Menunaikan ibadah sholat dhuha, tata cara, bacaan niat dan surat paling dianjurkan untuk dibaca dan doa setelah sholat hingga manfaat dan keutamaan mengerjakan sholat dhuha menjadi hal penting yang harus diketahui bagi umat islam. Lantas, kapan waktu paling baik untuk mengerjakan sholat sunnah dhuha? Yuk, simak pembahasan waktu terbaik sholat dhuha jam berapa? Ini penjelasannya.

Baca Juga: Bacaan Sholat Dhuha Lengkap Dengan Artinya

Waktu Terbaik Sholat Dhuha

Waktu Terbaik Sholat Dhuha Jam Berapa Ini Penjelasannya

Didalam mengerjakan ibadah shalat dhuha tentu harus dilakukan dengan waktu yang tepat. Dimana, tata cara sholat dhuha menjadi urutan ibadah seusai ketentuan. Waktu terbaik sholat dhuha yang dapat dilaksanakan yaitu pada jam 8 hingga 9 pagi sebanyak palik sedikit 2 rakaat pada jam 8 hingga 9 pagi. Didalam kitab syarh Al Arbain An Nabwiyah menyatakahkan bahwa batas akhir dalam melaksanakan sholat dhuha sebelum waktu dhuhur atau kurang lebih 10 menit.

Jadi, apabila anda ingin menunaikan sholat shunnah dhuha maka boleh dilakukan pada waktu terbaik sholat dhuhapagi hari sampai menjelang atau sebelum waktu adzan dhuhur. Kita sebagai umat islam tentu harus tahu keistimewaan dan keutamaan melaksanakan ibadah sholat Sunnah dhuha. Ini merupakan salah satu shalat Sunnah yang bisa dilakukan berjumlah 2 hingga 12 rakaat. Waktu pelaksanaan sholat dhuha dapat dikerjakan pada pagi hari.

Mendirikan shalat Sunnah dhuha setiap hari secara rutin maka akan mendapat banyak manfaat yang bisa didapatkan dalam keselamatan dunia hingga akhirat. Waktu terbaik sholat dhuha dapat dilihat ketika matahari telah terbit dari sebelah timur pagi hari. Oleh karena itu, jika anda ingin mendapatkan keselamatan dari Allah SWT bisa melaksanakan segala perintahnya dan menjauhi larangannya serta mengerjakan amalan Sunnah seperti sholat dhuha.

Tata Cara Sholat Dhuha

Tata Cara Sholat Dhuha

Berikut ini, tata cara sholat dhuha yang dilakukan 2 hingga 12 rakaat di waktu terbaik sholat dhuha, yaitu:

Membaca Niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca do’a iftitah

Membaca Al-Fatihah dilanjutkan membaca surah lain dalam alquran

Rukuk

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud pertama

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di antara dua sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri kembali mengerjakan rakaat kedua hingga

Tasyahud akhir

Salam

Surat yang dibacakan ketika mengerjakan sholat dhuha bisa membaca surah Ad-Dhuha pada rakaat pertama dan surah Asy-Syahms pada rakaat kedua. Kedua surah tersebut memiliki makna yang sangat berarti bagi umat muslim.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Bacaan Niat Sholat Dhuha

Bacaan Niat Sholat Dhuha

Adapun, bacaan niat sholat dhuha yang dapat dibacakan ketika ingin mengerjakan waktu terbaik sholat dhuha, yaitu:

Sholat dhuha 2 rakaat

Bacaan niat sholat dhuha 2 rakaat, yaitu:

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Latin: “Ushalli sunnatadh dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa”

Artinya: “Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat menghadap ke kiblat karena Allah ta’ala,”

Sholat dhuha 4 rakaat

Sedangkan, bacaan niat sholat dhuha 4 rakaat, yaitu:

أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلّهِ تَعَالَى

Latin: “Usholli sunnatadh dhuhaa arba’aa roka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa”

Artinya: “Aku niat shalat sunnah dhuha empat rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah ta’ala.”

Manfaat Keutamaan Sholat Dhuha

Manfaat Keutamaan Sholat Dhuha

Melaksanakan sholat Sunnah dhuha dengan melakukan waktu terbaik sholat dhuha dengan baik, tentu ada banyak manfaat yang bisa didapatkan. Berikut ini, manfaata keutamaan sholat dhuha yang diperoleh, yaitu:

Diampuni Dosa-dosanya

Manfaat keutamaan sholat dhuha bagi orang yang menjalankannya akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT. Dimana, sholat dhuha termasuk salah satu amalan yang bisa dikerjakan oleh umat muslim untuk mendapat ampunan atas segala dosa yang telah diperbuatnya.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh AT-Tirmidzi

“Siapapun yang melaksanakan sholat Dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR. Tirmidzi).

Dilapangkan Rezeki

Setiap melaksanakan amalan Sunnah seperti sholat dhuha, maka Allah SWT akan memberikan limpahan atau dilapangan rezeki kepada orang yang melakukannya. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh AT-Tirmidzi,:

“Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.”

Kita sebagai umat muslim tentu ingin diberikan kecukupan rezeki yang halal oleh Allah SWT. Dengan menunaikan empat rakaat sholat sunnah dhuha ini, insha Allah akan dimudahkan jalannya dalam memperoleh rezeki tersebut.

Mendapat Pahala

Apabila kita melaksanakan shalat Sunnah dhuha setiap hari dengan sempurna, maka Allah SWT akan memberi pahala yang tak terhingga. Didalam sebuah hadist riwayat AT-Tirmidzi menyatakan bahwa orang yang rajin mengerjalan sholat dhuna akan mendapat pahala seperti orang yang telah melakukan ibadah haji maupun umroh.

Oleh karena itu, jangan sia-siakan waktu pagi hari untuk menunaikan ibadah sholat dhuha walupaun hanya dilakukan 2 rakaat saja.

Nah, itulah pembahasan waktu terbaik sholat dhuha jam berapa? Ini penjelasannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Keutamaan Sholat Dhuha 2 Rakaat, Bacaan Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

 

Kita sebagai umat muslim memiliki kewajiban untuk melaksanakan shalat jenazah atau mayit secara berjamaah ketika ada orang yang meninggal dunia. Hukum mengerjakan sholat jenazah adalah fardhu kifayah. Oleh karena itu, umat muslim yang ingin menyolatkan jenazah maka harus hafal bacaannya agar lebih sempurna. Lantas bagaimana bacaannya? Yuk, simak pembahasan bacaan sholat jenazah muhammadiyah lengkap dengan bacaan niatnya.

Baca Juga: Pada Pelaksanaan Sholat Jenazah Perempuan Posisi Imam Berdiri di Arah Sebelah Mana

Bacaan Sholat Jenazah Muhammadiyah

Bacaan Sholat Jenazah Muhammadiyah Lengkap

Sebelum membahas bacaan sholat jenazah muhammadiyah, ada beberapa hadist yang menjelaskan tentang menyolatkan jenazah,:

Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, ia berkata:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah didatangkan kepada beliau jenazah seorang lelaki. Lelaki tersebut masih memiliki utang. Maka beliau bertanya: “Apakah ia memiliki harta peninggalan untuk melunasi utangnya?”. Jika ada yang menyampaikan bahwa orang tersebut memiliki harta peninggalan untuk melunasi utangnya, maka Nabi pun menyalatkannya. Jika tidak ada, maka beliau bersabda: “Sholatkanlah saudara kalian” (HR Muslim).

