

Latin: “robbul-malaa-‘ikati warruuh

Artinya: yang memiliki makna “Yang Menguasai para Malaikat dan Ruh/Jibril.”

Dan masih banyak lagi doa-doa yang bisa kita panjatkan setelah selesai mengerjakan shalat witir sendiri maupun berjamaah.

Nah, itulah pembahasan pembahasan tata cara sholat witir setelah tahajud beserta bacaan niatnya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: 10 Keutamaan Shalat Tarawih Adalah, Ini Jawabannya

 

Didalam mengerjakan sholat terdapat beberapa rukun yang harus dilaksanakan. Dimana, rukun tersebut merupakan salah satu syarat sholat yang patut dilakukan agar sah. Apabila seseorang mengerjakan sholat tidak sesuai dengan rukunnya maka batal shalatnya. Penasaran? Yuk, simak pembahasan rukun shalat ada 17 apa aja? Coba sebutkan.

Sholat adalah tiang agama. Umat muslim yang telah memenuhi syarat rukun islam wajib menunaikan ibadah sholat 5 waktu, seperti mengerjakan sholat dhuhur. Dimana, sholat 5 waktu merupakan salah satu perintah Allah SWT kepada umat muslim yang wajib dikerjakan. Apabila salah satu sholat tersebut ditinggalkan maka mereka akan berdosa.

Disamping itu, kita sebagai umat muslim harus mengajak keluarga sesama muslim untuk menunaikan shalat fardu yang tidak boleh ditinggalkan.

Allah SWT telah berfirman dalam surah Thaha ayat 132:

Artinya: “Perintahkanlah keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa,” (Surat Thaha ayat 132).

Baca Juga: Cara Mengqodho Sholat Ashar Beserta Bacaan Niat Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Rukun Shalat Ada 17

Bacaan Niat Sholat, Rukun Shalat Ada 17 Apa Aja Coba Sebutkan

Berikut ini, rukun shalat ada 17 yang patut diketahui oleh umat muslim, diantaranya:

Niat

Rukun shalat ada 17 yang pertama adalah niat. Setiap melaksanakan ibadah sholat fardu maupun Sunnah tentu harus diawali dengan membaca niat. Karena, niat merupakan salah satu bagian bacaan awal untuk mengerjakan shalat yang lebih sempurna.

Takbiratul Ihram

Selain niat, rukun shalat ada 17 yang kedua yaitu takbiratul ihram. Pada saat anda ingin mengerjakan sholat maka akan dimuali dengan takbiratul ihram membaca Allahuakbar sambil mengangkat kedua tangan. Disini, tentu kalian harus fokus ibadah karena Allah SWT, jangan memikirkan hal-hal lain selain dari membaca doa sholat tersebut.

Berdiri Bagi yang Mampu

Adapun, rukun shalat ada 17 selain takbiratul ihram yaitu berdiri bagi yang mampu. Artinya, menunaikan ibadah sholat harus berdiri tegak untuk orang yang mampu dalam kondisi fisiknya. Apabila tidak mau berdiri, maka bisa dilakukan dengan duduk dan berbaring.

Lainnya

Rukun shalat ada 17 lainnya selain yang diatas, adalah:

  • Membaca Al-fatihah
  • Ruku
  • Ruku dengan tumaninah
  • Itidal
  • Itidal dengan tumaninal
  • Sujud
  • Sujud dua kali dengan tumaninah
  • Duduk diantara dua sujud
  • Tumaninah pada saat duduk
  • Tasyahid akhir dengan membaca doanya
  • Duduk diwaktu tasyahud                  
  • Shawalat nabi
  • Tertib

Bacaan Niat Sholat

Setelah mengetahui rukun shalat ada 17, maka sebagai umat muslim tentu harus hafal bacaan niat dalam sholat, seperti kita ingin membaca doa niat sholat dhuhur.

اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَى

Latin: “Usholli fardlon dhuhri arba’a rok’aataim mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillahi ta’aala

Artinya: ” Aku niat sholat fardu dhuhur empat rakaat, sambil menghadap qiblat sebagai imam karena Allah ta’ala.”

Baca Juga: 10 Keutamaan Shalat Berjamaah di Masjid Daripada Sendiri

Tata Cara Sholat

Begitupun dengan tata cara sholat ketika sudah memahami rukun shalat ada 17, yaitu:

Membaca niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat berikutnya. Caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir dengan membaca sama seperti di tasyahud pertama

Membaca Salam

Nah, itulah pembahasan rukun shalat ada 17 apa aja? Coba sebutkan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Setelah Sholat Fardhu Latin, Dzikir dan Doa Lengkap

 

Banyak sekali amalan ibadah Sunnah yang dapat dikerjakan oleh umat muslim selain mengerjakan ibadah wajib. Salah satu amalan Sunnah yang bisa dilakukan adalah melaksanakan sholat syuruq pada waktu setelah matahari terbit. Lalu, bagaimana cara pelaksanaan dan niatnya? Yuk, simak pembahasan bacaan niat sholat syuruq dan doanya, tata ara pelaksanaan dan keutamaan.

Baca Juga: Bacaan Sholat Dhuha Lengkap Dengan Artinya

Niat Sholat Syuruq

Niat Sholat Syuruq

Sebelum membahas bacaan niat sholat syuruq tentu kita harus pahami daripada arti nama tersebut. Sholat syuruq adalah ibadah sholat Sunnah dilakukan sebanyak 2 rakaat yang dapat dikerjakan pada waktu setelah matahari terbit. Sedangkan, waktu akhir sholat syuruq berkisar menjelang siang hari tidak memanjang sampai menjelang waktu matahari tergelincir ke arah barat.

