Banyak sekali diluar sama yang sedang kebingunan perihal manakah yang paling utama mengerjakan sholat Sunnah yang harus dilakukan. Hal ini tentu sangat berbeda dengan melaksanakan sholat 5 waktu yang hukumnya wajib dikerjakan bagi umat muslim. Lantas, bagaimana dengan sholat tahajud dan hajat mana yang didahulukan? Yuk, simak pembahasan sholat hajat dulu tau tahajud dulu? Ini jawabannya.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Hajat 2 Rakaat Sendiri di Rumah

Sholat Hajat Dulu atau Tahajud Dulu

Sholat Hajat Dulu atau Tahajud Dulu

Sebelum membahas sholat hajat dulu atau tahajud dulu, ada beberapa hal yang harus anda ketahui dalam persoalan tersebut. Dimana, kedua ibadah ini sama-sama merupakan salah satu shalat Sunnah yang dapat dikerjakan bagi umat muslim. Akan tetapi, sholat tahajud menjadi sholat Sunnah paling utama ketimbang sholat hajat.

Dimana, banyak sekali keutamaan sholat tahajud yang bisa didapatkan apabila dikerjakannya secara rutin tanpa henti. Sedangkan sholat hajat hanya dilakukan ketika anda sedang memiliki keinginan yang digapai. Hal ini, dengan menjalankan shalat hajat dapat membantu memberikan jawaban yang terbaik dari Allah SWT.

Jawaban Sholat Hajat Dulu atau Tahajud Dulu

Sholat Hajat Dulu atau Tahajud Dulu Ini Jawabannya

Seperti yang telah sampaikan diatas bahwa tahajud menjadi pilihan utama dibanding hajat. Maka dari itu, jawaban sholat hajat dulu atau tahajud dulu adalah tahajud dulu. Ini merupakan sholat Sunnah yang memiliki keutamaan sangat baik dan hanya bisa dikerjakan pada waktu pertiga malam. Jadi, anda bisa mengerjakan sholat tahajud sebanyak 2 rakaat maupun lebih. Kemudian, setelah selesai maka bisa kalian lanjutkan apabila ingin mengerjakan sholat hajat.

Bacaan Niat Sholat Hajat dan Tahajud

Bacaan Niat Sholat Hajat dan Tahajud

Setelah mengetahui jawaban dari sholat hajat dulu atau tahajud dulu, maka anda harus hafal juga bacaan doa niat dari kedua sholat Sunnah tersebut.

Bacaan Niat Sholat Hajat

Berikut ini, bacaan niat sholat hajat yang dapat dibacakan setelah memahami sholat hajat dulu atau tahajud dulu,:

اُصَلِّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Lain: “Ushollii sunnatal haajati rok’aataini lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku berniat sholat hajat sunnah hajat dua raka’at menghadap ke kiblat karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Sholat Tahajud

Sedangkan, bacaan niat sholat tahajud, ketika sudah tahu apa yang harus dilakukan antara sholat hajat dulu atau tahajud dulu, yaitu:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Latin: “Ushalli sunnatat tahajjudi rak’ataini lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat sholat tahajud dua rakaat menghadap ke kiblat karena Allah SWT.”

Baca Juga: Keutamaan Sholat Tahajud 40 Hari Berturut-turut

Tata Cara Sholat Hajat dan Tahajud

Tata Cara Sholat Hajat dan Tahajud

Membaca pembahasan sholat hajat dulu atau tahajud dulu, tentu anda harus pahami tata cfara sholat hajat dan tahajud yang bisa dikerjakan:

Membaca Niat

Takbiratul Ihram اللهُ أكْبَرُ

Membaca Al-Fatihah dan dilanjutkan membaca surah dalam alquran.

Rukuk

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri kembali mengerjakan rakaat kedua hingga sampai sujud kedua

Berdiri lagi melaksanakan rakaat ketiga hingga,

Tasyahud akhir

Latin: “At-tahiyyaatul mubaarakatush shalawaatuth thayyibaatulillaahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaahi. Allohumma solli ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa sollaita ‘alaa aali ibroohim, wa baarik ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa baarokta ‘alaa aali ibroohim, fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid.”

Atau,

لتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ

وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ للَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ

جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّفِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Latin: “Attahiyyaatu lillaahi washsholawaatu waththoyyibaat. Assalaamu ‘alaika ayyuhannabiyyu warohmatullaahi wabarokaatuh. Assalaamu’alainaa wa’ala ‘ibaadillaahi shshoolihiin. Asyhadu anlaa ilaaha illallaah waasyhadu annamuhammadan ‘abduhu warosuuluh. Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa shollaita ‘ala Ibroohim wa ‘ala aali Ibrohim, innaka hamidun majiid. Allahumma baarik ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa baarokta ‘ala Ibrohim wa ‘ala aali Ibrohimm innaka hamidun majiid. Allaahumma inni a’uudzubika min ‘adzaabil qabri wa min ‘adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.”

Salam

Nah, itulah pembahasan pembahasan sholat hajat dulu tau tahajud dulu? Ini jawabannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tata Cara Sholat Tahajud Agar Keinginan Terkabul Beserta Bacaan Niatnya

 

Amalan Setelah Sholat Subuh – Banyak sekali amalan-amalan ibadah yang bisa dikerjakan setelah sholat subuh. Yang mana, amalan itu menjadi sebuah tambahan amal ibadah untuk bekal diakhirat. Apalagi, jika kita telah mengerjakan sholat subuh berjamaah yang menjadi kewajiban bagi umat muslim untuk menunaikan sholat 5 waktu atas perintah Allah SWT. Akan tetapi, kita sebagai umat muslim terkadang rasa malas dengan melakukan hal tersebut dikarenakan rasa ngantuk yang masih menghampirinya. Lantas, amalan apa saja yang harus dilakukan ketika habis sholat subuh? Yuk, simak pembahasan amalan setelah sholat subuh agar dimudahkan rezeki.

Sholat subuh adalah sholat fardu uang wajid dikerjakan oleh umat muslim pada waktu setelah matahari mulai terbit yang dilakukan sebanyak 2 rakaat. Melaksanakan sholat subuh berjamaah maupun sendiri tentu akan terhindar dari segala dosa dan mendapatkan pahala dari Allah SWT sebagai bekal diakhirat nanti.