Keutamaan sholat jenazah mendapatkan pahala sangat besar seperti dijelaskan dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Muslim,

Artinya: “Barangsiapa shalat jenazah dan tidak ikut mengiringi jenazahnya, maka baginya (pahala) satu qiroth. Jika ia sampai mengikuti jenazahnya, maka baginya (pahala) dua qiroth.” Ada yang bertanya, “Apa yang dimaksud dua qiroth?” “Ukuran paling kecil dari dua qiroth adalah semisal gunung Uhud”, jawab beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Tata Cara Bacaan Sholat Jenazah Muhammadiyah

Tata Cara Bacaan Sholat Jenazah Muhammadiyah

Berikut ini, tata cara bacaan sholat jenazah muhammadiyah sesuai anjuran Rasulullah SAW, yaitu:

Membaca Niat dalam hati

Bacaan sholat jenazah muhammadiyah yang pertama adalah membaca niat dalam hati. Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari,:

Artinya: “Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan” (HR Bukhari).

Selain itu, dalam menyolatkan jenazah dilakukan membaca takbir sebanyak 4 kali tanda gerakan ruku, sujud dan duduk. Hadist yang menjelaskan tata cara menyolatkan jenazah dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu ia berkata:

Nabi Shallallahu’alaihiwasallam mengumumkan kematian An-Najasyi, kemudian Beliau maju dan membuat barisan shaf di belakangnya, Beliau lalu takbir empat kali. (HR Bukhari).

Takbir Pertama

Bacaan sholat jenazah muhammadiyah pada takbir pertama dilanjutkan membaca surah Al-Fatihah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ

أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang Menguasai Hari Pembalasan. Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” (QS Al-Fatihah: 1-7)

Takbir Kedua

Setelah membaca Al-Fatihah, bacaan sholat jenazah muhammadiyah di takbir kedua membaca shalawat nabi, yaitu:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ

عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

 Latin: “Allahumma shalli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa shallaita ‘alaa Ibrahiima wa ‘alaa aali Ibrahim, innaka hamiidum majiid. Allahumma baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarakta ‘alaa Ibrahiima wa ‘alaa aali Ibrahim, innaka hamiidum majiid.”

Artinya: “Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”

Takbir Ketiga

Takbir Ketiga, bacaan sholat jenazah

Sedangkan, bacaan sholat jenazah muhammadiyah pada takbir ketiga membaca doa jenazah, yaitu:

Laki-Laki

Bacaan doa jenazah laki-laki, yaitu:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَ

مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ

Latin: “Allohummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wawassi’ mudkholahu waghsilhu bil maa-i wats tsalji wal barod, wa naqqihi minal khothooyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danas, Wa abdilhu daaron khoiron min daarihi wa ahlan khoiron min ahlihi wa zaujan khoiron min zaujihi, Wa adkhilhul jannata wa a’idzhu min ‘adzaabin qobri au min ‘adzaabin naar.”

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah dia. Bebaskanlah dan maafkanlah dia. Luaskanlah kuburnya dan mandikanlah ia dengan air, salju, dan embun. Sucikan ia dari seluruh kesalahan seperti dibersihkannya kain putih dari kotoran. Berikan ia rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), keluarga yang lebih baik dari keluarganya, pasangan yang lebih baik dari pasangannya, lalu masukkanlah ia ke dalam surga dan lindungilah ia dari cobaan kubur dan azab neraka.”

Baca Juga: Tuliskan Bacaan Niat Sholat Jenazah Laki-Laki dan Perempuan Beserta Artinya

Perempuan

Bacaan doa jenazah perempuan, yaitu:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا وَأَكْرِمْ نُزُلَهَا وَوَسِّعْ مُدْخَلَهَا وَاغْسِلْهَا بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ

الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهَا دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهَا وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهَا وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهَا وَأَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ وَأَعِذْهَا مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ

عَذَابِ النَّارِ

Latin: “Allohummaghfirlahaa warhamhaa wa’aafihaa wa’fu ‘anhaa wa akrim nuzulahaa Wawassi’ mudkholahaa waghsilhaa bil maa-i wats tsalji wal barod, Wa naqqihaa minal khothooyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danas, Wa abdilhaa daaron khoiron min daarihaa wa ahlan khoiron min ahlihaa, Wa zaujan khoiron min zaujihaa wa adkhilhal jannata wa a’idzhaa min ‘adzaabin qobri au min ‘adzaabin naar.”

Takbir Keempat

Adapun, bacaan sholat jenazah muhammadiyah di takbir keempat membaca doa untuk jenazah, yaitu:

Laki-Laki

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

Latin: “Allohumma laa tahrimnaa ajrohu wa laa taftinnaa ba’dahu waghfirlanaa walahu.”

Artinya: “Ya Allah, jangan haramkan kami dari pahalanya dan jangan cobai kami sepeninggalnya. Ampunilah kami dan ampunilah dia.”

Perempuan

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهَا وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهَا وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَهَا

Latin: “Allohumma laa tahrimnaa ajrohaa wa laa taftinnaa ba’dahaa waghfirlanaa walahaa.”

Anak-anak

Latin: “Allāhummaj ‘Alhu Lanā Salafan Wa Faratan Wa Ajran.”

Artinya: “Ya Allah jadikanlah dia tabungan, pendahulu dan pahala untuk kami.”

Nah, itulah pembahasan bacaan sholat jenazah muhammadiyah lengkap yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tata Cara Menyolatkan Jenazah Perempuan Lengkap Beserta Bacaan Niatnya

 

Dalam setiap mengerjakan salah satu sholat 5 waktu (sholat fardu) terdapat duduk anatra dua sujud yang dapat dilakukan sebagai rukun sholat. Dimana, ketika kita melaksanakan duduk anatra dua sujud ada bacaan yang harus dibacakan agar pengerjaan duduk anatra dua sujud tersebut tumaninah. Lantas, bagaimana doa dalam melakukan duduk antara dua sujud tersebut? Yuk, simak pembahasan bacaan sholat duduk antara dua sujud muhammadiyah dan NU dibawah ini.

Baca Juga: Bolehkah Sholat Isya Jam 3 Pagi Karena Ketiduran? Ini Penjelasannya

Bacaan Sholat Duduk Antara Dua Sujud

Bacaan Sholat Duduk Antara Dua Sujud Muhammadiyah dan NU

Bacaan sholat duduk antara dua sujud terdapat sebuah bacaan meminta ampunan, petunjuk dan diberi rezeki Allah SWT yang akan dibacakan. Seseorang yang akan melaksanakan shalat 5 waktu maupun Sunnah pastinya akan membaca bacaan disetiap gerakan, salah satunya adalah duduk antara dua sujud dengan berbagai macam versi. Walaupun, bacaannya sedikit berbeda tetapi tujuannya sama kepada Allah SWT.