Penjelasan sholat syuruq tersebut telah dijelaskan dalam sebuah hadist,

كَانَ إِذَا أَشْرَقَتْ وَارْتَفَعَتْ قَامَ وَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَإِذَا انْبَسَطَتِ الشَّمْسُ وَكَانَتْ فِي رُبُعِ النَّهَارِ مِنْ جَانِبِ الْمَشْرِقِ صَلَّى أَرْبَعًا (رواه الترمذي

والنسائي وابن ماجه من حديث علي)

Artinya: “Ketika matahari terbit dan mulai naik (satu atau dua tombak) maka Rasulullah SAW berdiri dan shalat dua rakaat; dan ketika matahari mulai menjulang tinggi dari arah timur dalam seperempat siang maka beliau shalat empat rakaat.” (HR at-Tirmidzi, an-Nasai dan Ibnu Majah dari hadits Ali t).

Bacaan Niat Sholat Syuruq

Bacaan Niat Sholat Syuruq dan Doanya, Tata Cara Pelaksanaan dan Keutamaan

Berikut ini, bacaan niat sholat syuruq yang bisa dibacakaan pada saat pelaksanaannya, yaitu:

أصلى سنة الإشراق ركعتين لله تعالى

Latin: “Ushalli sunnatal isyraqi rak’ataini lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku niat shalat sunnah isyraq dua rakaat karena Allah.”

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Tata Cara Sholat Syuruq

Tata Cara Sholat Syuruq

Setelah hafal bacaan niat sholat syuruq atau isyraq, maka anda bisa mencoba mulai mempraktekannya. Sebagai berikut, tata cara sholat syuruq patut diketahui, diantaranya:

Membaca Niat

Takbiratul ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca surah Al-Fatihah dan dilanjutkan membaca surah dalam Al-Quran

Rukukdengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal dengan tuma’ninah

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud dengan tuma’ninah

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Sujud kembali dengan membaca doa sujud

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Berdiri kembali untuk mengerjakan rakaat yang kedua. Gerakannya sama seperti rakaat pertama,hingga

Tasyahud akhir

Salam

Doa Setelah Sholat Syuruq

Doa Setelah Sholat Syuruq

Setelah memahami doa niat sholat syuruq dan tata caranya, maka kalian bisa membaca doa setelah sholat syuruq dibawah ini.

اَللّهُمَّ يَا نُوْرَ النُّوْرِ بِالطُّوْرِ وَكِتَابٍ مَسْطُوْرٍ فِيْ رِقٍّ مَنْشُوْرٍ وَالبَيْتِ المَعْمُوْرِ، أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِيْ نُوْرًا أَسْتَهْدِيْ بِهِ إِلَيْكَ وَأَدُلُّ بِهِ عَلَيْكَ

وَيَصْحَبُنِيْ فِيْ حَيَاتِيْ وَبَعْدَ الْاِنْتِقَالِ مِنْ ظَلاَم مِشْكَاتِيْ، وَأَسْأَلُكَ بِالشَّمْسِ وَضُحَاهَا وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا، أَنْ تَجْعَلَ شَمْسَ مَعْرِفَتِكَ مُشْرِقَةً بِيْ لَا يَحْجُبُهَا

غَيْمُ الْأَوْهَامِ وَلَا يَعْتَرِيْهَا كُسُوْفُ قَمَرِ الوَاحِدِيَّةِ عِنْدَ التَّمَامِ، بَلْ أَدِمْ لَهَا الْإِشْرَاقَ وَالظُهُوْرَ عَلَى مَمَرِّ الْأَيَّامِ وَالدُّهُوْرِ. وَصَلِّ اللَّهُمَّ عَلَى سَيِّدِنَ

ا مُحَمَّدٍ خَاتِمِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ. وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَللهم اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلِإِخْوَاِننَا فِي اللهِ أَحْيَاءً وَأَمْوَاتًا أَجْمَعِيْنَ. 

Arab-latin: Allâhumma yâ nûrannûri bit thûr wa kitâbim masthûrin fî riqqim mansyûrin wal baitil ma’mur, as-aluka an tarzuqanî nûran astahdî bihi ilaika wa adullu bihi ‘alaika wa yashhabunî fi hayâtî wa ba’dal intiqâli min dhalâmi misykâtî, wa as-aluka bissyamsi wa dhuhâha wa nafsin wa mâ sawwâha, an taj’ala syamsa ma’rifatika musyriqatam bî lâ yahjubuhâ ghaimul auhâmi walâ ya’tarîhâ kusûful qamaril wâhidiyyati ‘indat tamâm, bal adim lahâl Isyraqa wad dhuhûra ‘alâ mamarril ayyâmi wad duhûr. Wa shallillâhumma ‘alâ Sayyidinâ Muhammadin khâtamil anbiyâ-i wal mursalîn. Wal hamdulillâhi rabbil ‘âlamîn. Allâhummaghfir lanâ wa liwâlidîna wa li-ikhwâninâ fillâhi ahyâ-an wa amwâtan ajma’în.