Baca Juga: Sholat Sunnah Sebelum Subuh Dilakukan Sebelum Adzan atau Selepas Azan

Amalan Setelah Sholat Subuh

Amalan Setelah Sholat Subuh agar Dimudahkan Rezeki

Banyak sekali amalan setelah sholat subuh yang bisa dilakukan oleh umat muslim, diantaranya:

Dzikir

Amalan setelah sholat subuh yang pertama adalah berdzikir dengan membaca tasbih, tahmid, takbir dan tahlil dengan masing-masing dilakukan sebanyak 33 kali. Adapun, bacaan dzikir tersebut, yaitu:

سُبْحَانَ اللهِ = Subhanallah (33x)

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ = Alhamdulillah (33x)

اَللهُ أَكْبَرُ = Allahu akbar (33x)

اَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ = Laailaaha Ilallah (33x)

Membaca Doa

Membaca Doa, amalan setelah sholat subuh

Membaca doa menjadi salah satu amalan setelah sholat subuh yang sangat dianjurkan agar bisa dapat keutamaannya. Walaupun, sebetulnya tidak ada doa khusus, tetapi, Rasulullah SAW dan para sahabat selalalu membaca doa ketika habis holat subuh, seperti:

Sayyidul Istighfar

Membaca doa syyidul istighfar merupakan salah satu amalan setelah sholat subuh yang dapat dibacakan hingga menjelang pagi. Bacaan ini sangat baik untuk diamalkan agar mendapat keutamaan dari Allah SWT yang tidak bisa didapatkan oleh orang lain.

Meminta Keberkahan

Adapun, amalan setelah sholat subuh selain syyidul istighfar yaitu membaca doa meminta keberkahan dalam hidup, baik rezeki yang halal, ilmu yang bermanfaat dan sebagainya. Apabila kita telah mendapat rezeki yang lebih banyak dan berkah maka jangan lupa harus bersyukur, karena Allah SWT memberikan keberkahan tersebut kepada anda.

Memohon Pertolongan

Amalan sholat setelah sholat subuh selanjutnya adalah membaca doa memohon pertolongan atas apa yang sedang anda butuhkan. Misal, ketika anda saat ini sedang kebingungan dalam hidup dan ingin segera mencari jalan terbaik agar dapat menjalani hidup yang lebih aman, nyaman, tenang dan bahagia, maka segera meminta pertolongan kepada Allah SWT.

Dijauhkan dari Api Neraka

Semua umat muslim tentu ingin masuk surga dan tidak mau ke neraka. Maka, untuk mengatasi hal itu tentu kita harus menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Akan tetapi, tentu kita sebagai umat muslim harus berdoa meminta kepada Allah SWT agar dijauhkan dari api negara ketika habis sholat 5 waktu. Ini pun merupakan bagian dari amalan setelah sholat subuh yang bisa anda laksanakan.

Terhindar dari Bahaya

Amalan setelah sholat subuh lainnya adalah berdoa meminta agar terhindar dari bahaya. Doa tersebut tentu bisa dibacakan sebanyak 3 kali dengan menyebut asma Allah. Dengan begitu, tentu kita mendapat perlindungan dari Allah SWT terhindar dari bahaya tersebut. Karena Allah SWT Maha Segalanya atas apa yang diciptakan langit dan bumi.

Baca Juga: Tata Cara Sholat Subuh dan Bacaan Niat Beserta Gambarnya

Membaca Al-Quran

Membaca Al-Quran, amalan setelah sholat subuh

Amalan setelah sholat subuh yang paling mudah dilakukan yaitu membaca Al-Quran. Banyak sekali keutamaan-keutamaan yang didapatkan ketika membaca AL-quran setelah subuh secara rutin dari Allah SWT. Beberapa surah yang dapat dibacakan, diantaranya:

Al-Fatihah

Disetiap menunaikan ibadah sholat 5 waktu tentu terdapat bacaan surah Al-Fatihah yang wajib dibaca. Dimana, surah tersebut termasuk bagian dari bacaan yang harus dilaksanakan ketika sedang melakukan sholat fardu maupun Sunnah. Dan begitupun, surah Al-Fatihah juga menjadi amalan setelah sholat subuh dengan memiliki keutamaan dimudahkan rezeki, dijauhkan dari siksa api negara, terhindar dari godaan setan dan juga sebagai obat.

Ayat Kursi

Seperti yang telah ketahui, bahwa ayat kursi merupakansalah satu ayat yang berada didalam surah Al-Baqarah ayat 255. Mungkin bagi umat muslim sudah tidak asing lagi dengan ayat tersebut. Yang mana, setiap ada pengajian maupun acara syukuran, pastinya selalu ada surah ayat kursi yang dibacakan oleh para ustadz. Dengan begitu, tentu kita bisa membaca ayat kursi tersebut ketika habis sholat subuh agar dilapangkan rezeki dan dijauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Surah An-Naas, Al-Ikhlas, serta Al-Falaq

Amalan setelah sholat subuh dengan membaca surah pendek dalam Al-Quran, seperti surah An-Naas, Al-Ikhlas, serta Al-Falaq yang menjadi salah satu permohonan kepada Allah SWT untuk dilindungi dari segala yang menimbulkan gangguan. Banyak sekali manfaat dalam mengamalkan ketiga surah tersebut dalam setiap harinya.

Nah, itulah pembahasan amalan setelah shola subuh agar dimudahkan rezeki yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Sholat Subuh dari Niat Sampai Salam Beserta Artinya

 

Setiap ibadah wajib pasti ada keringanan yang bisa dilakukan oleh umat muslim. Beberapa contoh yang dapat meringankan ibadah wajib yaitu sholat 5 waktu. Dimana, ketika seseorang ingin berangkat untuk bepergian dengan jarak yang sangat jauh, maka boleh sholat fardunya dilakukan dengan cara di qodho. Lantas, bagaimana caranya? Yuk, simak pembahasan bacaan niat mengqodho sholat dzuhur di waktu ashar beserta tata cara pelaksanaannya.

Baca Juga: Tata Cara Mengqodho Sholat Maghrib di Waktu isya Beserta Bacaan Niatnya

Niat Mengqodho Sholat

Niat Mengqodho Sholat

Sebelum membahas tentang bagaimana bacaan niat mengqodho sholat, ada beberapa hal yang harus dipahami dalam persoalan tersebut. Mengqodho sholat adalah salah satu mengganti sholat yang terlewat dari waktunya. Hukum mengqodha sholat fardu adalah wajib dilaksanakan, sebab sholat yang terlewat waktu belum gugur dalam kewajibannya. Cara mengqodho sholat 5 waktu tentu sangat mudah dilakukan, asalkan telah paham dalam bacaan dan pelaksanannya.

