Memasuki bulan rajab tentu banyak sekali amalan-amalan ibadah yang dapat dikerjakan oleh umat muslim sebagai bekal amal diakhirat nanti. Selain, memperbanyak dzikir, doa dan membaca Al-Quran terdapat pula amalan lain yang bisa dikerjakan, salah satunya adalah sholat sunnah. Nah, bagi anda yang saat ini sedang mencari bacaan niat sholat sunnah rajab dan tata caranya 1444 H/ 2023 dibawah ini sebagai bahan rekomendasi.

Baca Juga: Bacaan Sholat Idul Fitri Saat Takbir 7 Kali Beserta Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Niat Sholat Sunnah

Niat Sholat Sunnah

Sebelum membahas niat sholat sunnah, ada beberapa hal yang harus kita ketahui tentang bulan rajab. Ini merupakan salah satu bulan yang terdapat dalam 12 bulan di kalender hijriah. Tak sedikit orang yang mengerjakan kegiatan ibadah sunnah di bulan rajab yang dilakukan oleh umat muslim. Dimana, banyak sekali keutamaan sholat rajab yang didapatkan bagi orang yang menjalankannya.

Melansir dari berbagai sumber menyatakan bahwa mengerjakan niat sholat sunnah rajab tahun 2023 dilakukan pada tanggal 1 rajab 1444 H. Waktu pelaksanaah sholat sunnah rajab dikerjakan sebanyak 10 rakaat setelah selesai sholat maghrib. Kemudian, dilanjutkan membaca dzikir dan doa-doa yang dapat diamalkan pada bulan tersebut.

Bacaan Niat Sholat Sunnah Rajab

Bacaan Niat Sholat Sunnah Rajab dan Tata Caranya 1444H

Bacaan niat sholat sunnah rajab yang dapat dibacakan ketika mengerjakan sholat rajab malam tanggal 1 rajab, yaitu:

اُصَلِّي سُنَّةً رَجَبِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: “Usholli sunnatan rajabi rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillahi ta’aal.”

Artinya: niat sholat sunnah rajab menghadap ke kiblat karena Allah Ta’ala.

Baca Juga: Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri 11 Rakaat dan Bacaan Niatnya

Tata Cara Sholat Sunnah Rajab

Tata Cara Sholat Sunnah Rajab

Sebagai berikut, tata cara sholat sunnah rajab secara lengkap dengan niat sholat sunnah,:

Membaca Niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ إِنَّ صَلاَتِيْ

وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Sedangkan doa iftitah dibaca oleh Muhammadiyah:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ

بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca Surah Al Fatihah dilanjutkan membaca surah dalam Al-Quran,

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ

عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga..

Tasyahud Akhir

Salam

Bacaan Setelah Sholat Sunnah Rajab

Bacaan setelah sholat sunnah rajab dan sudah hafal lapadz bacaan niat sholat sunnah, yaitu:

لآاِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ. لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ حَيٌّ لاَيَمُوْتُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٍ. اللهم لاَمَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ

وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلاَيَنْفَعُ ذَالْجَدِّ مِنْكَ الْجَدِّ.

 Laailaaha illallohu Wahdahu Laa Syariikalah, Lahul mulku walahul Hamdu yuhyii wayumiitu wahuwa hayyun laa yamuutu biyadihil khoir, wahuwa ‘ala kulli syaiin qodiir. Allohumma Laa Mani’a Limaa a’thoita wala Mu’thia Limaa Mana’ta Walaa Yanfa’u Kal Jaddi minkal Jaddi

Waktu Pelaksaaan Sholat Sunnah Rajab

Sebagai berikut, waktu pelaksanaan sholat sunnah rajab dan diiringi dengan bacaan niat sholat sunnah, yaitu:

Malam Tanggal 1 Rajab. Melaksanakan shalat sunat sebanyak 10 rakaat (5 kali salam). Setelah membaca surah Al-Fatihah pada rakaat pertama membaca surah Al-Ikhlas 3 kali dan rakaat kedua membaca surah Al-Kafirun 3 kali

Malam Jumat Pertama Bulan Rajab. Melaksanakan shalat sunat sebanyak 12 rakaat (6 kali salam). Ketika habis baca Al-Fatihah rakaat pertama membaca surah Al-Qadar 3 kali dan rakaat kedua surah Al-Ikhlas 12 kali. Kemudian setelah selesai sholat membaca sholawat nabi sebanyak 70 kali. اللهم صَلِّ عَلَى مُحَمَّدِ النَّبِيِّ اْلأُمِّيِّ وَعَلَى ألِهِ وَسَلِّمْ. Kemudian sujud sambil membaca tasbih sebanyak 70 kali. سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّ الْمَلآئِكَةِ وَالرُّوْحِ. Setelah itu, duduk sambil membaca istighfar sebanyak 70 kali: رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَتَجَاوَزْ عَمَّا تَعْلَمْ فَاءِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزِالأَعْظَمْ Kemudian sujud lagi sambil membaca tasbih seperti pada sujud pertama.

Malam Tanggal 15 Rajab. Cara pelaksanaannya sama seperti malam 1 rajab. Sedangkan bacaan setelah sholat sunnah rajab, membaca doa:

لآاِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ. لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ حَيٌّ لاَيَمُوْتُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ .لَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٍاِلٰهًا وَحِدًا اَحَدًاصَمَدًا

فَرْدًاوِّتْرًالَمْ يَتَّخِذْ صَاحِبَةًوَّلَا وَلَدًا

Lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīkalahu, lahul mulku walahul hamdu yuhyî wayumītu wahuwa hayyun, lā yamūtu biyadihil khairu wahuwa ‘alā kulli syaīn qadīr. Ilāhan wā hidan ahadan shamadan fardan witran lam yattakhidz shāhibatan wa lā waladan.

Malam Terakhir Bulan Rajab. Tata cara sholatnya sama seperti diatas. Namun, doa setelah sholat sunnah rajab ini, yaitu:

لآاِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ. لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ حَيٌّ لاَيَمُوْتُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ .لَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٍوَصَلَّى اللّٰهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

وَّعَلٰى اٰلِهِا الطَّاهِرِيْنَ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِااللّٰهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Bacaan Tasbih pada bulan Rajab:

Tanggal 1 sampai 10 Rajab: Subhânallâhil hayyil qayyûm. 100x (lebih banyak lebih baik)

Tanggal 11 sampai 20 Rajab: Subhânallâhil ahadish shamad. 100x (lebih banyak lebih baik)Tanggal 21 – 30 Rajab: Subhânallâhir raûf. 100x (lebih banyak lebih baik)

Doa Rajab

اَللّٰهُمَّ طَهِّرْ لِسَانِي مِنَ الْكِذْبِ وَقَلْبِي مِنَ النِّفَاقِ وَعَمَلِي مِنَ الرِّيَاءِ وَ بَصَرِيْ مِنَ الْخِيَانَةِ فَإِ نَّكَ تَعْلَمُ خَاءِنَةً الْأَ عْيُوْنِ وَمَا تُخْفِى الصُّدُوْرُ 

Allāhumma thahhir lisānī minal kidzbi, wa qalbī minannifāqi, wa’amalī minarriyā-i, wabasharī minal khiyānati fa-innaka ta’lamu khā-inatal a’yuni wamā tukhfish shudūr.

Nah, itulah pembahasan bacaan niat sholat sunnah rajab dan tata caranya 1444 H yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tuliskan Bacaan Niat Sholat Witir 1 Rakaat dan 2 Rakaat

 

Hafal bacaan dan niat sholat jenazah bagi laki-laki & perempuan tentu sangat penting sekali bagi umat muslim untuk dipejalari. Dimana, ketika ada seseorang yang meninggal dunia baik dari keluarga maupun tetangga tentu sebagai umat muslim harus menyolatkan. Jika tidak disholatnya akan mereka akan berdosa. Oleh sebab itu, menyolatkan jenazah sangat baik untuk dikerjakan bagi umat muslim yang berada di sekitar kampungnya. Apalagi, hukum shalat jenazah adalah fardu kifayah.