Keutamaan Sholat Syuruq

Keutamaan Sholat Syuruq

Adapun, keumataan sholat syuruq dan hafal bacaan niat sholat syuruq yaitu akan mendapatkan pahala seperti pahala umroh dan haji. Akan tetapi, keutamaan ini apabila dikerjakan telah memenuhi segalah persyarat yaitu mengerjakan sholat subuh secara berjamaah di masjid dan mengamalkan dzikir sampai matahari terbit.

Salah satu hadist yang menjelaskan keutamaan sholat syuruq ini,

مَنْ صَلَّى الْفَجْرَ فِي جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللهَ تَعَالَى حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ، كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ تَامَةٍ تَامَةٍ تَامَةٍ (رواه الترمذي. حسن)

Artinya: “Siapa saja yang sholat subuh secara berjamaah, kemudian duduk dengan berdzikir kepada Allah sampai terbit matahari, kemudian shalat dua rakaat maka ia akan mendapatkan pahala sebagaimana haji dan umrah yang sempurna, sempurna, sempurna.” (HR at-Tirmidzi. Hadits Hasan).

Nah, itulah pembahasan bacaan niat sholat syuruq dan doanya, tata ara pelaksanaan dan keutamaan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Keutamaan Sholat Dhuha 2 Rakaat, Bacaan Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

 

Setiap kali kita selesai mengerjakan sholat 5 waktu tentu banyak sekali bacaan dzikir dan doa yang harus kita bacakan sebagai amal bekal diakhirat nanti. Terkadang, kita sering langsung pergi setelah selesai mengerjakan sholat fardu. Padahal, disitu terdapat banyak amalan Sunnah yang bisa dikerjakan, seperti dzikir dan doa. Lantas, bagaimana bacaannya? Yuk, simak pembahasan bacaan setelah sholat fardhu latin, dzikir dan doa lengkap.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Jama Takhir Dhuhur dan Ashar Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

Bacaan Setelah Sholat Fardhu

Bacaan Setelah Sholat Fardhu

Dengan adanya pembahasan bacaan setelah sholat fardhu tentu sangat membantu bagi umat muslim yang belum hafal bacaan dzikir dan doa tersebut. Sehingga, ketika sudah hafal maka dapat diamalkan dengan mudah dan tidak melakukan langsung pergi ketika selesai mengerjakan sholat 5 waktu.

Bagi kalian yang suka langsung pergi setelah habis mengerjakan sholat di masjid, mulai dari sekarang kalian jangan melakukan hal itu lagi. Dan kalian harus membaca dzikir dan doa terlebih dahulu apabila telah selesai mengerjakan sholat wajib. Sehingga, anda akan mendapat pahala yang berlipat atas apa yang telah diamalkannya.

Rangkaian Bacaan Setelah Sholat Fardhu

Bacaan Setelah Sholat Fardhu Latin, Dzikir dan Doa Lengkap

Berikut ini, beberapa rangkaian bacaan setelah sholat fardhu yang bisa kalian bacakan, diantaranya:

Membaca Istigfar

Bacaan setelah sholat fardhu yang pertama adalah dzikir membaca istigfar sebanyak 3 kali,

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Latin: “Astaghfirullah Hal’adzim, Aladzi Laailaha Illahuwal Khayyul Qoyyuumu Wa Atuubu Ilaiih

Membaca Doa

Bacaan setelah sholat fardhu kedua yaitu membaca doa dibawah ini sebanyak 3 kali,

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

Latin: “Laa Ilaha Illallah Wakhdahu Laa Syarika Lahu, Lahul Mulku Walahul Khamdu Yukhyiiy Wayumiitu Wahuwa ‘Alaa Kulli Syai’innqodiir

Doa Memuji Allah SWT

Adapun, bacaan setelah sholat fardhu selanjutnya adalah membaca doa memuji Allah SWT,

للَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَارَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام.

Latin: “Allahumma Angtassalam, Wamingkassalam, Wa Ilayka Ya’uudussalam Fakhayyina Rabbanaa Bissalaam Wa-Adkhilnaljannata Darossalaam Tabarokta Rabbanaa Wata’alayta Yaa Dzaljalaali Wal Ikraam

Membaca Tasbih, Tahmid dan Takbir

Bacaan setelah sholat fardhu berikutnya adalah membaca tasbih, tahmid dan takbir, masing-masing sebanyak 33 kli

Kalimat Tasbih

سُبْحَانَ اللهِ

Latin: “Subhanallah

Kalimat Tahmid

الْحَمْدُلِلهِ

Latin: “Alhamdulillah

Kalimat Takbir

اللهُ اَكْبَرُ

Latin: “Allahu Akbar

Selanjut membaca istigfar, shalawat nabi dan tahlil, masing-masing dilakukan sebanyak 33 kali

Baca Juga: Cara Mengqodho Sholat Ashar Beserta Bacaan Niat Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Doa Setelah Sholat Fardhu

Doa Setelah Sholat Fardhu

Adapun, bacaan doa setelah sholat fardhu yang dapat dibacakan sesuai keinginan yang sedang kalian butuhkan, seperti contoh dibawah ini.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِىْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَارَبَّنَالَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ

Latin: “Bismillaahirrahmaanirrahiim. Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin. Hamdayyu-waafii ni’amahuuwayukaafi’u maziidah. Yaa rabbanaa lakalhamdu wa lakasy syukruka-maa yambaghiilijalaaliwajhika wa ‘azhiimisul-thaanik.”