Allah SWT selalu memberikan kemudahan kepada Hamba-Nya dalam melakukan ibadah wajib maupun Sunnah. Seperti halnya ketika seseorang lupa belum mengerjakan sholat wajib (fardu) tetapi waktunya sudah terlewat, maka Allah SWT memberi kemudahan bagi umat islam bisa melaksanakan sholat fardu tersebut dengan cara di qadha.

Bacaan Niat Mengqodho Sholat

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Dzuhur di Waktu Ashar

Berikut ini, beberapa bacaan niat mengqodho sholat yang bisa dibacakan, yaitu:

Dhuhur

Bacaan niat mengqodho sholat dhuhur yaitu:

Latin: “Ushallii fardhazh-Dhuhri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Dhuhur sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”’

Ashar

Bacaan niat mengqodho sholat ashar yaitu:

Latin: “Ushallii fardhal ‘Ashri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Ashar sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.

Maghrib

Bacaan niat mengqodho sholat maghrib yaitu:

Latin: “Ushallii fardhal Maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Maghrib sebanyak tiga raka’at dengan menghadap kiblat, serta qodho karena allah ta’aalaa.”

Isya

Bacaan niat mengqodho sholat isya yaitu:

Latin: “Ushallii fardhal Isyaa’i arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Isya’ sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Subuh

Bacaan niat mengqodho sholat subuh yaitu:

Latin: “Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati qodho’an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Mengqodho Sholat

Tata Cara Mengqodho Sholat

Dalam mengerjakan sholat fardu yang tertinggal dan ingin niat mengqodho, maka tata cara mengqodho sholat seperti dzuhur di waktu ashar pelaksanaannya sama dengan sholat fardu dengan waktu yang telah ditentukan. Misalkan kita lupa belum shalat dzhuhur tetapi waktunya sudah habis. Maka, ketika kita ingat belum shalat, tentu harus cepat-cepat dikerjakan,:

Membaca niat seperti diatas

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ

خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surah dalam Al-quran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir dengan membaca sama seperti di tasyahud pertama

Membaca Salam

Nah, itulah pembahasan bacaan niat mengqodho sholat dzuhur di waktu ashar beserta tata cara pelaksanaannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bagaimana Cara Mengqadha Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar? Ini Penjelasannya

 

Mengerjakan ibadah sholat tahajud merupakan salah satu amalan Sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat muslim sebagai amal bekal diakhirat nanti. Dimana, sholat Sunnah tahajud ini memiliki keutamaan yang sangat luar biasa, salah satunya adalah terkabulkan doa-doa yang dipanjatkan. Setiap rukun sholat tentu terdapat bacaan-bacaan doa yang harus dibacakan. Apa saja? Yuk, simak pembahasan tata cara sholat tahajud agar keinginan terkabul beserta bacaan niatnya.

Baca Juga: Keutamaan Sholat Tahajud 40 Hari Berturut-turut

Tata Cara Sholat Tahajud Agar Keinginan Terkabul

Tata Cara Sholat Tahajud Agar Keinginan Terkabul

Tata cara sholat tahajud agar keinginan terkabul merupakan salah satu pembahasan kali ini yang dapat menjadikan bahan referensi bagi umat islam yang sedang bejalar didalam tata cara melaksanakan sholat Sunnah tahajud sendiri di masjid maupun rumah. Pasalnya, hukum melaksanakan sholat tahajud adalah Sunnah muakkad sangat dianjurkan bagi umat islam. Bahkan, Rasulullah SAW tidak pernah ketinggalan dalam mengerjakan sholat tahajud selama hidupnya. Hingga Nabi Muhammad SAW menyuruh umatnya untuk selalu menjalankan ibadah Sunnah ini agar mendapat pahala dan bekal diakhirat.

Melaksanakan sholat tahajud dilakukan sebanyak dengan jumlah paling sedikit 2 rakaat. Tetapi, apabila anda mampu mengerjakan sholat tahajud 12 rakaat, maka boleh dan sangat dianjurkan menunaikan sholat malam ini sesuai kemampuan.

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Isra ayat 79:

Artinya: “ Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu Mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” QS. Al-Isra:79

Urutan Tata Cara Sholat Tahajud Agar Keinginan Terkabul

Tata Cara Sholat Tahajud Agar Keinginan Terkabul Beserta Bacaan Niatnya

Didalam isi buku panduan tentang bacaan sholat tahajud tentu sangat membantu bagi umat islam yang sedang belajar dan menghafalkan doa-doa bacaan sholat tahajud tersebut. Sehingga, ketika ingin mengerjakan sholat Sunnah tahajud akan lebih lancar bacaannya. Berikut ini, tata cara sholat tahajud agar keinginan terkabul yang bisa kalian pelajari, yaitu:

Membaca Niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca doa Iftitah

Membaca Surat Al-Fatihah dan dilanjutkan membaca surat pendek dalam Al-Quran

Ruku’ tumaninah

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal tumaninah

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud tumaninah

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk diantara dua sujud

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau,

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri untuk melanjutkan rakaat kedua dan lakukan seperti rakaat pertama hingga,

Tasyahud akhir

Salam

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Tahajud 2 Rakaat Sendiri di Rumah

Doa Setelah Sholat Tahajud

Bacaan Niat Sholat Tahajud

Mempelajari tata cara sholat tahajud agar keinginan terkabul, tak lupa kalian harus menghafalkan bacaan doa-doa lainnya seperti doa setelah sholat tahajud dibawah ini:

  • Allahumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fi hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samawati wal ardhi wa man fi hinna. Wa lakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa‘dukal haq. Wa liqa’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan naru haq. Wan nabiyyuna haq. Wa Muhammadun shallallahu alaihi wasallama haq. Was saatu haq.
  • Allahumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu. Fagfirli ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a‘lantu, wa mâ anta a‘lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. La ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billah.

Dan masih banyak lagi doa-doa yang bisa dipanjatkan oleh anda ketika selesai mengerjakan sholat tahajud. Misal, ketika anda sedang meminta petunjuk tentang jodoh, usaha dan masalah kehidupan, maka anda bisa berdoa di malam tahajud tersebut. Dan Allah SWT pasti akan mengabulkan doa-doa hambanya yang meminta pertolongan.