Doa Bacaan Sholat Duduk Antara Dua Sujud

Doa Bacaan Sholat Duduk Antara Dua Sujud

Berikut ini, doa bacaan sholat duduk antara dua sujud versi muhammadiyah dan NU, yaitu:

Muhammadiyah

Bacaan sholat duduk antara dua sujud muhammadiyah, yaitu:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Latin: “ Allahumaghfirly warhamny wajburny wahdiny warzuqny.”

Artinya: “Ya Allah ampunilah dosaku, belah kasihanilah aku, cukupilah aku, berilah petunjuk dan beri rezeki kepadaku”.

NU

Sedangkan, bacaan sholat duduk antara dua sujud versi NU, yaitu:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Posisi Duduk Antara Dua Sujud

Setelah membaca pembahasan bacaan sholat duduk antara dua sujud, tentu kita bisa mempraktekan bagaimana posisi duduk antara dua sujud yang harus dilakukan dengan benar yaitu posisi tangan berada diatas dekat lutut dan kaki kiri ditempatkan pada area bawah serta ujung kaki keluar bagian arah kanan. Bagian pangkal paha, seperti dua mata kaki di atas dua otot.

Setiap gerakan mengerjakan sholat tentu harus dilakukan secara tumaninah alias sungguh-sungguh dan fokus. Hindari menggerakan tubuh pada saat melaksanakan shalat yang diluar rangkaian gerakan sholat agar tidak batal shalatnya.

Baca Juga: Perbedaan Shalat Fajar dan Sholat Qobliyah Subuh, Beserta Bacaan Niatnya

Urutan Tata Cara Sholat

Urutan Tata Cara Sholat

Bacaan sholat duduk antara dua sujud tidak lepas dari doa memohon kepada Allah SWT. Adapun, urutan tata cara sholat 5 waktu maupun Sunnah yaitu:

Membaca niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ

اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca Al-Fatihah dan dilanjutkan membacara surah dalam A-l-Quran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ .

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat berikutnya, caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir

Bacaan sholat tasyahud akhir yang dapat dibaca:

Latin: “At-tahiyyaatul mubaarakatush shalawaatuth thayyibaatulillaahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaahi.”

Atau

لتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ

أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ للَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى

مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّفِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Attahiyyaatu lillaahi washsholawaatu waththoyyibaat. Assalaamu ‘alaika ayyuhannabiyyu warohmatullaahi wabarokaatuh. Assalaamu’alainaa wa’ala ‘ibaadillaahi shshoolihiin. Asyhadu anlaa ilaaha illallaah waasyhadu annamuhammadan ‘abduhu warosuuluh. Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa shollaita ‘ala Ibroohim wa ‘ala aali Ibrohim, innaka hamidun majiid. Allahumma baarik ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa baarokta ‘ala Ibrohim wa ‘ala aali Ibrohimm innaka hamidun majiid. Allaahumma inni a’uudzubika min ‘adzaabil qabri wa min ‘adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.

Membaca Salam

Bacaan sholat yang terakhir adalah membaca salam menengok kearah kanan dan kiri masing-masing satu kali.

Nah, itulah pembahasan bacaan duduk anatra dua sujud muhammadiyah dan NU yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Setelah Sholat Tarawih Subhanal Malikil Quddus

 

Sebentar lagi kita akan menyambut bulan suci Ramadhan ditahun 2023. Dimana, seluruh umat islam akan menunaikan ibadah puasa dan mengerjakan shalat tarawih pada bulan Ramadhan tersebut. Hal ini semua umat islam akan merasa bahagia dan senang menyambut bulan Ramadhan 2023 nanti. Lantas, apa hukumnya apabila mengerjakan sholat Sunnah tarawih? Yuk, simak pembahasan shalat tarawih hukumnya adalah, beserta keutamaannya.

Bulan Ramadhan menjadi identik sebagai ibadah puasa yang wajib dikerjakan bagi umat islam. Apabila seorang umat muslim tidak mampu untuk puasa di bulan Ramadhan karena udzur maka bisa diqodho pada bulan selanjutnya. Selain puasa, ibadah yang paling banyak dikerjakan pada bulan Ramadhan ini adalah mengerjakan sholat tarawih pada malam hari setelah isya.

Shalat tarawih hanya dapat dikerjakan pada bulan Ramadhan saja. Dibulan lain tidak ada sholat Sunnah ini melainkan hanya sholat tahajud. Seluruh umat muslim akan mengerjakan sholat tarawih 1 bulan Ramadhan penuh. Maka tak heran, jika setiap bulan puasa Ramadhan, banyak sekali orang yang pergi ke masjid untuk melaksakan shalat tarawih.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Tahajud 2 Rakaat Sendiri di Rumah

Shalat Tarawih Hukumnya

Shalat Tarawih Hukumnya adalah, Beserta Keutamaannya

Mengerjakan shalat tarawih hukumnya adalah Sunnah muakkad. Ini artinya sangat dianjurkan bagi umat muslim untuk menunaikan ibadah shalat Sunnah tarawih di bulan Ramadhan.  Adapun, hadist yang bisa kita ketahui penjelasan shalat tarawih,

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُرَغِّبُ فِي قِيَامِ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَأْمُرَهُمْ فِيهِ بِعَزِيمَةٍ فَيَقُولُ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ

إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: “Dari Abi Hurairah radliyallahu ‘anh Rasulullah gemar menghidupkan bulan Ramadhan dengan anjuran yang tidak keras. Beliau berkata: ‘Barangsiapa yang melakukan ibadah (shalat tarawih) di bulan Ramadhan hanya karena iman dan mengharapkan ridha dari Allah, maka baginya di ampuni dosa-dosanya yang telah lewat” (HR Muslim).

Mengerjakan shalat tarawih paling utama dikerjakan secara berjamaah di masjid. Namun, apabila ada halangan maka bisa dilakukan dengan sendiri di rumah sebanyak 11 atau 23 rakaat.

Bacaan Niat Shalat Tarawih

Bacaan Niat Shalat Tarawih

Setelah mengetahui pembahasan shalat tarawih hukumnya, umat muslim tentu harus hafal juga dalam bacaan niat shalat tarawih agar lebih sempurna pada saat pelaksanaannya.

Bacaan Niat Shalat Tarawih Berjamaah Jadi Imam

Shalat tarawih hukumnya Sunnah. Sedangkan, bacaan niat shalat tarawih berjamaah jadi imam, yaitu:

Latin: “Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā”

Artinya,”Aku berniat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam karena Allah SWT.”

Bacaan Niat Sholat Tarawih Berjamaah Jadi Makmum

Adapun, bacaan niat shalat tarawih berjamaah jadi makmum dan memahami jawaban shalat tarawih hukumnya, yaitu:

Latin: “Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā”

Artinya, “Aku berniat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah SWT.”

Baca Juga: Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri 11 Rakaat dan Bacaan Niatnya

Tata Cara Sholat Tarawih

Tata Cara Sholat Tarawih

Jika anda sudah paham shalat tarawih hukumnya dan hafal bacaan niatnya, maka kita bisa mulai ikut berjamaah untuk melaksanakan shalat tarawih di masjid. Sebagai berikut, tata cara sholat tarawih:

Membaca niat

Takbiratul ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surah dalam al-quran

Rukuk

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga,

Tasyahud akhir,

Salam

Apabila shalat tarawih telah selesai dikerjakan, maka dilanjutkan dengan mengerjakan shalat witir sebanyak 3 rakaat baik satu kali salam dalam satu waktu atau dua kali salam dengan melaksanakan dua rakaat kemudian dilanjutkan satu rakaat terakhir.