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. صَلاَةً تُنْجِيْنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلاَهْوَالِ وَاْلآفَاتِ. وَتَقْضِىْ لَنَابِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ

.وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ. وَتَرْفَعُنَابِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ. وَتُبَلِّغُنَا بِهَا اَقْصَى الْغَيَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ

اِنَّهُ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَاقَاضِىَ الْحَاجَاتِ

 “Allaahumma shalliwasallim ’ala sayyidinaa muhammadiw wa ‘ala aali sayyidinaa muhammad shalaatan tun jihnaa bihatsa min jamii’il ahwaali wal aafaat. Wa taqdhii lanaa bihaa jamii’al hajaat. Wa tuthahhirunaa bihaa min jamits sayyi’aat. Wa atarfa ‘unaabihaa ‘indaka ‘aladdarajaat. Wa tuballighunaa bihaa aqshal ghaayaati minjamii’il khairaatifil hayaati wa ba’dal mamaat. Innahu samii’un qariibum mujiibudda’awaat wayaa qaadhiyal hajaat

اَللّٰهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَصِحَّةً فِى الْبَدَنِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ

وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

 Allaahumma innaa nas’aluka salaamatan fiddiini waddun-yaa wa aakhirah. Wa ‘aafiyatan fil jasadi wa shihhatan fil badani wa ziyaadatan fil’ilmi wa barakatan firrizqi wa taubatan qablal maut wa rahmatan ‘indalmaut wa maghfiratan ba’dal maut. Allaahumma hawwin ‘alainaa fii sakaraatil maut wan najaata minannaari wal ‘afwa ‘indal hisaab.

رَبَّنَااغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلِمَشَايِخِنَا وَلِمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ لَهُ حَقٌّ عَلَيْنَا وَلِمَنْ اَحَبَّ وَاَحْسَنَ اِلَيْنَا وَلِكَافَّةِ الْمُسْلِمِيْنَ اَجْمَعِيْنَ

 “Rabbanagh firlanaa dzunuubanaa wa liwaalidiinaa walimasyaayikhinaa wa limu’alli-miinaa wa liman lahuu haqqun ‘alainaa wa liman ahabba wa ahsana ilainaa wa likaaffatil mus limiin ajma’iin

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَتُبْ عَلَيْنَا اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

Rabbanaa taqabbal minnaa innaka antas samii’ul ’aliim, wa tub’alainaa innaka antat tawwabur rahiim

رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbanaa aatinaa fiduunnyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, waqinaa ‘adzaa ban naar

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

 Washallallahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa aalihiwa shahbihiiwa sallam, wal hamdu lillaahirabbil ‘aalamiin

Nah, itulah pembahasan bacaan setelah sholat fardu latin, dzikir dan doa lengkap yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: 10 Keutamaan Shalat Berjamaah di Masjid Daripada Sendiri

 

Keutamaan Shalat Berjamaah – Menunaikan ibadah sholat 5 waktu merupakan kewajiban umat muslim yang harus dilaksanalam dalam mengerjakan rukun islam yang ke dua atas perintah Allah SWT. Melakukan ibadah sholat fardu tentu harus dilakukan secara berjamaah. Akan tetapi, ketika ada halangan maka boleh dilakukan sendiri baik di masjid maupun rumah. Namun, mengerjakan sholat 5 waktu secara berjamaah menjadi hal yang paling utama ketimbang sendiri. Karena, orang yang melaksanakan sholat berjamaah akan mendapatkan 27 derajat pahala. Lantas, apa saja keutamaannya? Yuk, simak pembahasan 10 keutamaan shalat berjamaah di masjid daripada sendiri yang patut diketahui.

Shalat berjamaah adalah melaksanakan ibadah sholat wajib secara bersama-sama di masjid yang paling utama daripada sendiri. Orang yang mengerjakan sholat 5 waktu berjamaah maka Allah SWT akan beri pahala sebanyak 27 derajat untuk bekal di akhirat. Sedangkan, mengerjakan sholat dengan sendiri maka pahalanya 1 derajat, itupun kalau bacaan surah Al-fatihahnya benar.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhri dan Muslim,

 “Sholat berjamaah lebih afdhal daripada sholat sendirian sebanyak 27 kali lipat.” (H.R Bukhari dan Muslim)

Baca Juga: Keutamaan Sholat Dhuha 2 Rakaat, Bacaan Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Keutamaan Shalat Berjamaah

Keutamaan Shalat Berjamaah

Banyak sekali keutamaan shalat berjamaah yang bisa didapatkan bagi orang yang mengamalkannya. Begitupun dengan laki-laki yang beragama islam tentu diwajibkan untuk mengerjakan sholat fardu di masjid lebih baik daripada di rumah. Setiap kali kita pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat 5 waktu maka Allah SWT akan memberikan pahala dalam setiap langkah kakinya.

Adapun, hadist yang menjelaskan tentang pahala bagi orang yang pergi ke masjid untuk mengerjakan sholat berjamaah.

“Barangsiapa yang berangkat menuju masjid untuk shalat berjamaah, maka satu langkah akan menghapus dosa dan langkah berikutnya dicatat sebagai amal kebaikan, baik pada saat berangkat maupun kembali.” (H.R Ahmad).

Maka dari itu, jika anda diberi kesehatan oleh Allah SWT maka manfaatkan waktu untuk mengerjakan sholat 5 waktu secara berjamaah di masjid agar mendapat pahala yang tak terhingga. Sehingga, masjid akan lebih makmur dan sejarahtera.