Baca Juga: Tuliskan Bacaan Niat Sholat Jenazah Laki-Laki dan Perempuan Beserta Artinya

Sholat Jenazah

Sholat Jenazah

Sholat jenazah adalah salah satu tata cara dalam menyolatkan jenazah laki-laki maupun perempuan yang harus dilakukan oleh umat muslim ketika ada orang yang meninggal dunia. Didalam menyolatkan jenazah ini tentu harus diserta dengan niat agar lebih afdal dalam pelaksanaan sholatnya. Disamping itu, tentu kita sebagai umat muslim harus hafal bacaan shalat sunnah jenazah itu sendiri agar pelaksanaan sholatnya lebih sempurna.

Apabila anda tidak hafal bacaan niat maupun tata cara dalam mengerjakan shalat jenazah maka anda bisa membaca pembahasan dibawah ini.

Niat Sholat Jenazah

Bacaan dan Niat Sholat Jenazah Bagi Laki-laki & Perempuan

Berikut ini, bacaan lafadz niat sholat jenazah bagi laki-laki dan perempuan yang dibacakan ketika anda menyolatkan jenazah, yaitu:

Niat Sholat Jenazah Perempuan Dewasa

Sebagai berikut, bacaan niat shalat jenazah perempuan dewasa,

اُصَلِّى عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Latin : “Ushollii ‘alaa haadzihill mayyitati arba’a takbirootin fardhol kifaayati ma’muuman lillaahi ta’aalaa,”.

Artinya : “Saya niat salat atas mayit ini empat kali takbir fardhu kifayah, sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Niat Sholat Jenazah Laki-laki Dewasa

Sedangkan, bacaan niat shalat jenazah laki-laki dewasa, yaitu:

اُصَلِّى عَلَى هَذَاالْمَيِّتِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Latin : “Ushollii ‘alaa haadzal mayyiti arba’a takbirootin fardhol kifaayati ma’muuman lillaahi ta’aalaa,”.

Artinya : “Saya niat salat atas mayit ini empat kali takbir fardhu kifayah, sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Niat Sholat Jenazah Anak Laki-Laki

Bacaan niat shalat jenazah anak laki-laki, yaitu:

أُصَلِّيْ عَلَى هَذَا المَيِّتِ الطِّفْلِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin : Usholli ‘Alaa Haadzihil Mayyiti Thifli Arba’a Takbiratatin Fardhol Kifayaatai Lillahi Ta’aala

Artinya : Saya niat sholat atas jenazah anak lelaki ini empat kali takbir fardu kifayah, hanya karena Allah Ta’ala.

Niat Sholat Jenazah Anak Perempuan

Selain itu, bacaan niat shalat jenazah anak perempuan, yaitu:

أُصَلِّيْ عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ الطِّفْلَةِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin : Usholli ‘Alaa Haadzihil Mayyitati Thiflati Arba’a Takbiratatin Fardhol Kifayaatai Lillahi Ta’aala

Artinya : Saya niat sholat atas jenazah anak perempuan ini empat kali takbir fardu kifayah, hanya karena Allah Ta’ala.

Baca Juga: Tata Cara Menyolatkan Jenazah Perempuan Lengkap Beserta Bacaan Niatnya

Tata Cara Sholat Jenazah

Tata Cara Sholat Jenazah

Sebagai berikut, urutan tata cara shalat jenazah laki-laki dan perempuan lengkap,:

Membaca Niat

Sebelum menyolatkan jenazah, jangan lupa membaca niat terlebih dahulu supaya lebih sempurna dalam mengerjakan tata cara sholat jenazahnya.

Takbir Pertama

Tata cara shalat jenazah pada takbir pertama membaca surah Al-Fatihah,:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ

عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ

Membaca Takbir Kedua

Adapun, tata cara shalat jenazah di takbir kedua yaitu membaca sholaawat nabi dibawah ini,:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ

عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Latin : “Allohumma sholli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa shollaita ‘alaa Ibroohiima wa ‘alaa aali Ibroohim, innaka hamiidum majiid.

Allohumma baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarokta ‘alaa Ibroohiima wa ‘alaa aali Ibroohim, innaka hamiidum majiid.”

Takbir Ketiga

Sedangkan, tata cara sholat jenazah untuk takbir ketiga yaitu membaca doa jenazah,:

Bacaan Doa Untuk Jenazah Laki-Laki

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَ

مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ

Latin : “Allohummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wawassi’ Mudkholahu waghsilhu bil maa-i wats tsalji wal barod, Wa naqqihi minal khothooyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danas, Wa abdilhu daaron khoiron min daarihi wa ahlan khoiron min ahlihi wa zaujan khoiron min zaujihi, Wa adkhilhul jannata wa a’idzhu min ‘adzaabin qobri au min ‘adzaabin naar.”

Bacaan Doa Untuk Jenazah Perempuan

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا وَأَكْرِمْ نُزُلَهَا وَوَسِّعْ مُدْخَلَهَا وَاغْسِلْهَا بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَ

مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهَا دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهَا وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهَا وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهَا وَأَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ وَأَعِذْهَا مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ

Latin : “Allohummaghfirlahaa warhamhaa wa’aafihaa wa’fu ‘anhaa wa akrim nuzulahaa Wawassi’ mudkholahaa waghsilhaa bil maa-i wats tsalji wal barod. Wa naqqihaa minal khothooyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danas. Wa abdilhaa daaron khoiron min daarihaa wa ahlan khoiron min ahlihaa. Wa zaujan khoiron min zaujihaa wa adkhilhal jannata wa a’idzhaa min ‘adzaabin qobri au min ‘adzaabin naar.”

Takbir Keempat

Selain itu, tata cara sholat jenazah yang terakhir takbir keempat membaca doa jenazah kembali,:

Jenazah Laki-Laki

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

Latin : “Allohumma laa tahrimnaa ajrohu wa laa taftinnaa ba’dahu waghfirlanaa walahu.”

Jenazah Perempuan

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهَا وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهَا وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَهَا

Latin : “Allohumma laa tahrimnaa ajrohaa wa laa taftinnaa ba’dahaa waghfirlanaa walahaa),”

Mengucapkan Salam

Apabila sudah selesai membaca doa jenazah di takbir keempat tersebut maka diakhiri dengan bacaan atau mengucapkan salam sambil menoleh ke kanan dan kekiri,:

السَّلاَمُ عَلَيْكَ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَ بَرَكَاتُهُ

Latin : “Assalaamu’alaikum warohmatulloohi wabarookaatuh.”

Nah, itulah pembahasan bacaan dan niat sholat jenazah bagi laki-laki & perempuan yang dapa kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Sholat Jenazah Muhammadiyah Lengkap

 

Menunaikan ibadah sholat dhuha, tata cara, bacaan niat dan surat paling dianjurkan untuk dibaca dan doa setelah sholat hingga manfaat dan keutamaan mengerjakan sholat dhuha menjadi hal penting yang harus diketahui bagi umat islam. Lantas, kapan waktu paling baik untuk mengerjakan sholat sunnah dhuha? Yuk, simak pembahasan waktu terbaik sholat dhuha jam berapa? Ini penjelasannya.

Baca Juga: Bacaan Sholat Dhuha Lengkap Dengan Artinya

Waktu Terbaik Sholat Dhuha

Waktu Terbaik Sholat Dhuha Jam Berapa Ini Penjelasannya

Didalam mengerjakan ibadah shalat dhuha tentu harus dilakukan dengan waktu yang tepat. Dimana, tata cara sholat dhuha menjadi urutan ibadah seusai ketentuan. Waktu terbaik sholat dhuha yang dapat dilaksanakan yaitu pada jam 8 hingga 9 pagi sebanyak palik sedikit 2 rakaat pada jam 8 hingga 9 pagi. Didalam kitab syarh Al Arbain An Nabwiyah menyatakahkan bahwa batas akhir dalam melaksanakan sholat dhuha sebelum waktu dhuhur atau kurang lebih 10 menit.