Keutamaan Shalat Tarawih

Keutamaan Shalat Tarawih

Ada beberapa keutamaan shalat tarawih hukumnya yang dapat diketahui bagi umat muslim yang telah menjalankan shalat tarawih penuh di bulan Ramadhan, diantaranya:

  • Mendapat Pahala
  • Dibangunkan rumah di surge
  • Diberi Keselamatan di hari kiamat
  • Membangun kota didalam surge
  • Doa Mustajab
  • Mendapat Ganjaran dengan dijauhkan dari siksa kubur
  • Mendapat pahala selama 40 tahun
  • Diberi halan yang lurus di hari kiamat
  • Diangkat derajatnya
  • Dll

Nah, itulah pembahasan shalat tarawih hukumnya adalah, beserta keutamaannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: 10 Keutamaan Shalat Tarawih Adalah, Ini Jawabannya

 

Apakah Anda ingin sholat taubat tetapi tidak tahu bacaan niatnya? Nah, bagi anda yang saat ini sedang menacari buku bacaan tentang sholat wajib maupun Sunnah, maka anda bisa mempelajari di kepada ustadz yang ada di sekitar lingkungan anda. Begitupun dengan sholat taubat, anda juga bisa coba belajar bersama guru ngaji. Akan tetapi, jika kalian malu untuk belajarnya maka dalam kesempatan kali ini akan membahas bacaan sholat taubat rakaat pertama dan kedua latin, arab dan artinya yang bisa membantu orang yang sedang membutuhkannya.

Bacaan Sholat Taubat Rakaat Pertama dan Kedua

Bacaan Sholat Taubat Rakaat Pertama dan Kedua

Melaksanakan sholat taubat merupakan salah satu cara kita meminta ampunan kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang telah dilakukan. Dengan melakukan sholat taubat ini mampu untuk membersihkan diri dan bertaubat serta menjalani hidup baru kejalan yang diridhai Allah SWT.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwaatkan oleh Abu Bakar:

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا ثُمَّ يَتَوَضَّأُ فَيُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لِذَلِكَ الذَّنْبِ، إِلَّا غَفَرَ لَهُ

Artinya: “Tidaklah seorang muslim berbuat dosa kemudian dia berwudu dan melaksanakan salat dua rakaat kemudian memohon ampun kepada Allah Ta’ala atas dosa-dosanya, melainkan Allah pasti mengampuninya”.

Waktu pelaksanaan sholat taubat bisa dikerjakan kapan saja dengan melakukan sebanyak 2 rakaat. Jadi, ketika anda ingin bertaubat maka segera laksanakan shalat taubat untuk berserah diri kepada Allah SWT agar diberi ampunan dan ketabahan hati dan keimanan yang kuat untuk memperbaiki hidup menjadi yang lebih baik.

Urutan Bacaan Sholat Taubat Rakaat Pertama dan Kedua

Bacaan Sholat Taubat Rakaat Pertama dan Kedua Latin, Arab dan Artinya

Berikut ini, tata cara pelaksanaan urutan bacaan sholat taubat rakaat pertama dan kedua yang bisa dilakukan, yaitu:

Membaca Niat

Sebelum melakukan bacaan sholat taubat rakaat pertama dan kedua, maka kalian harus membaca niat terlebih dahulu. Bacaan niat sholat taubat, seperti dibawah ini.

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَي

Latin: “Ushalli sunnatat taubati rok’ataini lillahi ta’ala”

Artinya: “Saya niat sholat sunnah taubat dua rakaat karena Allah.”

Takbiratul Ihram

Bacaan sholat taubat rakaat pertama dan kedua setelah niat yaitu takbiratul ihram dengan membaca ألله أكبر sambil mengangkat kedua tangan.

Doa Iftitah

Adapun, bacaan sholat taubat rakaat pertama dan kedua setelah takbiratul ihram yaitu membaca doa ifitah, seperti dibawah ini.

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا إِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ عَلَى مِلَّةِ إِبْرَاهِيْمَ حَنِيْفًا وَمَا

أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Latin: “Allahu Akbar Kabiira Walhamdu Lillahi Katsiran wa Subhaanallahi Bukratan wa Ashiila. Inni wajjahtu wajhiya lilladzi fatharassamaawati wal ardha haniifan wa maa ana min al-musyrikin. Inna Shalaati wa Nusukii wa Mahyaaya wa Mamaati lillahi rabbi al-‘aalamin. Laa Syariika Lahu wa bidzaalika umirtu wa anaa min al-muslimiin”.

Artinya: “Allah yang Maha Besar sebesar-besarnya, dan segala puji yang banyak hanya kepada Allah, dan maha Suci Allah baik di waktu pagi maupun petang. Sesungguhnya aku hadapkan diriku  kepada yang menciptakan seluruh langit dan bumi, dengan lurus mengikuti ajaran agama yang dibawa oleh Nabi Ibrahim As. dan aku bukanlah termasuk kelompok orang-orang yang menyekutukan Allah. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, matiku, hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya, dan dengan keyakinan itulah aku diperintahkan, dan saya termasuk ke dalam kelompok orang-orang yang berserah diri.”

Membaca Surah Al-Fatihah

Setelah doa ifititah, bacaan sholat taubat rakaat pertama dan kedua berikutnya yaitu membaca surah Al-fatihah dan dilanjutkan membaca surah dalam Al-Quran. Apabila seseorang tidak membaca Al-Fatihah pada saat melaksanakan sholat, maka tidak sah sholatnya.

Oleh sebab itu, setiap kali ingin ngerjakan sholat 5 waktu maupun Sunnah, tentu diwajibkan membaca surah Al-Fatihah.

Ruku’

Bacaan sholat taubat rakaat pertama dan keluar habis membaca surah Al-Fatihah dan surah lainnya yaitu melakukan gerakan ruku dengan tumaninah’ sambil membaca doa ruku dibawah ini:

سُبْحَانَ رَبِّيْ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ

Latin: ”Subhaana rabbiya al-‘azhiimi wa bi hamdihi” sebanyak 3 kali

Artinya: “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung dan Maha Suci dengan segala puji kepada-Nya.”

I’tidal

Ketika selesai melakukan ruku maka dilanjutkan gerakan I’tidal yang menjadi bagian dari bacaan sholat taubat rakaat pertama dan kedua. Bacaan doa I’tidal seperti dibawah ini.

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ … رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ وَالشُّكْرُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ مِلْءُ السَّمَاوَاتِ وَمِلْءُ الْأَرْضِ وَمِلْءُ مَا بَيْنَهُمَا وَمِلْءُ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

Latin: “Sami’a Allahu liman hamidahu… Rabbana wa laka al-hamdu wa al-syukru hamdan katsiiran thoyyiban mubaarakan fiihi, mil’u ssamaawaati wa mil’u l-ardhi, wa mil’u maa bainahumaa wa mil’u maa syi’ta min syai’in ba’du”.