10 Keutamaan Shalat Berjamaah

10 Keutamaan Shalat Berjamaah di Masjid Daripada Sendiri

Berikut ini, 10 keutamaah shalat berjamaah yang wajib dikerjakan bagi umat muslim, diantaranya:

Mendapatkan Pahala yang Berlipat

Keutamaan shalat berjamaah yang pertama adalah akan mendapatkan pahala yang berlipat dari Allah SWT kepada umat muslim yang menjalankannya. Setiap kali kita mengerjakan sholat fardhu maka pahala yang akan didapatkan sebanyak 27 derajat. Belum lagi, dengan amalam ibadah Sunnah yang telah dikerjakan, maka akan semakin banyak pula pahala yang didapatkannya.

Begitupun dengan melaksanakan shalat subuh di masjid secara berjamaah, maka pahala yang dapatkan semakin banyak pula. Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist,

 “Seseorang yang melaksanakan shalat shubuh berjamaah, maka orang itu akan mendapatakan pahala 119 kali dibandingkan dengan shalat sendiri.” (H.R Muslim).

Didoakan Oleh Para Malaikat

Siapa sih yang tidak mau didoakan oleh para malaikat, semua umat muslim pasti menginginkannya. Oleh karena itu, jika anda ingin didoakan oleh para malaikat maka kalian harus mengerjakan sholat 5 waktu di masjid secara berjamaah. Pasalnya, Ini termasuk salah satu keutamaan shalat berjamaah yang didapat bagi umat muslim yang menjalankannya.

Apalagi jika anda menunaikan shalat berjamaah berada di barisan shaf pertama. Maka pahala yang akan didapatkan sangat berlipat ganda. Untuk itu, kita sebagai umat muslim mari kita sama-sama makmurkan masjid dengan cara shalat berjamaah.

Mendapat Perlindungan Allah di Hari Kiamat

Adapun, keutamaan shalat berjamaah berikutnya adalah mendapat perlindungan Allah di hari kiamat nanti. Kemantapan hati beriman kepada Allah SWT dan selalu bershawalat kepada Rasulullah SAW serta mengutamakan shalat berjamaah di masjid maka akan termasuk pada golongan yang mendapat syafaat dari Allah SAWT. Hal ini tentunya manfaat dan keutamaan sholat secara berjamaah sangat membantu untuk mendapat bekal diakhirat nanti.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam hadist,

 “Ada tujuh golongan yang dinaungi kelak di hari kiamat, salah satunya adalah orang yang  hatinya terpaut dengan masjid. Seorang pemuda yang hatinya terikat dengan masjid, orang-orang itulah yang akan mendapat perlindungan Allah saat hari Kiamat kelak.” (HR. Al Bukhori)

Baca Juga: Keutamaan Sholat Tahajud 40 Hari Berturut-turut

Terhindar dari Sifat Munafik

Keutamaan shalat berjamaah selanjutnya adalah akan terhindar dari sifat munafik. Seperi yang telah ketahui bahwa sifat ini merupakan salah satu sifat yang paling tidak disukai oleh Allah SWT. Oleh karena itu, kita sebagai hamba yang lemah tentu harus ikhlas dalam mengerjakan kewajiban shalat agar dapat terhindar dari sifat munafik tersebut.

Diampuni Dosa

Selain terhindar dari sifat munafik, keutamaan shalat berjamaah yaitu diampuni dosa-dosa yang telah diperbuatnya. Selama hidup ini tentu kita banyak sekali melakukan perbuatan yang salah baik disengaja maupun tidak yang bisa menimbulkan dosa sangat besar. Oleh sebab itu, untuk menghindari keselahan perbuatan yang dilakukan dan ingin diampuni dosa maka segera bangkit untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat seperti mengerjakan shalat berjamaah dengan ikhlas.

Nah, itulah pembahasan 10 keutamaan shalat berjamaah di masjid daripada sendiri yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Cara Mengqodho Sholat Ashar Beserta Bacaan Niat Bahasa Arab, Latin dan Artinya

 

Banyak sekali amalan ibadah shalat Sunnah yang dapat dikerjakan oleh umat muslim untuk menambah pahala dan amal untuk bekal di akhirat. Salah satu sholat Sunnah yang bisa kita lakukan adalah ibadah shalat Sunnah tahiyatul masjid. Lantas, bagaimana pelaksanaannya? Yuk, simak pembahasan tata cara shalat tahiyatul masjid dilaksanakan secara? Ini jawabannya.

Shalat tahiyatul masjid adalah salah satu sholat Sunnah yang dapat dilakukan sebanyak 2 rakaat. Waktu pelaksanaaan sholat tahiyatul masjid ini hanya dikerjakan pada saat pertama kali masuk masjid. Shalat ini hanya dikerjakan secara munfarid tidak berjamaah. Ketika seseorang selalu mengerjakan shalat tahiyatul masjid dilaksanakan secara munfarid, makka Allah SWT akan memberikan ganjaran lebih besar.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Sunnah Sebelum Subuh dan Sesudah Subuh

Shalat Tahiyatul Masjid Dilaksanakan Secara

Shalat Tahyatul Masjid Dilaksanakan Secara

Seperti yang telah sampaikan diatas, bahwa shalat tahiyatul masjid dilaksanakan secara munfarid alias sendiri tidak boleh secara berjamaah. Ketika mau mengerjakan sholat 5 waktu di masjid, maka sebelum melaksanakan sholat fardu, dan sudah masuk ke masjid maka kalian bisa melakukan sholat tahyatul masjid terlebih dahulu.