Jadi, apabila anda ingin menunaikan sholat shunnah dhuha maka boleh dilakukan pada waktu terbaik sholat dhuhapagi hari sampai menjelang atau sebelum waktu adzan dhuhur. Kita sebagai umat islam tentu harus tahu keistimewaan dan keutamaan melaksanakan ibadah sholat Sunnah dhuha. Ini merupakan salah satu shalat Sunnah yang bisa dilakukan berjumlah 2 hingga 12 rakaat. Waktu pelaksanaan sholat dhuha dapat dikerjakan pada pagi hari.

Mendirikan shalat Sunnah dhuha setiap hari secara rutin maka akan mendapat banyak manfaat yang bisa didapatkan dalam keselamatan dunia hingga akhirat. Waktu terbaik sholat dhuha dapat dilihat ketika matahari telah terbit dari sebelah timur pagi hari. Oleh karena itu, jika anda ingin mendapatkan keselamatan dari Allah SWT bisa melaksanakan segala perintahnya dan menjauhi larangannya serta mengerjakan amalan Sunnah seperti sholat dhuha.

Tata Cara Sholat Dhuha

Tata Cara Sholat Dhuha

Berikut ini, tata cara sholat dhuha yang dilakukan 2 hingga 12 rakaat di waktu terbaik sholat dhuha, yaitu:

Membaca Niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca do’a iftitah

Membaca Al-Fatihah dilanjutkan membaca surah lain dalam alquran

Rukuk

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud pertama

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di antara dua sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri kembali mengerjakan rakaat kedua hingga

Tasyahud akhir

Salam

Surat yang dibacakan ketika mengerjakan sholat dhuha bisa membaca surah Ad-Dhuha pada rakaat pertama dan surah Asy-Syahms pada rakaat kedua. Kedua surah tersebut memiliki makna yang sangat berarti bagi umat muslim.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Bacaan Niat Sholat Dhuha

Bacaan Niat Sholat Dhuha

Adapun, bacaan niat sholat dhuha yang dapat dibacakan ketika ingin mengerjakan waktu terbaik sholat dhuha, yaitu:

Sholat dhuha 2 rakaat

Bacaan niat sholat dhuha 2 rakaat, yaitu:

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Latin: “Ushalli sunnatadh dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat menghadap ke kiblat karena Allah ta’ala,”

Sholat dhuha 4 rakaat

Sedangkan, bacaan niat sholat dhuha 4 rakaat, yaitu:

أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلّهِ تَعَالَى

Latin: “Usholli sunnatadh dhuhaa arba’aa roka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Aku niat shalat sunnah dhuha empat rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah ta’ala.”

Manfaat Keutamaan Sholat Dhuha

Manfaat Keutamaan Sholat Dhuha

Melaksanakan sholat Sunnah dhuha dengan melakukan waktu terbaik sholat dhuha dengan baik, tentu ada banyak manfaat yang bisa didapatkan. Berikut ini, manfaata keutamaan sholat dhuha yang diperoleh, yaitu:

Diampuni Dosa-dosanya

Manfaat keutamaan sholat dhuha bagi orang yang menjalankannya akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT. Dimana, sholat dhuha termasuk salah satu amalan yang bisa dikerjakan oleh umat muslim untuk mendapat ampunan atas segala dosa yang telah diperbuatnya.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh AT-Tirmidzi

“Siapapun yang melaksanakan sholat Dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR. Tirmidzi).

Dilapangkan Rezeki

Setiap melaksanakan amalan Sunnah seperti sholat dhuha, maka Allah SWT akan memberikan limpahan atau dilapangan rezeki kepada orang yang melakukannya. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh AT-Tirmidzi,:

“Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.”

Kita sebagai umat muslim tentu ingin diberikan kecukupan rezeki yang halal oleh Allah SWT. Dengan menunaikan empat rakaat sholat sunnah dhuha ini, insha Allah akan dimudahkan jalannya dalam memperoleh rezeki tersebut.

Mendapat Pahala

Apabila kita melaksanakan shalat Sunnah dhuha setiap hari dengan sempurna, maka Allah SWT akan memberi pahala yang tak terhingga. Didalam sebuah hadist riwayat AT-Tirmidzi menyatakan bahwa orang yang rajin mengerjalan sholat dhuna akan mendapat pahala seperti orang yang telah melakukan ibadah haji maupun umroh.

Oleh karena itu, jangan sia-siakan waktu pagi hari untuk menunaikan ibadah sholat dhuha walupaun hanya dilakukan 2 rakaat saja.

Nah, itulah pembahasan waktu terbaik sholat dhuha jam berapa? Ini penjelasannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Keutamaan Sholat Dhuha 2 Rakaat, Bacaan Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

 

Mengerjakan ibadah sholat sunnah di tengah malam merupakan salah satu amalan Sunnah yang sangat baik bagi umat muslim untuk dikerjakan sebagai bekal amal diakhirat nanti. Dimana, sholat Sunnah tengah malam ini memiliki keutamaan yang sangat luar biasa, salah satunya adalah terkabulkan doa-doa yang dipanjatkan. Setiap rukun sholat tentu terdapat bacaan-bacaan doa yang harus dibacakan. Apa saja? Yuk, simak pembahasan sholat tengah malam disebut? Ini jawabannya.

Baca Juga: Tata Cara Sholat Tahajud Agar Keinginan Terkabul Beserta Bacaan Niatnya

Sholat Tengah Malam

Sholat Tengah Malam Disebut Ini Jawabannya

Seperti yang telah sampaikan diatas, bahwa sholat tengah malam disebut shalat tahajud yang dapat di kerjakan pada waktu malam hari yang dilakukan sebanyak paling sedikit 2 rakaat. Waktu pelaksanaan sholat tengah malam ini dapat dikerjakan di sepertiga malam yang memiliki keutamaan sangat besar. Bahkan Rasulullah SAW tidak pernah ketinggalan dalam mengerjakan sholat sunnah tersebut selama hidupnya. Hingga Nabi Muhammad SAW menyuruh umatnya untuk selalu menjalankan ibadah Sunnah ini agar mendapat pahala dan bekal diakhirat.

Melaksanakan sholat tengah malam dapat dikerjakan sebanyak paling sedikit 2 rakaat. Namun, apabila anda mampu mengerjakan sholat sunnah tersebut 12 rakaat, maka boleh dan sangat dianjurkan menunaikan sholat malam ini sesuai kemampuan.

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Isra ayat 79:

Artinya: “ Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu Mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” QS. Al-Isra:79

Tata Cara Sholat Tengah Malam

Tata Cara Sholat Tengah Malam

Didalam isi buku panduan tentang bacan sholat tahajud tentu sangat membantu bagi umat islam yang sedang belajar dan menghafalkan doa-doa bacaan sholat tahajud tersebut. Sehingga, ketika ingin mengerjakan sholat Sunnah tahajud akan lebih lancar bacaannya. Berikut ini, tata cara bacaaan sholat tengah malam yang bisa kalian pelajari, yaitu:

Membaca Niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca doa Iftitah

Membaca Surat Al-Fatihah dan dilanjutkan membaca surat pendek dalam Al-Quran

Ruku’ tumaninah

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal tumaninah

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud tumaninah

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk diantara dua sujud

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau,

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri untuk melanjutkan rakaat kedua dan lakukan seperti rakaat pertama hingga,

Tasyahud akhir

Salam

Doa Setelah Sholat Tengah Malam

Doa Setelah Sholat Tengah Malam

Mempelajari bacaan sholat tahajud, tak lupa kalian harus menghafalkan bacaan doa-doa lainnya seperti doa setelah sholat tengah malam dibawah ini:

Allahumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fi hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samawati wal ardhi wa man fi hinna. Wa lakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa‘dukal haq. Wa liqa’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan naru haq. Wan nabiyyuna haq. Wa Muhammadun shallallahu alaihi wasallama haq. Was saatu haq.

Allahumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu. Fagfirli ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a‘lantu, wa mâ anta a‘lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. La ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billah.