Artinya: “Allah senantiasa mendengar kepada siapa yang memuji-Nya. Tuhanku, kepada Engkaulah segala pujian, segala kesyukuran, pujian yang banyak, baik, lagi berkah di dalamnya. Pujian dan kesyukuran itu memenuhi seluruh langit, seluruh bumi, diantara keduanya, dan memenuhi siapa saja yang Engkau kehendaki setelahnya.”

Sujud

Begitupun, bacaan doa sujud yang termasuk pada bacaan sholat taubat rakaat pertama dan kedua, yaitu:

سُبْحَانَ رَبِّيْ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Latin: “Subhaana Rabbiya al-A’laa wa bi hamdihi” sebanyak 3 kali

Artinya: “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi dan Maha Suci

Duduk di antara dua sujud

Sedangkan, bacaan doa duduk diantara dua sujud didalam bacaan sholat taubat rakaat pertama dan kedua,:

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Latin: “Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii”

Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku, kasihanilah aku, benarkanlah aku, angkatlah derajatku, karuniakanlah aku rezeki, sehatkanlah aku, dan maafkanlah aku.”

Sujud

Bacaan doa sujud ini hampir sama seperti di poin ketujuh dibacakan sebanyak 3 kali

Berdiri

Berdiri kembali untuk mengerjakan rakaat kedua, bacaan sholat taubat rakaat pertama dan kedua sama, hingga

Tasyahud Akhir

Bacaan sholat taubat rakaat pertama dan kedua mengerjakan tasyahud akhir sambil membaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ

إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ أَللهُمَّ صَلِّ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا

إِبْرَاهِيمَ ، وبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Latin: “At-tahiyyaatu al-mubaarakaatu al-shalawaatu al-thoyyibaatu lillahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhannabiyyu wa rahmatullahi wa barakaatuhu. As-Salaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillahi as-shoolihin. Asyhadu an laa ilaaha illa Allah wa Asyhadu anna muhammadarrasuulullah. Allahumma Sholli ‘ala Sayyidinaa Muhammad. Wa ‘ala aali sayyidina Muhammad Kamaa shollayta ‘ala sayyidina Ibrahim. Wa Baarik ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala aali sayyidina Muhammad. Kamaa baarakta ‘ala sayyidinaa Ibrahim, wa ‘ala sayyidina Ibrahim, fil ‘aalamiina innaka hamiidun majiid”.

Artinya: “Segala ucapan selamat, keberkahan, shalawat, dan kebaikan adalah bagi Allah. Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan kepadamu wahai Nabi beserta rahmat Allah dan barakah-Nya. Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan pula kepada kami dan kepada seluruh hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu adalah utusan Allah. Ya Allah aku sampai shalawat kepada junjungan kita Nabi Muhammad, serta kepada keluarganya. Sebagaimana Engkau sampaikan shalawat kepada Nabi Ibrahim As., serta kepada para keluarganya. Dan, berikanlah keberkahan kepada junjungan kita Nabi Muhammad, serta kepada keluarga. Sebagaimana, Engkau telah berkahi kepada junjungan kita Nabi Ibrahim, serta keberkahan yang dilimpahkan kepada keluarga Nabi Ibrahim. Di seluruh alam raya ini, Engkaulah Yang Maha Terpuji lagi Maha Kekal.

Salam

Bacaan sholat taubat rakaat pertama dan kedua yang terakhir adalah membaca salam kearah kanan dan kiri.

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Latin: “Assalaamu ‘Alaikum Warahmatullahi wa Barakaatuhu”

Arinya: Keselamatan senantiasa tercurah kepada kalian, juga rahmat Allah dan keberkahan-Nya.

Bacaan Doa Setelah Sholat Taubat yang Disunnahkan

Bacaan Doa Setelah Sholat Taubat yang Disunnahkan

Setelah selesai sholat taubat, beberapa bacaan setelah sholat taubat yang disunnahkan selain dari membaca dzikir, yaitu:

أسْتَغْفِرُ اللّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لا إلَهَ إلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأتُوبُ إلَيْه

Latin: “Astaghfirullahal ‘adzim alladzi lailaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaihi

اللهم أنت ربي لا إله إلا أنت خلقتني وأنا عبدك وأنا على عَهْدِكَ َوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ وَأَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَعْتَرِفُ

بِذُنُوبِي فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Latin: ”Allahumma Anta Robbi, laa ilaaha illa Anta, holaqtani wa ana abduka, wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu, a’udzubika min syarri maa shona’tu, abu’u laka bi ni’matika ‘alayya wa abu’u laka bidzanbi faghfirlii fainnahu laa yaghfiru dzunuuba illa anta”.

أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ الَّذِى لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الحَيُّ القَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لاَ يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لاَ يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًّا وَلاَ نَفْعًا

وَلاَ مَوْتًا وَلاَ حَيَاةً وَلاَ نُشُوْرًا

Artinya : saya memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung, saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, Tuhan yang senantiasa hidup dan mengawasi, saya memohon taubat kepada-Nya sebagaimana taubatnya hamba yang dholim yang berdosa tidak memiliki daya upaya untuk berbuat mudharat atau manfaat untuk mati atau hidup maupun bangkit nanti.

Dan masih banyak lagi doa-doa taubat yang bisa anda bacakan ketika selesai mengerjakan sholat taubat 2 rakaat.

Nah, itulah pembahasan bacaan sholat taubat rakaat pertama dan kedua latin, arab dan artinya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Niat Mandi Taubat Nasuha dan Tata caranya

 

Amalan Setelah Sholat Subuh – Banyak sekali amalan-amalan ibadah yang bisa dikerjakan setelah sholat subuh. Yang mana, amalan itu menjadi sebuah tambahan amal ibadah untuk bekal diakhirat. Apalagi, jika kita telah mengerjakan sholat subuh berjamaah yang menjadi kewajiban bagi umat muslim untuk menunaikan sholat 5 waktu atas perintah Allah SWT. Akan tetapi, kita sebagai umat muslim terkadang rasa malas dengan melakukan hal tersebut dikarenakan rasa ngantuk yang masih menghampirinya. Lantas, amalan apa saja yang harus dilakukan ketika habis sholat subuh? Yuk, simak pembahasan amalan setelah sholat subuh agar dimudahkan rezeki.

Sholat subuh adalah sholat fardu uang wajid dikerjakan oleh umat muslim pada waktu setelah matahari mulai terbit yang dilakukan sebanyak 2 rakaat. Melaksanakan sholat subuh berjamaah maupun sendiri tentu akan terhindar dari segala dosa dan mendapatkan pahala dari Allah SWT sebagai bekal diakhirat nanti.

Baca Juga: Sholat Sunnah Sebelum Subuh Dilakukan Sebelum Adzan atau Selepas Azan

Amalan Setelah Sholat Subuh

Amalan Setelah Sholat Subuh agar Dimudahkan Rezeki

Banyak sekali amalan setelah sholat subuh yang bisa dilakukan oleh umat muslim, diantaranya:

Dzikir

Amalan setelah sholat subuh yang pertama adalah berdzikir dengan membaca tasbih, tahmid, takbir dan tahlil dengan masing-masing dilakukan sebanyak 33 kali. Adapun, bacaan dzikir tersebut, yaitu:

سُبْحَانَ اللهِ = Subhanallah (33x)

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ = Alhamdulillah (33x)

اَللهُ أَكْبَرُ = Allahu akbar (33x)

اَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ = Laailaaha Ilallah (33x)

Membaca Doa

Membaca Doa, amalan setelah sholat subuh

Membaca doa menjadi salah satu amalan setelah sholat subuh yang sangat dianjurkan agar bisa dapat keutamaannya. Walaupun, sebetulnya tidak ada doa khusus, tetapi, Rasulullah SAW dan para sahabat selalalu membaca doa ketika habis holat subuh, seperti:

Sayyidul Istighfar

Membaca doa syyidul istighfar merupakan salah satu amalan setelah sholat subuh yang dapat dibacakan hingga menjelang pagi. Bacaan ini sangat baik untuk diamalkan agar mendapat keutamaan dari Allah SWT yang tidak bisa didapatkan oleh orang lain.

Meminta Keberkahan

Adapun, amalan setelah sholat subuh selain syyidul istighfar yaitu membaca doa meminta keberkahan dalam hidup, baik rezeki yang halal, ilmu yang bermanfaat dan sebagainya. Apabila kita telah mendapat rezeki yang lebih banyak dan berkah maka jangan lupa harus bersyukur, karena Allah SWT memberikan keberkahan tersebut kepada anda.

Memohon Pertolongan

Amalan sholat setelah sholat subuh selanjutnya adalah membaca doa memohon pertolongan atas apa yang sedang anda butuhkan. Misal, ketika anda saat ini sedang kebingungan dalam hidup dan ingin segera mencari jalan terbaik agar dapat menjalani hidup yang lebih aman, nyaman, tenang dan bahagia, maka segera meminta pertolongan kepada Allah SWT.

Dijauhkan dari Api Neraka

Semua umat muslim tentu ingin masuk surga dan tidak mau ke neraka. Maka, untuk mengatasi hal itu tentu kita harus menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Akan tetapi, tentu kita sebagai umat muslim harus berdoa meminta kepada Allah SWT agar dijauhkan dari api negara ketika habis sholat 5 waktu. Ini pun merupakan bagian dari amalan setelah sholat subuh yang bisa anda laksanakan.

Terhindar dari Bahaya

Amalan setelah sholat subuh lainnya adalah berdoa meminta agar terhindar dari bahaya. Doa tersebut tentu bisa dibacakan sebanyak 3 kali dengan menyebut asma Allah. Dengan begitu, tentu kita mendapat perlindungan dari Allah SWT terhindar dari bahaya tersebut. Karena Allah SWT Maha Segalanya atas apa yang diciptakan langit dan bumi.

Baca Juga: Tata Cara Sholat Subuh dan Bacaan Niat Beserta Gambarnya

Membaca Al-Quran

Membaca Al-Quran, amalan setelah sholat subuh

Amalan setelah sholat subuh yang paling mudah dilakukan yaitu membaca Al-Quran. Banyak sekali keutamaan-keutamaan yang didapatkan ketika membaca AL-quran setelah subuh secara rutin dari Allah SWT. Beberapa surah yang dapat dibacakan, diantaranya:

Al-Fatihah

Disetiap menunaikan ibadah sholat 5 waktu tentu terdapat bacaan surah Al-Fatihah yang wajib dibaca. Dimana, surah tersebut termasuk bagian dari bacaan yang harus dilaksanakan ketika sedang melakukan sholat fardu maupun Sunnah. Dan begitupun, surah Al-Fatihah juga menjadi amalan setelah sholat subuh dengan memiliki keutamaan dimudahkan rezeki, dijauhkan dari siksa api negara, terhindar dari godaan setan dan juga sebagai obat.

Ayat Kursi

Seperti yang telah ketahui, bahwa ayat kursi merupakansalah satu ayat yang berada didalam surah Al-Baqarah ayat 255. Mungkin bagi umat muslim sudah tidak asing lagi dengan ayat tersebut. Yang mana, setiap ada pengajian maupun acara syukuran, pastinya selalu ada surah ayat kursi yang dibacakan oleh para ustadz. Dengan begitu, tentu kita bisa membaca ayat kursi tersebut ketika habis sholat subuh agar dilapangkan rezeki dan dijauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Surah An-Naas, Al-Ikhlas, serta Al-Falaq

Amalan setelah sholat subuh dengan membaca surah pendek dalam Al-Quran, seperti surah An-Naas, Al-Ikhlas, serta Al-Falaq yang menjadi salah satu permohonan kepada Allah SWT untuk dilindungi dari segala yang menimbulkan gangguan. Banyak sekali manfaat dalam mengamalkan ketiga surah tersebut dalam setiap harinya.

Nah, itulah pembahasan amalan setelah shola subuh agar dimudahkan rezeki yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Sholat Subuh dari Niat Sampai Salam Beserta Artinya

 

Setiap ibadah wajib pasti ada keringanan yang bisa dilakukan oleh umat muslim. Beberapa contoh yang dapat meringankan ibadah wajib yaitu sholat 5 waktu. Dimana, ketika seseorang ingin berangkat untuk bepergian dengan jarak yang sangat jauh, maka boleh sholat fardunya dilakukan dengan cara di qodho. Lantas, bagaimana caranya? Yuk, simak pembahasan bacaan niat mengqodho sholat dzuhur di waktu ashar beserta tata cara pelaksanaannya.

Baca Juga: Tata Cara Mengqodho Sholat Maghrib di Waktu isya Beserta Bacaan Niatnya

Niat Mengqodho Sholat

Niat Mengqodho Sholat

Sebelum membahas tentang bagaimana bacaan niat mengqodho sholat, ada beberapa hal yang harus dipahami dalam persoalan tersebut. Mengqodho sholat adalah salah satu mengganti sholat yang terlewat dari waktunya. Hukum mengqodha sholat fardu adalah wajib dilaksanakan, sebab sholat yang terlewat waktu belum gugur dalam kewajibannya. Cara mengqodho sholat 5 waktu tentu sangat mudah dilakukan, asalkan telah paham dalam bacaan dan pelaksanannya.

Allah SWT selalu memberikan kemudahan kepada Hamba-Nya dalam melakukan ibadah wajib maupun Sunnah. Seperti halnya ketika seseorang lupa belum mengerjakan sholat wajib (fardu) tetapi waktunya sudah terlewat, maka Allah SWT memberi kemudahan bagi umat islam bisa melaksanakan sholat fardu tersebut dengan cara di qadha.

Bacaan Niat Mengqodho Sholat

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Dzuhur di Waktu Ashar

Berikut ini, beberapa bacaan niat mengqodho sholat yang bisa dibacakan, yaitu:

Dhuhur

Bacaan niat mengqodho sholat dhuhur yaitu:

Latin: “Ushallii fardhazh-Dhuhri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Dhuhur sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”’

Ashar

Bacaan niat mengqodho sholat ashar yaitu:

Latin: “Ushallii fardhal ‘Ashri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Ashar sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.

Maghrib

Bacaan niat mengqodho sholat maghrib yaitu:

Latin: “Ushallii fardhal Maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Maghrib sebanyak tiga raka’at dengan menghadap kiblat, serta qodho karena allah ta’aalaa.”

Isya

Bacaan niat mengqodho sholat isya yaitu:

Latin: “Ushallii fardhal Isyaa’i arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Isya’ sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Subuh

Bacaan niat mengqodho sholat subuh yaitu:

Latin: “Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati qodho’an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Mengqodho Sholat

Tata Cara Mengqodho Sholat

Dalam mengerjakan sholat fardu yang tertinggal dan ingin niat mengqodho, maka tata cara mengqodho sholat seperti dzuhur di waktu ashar pelaksanaannya sama dengan sholat fardu dengan waktu yang telah ditentukan. Misalkan kita lupa belum shalat dzhuhur tetapi waktunya sudah habis. Maka, ketika kita ingat belum shalat, tentu harus cepat-cepat dikerjakan,:

Membaca niat seperti diatas

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ

خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surah dalam Al-quran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir dengan membaca sama seperti di tasyahud pertama

Membaca Salam

Nah, itulah pembahasan bacaan niat mengqodho sholat dzuhur di waktu ashar beserta tata cara pelaksanaannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bagaimana Cara Mengqadha Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar? Ini Penjelasannya

 

Mengerjakan ibadah sholat tahajud merupakan salah satu amalan Sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat muslim sebagai amal bekal diakhirat nanti. Dimana, sholat Sunnah tahajud ini memiliki keutamaan yang sangat luar biasa, salah satunya adalah terkabulkan doa-doa yang dipanjatkan. Setiap rukun sholat tentu terdapat bacaan-bacaan doa yang harus dibacakan. Apa saja? Yuk, simak pembahasan tata cara sholat tahajud agar keinginan terkabul beserta bacaan niatnya.

Baca Juga: Keutamaan Sholat Tahajud 40 Hari Berturut-turut

Tata Cara Sholat Tahajud Agar Keinginan Terkabul

Tata Cara Sholat Tahajud Agar Keinginan Terkabul

Tata cara sholat tahajud agar keinginan terkabul merupakan salah satu pembahasan kali ini yang dapat menjadikan bahan referensi bagi umat islam yang sedang bejalar didalam tata cara melaksanakan sholat Sunnah tahajud sendiri di masjid maupun rumah. Pasalnya, hukum melaksanakan sholat tahajud adalah Sunnah muakkad sangat dianjurkan bagi umat islam. Bahkan, Rasulullah SAW tidak pernah ketinggalan dalam mengerjakan sholat tahajud selama hidupnya. Hingga Nabi Muhammad SAW menyuruh umatnya untuk selalu menjalankan ibadah Sunnah ini agar mendapat pahala dan bekal diakhirat.

Melaksanakan sholat tahajud dilakukan sebanyak dengan jumlah paling sedikit 2 rakaat. Tetapi, apabila anda mampu mengerjakan sholat tahajud 12 rakaat, maka boleh dan sangat dianjurkan menunaikan sholat malam ini sesuai kemampuan.

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Isra ayat 79:

Artinya: “ Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu Mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” QS. Al-Isra:79

Urutan Tata Cara Sholat Tahajud Agar Keinginan Terkabul

Tata Cara Sholat Tahajud Agar Keinginan Terkabul Beserta Bacaan Niatnya

Didalam isi buku panduan tentang bacaan sholat tahajud tentu sangat membantu bagi umat islam yang sedang belajar dan menghafalkan doa-doa bacaan sholat tahajud tersebut. Sehingga, ketika ingin mengerjakan sholat Sunnah tahajud akan lebih lancar bacaannya. Berikut ini, tata cara sholat tahajud agar keinginan terkabul yang bisa kalian pelajari, yaitu:

Membaca Niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca doa Iftitah

Membaca Surat Al-Fatihah dan dilanjutkan membaca surat pendek dalam Al-Quran

Ruku’ tumaninah

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal tumaninah

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud tumaninah

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk diantara dua sujud

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau,

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri untuk melanjutkan rakaat kedua dan lakukan seperti rakaat pertama hingga,

Tasyahud akhir

Salam

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Tahajud 2 Rakaat Sendiri di Rumah

Doa Setelah Sholat Tahajud

Bacaan Niat Sholat Tahajud

Mempelajari tata cara sholat tahajud agar keinginan terkabul, tak lupa kalian harus menghafalkan bacaan doa-doa lainnya seperti doa setelah sholat tahajud dibawah ini:

  • Allahumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fi hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samawati wal ardhi wa man fi hinna. Wa lakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa‘dukal haq. Wa liqa’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan naru haq. Wan nabiyyuna haq. Wa Muhammadun shallallahu alaihi wasallama haq. Was saatu haq.
  • Allahumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu. Fagfirli ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a‘lantu, wa mâ anta a‘lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. La ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billah.

Dan masih banyak lagi doa-doa yang bisa dipanjatkan oleh anda ketika selesai mengerjakan sholat tahajud. Misal, ketika anda sedang meminta petunjuk tentang jodoh, usaha dan masalah kehidupan, maka anda bisa berdoa di malam tahajud tersebut. Dan Allah SWT pasti akan mengabulkan doa-doa hambanya yang meminta pertolongan.

Bacaan Niat Sholat Tahajud

Doa Setelah Sholat Tahajud

Mengerjakan sebuah ibadah tentu tak lupa diawali dengan niat. Dimana, bacaan niat tersebut menjadi sebuah pedoman untuk menyempurnakan kegiatan ibadah tersebut. Sebagai berikut, bacaan niat sholat tahajud yang dapat dibacakan setelah memahami tata cara sholat tahajud agar keinginan terkabul, yaitu:

Latin: “Usholli sunnatat tahajjud rak‘ataini lillaahi ta‘aala”

Artinya: “Aku niat shalat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah SWT.”

Waktu Sholat Tahajud

Waktu Sholat Tahajud

Melaksanakan sholat Sunnah tahajud dilakukan pada malam hari. Ada 3 waktu yang bisa kalian tempuh untuk mengerjakan sholat tahajud, diantaranya dari jam 20.00 hingga 22.00, malam kedua 23.00 sampai 01.00. Sedangkan, waktu sholat tahajud paling baik dilakukan dipertiga malam dari jam 02.00 sampai 04.00 WIB. Sehingga, ketika ingin melaksanakan dalam tata cara sholat tahajud agar keinginan terkabul maka akan lebih sempurna.

Oleh karena itu, ketika anda mau melaksanakan sholat tahajud maka bisa dikerjakan pada sepertiga malam tersebut. Namun, sebelum melakukan bacaan shalat tahajud tersebut tentu harus tidur malam terlebih dahulu.

Nah, itulah pembahasan tata cara sholat tahajud agar keinginan terkabul beserta bacaan niatnya dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Sholat Tahajud Lengkap dari Awal Sampai Akhir

 

Cara Mengqodho Sholat Maghrib di Waktu Isya – Mendengar nama mengqodho sholat tentu sudak tidak asing lagi ditelinga kita. Pasalnya, ketika kita lupa belum melaksanakan sholat fardu dengan waktu yang telah habis. Maka kita akan melakukan sholat tersebut dengan cara diqodho. Lantas, bagaimana cara pelaksanaan sholat fardu di qodho untuk orang awan yang masih pemula? Bagi, anda yang belum tahu atau masih belajar tentang agama islam khusus belajar sholat, tentu pembahasan ini sangat membantu bagi anda yang sedang menimba ilmu agama. Yuk, simak pembahasan tata cara mengqodho sholat maghrib di waktu isya beserta bacaan niatnya.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat 5 Waktu Dalam Bahasa Arab dan Artinya

Cara Mengqodho Sholat Maghrib Di waktu Isya

Cara Mengqodho Sholat Maghrib Diwaktu Isya

Mengqodho sholat adalah salah satu mengganti sholat yang terlewat dari waktunya. Hukum mengqodho sholat fardu adalah wajib dilaksanakan, sebab sholat yang terlewat waktu belum gugur dalam kewajibannya. Cara mengqodho sholat maghrib di waktu isya akan menjadi sebuah pembahasan didalam artikel ini.

Allah SWT selalu memberikan kemudahan kepada Hamba-Nya dalam melakukan ibadah wajib maupun Sunnah. Seperti halnya ketika seseorang lupa belum mengerjakan sholat wajib (fardu) tetapi waktunya sudah terlewat, maka Allah SWT memberi kemudahan bagi umat islam bisa melaksanakan sholat fardu tersebut dengan cara di qodho.

Tata Cara Mengqodho Sholat Maghrib Di waktu Isya

Tata Cara Mengqodo Sholat Maghrib di Waktu isya Beserta Bacaan Niatnya

Dalam mengerjakan sholat fardu yang tertinggal dan ingin niat mengqodho, maka tata cara mengqodho sholat maghrib di waktu isya sama seperti kita mengerjakan shalat fardu dengan waktu yang telah ditentukan. Misalkan kita lupa belum shalat maghrib tetapi waktunya sudah habis. Maka, ketika kita ingat belum shalat, tentu harus cepat-cepat dikerjakan,:

Membaca niat seperti diatas

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي

مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surah dalam Al-quran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir dengan membaca sama seperti di tasyahud pertama

Membaca Salam

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Dhuhur Bahasa Arab, Latin, Artinya dan Tata Cara Pelaksanaan

Bacan Niat Menqodho Sholat Maghrib

Bacan Niat Menqodho Sholat Maghrib

Setelah pembahasan tentang cara mengqodho sholat maghrib di waktu isya, maka kita juga harus hafal bacaan niatnya supaya mengerjakan sholat qodho tersebut menjadi sah. Berikut ini, bacaan niat mengqodho sholat maghrib, yaitu:

Bacaan Niat Mengqodho sholat Maghrib

Latin: “Ushallii fardhal Maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Maghrib sebanyak tiga raka’at dengan menghadap kiblat, serta qodho karena allah ta’aalaa.”

Lainnya

Adapun, bacaan niat mengqodho sholat dhuhur, selai cara mengqodho sholat maghrib di waktu isya, yaitu:

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Dhuhur

Latin: “Ushallii fardhazh-Dhuhri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Dhuhur sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”’

Bacaan Niat Mengqadha Sholat Ashar

Latin: “Ushallii fardhal ‘Ashri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Ashar sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Subuh

Latin: “Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati qodho’an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Isya

Latin: “Ushallii fardhal Isyaa’i arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Isya’ sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Nah, itulah pembahasan tata cara mengqodho sholat maghrib di waktu isya beserta bacaan niatnya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bagaimana Cara Mengqadha Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar? Ini Penjelasannya

 

Cara Mengqadha Shalat Dhuhur – Mendengar nama mengqodho sholat tentu sudak tidak asing lagi ditelinga kita. Pasalnya, ketika kita lupa belum melaksanakan sholat fardu dengan waktu yang telah habis. Maka kita akan melakukan sholat tersebut dengan cara diqodho. Lantas, bagaimana cara pelaksanaan sholat fardu di qodho untuk orang awan yang masih pemula? Bagi, anda yang belum tahu atau masih belajar tentang agama islam khusus belajar sholat, tentu pembahasan ini sangat membantu bagi anda yang sedang menimba ilmu agama. Yuk, simak pembahasan bagaimana cara mengqadha shalat dhuhur diwaktu ashar? Ini penjelasannya.

Baca Juga: Waktu Sholat Ashar Hari Ini Sampai Jam Berapa

Cara Mengqadha Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar

Bagaimana Cara Mengqadha Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar Ini Penjelasannya

Mengqadha shalat adalah salah satu mengganti sholat yang terlewat dari waktunya. Hukum mengqadha shalat fardu adalah wajib dilaksanakan, sebab sholat yang terlewat waktu belum gugur dalam kewajibannya. Cara mengqadha shalat ashar diwaktu ashar akan menjadi sebuah pembahasan didalam artikel ini.

Allah SWT selalu memberikan kemudahan kepada Hamba-Nya dalam melakukan ibadah wajib maupun Sunnah. Seperti halnya ketika seseorang lupa belum mengerjakan sholat wajib (fardu) tetapi waktunya sudah terlewat, maka Allah SWT memberi kemudahan bagi umat islam bisa melaksanakan sholat fardu tersebut dengan cara di qadha.

Tata Cara Mengqadha Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar

Tata Cara Mengqadha Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar

Dalam mengerjakan sholat fardu yang tertinggal dan ingin niat mengqadha, maka tata cara mengqadha sholat ashar sama seperti kita mengerjakan shalat fardu dengan waktu yang telah ditentukan. Misalkan kita lupa belum shalat ashar tetapi waktunya sudah habis. Maka, ketika kita ingat belum shalat, tentu harus cepat-cepat dikerjakan,:

Membaca niat seperti diatas

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي

مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surah dalam Al-quran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir dengan membaca sama seperti di tasyahud pertama

Membaca Salam

Baca Juga: Bacaan Sholat Subuh dari Niat Sampai Salam Beserta Artinya

Bacan Niat Menqadha Sholat Dhuhur

Bacan Niat Menqadha Sholat Dhuhur

Setelah pembahasan tentang cara mengqadha shalat dhuhur diwaktu ashar, maka kita juga harus hafal bacaan niatnya supaya mengerjakan shalat qadha tersebut menjadi sah. Berikut ini, bacaan niat mengqadha shalat dhuhur, yaitu:

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Dhuhur

Latin: “Ushallii fardhazh-Dhuhri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Dhuhur sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”’

Lainnya

Adapun, bacaan niat mengqadha shalat selain niat mengqadha shalat dhuhur, yaitu:

Bacaan Niat Mengqadha Sholat Ashar

Latin: “Ushallii fardhal ‘Ashri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Ashar sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Subuh

Latin: “Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati qodho’an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Mengqodho sholat Maghrib

Latin: “Ushallii fardhal Maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Maghrib sebanyak tiga raka’at dengan menghadap kiblat, serta qodho karena allah ta’aalaa.”

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Isya

Latin: “Ushallii fardhal Isyaa’i arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Isya’ sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Nah, itulah pembahasan bagaimana cara mengqadha shalat dhuhur diwaktu ashar? Ini penjelasannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tata Cara Sholat Subuh dan Bacaan Niat Beserta Gambarnya