Dimana, shalat tahiyatul masjid dilaksanakan secara ini merupakan amal ibadah untuk mendapatkan penambah ganjaran untuk bekal diakhirat nanti. Disamping itu, kita selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT agar diberi segala keselamatan dan dilimpahkan rezeki dan dikabulkan doa yang dipanjatkan. Apabila kita sudah selesai mengerjakan sholat tahyatul masjid, maka kita bisa melanjutkan menunaikan ibadah sholat fardu.

Bacaan Niat Shalat Tahiyatul Masjid

Bacaan Niat Shalat Tahyatul Masjid

Setelah membaca pembahasan shalat tahiyatul masjid dilaksanakan secara sendiri, tentu kita haru hafal bacaan niatnya. berikut ini, bacaan niat shalat tahiyatul masjid, yaitu:

أُصَلِّي تَحِيَّةَ الْمَسْجِدِ رَكْعَتَيْنِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: “Ushallî tahiyatal masjidi rak’ataini sunnatan lillîhi ta’âla.”

Artinya: Saya shalat Tahiyatul Masjid dua rakaat sunnah karena Allah ta’ala.

Tata Cara Shalat Tahiyatul Masjid

Tata Cara Shalat Tahiyatul Masjid Dilaksanakan Secara Ini Jawabannya

Apabila kita sudah mengetahui tentang shalat tahiyatul masjid dilaksanakan secara sendiri, kita bisa coba langsung praktek didalam tata cara shalat tahiyatul masjid, yaitu:

Membaca Niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surah dalam Al-quran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud Akhir

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

Latin: “At-tahiyyaatul mubaarakatush shalawaatuth thayyibaatulillaahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaahi. Allohumma solli ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa sollaita ‘alaa aali ibroohim, wa baarik ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa baarokta ‘alaa aali ibroohim, fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid.”

Atau,

لتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ

وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ للَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ

جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّفِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Latin: ”Attahiyyaatu lillaahi washsholawaatu waththoyyibaat. Assalaamu ‘alaika ayyuhannabiyyu warohmatullaahi wabarokaatuh. Assalaamu’alainaa wa’ala ‘ibaadillaahi shshoolihiin. Asyhadu anlaa ilaaha illallaah waasyhadu annamuhammadan ‘abduhu warosuuluh. Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa shollaita ‘ala Ibroohim wa ‘ala aali Ibrohim, innaka hamidun majiid. Allahumma baarik ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa baarokta ‘ala Ibrohim wa ‘ala aali Ibrohimm innaka hamidun majiid. Allaahumma inni a’uudzubika min ‘adzaabil qabri wa min ‘adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.”

Membaca Salam

Nah, itulah pembahasan tata cara shalat tahiyatul masjid dilaksanakan secara? Ini jawabannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Shalat Sunnah Rawatib Lebih Utama Dikerjakan Secara Sendiri atau Berjamaah

 

Dalam mengerjakan ibadah sholat Sunnah tarawih terdapat banyak sekali keutamaan yang didapatkan bagi seseorang yang menjalankannya. Apalagi ketika pada 10 malam terakhir terdapat keutamaan yang sangat berharga Allah SWT memberikannya. Lantas, apa saja keutamaannya? Yuk, simak pembahasan 10 keutamaan shalat tarawih adalah, ini jawabannya.

Keutamaan Shalat Tarawih

Keutamaan Shalat Tarawih

Sebelum membahas tentang keutamaan shalat tarawih, tentu kita harus pahami arti dari shalat tarawih tersebut. Ini merupakan salah satu amalan ibadah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan bagi umat muslim di bulan Ramadhan.

Setiap hari di bulan Ramadhan terdapat banyak keutamaan yang pastinya diperoleh. Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist riwayat Bukhari dan Muslim,:

 “Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau.” (HR al-Bukhari, Muslim)

10 Keutamaan Shalat Tarawih

10 Keutamaan Shalat Tarawih Adalah, Ini Jawabannya

Berikut ini, 10 keutamaan shalat tarawih di 10 malam terakhir yang akan diperoleh bagi umat muslim yang telah menjalankannya, yaitu:

Malam Ke 20

Pada malam ke 20 bulan suci Ramadhan, Allah SWT akan memberikan pahala seperti pahala bagi orang yang mati syahid. Ini merupakan salah satu keutamaan shalat tawarih untuk orang-orang yang sholeh dan sholehah.

Malam Ke 21

Keutamaan shalat tawarih pada malam ke 21 bulan Ramadhan yaitu Allah SWT akan memberikan sebuah bangunan rumah di surga.

Malam Ke 22

Adapun, keutamaan shalat tawarih untuk malam ke 22 yaitu Allah SWT akan memberikan keselamatan dari kesedihan dan kesusahan pada hari kiamat. Oleh karena itu, apabila seseorang mengerjakan sholat tarawih di malam ke 22, maka mereka akan selamat dari kebingungan.

Malam Ke 23

Malam ke 23 saat bulan Ramadhan bagi orang yang mengerjalan shalat tarawih memiliki banyak fadilah. Sebutkan keutamaan shalat tarawih di malam ke 23 bulan puasa (Ramadhan) ini yaitu Allah SWT tentunya akan membangun kota didalam surga.