Dan masih banyak lagi doa-doa yang bisa dipanjatkan oleh anda ketika selesai mengerjakan sholat tahajud. Misal, ketika anda sedang meminta petunjuk tentang jodoh, usaha dan masalah kehidupan, maka anda bisa berdoa di malam tahajud tersebut. Dan Allah SWT pasti akan mengabulkan doa-doa hambanya yang meminta pertolongan.

Baca Juga: Sholat Hajat Dulu atau Tahajud Dulu? Ini Jawabannya

Bacaan Niat Sholat Tengah Malam

Mengerjakan sebuah ibadah tentu tak lupa diawali dengan niat. Dimana, bacaan niat tersebut menjadi sebuah pedoman untuk menyempurnakan kegiatan ibadah tersebut. Sebagai berikut, bacaan niat sholat tengah malam yang disebut tahajud yang dapat dibacakan, yaitu:

Latin: “Usholli sunnatat tahajjud rak‘ataini lillaahi ta‘aala

Artinya: “Aku niat shalat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah SWT.”

Waktu Sholat Tahajud

Melaksanakan sholat tengah malam dilakukan pada malam hari. Ada 3 waktu yang bisa kalian tempuh untuk mengerjakan sholat tahajud, diantaranya dari jam 20.00 hingga 22.00, malam kedua 23.00 sampai 01.00. Sedangkan, waktu sholat tahajud paling baik dilakukan dipertiga malam dari jam 02.00 sampai 04.00 WIB.

Oleh karena itu, ketika anda mau melaksanakan sholat tengah malam maka bisa dikerjakan pada sepertiga malam tersebut. Namun, sebelum melakukan bacaan shalat tahajud tersebut tentu harus tidur malam terlebih dahulu.

Nah, itulah pembahasan pembahasan sholat tengah malam disebut? Ini jawabannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Waktu Terbaik Sholat Tahajud Jam Berapa? Ini Penjelasannya

 

Kita sebagai umat muslim memiliki kewajiban untuk melaksanakan shalat jenazah atau mayit secara berjamaah ketika ada orang yang meninggal dunia. Hukum mengerjakan sholat jenazah adalah fardhu kifayah. Oleh karena itu, umat muslim yang ingin menyolatkan jenazah maka harus hafal bacaannya agar lebih sempurna. Lantas bagaimana bacaannya? Yuk, simak pembahasan bacaan sholat jenazah muhammadiyah lengkap dengan bacaan niatnya.

Baca Juga: Pada Pelaksanaan Sholat Jenazah Perempuan Posisi Imam Berdiri di Arah Sebelah Mana

Bacaan Sholat Jenazah Muhammadiyah

Bacaan Sholat Jenazah Muhammadiyah Lengkap

Sebelum membahas bacaan sholat jenazah muhammadiyah, ada beberapa hadist yang menjelaskan tentang menyolatkan jenazah,:

Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, ia berkata:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah didatangkan kepada beliau jenazah seorang lelaki. Lelaki tersebut masih memiliki utang. Maka beliau bertanya: “Apakah ia memiliki harta peninggalan untuk melunasi utangnya?”. Jika ada yang menyampaikan bahwa orang tersebut memiliki harta peninggalan untuk melunasi utangnya, maka Nabi pun menyalatkannya. Jika tidak ada, maka beliau bersabda: “Sholatkanlah saudara kalian” (HR Muslim).

Keutamaan sholat jenazah mendapatkan pahala sangat besar seperti dijelaskan dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Muslim,

Artinya: “Barangsiapa shalat jenazah dan tidak ikut mengiringi jenazahnya, maka baginya (pahala) satu qiroth. Jika ia sampai mengikuti jenazahnya, maka baginya (pahala) dua qiroth.” Ada yang bertanya, “Apa yang dimaksud dua qiroth?” “Ukuran paling kecil dari dua qiroth adalah semisal gunung Uhud”, jawab beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Tata Cara Bacaan Sholat Jenazah Muhammadiyah

Tata Cara Bacaan Sholat Jenazah Muhammadiyah

Berikut ini, tata cara bacaan sholat jenazah muhammadiyah sesuai anjuran Rasulullah SAW, yaitu:

Membaca Niat dalam hati

Bacaan sholat jenazah muhammadiyah yang pertama adalah membaca niat dalam hati. Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari,:

Artinya: “Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan” (HR Bukhari).

Selain itu, dalam menyolatkan jenazah dilakukan membaca takbir sebanyak 4 kali tanda gerakan ruku, sujud dan duduk. Hadist yang menjelaskan tata cara menyolatkan jenazah dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu ia berkata:

Nabi Shallallahu’alaihiwasallam mengumumkan kematian An-Najasyi, kemudian Beliau maju dan membuat barisan shaf di belakangnya, Beliau lalu takbir empat kali. (HR Bukhari).

Takbir Pertama

Bacaan sholat jenazah muhammadiyah pada takbir pertama dilanjutkan membaca surah Al-Fatihah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ

أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang Menguasai Hari Pembalasan. Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” (QS Al-Fatihah: 1-7)

Takbir Kedua

Setelah membaca Al-Fatihah, bacaan sholat jenazah muhammadiyah di takbir kedua membaca shalawat nabi, yaitu:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ

عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

 Latin: “Allahumma shalli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa shallaita ‘alaa Ibrahiima wa ‘alaa aali Ibrahim, innaka hamiidum majiid. Allahumma baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarakta ‘alaa Ibrahiima wa ‘alaa aali Ibrahim, innaka hamiidum majiid.”

Artinya: “Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”

Takbir Ketiga

Takbir Ketiga, bacaan sholat jenazah

Sedangkan, bacaan sholat jenazah muhammadiyah pada takbir ketiga membaca doa jenazah, yaitu:

Laki-Laki

Bacaan doa jenazah laki-laki, yaitu:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَ

مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ

Latin: “Allohummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wawassi’ mudkholahu waghsilhu bil maa-i wats tsalji wal barod, wa naqqihi minal khothooyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danas, Wa abdilhu daaron khoiron min daarihi wa ahlan khoiron min ahlihi wa zaujan khoiron min zaujihi, Wa adkhilhul jannata wa a’idzhu min ‘adzaabin qobri au min ‘adzaabin naar.”

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah dia. Bebaskanlah dan maafkanlah dia. Luaskanlah kuburnya dan mandikanlah ia dengan air, salju, dan embun. Sucikan ia dari seluruh kesalahan seperti dibersihkannya kain putih dari kotoran. Berikan ia rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), keluarga yang lebih baik dari keluarganya, pasangan yang lebih baik dari pasangannya, lalu masukkanlah ia ke dalam surga dan lindungilah ia dari cobaan kubur dan azab neraka.”

Baca Juga: Tuliskan Bacaan Niat Sholat Jenazah Laki-Laki dan Perempuan Beserta Artinya

Perempuan

Bacaan doa jenazah perempuan, yaitu:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا وَأَكْرِمْ نُزُلَهَا وَوَسِّعْ مُدْخَلَهَا وَاغْسِلْهَا بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ

الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهَا دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهَا وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهَا وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهَا وَأَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ وَأَعِذْهَا مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ

عَذَابِ النَّارِ

Latin: “Allohummaghfirlahaa warhamhaa wa’aafihaa wa’fu ‘anhaa wa akrim nuzulahaa Wawassi’ mudkholahaa waghsilhaa bil maa-i wats tsalji wal barod, Wa naqqihaa minal khothooyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danas, Wa abdilhaa daaron khoiron min daarihaa wa ahlan khoiron min ahlihaa, Wa zaujan khoiron min zaujihaa wa adkhilhal jannata wa a’idzhaa min ‘adzaabin qobri au min ‘adzaabin naar.”

Takbir Keempat

Adapun, bacaan sholat jenazah muhammadiyah di takbir keempat membaca doa untuk jenazah, yaitu:

Laki-Laki

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

Latin: “Allohumma laa tahrimnaa ajrohu wa laa taftinnaa ba’dahu waghfirlanaa walahu.”