Bacaan Niat Sholat Tahajud

Doa Setelah Sholat Tahajud

Mengerjakan sebuah ibadah tentu tak lupa diawali dengan niat. Dimana, bacaan niat tersebut menjadi sebuah pedoman untuk menyempurnakan kegiatan ibadah tersebut. Sebagai berikut, bacaan niat sholat tahajud yang dapat dibacakan setelah memahami tata cara sholat tahajud agar keinginan terkabul, yaitu:

Latin: “Usholli sunnatat tahajjud rak‘ataini lillaahi ta‘aala

Artinya: “Aku niat shalat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah SWT.”

Waktu Sholat Tahajud

Waktu Sholat Tahajud

Melaksanakan sholat Sunnah tahajud dilakukan pada malam hari. Ada 3 waktu yang bisa kalian tempuh untuk mengerjakan sholat tahajud, diantaranya dari jam 20.00 hingga 22.00, malam kedua 23.00 sampai 01.00. Sedangkan, waktu sholat tahajud paling baik dilakukan dipertiga malam dari jam 02.00 sampai 04.00 WIB. Sehingga, ketika ingin melaksanakan dalam tata cara sholat tahajud agar keinginan terkabul maka akan lebih sempurna.

Oleh karena itu, ketika anda mau melaksanakan sholat tahajud maka bisa dikerjakan pada sepertiga malam tersebut. Namun, sebelum melakukan bacaan shalat tahajud tersebut tentu harus tidur malam terlebih dahulu.

Nah, itulah pembahasan tata cara sholat tahajud agar keinginan terkabul beserta bacaan niatnya dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Sholat Tahajud Lengkap dari Awal Sampai Akhir

 

Cara Mengqodho Sholat Maghrib di Waktu Isya – Mendengar nama mengqodho sholat tentu sudak tidak asing lagi ditelinga kita. Pasalnya, ketika kita lupa belum melaksanakan sholat fardu dengan waktu yang telah habis. Maka kita akan melakukan sholat tersebut dengan cara diqodho. Lantas, bagaimana cara pelaksanaan sholat fardu di qodho untuk orang awan yang masih pemula? Bagi, anda yang belum tahu atau masih belajar tentang agama islam khusus belajar sholat, tentu pembahasan ini sangat membantu bagi anda yang sedang menimba ilmu agama. Yuk, simak pembahasan tata cara mengqodho sholat maghrib di waktu isya beserta bacaan niatnya.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat 5 Waktu Dalam Bahasa Arab dan Artinya

Cara Mengqodho Sholat Maghrib Di waktu Isya

Cara Mengqodho Sholat Maghrib Diwaktu Isya

Mengqodho sholat adalah salah satu mengganti sholat yang terlewat dari waktunya. Hukum mengqodho sholat fardu adalah wajib dilaksanakan, sebab sholat yang terlewat waktu belum gugur dalam kewajibannya. Cara mengqodho sholat maghrib di waktu isya akan menjadi sebuah pembahasan didalam artikel ini.

Allah SWT selalu memberikan kemudahan kepada Hamba-Nya dalam melakukan ibadah wajib maupun Sunnah. Seperti halnya ketika seseorang lupa belum mengerjakan sholat wajib (fardu) tetapi waktunya sudah terlewat, maka Allah SWT memberi kemudahan bagi umat islam bisa melaksanakan sholat fardu tersebut dengan cara di qodho.

Tata Cara Mengqodho Sholat Maghrib Di waktu Isya

Tata Cara Mengqodo Sholat Maghrib di Waktu isya Beserta Bacaan Niatnya

Dalam mengerjakan sholat fardu yang tertinggal dan ingin niat mengqodho, maka tata cara mengqodho sholat maghrib di waktu isya sama seperti kita mengerjakan shalat fardu dengan waktu yang telah ditentukan. Misalkan kita lupa belum shalat maghrib tetapi waktunya sudah habis. Maka, ketika kita ingat belum shalat, tentu harus cepat-cepat dikerjakan,:

Membaca niat seperti diatas

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي

مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surah dalam Al-quran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir dengan membaca sama seperti di tasyahud pertama

Membaca Salam

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Dhuhur Bahasa Arab, Latin, Artinya dan Tata Cara Pelaksanaan

Bacan Niat Menqodho Sholat Maghrib

Bacan Niat Menqodho Sholat Maghrib

Setelah pembahasan tentang cara mengqodho sholat maghrib di waktu isya, maka kita juga harus hafal bacaan niatnya supaya mengerjakan sholat qodho tersebut menjadi sah. Berikut ini, bacaan niat mengqodho sholat maghrib, yaitu:

Bacaan Niat Mengqodho sholat Maghrib

Latin: “Ushallii fardhal Maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Maghrib sebanyak tiga raka’at dengan menghadap kiblat, serta qodho karena allah ta’aalaa.”

Lainnya

Adapun, bacaan niat mengqodho sholat dhuhur, selai cara mengqodho sholat maghrib di waktu isya, yaitu:

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Dhuhur

Latin: “Ushallii fardhazh-Dhuhri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Dhuhur sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”’

Bacaan Niat Mengqadha Sholat Ashar

Latin: “Ushallii fardhal ‘Ashri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Ashar sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Subuh

Latin: “Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati qodho’an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Isya

Latin: “Ushallii fardhal Isyaa’i arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Isya’ sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Nah, itulah pembahasan tata cara mengqodho sholat maghrib di waktu isya beserta bacaan niatnya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bagaimana Cara Mengqadha Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar? Ini Penjelasannya

 

Cara Mengqadha Shalat Dhuhur – Mendengar nama mengqodho sholat tentu sudak tidak asing lagi ditelinga kita. Pasalnya, ketika kita lupa belum melaksanakan sholat fardu dengan waktu yang telah habis. Maka kita akan melakukan sholat tersebut dengan cara diqodho. Lantas, bagaimana cara pelaksanaan sholat fardu di qodho untuk orang awan yang masih pemula? Bagi, anda yang belum tahu atau masih belajar tentang agama islam khusus belajar sholat, tentu pembahasan ini sangat membantu bagi anda yang sedang menimba ilmu agama. Yuk, simak pembahasan bagaimana cara mengqadha shalat dhuhur diwaktu ashar? Ini penjelasannya.

Baca Juga: Waktu Sholat Ashar Hari Ini Sampai Jam Berapa

Cara Mengqadha Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar

Bagaimana Cara Mengqadha Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar Ini Penjelasannya

Mengqadha shalat adalah salah satu mengganti sholat yang terlewat dari waktunya. Hukum mengqadha shalat fardu adalah wajib dilaksanakan, sebab sholat yang terlewat waktu belum gugur dalam kewajibannya. Cara mengqadha shalat ashar diwaktu ashar akan menjadi sebuah pembahasan didalam artikel ini.

Allah SWT selalu memberikan kemudahan kepada Hamba-Nya dalam melakukan ibadah wajib maupun Sunnah. Seperti halnya ketika seseorang lupa belum mengerjakan sholat wajib (fardu) tetapi waktunya sudah terlewat, maka Allah SWT memberi kemudahan bagi umat islam bisa melaksanakan sholat fardu tersebut dengan cara di qadha.

Tata Cara Mengqadha Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar

Tata Cara Mengqadha Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar

Dalam mengerjakan sholat fardu yang tertinggal dan ingin niat mengqadha, maka tata cara mengqadha sholat ashar sama seperti kita mengerjakan shalat fardu dengan waktu yang telah ditentukan. Misalkan kita lupa belum shalat ashar tetapi waktunya sudah habis. Maka, ketika kita ingat belum shalat, tentu harus cepat-cepat dikerjakan,:

Membaca niat seperti diatas

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي

مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surah dalam Al-quran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir dengan membaca sama seperti di tasyahud pertama

Membaca Salam

Baca Juga: Bacaan Sholat Subuh dari Niat Sampai Salam Beserta Artinya

Bacan Niat Menqadha Sholat Dhuhur

Bacan Niat Menqadha Sholat Dhuhur

Setelah pembahasan tentang cara mengqadha shalat dhuhur diwaktu ashar, maka kita juga harus hafal bacaan niatnya supaya mengerjakan shalat qadha tersebut menjadi sah. Berikut ini, bacaan niat mengqadha shalat dhuhur, yaitu:

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Dhuhur

Latin: “Ushallii fardhazh-Dhuhri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Dhuhur sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”’

Lainnya

Adapun, bacaan niat mengqadha shalat selain niat mengqadha shalat dhuhur, yaitu:

Bacaan Niat Mengqadha Sholat Ashar

Latin: “Ushallii fardhal ‘Ashri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Ashar sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Subuh

Latin: “Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati qodho’an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Mengqodho sholat Maghrib

Latin: “Ushallii fardhal Maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Maghrib sebanyak tiga raka’at dengan menghadap kiblat, serta qodho karena allah ta’aalaa.”

Bacaan Niat Mengqodho Sholat Isya

Latin: “Ushallii fardhal Isyaa’i arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Isya’ sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Nah, itulah pembahasan bagaimana cara mengqadha shalat dhuhur diwaktu ashar? Ini penjelasannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tata Cara Sholat Subuh dan Bacaan Niat Beserta Gambarnya

 

Setelah menyelesaikan ibadah puasa Ramadhan selama 1 bulan penuh, maka umat muslim tentunya akan merayakan hari kemenangan dengan menggema takbiran pada malam hingga pagi hari pada bulan 1 syawal. Setelah itu, umat islam akan serentak merayakan sholat idul fitri secara berjamaah. Lantas, bagaimana cara menunaikan ibadah sunah shalat idul fitri tersebut? Yuk, simak pembahasan tata cara sholat ied fitri beserta bacaan niat bahasa arab, latin, dan artinya.

Setiap malam hari raya ied fitri yang menjadi hari kebahagian atau kemenangan atas menjalankan suatu ibadah puasa Ramadhan penuh satu bulan akan menggemakan bacaan takbiran di masjid, mushola atau dijalan yang menggunakan bedug untuk merayakan kemenangan. Begitupun pada pagi hari, semua umat muslim akan melaksanakan ibadah shalat sunah idul fitri secara berjamaah baik dimasjid maupun lapangan sambil membaca bacaan takbiran.

Rasulullah SAW telah bersabda didalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, yaitu:

“Sunah itu pelaksanaan shalat id di musala jika masjid desa sempit sebagaimana riwayat yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW keluar menuju ke musala dan masyarakat banyak (yang hadir) pada shalat id,”

Baca Juga: Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaan Niat Jadi Imam dan Makmum

Tata Cara Sholat Ied Fitri

Tata Cara Sholat Ied Fitri

Sebelum membahas tata cara sholat ied fitri, tentu umat muslim harus ketahui bahwa sebentar lagi akan menyambut bulan puasa Ramadhan dan hari raya ied fitri tahun 2023 atau 1444 hijriah. Dimana, puasa Ramadhan akan bertepatan bukan maret. Sedangkan hari raya ied fitri pada bulan april 2023. Maka dari itu, tentu kita sebagai umat islam harus bisa atau hafal bacaan niat maupun tata cara dalam melaksanakan shalat idul fitir.

Melansir dari berbagai sumber menyatakan bahwa hukum melaksanakan sholat idul fitri adalah Sunnah muakkad alias sangat dianjurkan. Mengapa? Sebab, Nabi Muhammad SAW selalu menunaikan ibadah sholat idul fitri tak pernah ketinggalan sampai akhir hayat. Dan, begitupun dengan para sahabat maupun sampai sekarang masih dikerjakan oleh umat islam.

Baca Juga: Bacaan Sholat Idul Fitri Saat Takbir 7 Kali Beserta Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Urutan Tata Cara Sholat Ied Fitri

Tata Cara Sholat Ied Fitri Beserta Bacaan Niat Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Berikut ini, tata cara sholat ied fitri yang harus diketahui oleh umat muslim, yaitu:

Membaca Niat

Membaca Takbir Sebanyak 7 Kali. Dari setiap takbir dianjurkan membaca:

“Subhanallah wal hamdulillah wa laailaahaillallah wa Allahu Akbar”.

Membaca Surah Al-Fatihah dan dilanjutkan membaca surah dalam Al-Quran

Ruku dengan tumaninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal dengan tumaninah

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud dengan tumaninah

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat yang kedua

Pada saat rakaat kedua, membaca takbir sebanyak 5 kali dan dilanjutkan membaca surah Al-Fatihah serta membaca surah dalam Al-Quran. Hingga,

Tahyatul akhir

Salam

Bacaan Niat Sholat Ied Fitri

Bacaan Niat Sholat Ied Fitri

Setelah mengetahui bagaimana tata cara sholat ied fitri yang baik dan benar. Tak lupa umat islam harus hafal bacaan niatnya. sebagai berikut, bacaan niat sholat ied fitri bagi imam dan makmum, yaitu:

Imam

Bacaan niat sholat ied fitri untuk imam, yaitu:

Latin: “Usholli rak’ataini sunnatan ai’idil fitri imaman lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku berniat sholat sunah Idul Fitri dua rakaat menjadi imam karena Allah ta’ala.”

Makmum

Sedangkan, bacaan niat sholat ied fitri untuk makmum, yaitu:

Latin: “Usholli rak’ataini sunnatan ai’idil fitri ma’mumam lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku berniat sholat sunah Idul Fitri dua rakaat menjadi makmum karena Allah ta’ala.”

Keutamaan Sholat Ied Fitri

Keutamaan Sholat Ied Fitri

Setelah mengetahui bacaan doa niat sholat ied fitri, maka tak salahnya anda harus tahui keistimewaan dalam shalat idul fitri. Berikut ini, keutamaan sholat ied fitri yang wajib diketahui, yaitu:

  • Mengagungkan Asma Allah
  • Mempererat Tali Silaturahmi Sesama Muslim
  • Menunjukkan Ukhuwah Islamiah dan Kekuatan agama Islam
  • Merayakan Hari Kemenangan (lebaran)
  • Dll

Nah, itulah pembahasan tata cara sholat ied fitiri beserta bacaan niat bahasa arab, latin, dan artinya dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutny: Bacaan Tasyahud Awal dan Akhir versi Muhammadiyah dan NU

 

Didalam melaksanakan shalat isya terdapat pula shalat Sunnah yang bisa diamalkan. Salah satu yaitu sholat qobliyah isya. Dimana, umat islam dianjurkan mengerjakan shalat tersebut sebelum melakukan shalat isya. Lantas, bagaimana dengan niatnya? Yuk, simak pembahasan bacaan niat sholat qobliyah isya dan ba’diyah beserta tata cara pelaksanaannya.

Baca Juga: Shalat Sunnah Rawatib Lebih Utama Dikerjakan Secara Sendiri atau Berjamaah

Niat Sholat Qobliyah Isya

Niat Sholat Qobliyah Isya

Membaca niat sholat qobliyah isya bisa dibacakan dalam hati. Waktu pelaksanaan sholat qobliyah dilakukan pada saat sebelum menjelang sholat isya atau sesudah adzan isya dengan mengerjakan sebanyak 2 rakaat. Shalat sunnah ini maksudnya adalah jamaah bisa menunaikan ibadah shalat qobliyah isya sebelum mengerjakan shalat isya.

Lebih jelasnya, tentang sholat qobliyah yaitu melaksanakan shalat Sunnah 2 rakaat dikerjakan pada waktu ketika kumandang adzan isya telah selesai.

Bacaan Niat Sholat Qobliyah Isya

Niat Sholat Qobliyah Isya dan Ba'diyah Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

Bagi anda yang ingin memulai mengerjakan shalat qobliyah, anda bisa membaca bacaan niat sholat qobliyah Isya dibawah ini:

اُصَلِّى سُنَّةً الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Latin: “Ushollii Sunnatal Isyaa’i Rok’ataini Ba’diyatta Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala.”

Artinya: “Aku niat mengerjakan sholat Sunnah sesudah Isya 2 rakaat, menghadap Kiblat karena Allah Ta’ala”.

Niat Sholat Ba’diyah Isya

Bacaan niat sholat qobliyah Isya memang hampir sama ketika ingin membaca niat sholat ba’diyah isya, yaitu:

اُصَلِّى سُنَّةً الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Latin: Ushollii Sunnatal Isyaa’i Rok’ataini Ba’diyatta Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala.

Artinya: “Aku niat mengerjakan sholat Sunnah sesudah Isya 2 rakaat, menghadap Kiblat karena Allah Ta’ala”.

Tata Cara Sholat Qobliyah Isya

Tata Cara Sholat Qobliyah Isya

Tata cara sholat qobliyah isya memang hampir sama dengan shalat wajib atau Sunnah lainnya. Tetapi, shalat qobliah ini bisa dilakukan dengan waktu yang lebih singkat dan membaca surah pendek. Jangan lupa harus disertai dengan bacaan niat sholat qobliyah isya. Berikut ini, tata caranyanya:

Membaca niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Membaca A-Fatihah dan dilanjutkan membaca surah didalam Al-Quran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir dengan membaca sama seperti di tasyahud pertama

Membaca Salam

Baca Juga: Macam-Macam Shalat Sunnah Rawatib Muakkad Contohnya

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Qobliyah Isya

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Qobliyah Isya

Setelah membaca bacaan niat sholat qobliyah isya, kita sebagai umat muslim tentu harus bisa dalam menghafal doa-dola lainnya. Sebagai berikut, dzikir dan doa setelah sholat qobliyah isya, yaitu:

Membaca Istigfar

Dzikir dan doa setelah sholat qobliyah isya yang pertama membaca istigfar sebanyak 33 kali. Rasulullah SWT telah bersabda didalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ibu Majah:

“Barang siapa membiasakan diri untuk senantiasa beristigfar, Allah akan memberikan jalan keluar di setiap kesulitan, kebahagian dari setiap kesusahan, dan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka,” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).

Doa

Selain itu, dzikir dan doa setelah sholat qobliyah isya bisa membaca doa apa saja yang ingin diamalkan seperti membaca doa dibawah ini:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabarakta yaa dzal jalaali wal ikram

Artinya: “Aku memohon ampunan kepada Allah,”. “Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan dan darimu-Mu keselamatan. Maha suci Engkau, wahai tuhan pemilik keagungan dan kemuliaan.”

Setelah itu, juga ada waktu sebelum shalat isya tiba maka bisa dilanjutkan membaca tahmid, tasbih, takbir hingga membaca alquran.

Nah, itulah pembahasan bacaan niat sholat qobliyah isya dan ba’diyah beserta tata cara pelaksanaannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: 12 Rakaat Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja? Coba Sebutkan

 

Mungkin anda pernah melihat jika seseorang sering melaksanakan sholat sebelum menunaikan sholat fardu. Atau bahkan anda juga pernah melihat orang yang sholat kembali setelah selesai mengerjakan sholat 5 waktu tersebut. Nah, itu mereka sedang mengerjakan sholat Sunnah rawatib. Penasaran? Yuk, simak pembahasan 12 rakaat shalat Sunnah rawatib apa saja? Coba sebutkan.

12 Rakaat Shalat Sunnah Rawatib

12 Rakaat Shalat Sunnah Rawatib

Jika berbicara persoalan 12 rakaat shalat Sunnah rawatib, tentu sebagai dari ada yang pernah belajar atau mengetahui hadist yang menjelaskan Sunnah rawatib tersebut. Rasulullah SAW telah bersabda,

‏ مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يُصَلِّي لِلَّهِ كُلَّ يَوْمٍ ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً تَطَوُّعًا غَيْرَ فَرِيضَةٍ إِلاَّ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ أَوْ إِلاَّ بُنِيَ لَهُ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ ‏

“Jika seorang hamba Allah SWT salat 12 rakaat (sunah) setiap hari, sebelum dan setelah salat wajib, maka Allah SWT akan membangunkannya sebuah rumah di surga atau rumah akan dibangun untuknya di surga.” (HR Muslim).

Adapun, keutamaan yang mengerjakan 12 rakaat shalat Sunnah rawatib dan tidak pernah ketinggalan sudah dijelaskan dalam sebuah hadist,

مَنْ ثَابَرَ عَلَى ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً مِنْ السُّنَّةِ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ

بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ

“Barangsiapa menjaga dalam mengerjakan shalat sunnah dua belas rakaat, maka Allah akan membangunkan rumah untuknya di surga, yaitu empat rakaat sebelum zhuhur, dua rakaat setelah zhuhur, dua rakaat setelah maghrib, dua rakaat setelah isya dan dua rakaat sebelum subuh.” (HR. Tirmidzi).

Hukum mengerjakan 12 rakaat shalat Sunnah rawatib adalah Sunnah muakkad. Artinya sangat baik dan dianjurkan bagi umat muslim untuk mengerjakannya. Bahkan salah satu imam hanafiyah berpendapat bahwa melaksanakan sholat Sunnah rawatib memiliki makna seperti wajib.

Urutan 12 Rakaat Shalat Sunnah Rawatib

12 Rakaat Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja Coba Sebutkan

Berikut ini, urutan 12 rakaat shalat Sunnah rawatib, yaitu

Muakkad

12 rakaat shalat Sunnah rawatib muakkad, diantaranya:

  • 2  rakaat sebelum salat subuh
  • 2 rakaat sebelum salat dzuhur
  • 2 rakaat sesudah salat dzuhur
  • 2 rakaat sesudah sholat maghrib
  • 2 rakaat sesudah sholat isya
  • 2 rakaat sebelum sholat subuh

Ghairu Muakkad

Selain 12 rakaat shalat Sunnah rawatib muakkad, terdapat pula yang ghairu muakkad, yaitu:

  • 4 atau 2 rakaat sebelum sholat ashar
  • 2 rakaat sebelum sholat maghrib
  • 2 rakaatsebelum sholat isya

Niat Shalat Sunah Rawatib

Niat Shalat Sunah Rawatib

Setelah mengetahui 12 rakaat shalat Sunnah rawatib, maka anda harus hafal bacaan niat shalat Sunnah rawatib juga, Seperti contoh dibawah ini.

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Latin: “ushalli sunnatadh dhuhri kok’ataini ba’diyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengerjakan shalat sunah sesudah dzuhur 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Shalat Sunah Rawatib

Tata Cara Shalat Sunah Rawatib

Adapun, tata cara shalat Sunnah rawatib yang ada disetiap 12 rakaat shalat Sunnah rawatib, yaitu:

Membaca Niat

Takbiratur ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan membaca surah didalam Al-Quran

Rukuk tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal tuma’ninah

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di antara dua sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri kembali menunaikan rakaat kedua dilakukan sama seperti pada raakat pertama sampai,

Tasyahud akhir

Salam

Keutamaan Shalat Sunah Rawatib

Mengerjakan 12 rakaat shalat Sunnah rawatib yang tak pernah putus, tentu akan memiliki banyak suatu manfaatnya. Dimana, keutamaan shalat Sunnah rawatib ini, yaitu:

Dijauhkan dari Siksa Api Neraka

Keutamaan shalat Sunnah rawatib yang pertama akan dijauhkan dari siksa api neraka. Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist,

“Barangsiapa yang senantiasa menjaga empat rakaat sebelum dhuhur dan empat rakaat sesudahnya, niscaya Allah mengharamkan dirinya dari api neraka.” (HR.Ahmad, Abu Dawud, Turmudzi, An-Nasai, dan Ibnu Majah).

Membangunkan Rumah di Surga

Selain mendapat pahala, keutamaan shalat Sunnah rawatib yaitu Allah SWT akan membangunkan rumah di surga. Dimana, ketika seseorang melaksanakan ibadah shalat Sunnah dengan rutin maka akan mendapatkan ganjaran yang sangat besar. Oleh sebab itu, kita sebagai umat muslim mari sama-sama untuk mengerjakan sholat Sunnah rawatib sebagai bekal amal ibadah.

Mendapat Rahmat Yang Melimpah

Adapun, keutamaan shalat Sunnah rawajib yang akan diberikan oleh Allah SWT yaitu mendapat rahmat yang melimpah. Dimana, kata dari rahmat yang melimpah tersebut sangat beragam baik dari mendapat orang-orang yang baik disekitar hingga dalam bentuk rezeki.

Dijauhkan Dari Sifat Sombong dan Riya

Selanjutnya, keutamaan shalat Sunnah rawatib bagi orang yang melaksanakannya akan dijauhkan dari sifat sombong dan riya. Dimana, kita akan berserah diri kepada Allah SWT dengan bersujud didalam melaksanakan sholat untuk mendapat perlindungan dan menjauhkan dari sifat yang kurang baik dan menjadi orang yang sholeh dan sholehah.

Diangkat Derajatnya

Keutamaan shalat Sunnah rawatib akan mendapat ganjaran dengan diangkat derajatnya oleh Allah. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Muslim,

“Hendaklah engkau memperbanyak sujud kepada Allah. Karena tidaklah engkau bersujud pada-Nya dengan sekali sujud melainkan Allah akan meninggikan satu derajatmu dan menghapuskan satu kesalahanmu.” (HR. Muslim).

Nah, itulah pembahasan 12 rakaat shalat Sunnah rawatib apa saja? Coba sebutkan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Macam-Macam Shalat Sunnah Rawatib Muakkad Contohnya

 

Setiap hali kita melaksanakan ibadah sholat, baik itu wajib maupun Sunnah terkadang kita akan lupa yang membatalkan daripada sholat tersebut. Hal ini tentu harus dihindari supaya ibadah sholat yang telah dikerjakan menjadi sah dan diterima oleh Allah SWT. Lantas, apa saja sih yang dapat membatalkan sholat tersebut? Yuk, simak pembahasan hal yang membatalkan shalat dan wudhu dalam ajaran islam yang patut diketahui oleh umat muslim.

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat 5 Waktu Dalam Bahasa Arab dan Artinya

Yang Membatalkan Shalat

Yang Membatalkan Shalat

Dalam ajaran islam, ibadah sholat 5 waktu adalah tiang agama dan menjadi salah satu amalan yang akan dihisab kelak nanti diakhiran. Hal ini tentu sangat jelas sekali bahwa ibadah sholat merupakan hal yang sangat diwajibkan bagi umat muslim untuk mengerjakannya. Apabila seorang umat muslim tersebut tidak melaksanakan shalat fardu, maka akan berdosa.

Pasalnya, sholat fardhu (wajib) merupakan rukun islam yang kedua atas perinta Allah SWT. Hal ini tentu kita sebagai umat muslim harus mematuhi perintah tersebut yang tidak boleh ditinggalkan. Arti sholat sendiri adalah suatu gerakan atau perbuatan, ucapan maupun perkataan yang diawali dari takbiratul ihram hingga diakhiri dengan salam.

Supaya mengerjakan ibadah sholat dengan baik, maka harus mengetahui segala hal yang berhubungan dengan sholat tersebut. Seperti mengetahui rukun dan hal yang bisa membatalkan sholat agar tidak terulang kembali.

Hal Yang Membatalkan Shalat

Hal yang Membatalkan Shalat dan Wudhu dalam Ajaran Islam

Berikut ini, beberapa hal yang membatalkan shalat, dianaranya:

Berhadas

Hal yang membatalkan shalat pertama adalah berhadas besar maupun kecil. Apabila kita sedang dalam mengerjakan ibadah sholat dan tiba-tiba berhadas, seperti keluar angin gas dari dubur, terkena najis, haid, buang air kecil dan sebagainya, maka sholat yang telah dikerjakannya menjadi batal. Oleh karena itu, tentu kita harus menjaga shalat dengan sebaik mungkin agar tidak menjadi batal.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist,

“Jika datang haid, maka tinggalkanlah shalat. Jika darah haid tersebut sudah berhenti, maka mandilah dari darah tersebut, lalu shalatlah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Terkena Najis

Seperti yang telah ketahui bahwa najis merupakan suatu zat yang dapat menyebabkan tidak suci. Jadi, pada saat kalian sedang sholat dan tak sengata terkena najis dari kotoran maka sholatnya batal dan harus mengulang kembali. Jadi, terkena najis termasuk bagian dari hal yang membatalkan shalat dan tak lupa jangan melakukan hal tersebut kembali. Namun, sebelum mengerjakan sholat tentu harus membersihkan diri terlebih dahulu baik mengganti pakaian yang terkena najis atau berwudhu.

Beberapa contoh yang bisa membatalkan ibadah sholat dari najis, yaitu terkena kotoran hewan yang haram di makan, keluar air manis, kencing dan sebagainya.

Baca Juga: 10 Keutamaan Shalat Berjamaah di Masjid Daripada Sendiri

Berbicara Walaupun Satu Kata

Adapun, hal yang membatalkan shalat selanjutnya adalah berbicara walaupun satu kata. Arti dari bicara ini bukan membaca doa sholat melainkan berbicara bersama orang yang ada samping. Oleh sebab itu, tentu mereka harus ulangi sholat lagi agar menjadi sah dan sempurna.

Pada saat anda sedang mengerjakan sholat, tiba-tiba disampingnya berbicara sesuatu yang menimbul sebuah pertanyaan, maka kalian tidak boleh membalasnya dan harus fokus untuk beribadah.

Allah SWT telah berfirman dalam suarah Al-Baqarah ayat 238

Artinya: “Peliharalah semua sholat (kalian) dan sholat wusta, dan berdirilah kalian untuk Allah (dalam sholat kalian) dengan khusyuk’ (QS Al Baqarah [2]:238).

Makan dan Minum Saat Sholat

Makan dan Minum Saat Sholat

Selain berbicara, hal yang membatalkan shalat berikutnya adalah makan dan minum saat sholat. Misal, ketika seseorang sedang ibadah sholat dan terdapat sebuah sisa makanan yang menempel pada mulut dan langsung dikunyah hingga menelan, maka sholat yang dikerjakannya menjadi batal. Oleh sebab itu, hindari melakukan hal tersebut supaya sholatnya tidak batal.

Jadi, sebelum mengerjakan sholat, alangkah baiknya kalian harus menggosok gigi atau berkumur-kumur untuk membersihkan mulut dari sisa makanan yang menempel pada bagian sisi gigi. Sehingga, tidak akan mengganggu pada saat melakukan sholat baik secara berjamaah maupun sendiri.

Tidak Menghadap Kiblat

Hal yang membatalkan shalat lainnya yaitu tidak menghadap kiblat. Salah satu syarat sah sholat yang harus dilakukan adalah menghadap kiblat ke ka’bah. Apabila seseorang mengerjakan sholat tetapi tidak menghadap kiblat maka batal sholatnya.

Allah SWT telah berfirman dalam surah al-baqarah ayat 144,

“..Maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja engkau berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu..” (QS. Al-Baqarah[2]:144)

Melakukan Gerakan di Luar Gerakan Sholat

Hal yang membatalkan shalat yang sering terjadi yaitu melakukan gerakan di luar gerakan sholat. Misal ketika anda lagi sholat, kemudian ada salah satu bagian tubuh terasa gatal, lalu anda mencoba garuk-garuk pada gatal tersebut, maka sholatnya tidak sah.

Begitupun dengan kaki yang pegal dan anda mencoba menggerakan kaki yang pegal itu. Maka sholat yang sedang dikerjakannya menjadi tidak sah.

Nah, itulah pembahasan hal yang membatalkan shalat dan wudhu dalam ajaran islam yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Macam-Macam Shalat Sunnah Rawatib Muakkad Contohnya