Malam Ke 24

Di malam ke 24, keutamaan shalat tarawih bagi orang yang menjalankan akan mendapat doa yang manjur dan mustajab. Dengan doanya dikabulakan tentu kita harus memanfaatkan bulan Ramadhan agar mendapat banyak pahala.

Malam Ke 25

Sedangkan, keutamaan shalat tawarih pada malam ke 25, Allah SWT akan memberikan ganjaran dengan menghilangkan dari siksa kubur.

Malam Ke 26

Keutamaan shalat tarawih untuk malam ke 26, Allah SWT akan memberikan pahala selama empat puluh tahun bagi orang yang mengerjakannya.

Malam Ke 27

Keutamaan shalat tarawih selanjutnya di malam ke 27, Allah SWT memberikan jalan siratal mustaqiim pada hari kiamat yang begitu cepat.

Malam Ke 28

Pada malam ke 28, Allah SWT akan mengangkat seribu deraajat di dalam surga bagi umat muslim yang telah mengerjakan sholat Sunnah tarawih.

Malam Ke 29

Kemudian, keutamaan shalat tarawih di malam ke 29, Allah SWT akan memberikan pahala seribu ibadah haji yang diterima bagi orang yang mengerjakan sholat tarawih.

Malam Ke 30

Keutamaan sholat tarawih di malam ke 30, Allah SWT akan memberikan balasan di surge seperti makan buah-buahan, minum di telaga kautsar dan mandi dengan air salsabil, dll.

Bacaan Niat Sholat Tarawih

Bacaan Niat Sholat Tarawih

Bacaan Niat Sholat Tarawih Berjamaah Jadi Imam

Latin: “Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā

Artinya,”Aku berniat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam karena Allah SWT.”

Bacaan Niat Sholat Tarawih Berjamaah Jadi Makmum

Latin: “Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā

Artinya, “Aku berniat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah SWT.”

Tata Cara Sholat Tarawih

Tata Cara Sholat Tarawih

Beriktu ini, beginilah tata cara sholat tarawih berjamaah atau sendiri di masjid maupun rumah, yaitu:

Membaca niat

Takbiratul ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surah dalam al-quran

Rukuk

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga,

Tasyahud akhir,

Salam

Nah, itulah pembahasan 10 keutamaan shalat tarawih adalah, ini jawabannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri 11 Rakaat dan Bacaan Niatnya

 

Mendengar nama mengqodho sholat tentu sudak tidak asing lagi ditelinga kita. Pasalnya, ketika kita lupa belum melaksanakan sholat fardu dengan waktu yang telah habis. Maka kita akan melakukan sholat tersebut dengan cara diqodho. Lantas, bagaimana cara pelaksanaan sholat fardu di qodho untuk orang awan yang masih pemula? Bagi, anda yang belum tahu atau masih belajar tentang agama islam khusus belajar sholat, tentu pembahasan ini sangat membantu bagi anda yang sedang menimba ilmu agama. Yuk, simak pembahasan cara mengqodho sholat ashar beserta bacaan niat bahasa arab, latin dan artinya.

Baca Juga: Waktu Sholat Ashar Hari Ini Sampai Jam Berapa

Cara Mengqodho Sholat

Cara Mengqodho Sholat Ashar Beserta Bacaan Niat Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Mengqodho sholat adalah salah satu mengganti sholat yang terlewat dari waktunya. Hukum mengqodho sholat fardu adalah wajib dilaksanakan, sebab sholat yang terlewat waktu belum gugur dalam kewajibannya. Cara mengqodho sholat ashar akan menjadi sebuah pembahasan didalam artikel ini.

Allah SWT selalu memberikan kemudahan kepada Hamba-Nya dalam melakukan ibadah wajib maupun Sunnah. Seperti halnya ketika seseorang lupa belum mengerjakan sholat wajib (fardu) tetapi waktunya sudah terlewat, maka Allah SWT memberi kemudahan bagi umat islam bisa melaksanakan sholat fardu tersebut dengan cara mengqodho sholat.

Tata Cara Mengqodho Sholat Ashar

Tata Cara Mengqodho Sholat Ashar

Dalam mengerjakan sholat fardu yang tertinggal dan ingin niat mengqodho, maka tata cara mengqodho sholat ashar sama seperti kita mengerjakan sholat fardu dengan waktu yang telah ditentukan. Misalkan kita lupa belum sholat ashar tetapi waktunya sudah habis. Maka, ketika kita ingat belum sholat, tentu harus cepat-cepat dikerjakan,:

Membaca niat seperti diatas

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي

مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surah dalam Al-quran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ

وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir dengan membaca sama seperti di tasyahud pertama

Membaca Salam

Bacan Niat Menqodho Sholat Ashar

Bacan Niat Menqodho Sholat Ashar

Setelah pembahasan tentang cara mengqodho sholat, maka kita juga harus hafal bacaan niatnya supaya mengerjakan sholat qodho tersebut menjadi sah. Berikut ini, bacaan niat mengqodho sholat ashar, yaitu:

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Ashar

Latin: “Ushallii fardhal ‘Ashri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Ashar sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.

Lainnya

Adapun, bacaan niat mengqodho sholat selain niat mengqodho sholat ashar, yaitu:

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Subuh

Latin: “Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati qodho’an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Dhuhur

Latin: “Ushallii fardhazh-Dhuhri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Dhuhur sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Mengqodho sholat Maghrib

Latin: “Ushallii fardhal Maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Maghrib sebanyak tiga raka’at dengan menghadap kiblat, serta qodho karena allah ta’aalaa.”