Artinya: “Ya Allah, jangan haramkan kami dari pahalanya dan jangan cobai kami sepeninggalnya. Ampunilah kami dan ampunilah dia.”

Perempuan

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهَا وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهَا وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَهَا

Latin: “Allohumma laa tahrimnaa ajrohaa wa laa taftinnaa ba’dahaa waghfirlanaa walahaa.”

Anak-anak

Latin: “Allāhummaj ‘Alhu Lanā Salafan Wa Faratan Wa Ajran.”

Artinya: “Ya Allah jadikanlah dia tabungan, pendahulu dan pahala untuk kami.”

Nah, itulah pembahasan bacaan sholat jenazah muhammadiyah lengkap yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tata Cara Menyolatkan Jenazah Perempuan Lengkap Beserta Bacaan Niatnya

 

Pernahkah Anda melihat seseorang melaksanakan sholat 2 rakaat sebelum dan sesudah melakukan sholat fardu(wajib) seperti dzuhur, maghrib dan isya? Nah, bagi kalian yang sering melihat orang-orang yang melakukan hal tersebut, mereka sedang mengerjakan shalat Sunnah rawatib. Lantas, bagaimana tata cara dan niatnya? Mari kita simak pembahasan sholat Sunnah yang dilakukan sebelum shalat fardhu disebut sholat? Ini penjelasannya.

Baca Juga: Tata Cara Shalat Tahiyatul Masjid Dilaksanakan Secara? Ini Jawabannya

Sholat Sunnah yang Dilakukan Sebelum Shalat Fardhu Disebut Sholat

Sholat Sunnah yang Dilakukan Sebelum Shalat Fardhu Disebut Sholat Ini Penjelasannya

Sholat Sunnah yang dilakukan sebelum shalat fardhu disebut sholat rawatib. Ini merupakan salah satu shalat Sunnah yang dapat dikerjakan setelah adzan hingga sampai iqomah sebelum melaksanakan shalat 5 waktu. Dimana, Rasulullah SAW selalu menunaikan salat Sunnah rawatib selama masa hidupnya.

Ada 2 jenis sholat Sunnah rawatib yang dianjurkan bagi umat islam untuk melaksanakannya, yaitu qobliyah dan ba’diyah. Artinya salat Sunnah rawatib qobliyah dikerjakan sebelum melaksanakan sholat wajib. Sedangkan ba’diyah dilakukan setelah mengerjakan sholat wajib.

Sholat Sunah Rawatib

Sholat Sunah Rawatib

Sholat Sunnah rawatib adalah sholat Sunnah yang dilakukan sebelum shalat fardhu disebut sholat qobliyah. Shalat Sunnah ini sangat dianjurkan bagi umat muslim untuk mengerjakan 2 rakaat ketika adzan telah selesai. Seperti yang telah sampaikan diatas, shalat Sunnah ini terdapat 2 sebutan dengan waktu pelaksanaan yang berbeda.

Anjuran melaksanakan sholat Sunnah rawatib terbagi menjadi 2 bagian, yaitu sholat Sunnah rawatib muakkad dan sholat Sunnah rawatib ghoiru muakkad.

Sholat Sunnah Rawatib Muakkad

Sholat Sunnah rawatib muakkah adalah sholat Sunnah yang dilakukan sebelum shalat fardhu disebut sholat dan sesudah shalat 5 waktu, yang dikerjakan sebanyak 2 dan 4 rakaat, yaitu:

  • 4 atau 2 rakaat sebelum sholat dzuhur
  • 4 atau 2 rakaat sesudah sholat dzuhur
  • 2 rakaat sesudah sholat maghrib
  • 2 rakaat sesudah sholat isya
  • 2 rakaat sebelum sholat subuh

Sholat Sunnah Rawatib Ghoiru Muakkad

Sedangkan, shalat Sunnah rawatib ghoiru muakkad dilakukan sebanyak 2 rakaat sesudah melaksanakan sholat fardhu. Berbeda dengan sholat Sunnah yang dilakukan sebelum shalat fardhu disebut sholat qobiliyah, diantaranya:

  • 4 atau 2 rakaat sebelum sholat ashar
  • 2 rakaat sebelum sholat maghrib
  • 2 rakaatsebelum sholat isya

Sholat Sunnah rawatib ini hanya dilakukan lebih utama secara sendiri bukan berjamaah seperti sholat 5 waktu pada umumnya.

Niat Sholat Sunah Rawatib

Niat Sholat Sunah Rawatib

Membaca niat sholat Sunnah rawatib tentu sangat berbeda. Dimana, kalian bisa menambahkan lafadz nama sholat tersebut dibagian akhir setelah mengetahui jawaban dari pertanyaan sholat Sunnah yang dilakukan sebelum shalat fardhu disebut sholat. Seperti contoh dibawah ini.

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Latin: “ushalli sunnatadh dhuhri kok’ataini ba’diyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengerjakan shalat sunah sesudah dzuhur 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Baca Juga: 12 Rakaat Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja? Coba Sebutkan

Tata Cara Sholat Sunah Rawatib

Tata Cara Sholat Sunah Rawatib

Adapun, tata cara sholat Sunnah rawatib qobliyah dan ba’diyyah yang dapat dilakukan, ketika sudah tahu jawaban sholat Sunnah yang dilakukan sebelum shalat fardhu disebut sholat yaitu:

Membaca Niat

Takbiratur ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan membaca surah didalam Al-Quran

Rukuk tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal tuma’ninah

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di antara dua sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri kembali menunaikan rakaat kedua dilakukan sama seperti pada raakat pertama sampai,

Tasyahud akhir

Salam

Keutamaan Sholat Sunnah Rawatib

Sebagai berikut, manfaat dan keutamaan sholat Sunnah rawatib yang berarti jawaban dari sholat Sunnah yang dilakukan sebelum shalat fardhu disebut sholatm yaitu:

Banyak sekali manfaat dan keutamaan bila mengerjakan sholat Sunnah rawabit secara rutin. Dimana, keutamaan shalat Sunnah rawatib ini, yaitu:

Dijauhkan dari Siksa Api Neraka

Keutamaan sholat Sunnah rawatib yang pertama akan dijauhkan dari siksa api neraka. Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist,

“Barangsiapa yang senantiasa menjaga empat rakaat sebelum dhuhur dan empat rakaat sesudahnya, niscaya Allah mengharamkan dirinya dari api neraka.” (HR.Ahmad, Abu Dawud, Turmudzi, An-Nasai, dan Ibnu Majah).

Membangunkan Rumah di Surga

Selain mendapat pahala, keutamaan sholat Sunnah rawatib yaitu Allah SWT akan membangunkan rumah di surga. Dimana, ketika seseorang melaksanakan ibadah shalat Sunnah dengan rutin maka akan mendapatkan ganjaran yang sangat besar. Oleh sebab itu, kita sebagai umat muslim mari sama-sama untuk mengerjakan sholat Sunnah rawatib sebagai bekal amal ibadah.

Mendapat Rahmat Yang Melimpah

Adapun, keutamaan sholat Sunnah rawajib yang akan diberikan oleh Allah SWT yaitu mendapat rahmat yang melimpah. Dimana, kata dari rahmat yang melimpah tersebut sangat beragam baik dari mendapat orang-orang yang baik disekitar hingga dalam bentuk rezeki.

Dijauhkan Dari Sifat Sombong dan Riya

Selanjutnya, keutamaan sholat Sunnah rawatib bagi orang yang melaksanakannya akan dijauhkan dari sifat sombong dan riya. Dimana, kita akan berserah diri kepada Allah SWT dengan bersujud didalam melaksanakan sholat untuk mendapat perlindungan dan menjauhkan dari sifat yang kurang baik dan menjadi orang yang sholeh dan sholehah.

Diangkat Derajatnya

Keutamaan sholat Sunnah rawatib akan mendapat ganjaran dengan diangkat derajatnya oleh Allah. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Muslim,

“Hendaklah engkau memperbanyak sujud kepada Allah. Karena tidaklah engkau bersujud pada-Nya dengan sekali sujud melainkan Allah akan meninggikan satu derajatmu dan menghapuskan satu kesalahanmu.” (HR. Muslim).

Nah, itulah pembahasan sholat Sunnah yang dilakukan sebelum shalat fardhu disebut sholat? Ini penjelasannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Niat Sholat Qobliyah Isya dan Ba’diyah Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

 

Cara Sholat Jamak Takhir Maghrib dan Isya di Waktu Isya – Menjalankan ibadah sholat merupakan kewajiban umat muslim di seluruh dunia yang harus dilakukan pada waktu yang telah ditentukan. Ketika seorang muslim merencakan pergi perjalanan jauh yang bisa memakan waktu hingga tengah malam. Maka boleh dilakukan dengan menjamak. Dimana, Allah SWT telah meringankan kepada umat muslim agar bisa melaksanakan sholat fardu walaupun terhalang oleh sesuatu yang tidak bisa ditinggalkan. Lantas, bagaimana cara sholat menjamak tersebut? Mari kita simak pembahasan tata cara sholat jamak takhir maghrib dan isya di waktu isya lengkap bacaan niatnya.

Sholat jamak takhir adalah melaksanakan ibadah sholat dengan menggabungkan antara sholat fardu satu ke sholat fardu lainnya. Seperti contoh kita bisa mengerjakan ibadah sholat maghrid dan isya dengan jamak takhir. Oleh karena itu, ketika kita sedang dalam perjalanan dan sudah melakukan tata cara sholat jamak takhir maghrib dan isya di waktu isya.

Dalam sebuah hadist yang menceritakan tentang sholat jama takhir riwayat Ibnu Umar,:

“Dari Anas ra, ia berkata, ‘Apabila Rasulullah SAW berangkat menuju perjalanan sebelum tergelincir matahari, beliau akhirkan shalat dzhuhur ke waktu ‘ashar. Kemudian beliau berhenti untuk menjamak shalat keduanya. Dan jika matahari tergelincir sebelum ia berangkat, maka beliau shalat Zhuhur terlebih dahlu kemudian naik kendaraan.” (HR. Bukhari).

Baca Juga: Tata Cara Mengqodho Sholat Maghrib di Waktu isya Beserta Bacaan Niatnya

Cara Sholat Jamak Takhir Maghrib dan Isya di Waktu Isya

Cara Sholat Jamak Takhir Maghrib dan Isya di Waktu Isya

Sebelum membahas cara sholat jamak takhir maghrib dan isya di waktu isya, tentu kita sebagai umat muslim harus pahami tentang jamak takhir tersebut. Ini merupakan salah satu menggabungkan 2 sholat yang akan dilakukan dalam waktu sholat kedua. Apabila kita ingin mengerjakan sholat maghrib ke isya di jamak takhir, maka waktu pelaksanaannya pada waktu isya. Dimana, kita bisa melaksanakan sholat maghrib terlebih dahulu sebanyak 3 rakaat, lalu dilanjutkan mengerjakan sholat isya berjumah 4 rakaat.

Begitupun dengan sholat jamak takdim. Ini artinya sama seperti takhir yaitu menggabungkan dua sholat yang dilakukan pada waktu maghrib. Kita bisa mengerjakan sholat isya pada waktu maghrib setelah melaksanakan sholat maghrib terlebih dahulu.

Baca Juga: Bacaan Niat Mengqodho Sholat Dzuhur di Waktu Ashar

Tata Cara Sholat Jama Takhir Maghrib dan Isya

Tata Cara Sholat Jamak Takhir Maghrib dan Isya di Waktu Isya Lengkap Bacaan Niatnya

Berikut ini, tata cara sholat jamak takhir maghrib dan isya di waktu isya dilakukan mengerjakan sholat maghrib terlebih dahulu sebanyak 3 rakaat dan dilanjutkan mengerjakan sholat isya dilakukan 4 rakaat.

Membaca niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ إِنَّ

صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ

خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surah dalam Al-quran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ .

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat kedua, ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir

Membaca Salam

Bacaan Niat Sholat Jama Takhir Maghrib dan Isya

Bacaan Niat Sholat Jama Takhir Maghrib dan Isya

Adapun, bacaan niat sholat jama takhir maghrib dan isya yang dapat dibacakan didalam tata cara sholat jamak takhir maghrib dan isya di waktu isya, yaitu:

Latin: “Usholli fardhol maghribi tsalasa roka’atin majmu’an bil’isya-i jam’a takhirin lillahi ta’alaa.”

Artinya: “Saya niat sholat fardlu Maghrib tiga rakaat dijamak bersama Isya dengan jamak takhir menghadap ke kiblat karena Allah Ta’ala.”

Nah, itulah pembahasan tata cara sholat jamak takhir maghrib dan isya di waktu isya lengkap bacaan niatnya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tata Cara Menjamak Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar Karena Ketiduran

 

Melaksanakan ibadah sholat Sunnah tahajud tentu ada waktu terbaik yang bisa dilakukan untuk bisa mendapatkan keutamaan dan manfaat dalam kehidupan dan akhirat. Dimina, shalat tahaju termasuk bagian dari ibadah yang penuh dengan makna. Lantas kapan waktu terbaik untuk mengerjakan shalat tahajud? Yuk, simak pembahasan waktu terbaik sholat tahajud jam berapa? Ini penjelasannya.

Baca Juga: Keutamaan Sholat Tahajud 40 Hari Berturut-turut

Waktu Terbaik Sholat Tahajud

Waktu Terbaik Sholat Tahajud Jam Berapa Ini Penjelasannya

Di dalam Al-quran terdapat sholat Sunnah yang dianjurkan bagi umat muslim untuk dikerjakan. Salah satu shalat Sunnah yang tertulis dalam Al-Quran tersebut yaitu sholat tahajud. Waktu terbaik sholat tahajud tentu harus dilakukan pada pertengahan malam, yang membuat sebagian umat muslim sulit untuk mengerjakannya dikarenakan rasa ngantuk. Padahal, mengerjakan shalat tahajud tersebut tentu memiliki keutamaan yang sangat luar biasa seperti kita melaksanakan shalat dhuha.

Oleh karena itu, jika anda ingin melaksanakan shalat tahajud, maka anda bisa melakukannya pada waktu tertentu agar bisa mendapatkan kesempurnaan pahala. Jadi, menunaikan ibadah sholat Sunnah tahajud ini dikerjakan pada sepertiga malam terakhir

Inilah Waktu Terbaik Sholat Tahajud

Inilah Waktu Terbaik Sholat Tahajud

Berikut ini, waktu terbaik sholat tahajud yang pernah dilakukan Rasulullah SAW semasa hidupnya. Akan tetapi, untuk mengerjakan shalat tahajud tentu harus tidur terlebih dahulu, yaitu:

Sepertiga Malam Pertama

Waktu terbaik shola tahajud bisa dilakukan di sepertiga malam pertama yaitu setelah shalat isya sampai jam 22.00. Oleh karena itu, ketika anda ingin mengerjakan sholat tahajud tidak di tengah malam maka bisa dilaksanakan pada waktu tersebut.

Namun, harus ingat sebelum mengerjakan sholat tahajud, anda harus tidur terlebih dahulu. Misal, anda bangun jam 10 atau 11 malam, maka anda bisa langsung melaksanakan shalat tahajud tersebut setelah shalat isya.

Sepertiga Malam Kedua

Adapun, waktu terbaik sholat tahajud selanjutnya adalah dilakukan sepertiga malam kedua dari jam 11 hingga jam 1 malam. Waktu sepertiga malam kedua ini tentu sangat berat dikarenakan rasa ngantuk yang sudah menyulitkan tubuh untuk bergerak melaksanakan kegiatan ibadah.

Mengerjakan shalat tahajud tentu harus disertai dengan niat yang sungguh-sungguh supaya sholatnya lebih sempurna. Mungkin anda bisa memasang alarm untuk membangunkan tidur persiapan menjelang sholat tahajud. Kesungguhan niat ingin melaksanakan shalat tahajud tentu Allah SWT akan memberikan pahala yang lebih besar.

Sepertiga Malam Terakhir

Waktu terbaik sholat tahajud berikutnya yaitu seperti malam terakhir. Waktu ini bisa dilakukan pada jam 02 pagi hingga menjelang sebelum waktu sholat subuh. Sepertiga malam terakhir ini kita bisa berdoa mendekatkan diri kepada Allah SWT untuk memohon ampunan dari segala dosa yang telah dilakukan.

Ketiga waktu sepertiga malam tersebut merupakan salah satu waktu terbaik dalam melakukan sholat tahajud yang memiliki keistimewaan sangat luar biasanya. Jadi, anda bisa mengerjakan sholat tahajud pada waktu sepertiga kapan saja. Namun, yang paling bagusnya adalah di sepertiga malam terakhir hingga mau menjelang subuh.

Niat Sholat Tahajud

Niat Sholat Tahajud

Berikut ini, lafadz bacaan niat sholat tahajud di waktu terbaik sholat tahajud yang akan dilakukan,

Latin: “Usholli sunnatat tahajjud rak‘ataini lillaahi ta‘aala

Artinya: “Aku niat shalat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah SWT.”

Baca Juga: Tata Cara Sholat Tahajud Agar Keinginan Terkabul Beserta Bacaan Niatnya

Tata Cara Sholat Tahajud

Tata Cara Sholat Tahajud

Adapun, tata cara sholat tahajud dengan beberapa rakaat yang dapat dilakukan di waktu terbaik sholat tahajud, yaitu:

Membaca Niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca doa Iftitah

Membaca Surat Al-Fatihah dan dilanjutkan membaca surat pendek dalam Al-Quran

Ruku’ tumaninah

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal tumaninah

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud tumaninah

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk diantara dua sujud

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau,

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri untuk melanjutkan rakaat kedua dan lakukan seperti rakaat pertama hingga,

Tasyahud akhir

Salam

Bacaan Doa Setelah Sholat Tahajud

Bacaan Doa Setelah Sholat Tahajud

Mempelajari bacaan doa setelah sholat tahajud tentu sangat dibutuhkan oleh umat muslim agar mudah dalam menghafal. Dimana, bacaan doa tersebut pada waktu terbaik sholat tahajud, yaitu:

Latin: ”Allahumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fi hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samawati wal ardhi wa man fi hinna. Wa lakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa‘dukal haq. Wa liqa’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan naru haq. Wan nabiyyuna haq. Wa Muhammadun shallallahu alaihi wasallama haq. Was saatu haq.”

Latin: “Allahumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu. Fagfirli ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a‘lantu, wa mâ anta a‘lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. La ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billah.”

Dan masih banyak lagi doa-doa yang bisa dipanjatkan oleh anda ketika selesai mengerjakan sholat tahajud. Misal, ketika anda sedang meminta petunjuk tentang jodoh, usaha dan masalah kehidupan, maka anda bisa berdoa di malam tahajud tersebut. Dan Allah SWT pasti akan mengabulkan doa-doa hambanya yang meminta pertolongan.

Nah, itulah pembahasan waktu terbaik sholat tahajud jam berapa? Ini penjelasannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Sholat Hajat Dulu atau Tahajud Dulu? Ini Jawabannya

 

Bacaan takbir 7x sholat idul fitri wajib diketahui umat islam menjadi sebuah pembahasan kali ini yang akan disampaikan sebagai bahan dasar pengetahuan bagi umat muslim yang sedang belajar agama khususnya bacaan shalat idul fitri. Dimana, tata cara sholat idul fitri ini tentu sangat berbeda dengan shalat wajib fardhu 5 waktu yang selalu dikerjakan setiap hari. Perbedaan sholat idul fitri dengan shalat wajib ini terletak pada jumlah bacaan takbir disetiap rakaat dan ada khutbah.

Baca Juga: Bacaan Sholat Idul Fitri Saat Takbir 7 Kali Beserta Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Bacaan Takbir 7x Sholat Idul Fitri

Bacaan Takbir 7x Sholat Idul fitri Wajib Diketahui Umat Islam

Hari raya lebaran idul fitri menjadikan sebuah tanda bahwa bulan puasa Ramadhan telah berakhir dan masuk tanggal 1 bulan syawal. Seluruh umat islam di dunia telah selesai menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1 bulan penuh yang diakhiri dengan mengerjakan ibadah shalat idul fitri di hari raya bahagia atau kemenangan. Tata cara pelaksanaannya tentu sangat berbeda dengan shalat Sunnah lainnya yang terdapat bacaan takbir 7x sholat idul fitri.

Dengan demikian, umat muslim tentu haru hafal dalam bacaan niat dan tata cara sholat idul fitri dengan benar. Tak lupa selalu bersyukur kepada Allah SWT karena telah memberikan kesehatan, umur panjang dan rezeki hingga bisa melaksanakan ibadah puasa ramdhan serta shalat idul fitri secara berjamaah di masjid maupun lapangan.

Niat Sholat Idul Fitri

Niat Sholat Idul Fitri

Inilah bacaan niat sholat idul fitri bagi imam dan makmum dengan bacaan takbir 7x sholat idul fitri, yaitu:

Bacaan Niat Sholat Idul Fitri Jadi Imam

Latin: “Usholli rak’ataini sunnatan ai’idil fitri imaman lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku berniat sholat sunah Idul Fitri dua rakaat menjadi imam karena Allah ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Idul Fitri Jadi Makmum

Latin: “Usholli rak’ataini sunnatan ai’idil fitri ma’mumam lillahi ta’ala.”

Artinya:”Aku berniat sholat sunah Idul Fitri dua rakaat menjadi makmum karena Allah ta’ala.”

Baca Juga: Tata Cara Sholat Ied Fitri Beserta Bacaan Niat Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Tata Cara Sholat Idul Fitri

Tata Cara Sholat Idul Fitri

Tata cara sholat idul fitri tentu sangat berbeda dibandingkan dengan shalat Sunnah lainnya, karena ini terdapat bacaan takbir 7x sholat idul fitri di rakaat pertama,

Membaca Niat

Membaca Takbir Sebanyak 7 Kali. Setelah membaca niat, kemudian dilanjutkan membaca takbir sebanyak 7 kali. Dari setiap takbir dianjurkan membaca:

“Subhanallah wal hamdulillah wa laailaahaillallah wa Allahu Akbar”.

Membaca Surah Al-Fatihah dan dilanjutkan membaca surah dalam Al-Quran

Ruku dengan tumaninah

Bacaan rukun didalam sholat yang dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal dengan tumaninah

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud dengan tumaninah

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat yang kedua

Pada saat rakaat kedua, membaca takbir sebanyak 5 kali dan dilanjutkan membaca surah Al-Fatihah serta membaca surah dalam Al-Quran.

Ruku hingga sampai,

Tashyahud akhir

Salam.

Waktu Pelaksanaan Sholat Idul Fitri

Para ulama tentu sangat berpendapat bahwa waktu pelaksanaan sholat idul fitri dilakukan pada tanggal 1 syawal dimulai dari ketika matahari sudah berada setinggi tombak sampai waktu zawal. Oleh sebab itu, tak heran apabila di pagi hari tanggal 1 syawal ini, seluruh umat islam telah akan berkumpul di masjid atau lapangan utuk mengerjakan shalat idul fitri secara berjamaah dan bacaan takbir 7x sholat idul fitri.

Disamping itu, mereka akan mengumandangkan takbiran hingga diakhiri dengan salaman permintaaf antara satu sama lain. Para keluarga besar tentunya akan berkumpul dihari raya lebaran idul fitri secara bahagia bersama keluarga. Biasanya, setelah selesai shalat idul fitri, umat muslim akan berziarah ke makam keluarganya yang sudah almarhum.

Khutbah Idul Fitri

Setelah sholat idul fitri dengan hafal bacaan takbir 7x sholat idul fitri, maka imam akan melanjutkan khutbah idul fitri untuk menyampaikan pembahasan yang telah ditentukan. Didalam khutbah ini tentu sangat berbeda dengan khutbah jumat. Seluruh umat muslim akan mendengarkan khutbah sampai akhir hingga dilanjutkan dengan salaman bersama untuk saling minta maaf dan menjalin tali silaturahmi.

Di hari hara idul fitri itulah yang menjadi momen dimana keluarga akan berkumpul setelah sudah punya kehidupan masing-masing. Disamping itu, mereka akan memberikan suatu kebahagian yaitu memberi uang THR(tahun hari raya) kepada anak kecil maupun lainnya.

Nah, itulah pembahasan bacaan takbir 7x sholat idul fitri wajib diketahui umat islam yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Niat Mandi Sholat Idul Fitri Dalam Bahasa Arab Beserta Tata Caranya

 

Di musim kemarau yang berkepanjangan tentu dapat menimbulkan kebutuhan air pasti akan semakin berkurang. Hal ini membuat semua orang akan kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan begitu, kita sebagai umat muslim disunnahkan bisa melaksanakan shalat istisqa untuk meminta hujan agar segera turun. Lantas, bagaimana niat dalam mengerjakan sholat istisqa? Yuk, simak pembahasan bacaan niat shalat istisqa yang benar adalah, beserta tata caranya.

Kekeringan tentu dapat menimbulkan masalah bagi kehidupan baik manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan. Yang mana, air merupakan sumber kebutuhan yang sangat dibutuhkan bagi makhluk hidup didalam kehidupannya.

Seperti yang telah ketahui, bahwa kekeringan air bisa menyebabkan pasokan air dari tanah akan hilang atau berkurang. Sehingga, tak heran jika masyarakat selalu membuat bendungan atau sumur dalam mengatasi kekeringan air disaat musim kemarau.

Kondisi kekeringan air, umat muslim sangat dianjurkan untuk berdoa kepada Allah SWT untuk segera turun hujan dengan cara melaksanakan shalat Sunnah istisqa. Cara melakukan atau mengerjakan shalat istisqa ini dapat dilakukan secara berjamaah baik di masjid maupun lapangan. Ini merupakan salah satu jalan terbaik dalam meminta hujan kepada Allah SWT.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Hajat 2 Rakaat Sendiri di Rumah

Niat Shalat Istisqa

Niat Shalat Istisqa

Setiap mengerjakan ibadah wajib maupun Sunnah tentu harus diserta dengan niat. Seperti halnya kita akan mengerjakan shalat Sunnah maka harus membaca niat, seperti niat shalat istisqa. Cara pelaksanaan shalat istisqa tentu hampir sama seperti shalat idul fitri maupun idul adha. Akan tetapi, perbedaannya adalah terletak pada pembacaan takbir, khutbah dan lainnya.

Hukum shalat istisqa adalah sunnah muakkad. Ibadah Sunnah ini tentunya sangat dianjurkan ketika terjadi kekeringan air akibat kemarau yang berkepanjangan.

Allah SWT telah berfirman dalam surah HUD ayat 52,

Artinya: ” Wahai kaumku, mohon ampunlah kepada Tuhan kalian, kemudian taubatlah kalian kepada-Nya, pasti Dia akan menurunkan hujan yang sangat lebat atas kalian, dan Dia akan menambahkan kekuatan pada kekuatan kalian. Dan janganlah kalian berpaling dengan berbuat dosa.” (QS. Hud: 52).

Oleh karena itu, kita sebagai umat muslim tentunya harus hafal bacaan niat dan tata cara pelaksanaan agar lebih mudah ketika mengerjakannya. Selain itu, jangan lupa membaca doa-doa, istigfar dan juga memperbanyak sedekah.

Bacaan Niat Shalat Istisqa

Bacaan Niat Shalat Istisqa yang Benar Adalah, Beserta Tata Caranya

Berikut ini, bacaan niat shalat istisqa bagi imam dan makmum untuk meminta turun hujang yang patut diketahui, yaitu:

Bacaan Lafal Niat Shalat Istisqa Bagi Imam

Latin: “Ushollii sunnatal istisqa’i rak’ataini imaaman lillaahi ta’aalaa, allaahu akbar.”

Artinya: ” Saya berniat sholat sunnah Istisqo dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah Ta’ala. Allaahu Akbar.”

Baca Juga: Tata Cara Sholat Istikhoroh yang Benar dan Mustajab

Bacaan Lafal Niat Shalat Istisqa Bagi Makmum

Latin” Ushollii sunnatal istisqa’i rak’ataini ma’muuman lillaahi ta’aalaa, allaahu akbar.”

Tata Cara Shalat Istisqa

Tata Cara Shalat Istisqa

Sebagai berikut, tata cara shalat istiqa secara berjamaah dan disertai bacaan niat shalat istisqa, yaitu:

Membaca niat

Takbiratul ihram

Membaca Takbir Sebanyak 7 Kali pada rakaat pertama

Membaca Al-Fatihah dan dilanjutkan membaca surah pendek

Ruku dengan tumaninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal dengan tumaninah

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud dengan tumaninah

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat yang kedua

Pada saat rakaat kedua, membaca takbir sebanyak 5 kali dan dilanjutkan membaca surah Al-Fatihah serta membaca surah dalam Al-Quran.

Ruku hingga sampai diakhir dengan

Salam

Setelah selesai mengerjakan shalat istisqa, dilanjutkan khutbah pertama dan membaca istigfar sebanyak Sembilan kali,

Latin: “Astaghfirullaahal ‘adhiimal ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyumu wa atuubu ilaihi.

Artinya: ” Saya mohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung. Tidak ada Tuhan kecuali Dia Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri dan saya bertaubat kepada-Nya.”

Kemudian, melanjutkan khutbah kedua. Namun sebelumnya, membaca istigfar sebanyak tujuh kali serta harus penuh dengan keyakinan merendahkan diri kepada Allah SWT untuk meminta turun hujan. Setelah itu dilanjutkan membaca doa bersama.

Bacaan Doa Setelah Shalat Istisqa

Bacaan Doa Setelah Shalat Istisqa

Bacaan doa setelah shalat istisqa yang bisa dibacakan ketika berdoa bersama dalam meminta hujan dan setelah hafal niat shalat istisqa, yaitu:

Latin: “Allaahummaj’al suqyaa rahmatin wa laa taj’alhaa suqyaa ‘adzaabin wa laa muhqin wa laa balaa’in wa laa hadamin wa laa gharaqin.”

Artinya: ” Wahai Allah, Jadikanlah hujan ini sebagai siraman rahmat, janganlah Engkau jadikan sebagai siraman siksa, memusnahkan harta, bencana, menghancurkan dan menenggelamkan.”

Latin: “Allahumma inna bil ‘ibadi wal biladi wal baha-imi wal khalqi minal bala-i wal juhdi wad dhanki maa la nasyku illa ilaika.”

Artinya:“ Ya Allah, sungguh banyak hamba, negeri, dan jenis hewan, dan segenap makhluk lainnya mengalami bencana, paceklik, dan kesempitan di mana kami tidak mengadu selain kepada-Mu.”

Latin: “Allahumma ‘alath-thiroobi wal akaami wa manaabitisy-syajari wa buthuunil audiyati allaahumma hawaalainaa wa laa ‘alainaa. Allaahumma asqinal ghoitsa wa laa taj’alnaa minal qoonithiina.”

Artinya:” Ya Allah, curahkanlah hujan di atas gundukan tanah, bukit-bukit, tempat tumbuh-tumbuhan pohon, dan pada waduk-waduk lembah. Ya Allah curahkanlah hujan di sekitar kami dan jangan di atas kami. Ya Allah, curahkanlah hujan pada kami dan janganlah Engkau jadikan kami termasuk orang-orang yang putus asa.”

Nah, itulah pembahasan pembahasan bacaan niat shalat istisqa yang benar adalah, beserta tata caranya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Niat Sholat Qobliyah Subuh Dilakukan Setelah Adzan atau Sebelum Adzan