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Isya

Latin: “Ushallii fardhal Isyaa’i arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Isya’ sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Nah, itulah pembahasan cara mengqodho sholat ashar beserta bacaan niat bahasa arab, latin dan artinya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Niat Sholat 5 Waktu Dalam Bahasa Arab dan Artinya

 

Menjalankan ibadah sholat merupakan kewajiban umat muslim di seluruh dunia yang harus dilakukan pada waktu yang telah ditentukan. Ketika seorang muslim merencakan pergi perjalanan jauh yang bisa memakan waktu hingga tengah malam. Maka boleh dilakukan dengan menjamak. Dimana, Allah SWT telah meringankan kepada umat muslim agar bisa melaksanakan sholat fardu walaupun terhalang oleh sesuatu yang tidak bisa ditinggalkan. Lantas, bagaimana cara sholat menjamak tersebut? Mari kita simak pembahasan bacaan niat sholat jama takhir maghrib dan isya di waktu isya beberapa rakaat.

Sholat jama takhir adalah melaksanakan ibadah sholat dengan menggabungkan antara sholat fardu satu ke sholat fardu lainnya. Seperti contoh kita bisa mengerjakan ibadah niat sholat jama takhir maghrib dan isya. Oleh karena itu, ketika kita sedang dalam perjalanan dan sudah melakukan sholat jamak takhir maka pada waktu isya.

Dalam sebuah hadist yang menceritakan tentang sholat jama takhir riwayat Ibnu Umar,:

“Dari Anas ra, ia berkata, ‘Apabila Rasulullah SAW berangkat menuju perjalanan sebelum tergelincir matahari, beliau akhirkan shalat dzhuhur ke waktu ‘ashar. Kemudian beliau berhenti untuk menjamak shalat keduanya. Dan jika matahari tergelincir sebelum ia berangkat, maka beliau shalat Zhuhur terlebih dahlu kemudian naik kendaraan.” (HR. Bukhari).

Baca Juga: Bacaan Sholat Idul Fitri Saat Takbir 7 Kali Beserta Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Niat Sholat Jama Takhir Maghrib dan Isya

Niat Sholat Jama Takhir Maghrib dan Isya

Sebelum membahas niat sholat jama takhir maghrib dan isya, tentu kita sebagai umat muslim harus pahami tentang jamak takhir tersebut. Ini merupakan salah satu menggabungkan 2 sholat yang akan dilakukan dalam waktu sholat kedua. Apabila kita ingin mengerjakan sholat maghrib ke isya di jamak takhir, maka waktu pelaksanaannya pada waktu isya. Dimana, kita bisa melaksanakan sholat maghrib terlebih dahulu sebanyak 3 rakaat, lalu dilanjutkan mengerjakan sholat isya berjumah 4 rakaat.

Begitupun dengan sholat jamak takdim. Ini artinya sama seperti takhir yaitu menggabungkan dua sholat yang dilakukan pada waktu maghrib. Kita bisa mengerjakan sholat isya pada waktu maghrib setelah melaksanakan sholat maghrib terlebih dahulu.

Bacaan Niat Sholat Jama Takhir Maghrib dan Isya

Bacaan Niat Sholat Jama Takhir Maghrib dan Isya di Waktu Isya Berapa Rakaat

 

 

 

 

 

 

 

 

Adapun, bacaan niat sholat jama takhir maghrib dan isya yang dapat dibacakan, yaitu:

Latin: “Usholli fardhol maghribi tsalasa roka’atin majmu’an bil’isya-i jam’a takhirin lillahi ta’alaa.”

Artinya: “Saya niat sholat fardlu Maghrib tiga rakaat dijamak bersama Isya dengan jamak takhir menghadap ke kiblat karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Jama Takdim Maghrib ke Isya

Bacaan niat sholat jama takhir maghrib dan isya memang tidak begitu jauh dengan takdim. Seperti halnya doa bacaan niat sholat jama takdim maghrib ke isya, yaitu:

Latin: ”Ushollii fardhol maghribi tsalaatsa rakaaatin majmuu’an ma’al ‘isyaai jam’a taqdiimin adaa-an lillaahi taaalaa

Artinya: “Aku sengaja sholat fardu maghrib 3 rakaat yang dijama dengan isya, dengan jamak taqdim, menghadap ke kiblat karena Allah Ta’ala.”

Baca Juga: Bacaan Sholat Muhammadiyah Latin, Arab, Artinya dan Tata Cara Pelaksanaan

Tata Cara Sholat Jama Takhir Maghrib dan Isya

Tata Cara Sholat Jama Takhir Maghrib dan Isya

Setelah mengetahui bacaan niat sholat jama takhir maghrib dan isya, maka kita mulai belajar dalam tata cara pelaksanannya. Dimana, tata cara sholat jama takhir maghrib dan isya ini dilakukan kita harus melaksanakan sholat maghrib terlebih dahulu. Setelah selesai sholat maghrib sebanyak jumah 3 rakaat maka dilanjutkan mengerjakan sholat isya dilakukan 4 rakaat.

Membaca niat seperti diatas

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ

اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surah dalam Al-quran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat kedua, ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir

Membaca Salam

Nah, itulah pembahasan bacaan niat sholat jama takhir maghrib dan isya di waktu isya beberapa rakaat yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Keutamaan Sholat Dhuha 2 Rakaat, Bacaan Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya