Banyak sekali alasan-alasan yang boleh dilakukan tayamum ketika umat muslim akan melaksanakan ibadah sholat. Salah satu contoh tayamum boleh dilakukan ketika sulit mendapat air bersih yang dapat digunakan untuk berwudhu. Selain itu, tayamum juga bisa dikatakan sebagai pengganti wudhu sesuai syarat yang telah ditentukan.

Tayamum dilakukan dengan menggunakan debu yang menempel pada tembok. Ketika seseorang akan mengerjakan sholat tetapi tidak ada air, maka wudhunya bisa diganti dengan tayamum. Hal ini sangat memudahkan untuk menunaikan ibadah sholat.

Jadi, tayamum adalah salah satu cara untuk membersihkan diri dari hadats kecil dengan debu agar lebih sempurna ketika mau menunaikan ibadah shalat wajib. Disamping itu, tentu kita bisa mencari tembok yang lebih bersih untuk memudahkan mendapatkan debu yang bersih juga digunakan tayamum.

Baca Juga: Tayamum Dilakukan Dengan Menggunakan Apa? Ini Penjelasannya

Tayamum Boleh Dilakukan Ketika

Tayamum Boleh Dilakukan Ketika Sulit Mendapat Air

Seperti yang telah sampaikan diatas, bahwa tayamum boleh dilakukan ketika seseorang tidak mendapat air bersih pada saat sebelum mengerjakan sholat. Maka orang tersebut boleh melakukan tayamum dengan tanah yang bersih (suci).

Adapun, hukum tayamum boleh dilakukan ketika umat muslim sedang menderita sakit parah, dalam keadaan musafir perjalan yang sangat jauh dan sebagai. Allah SWT telah berfirman dalam surah An-Nisa ayat 43:

وَإِن كُنتُم مَّرْضَىٰٓ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَآءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ ٱلْغَآئِطِ أَوْ لَٰمَسْتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمْ تَجِدُوا۟ مَآءً فَتَيَمَّمُوا۟ صَعِيدًا طَيِّبًا فَٱمْسَحُوا۟ بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ

عَفُوًّا غَفُورًا

Artinya: “Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.” (QS. An Nisaa’: 43)

Orang Yang Boleh Tayamum

Orang Yang Boleh Tayamum

Berikut ini, siapa saja orang yang boleh tayamum yang telah dijelaskan dalam sebuah kitab fiqh dan mengetahui tayamum boleh dilakukan ketika tidak ada air maupun lainnya, seperti:

  • Air sedikit tidak dapat mencukupi untuk berwudhu maupun mandi
  • Dalam keadaan sakit yang tidak bisa berjalan
  • Sulit untuk kemampuan dalam menggunakan air
  • Sakit yang tidak bisa untuk terbangun
  • Air tiak berkecukupan
  • Situasi dan kondisi tidak memungkinkan
  • Dll

Bacaan Niat Tayamum

Bacaan Niat Tayamum

Adapun, bacaan niat tayamum yang dapat dibaca ketika bertayamum setelah mengetahui tayamum boleh dilakukan ketika perjalanan jauh, yaitu:

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى

Latin: “Nawaytu tayammuma li istibaakhati sholati lillahi ta’ala

Artinya: Aku berniat tayamum agar diperbolehkan salat karena Allah.

Baca Juga: Yang Termasuk Rukun Tayamum Adalah, Bacaan Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Tata Cara Tayamum

Tata Cara Tayamum

Adapun, urutan tata cara tayamum yang baik dan benar di tembok setelah mengetahui jawaban tayamum boleh dilakukan ketika, yaitu:

Siapkan Debu yang Bersih

Tata cara tayamum yang pertama adalah siapkan debu yang bersih baik dari tembok, kaca maupun lainnya yang bisa digunakan.

Menghadap ke Kiblat

Ketika anda sudah tahu bagian yang termasuk rukun tayamum adalah, maka tata cara tayamum lainnya disunnahkan untuk menghadap ke kiblat pada saat tayamum dengan posisi jari kedua telapak tangan dirapatkan.

Membaca Niat

Yang termasuk rukun tayamum adalah Membaca niat terlebih dahulu sebelum mengusap kedua telapak tangan pada anggota tayamum lainnya.

Usapkan Kedua Telapak Tangan pada Seluruh Wajah

Usapkan kedua telapak tangan pada seluruh wajah ketika tayamum dilakukan dengan menggunakan debu secara merata diseluruh bagian wajah.

Telapak Tangan Menyentuh Debu

Tata cara tayamum dilakukan dengan menggunakan debu. Ketika telapak tangan menyentuh debu, lalu usap pada bagian tangan dengan jari tangan direnggangkan. Lakukan sampai 3 kali dan begitupun pada tangan kiri.

Telapak Tangan Menyentuh Lengan hingga Siku

Jari tangan yang telah rapat jangan sampai keluar dari telunjuk ketika ingin mengusap lengan dan juga siku didalam tayamum dilakukan dengan menggunakan debu tersebut. Hal ini, untuk memudahkan dalam membersihkan hadats kecil.

Mengusapkan Kedua Telapak Tangan

Tata cara tayamum yang berikutnya adalah mengusap kedua telapak tangan dengan cara dipertemukan secara bersamaan dengan jari-jarinya.

Doa Setelah Tayamum

Doa Setelah Tayamum

Lafadz bacaan doa setelah tayamum yang sangat dianjurkan untuk dibacakan, apabila sudah paham tayamum boleh dilakukan ketika, yaitu:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ

الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Artinya: Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bertobat, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bersuci, dan jadikanlah aku sebagai hamba-hamba-Mu yang saleh. Mahasuci Engkau, ya Allah. Dengan kebaikan-Mu, aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau. Dan dengan kebaikan-Mu, aku memohon ampunan dan bertobat pada-Mu.

Nah, itulah pembahasan tayamum boleh dilakukan ketika sulit mendapat air dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: 7 Hal Yang Membatalkan Tayamum Adalah, Beserta Tata Cara Pelaksanaan dan Bacaan Niatnya

 

Tayamum merupakan pengganti wudhu untuk membersihkan diri dari hadats dan najis sebelum pergi menunaikan ibadah sholat. Artinya, ketika seseorang tidak mendapatkan air untuk berwudhu, maka mereka boleh bertayamum. Namun, didalam tayamum ini ternyata ada beberapa hal yang bisa timbul menjadi batal. Penasaran? yuk, simak pembahasan 7 hal yang membatalkan tayamum adalah, beserta tata cara pelaksanaan dan bacaan niatnya.

Baca Juga: Bacaan Setelah Wudhu Bahasa Arab, Latin, Beserta Artinya

Yang Membatalkan Tayamum Adalah

Yang Membatalkan Tayamum Adalah

Salah satu contoh yang membatalkan tayamum adalah buang air kecil. pelaksanaan tayamum dilakukan ketika mau mengerjakan shalat fardu maupun sunnah pada saat tidak ada air sama sekali. Selain debu, tayamum yang bisa dilakukan dengan bongkahan tanah liat atau pasir yang bersih tidak terkena najis hewan ataupun lainnya.

Jadi, tayamum adalah salah satu cara untuk membersihkan diri dari hadats kecil dengan debu agar lebih sempurna ketika mau menunaikan ibadah shalat wajib. Disamping itu, tentu kita bisa mencari tembok yang lebih bersih untuk memudahkan mendapatkan debu yang bersih juga digunakan tayamum.

Hal yang Membatalkan Tayamum

7 Hal Yang Membatalkan Tayamum Adalah, Beserta Tata Cara Pelaksanaan dan Bacaan Niatnya

Berikut ini, 7 hal yang membatalkan tayamum adalah sebagai berikut:

Menemukan Air

Yang membatalkan tayamum adalah pertama telah menemukan air. Ketika seseorang hendak tayamum tiba-tiba melihat ada aliran air yang mengalir maka secara otomatis tayamumnya batal. Kenapa? Karena sudah ada air yang bisa digunakan untuk berwudhu.

Oleh karena itu, jika anda sudah melakukan tayamum sebelum menunaikan shalat, dan terlihat ada air disekitarnya, maka anda harus mengulang untuk melakukan wudhu. Hal ini dapat menyempurnakan sholat yang akan dikerjakannya.

Buang Air Kecil

Selain menemukan air, yang membatalkan tayamum adalah buang air kecil. Dimana, ketika kita akan melakukan tayamum, namun tiba-tiba buang air kecil maka tayamumnya menjadi batal. Hal ini tentu harus dibersihkan dengan air.

Air bersih tentu sangat penting sekali dalam kehidupan. Salah satunya ketika mau melakukan sholat lima waktu maupun sunnah. Tentunya harus ada air untuk berwudhu yang menjadi bagian dari syarat ibadah kepada Allah SWT.

Buang Gas

Adapun, yang membatalkan tayamum adalah buang gas dari dubur baik secara disengaja maupun tidak. Kondisi seperti ini tentunya harus diulang kembali untuk melakukan tayamum dengan baik dan benar supaya lebih tertib pelaksanaannya.

Dan yang harus dingat adalah anda harus mencari debu yang bersih dari kotoran maupun najis agar bisa digunakan untuk tayamum.

Buang Air Besar

Selanjutnya, yang membatalkan tayamum adalah buang air besar. Ini sangat jelas sekali akan menjadi batal tayamumnya, dan harus mencari air untuk membersihkan kotoran dari dubur tersebut. Setelah anda mendapatkan air bersih untuk membersihkan kotoran maka bisa dilanjutkan melakukan wudhu.

Tidur

Berikutnya, yang membatalkan tayamum adalah tidur. Seseorang yang ingin tayamum tetapi keadaan tidur, maka hukumnya batal. Namun,sebaliknya bila seseorang melakuakan tayamum dan sebelum itu tidur dalam keadaan sadar, maka hukum tayamumnya tidak batal.

Hilang Akal

Yang membatalkan tayamum adalah hilang akal. Jika seseorang mengalami mabuk, gila atau kondisinya dalam keadaan tidak sadar, maka hukumnya batal dalam bertayamum.

Hal-hal yang menyebabkan seseorang kehilangan akal sehatnya, seperti gila, mabuk, dan tidak sadarkan diri, maka otomatis akan membatalkan tayamum.

Haid

Yang membatalkan tayamum adalah haid seorang wanita yang mengeluarkan darah kotor dari bagian kehormatannya.

Baca Juga: Tayamum Dilakukan Dengan Menggunakan Apa? Ini Penjelasannya

Tata Cara Tayamum

Sebagai berikut, urutan tata cara tayamum yang baik dan benar dan sudah mengetahui apa saja yang membatalkan tayamum adalah, yaitu:

Siapkan Debu yang Bersih

Tata cara tayamum yang pertama adalah siapkan debu yang bersih baik dari tembok, kaca maupun lainnya yang bisa digunakan.

Menghadap ke Kiblat

Tayamum dilakukan dengan menggunakan debu pada benda tertentu. Kemudian, disunnahkan untuk menghadap ke kiblat pada saat tayamum dengan posisi jari kedua telapak tangan dirapatkan.

Membaca Niat

Membaca niat tayamum dilakukan dengan menggunakan debu pada tembok dan meletakan telapak tangan untuk ditempelkan.

Usapkan Kedua Telapak Tangan pada Seluruh Wajah

Usapkan kedua telapak tangan pada seluruh wajah ketika tayamum dilakukan dengan menggunakan debu secara merata diseluruh bagian wajah.

Telapak Tangan Menyentuh Debu

Tata cara tayamum dilakukan dengan menggunakan debu. Ketika telapak tangan menyentuh debu, lalu usap pada bagian tangan dengan jari tangan direnggangkan. Lakukan sampai 3 kali dan begitupun pada tangan kiri.

Telapak Tangan Menyentuh Lengan hingga Siku

Jari tangan yang telah rapat jangan sampai keluar dari telunjuk ketika ingin mengusap lengan dan juga siku didalam tayamum dilakukan dengan menggunakan debu tersebut. Hal ini, untuk memudahkan dalam membersihkan hadats kecil.

Mengusapkan Kedua Telapak Tangan

Tata cara tayamum yang berikutnya adalah mengusap kedua telapak tangan dengan cara dipertemukan secara bersamaan dengan jari-jarinya.

Bacaan Niat Tayamum

Sedangkan, bacaan niat tayamum yang dapat dibaca ketika bertayamum apabila sudah tahu hal yang membatalkan tayamum adalah, yaitu:

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى

Latin: “Nawaytu tayammuma li istibaakhati sholati lillahi ta’ala

Artinya: Aku berniat tayamum agar diperbolehkan salat karena Allah.

Doa Setelah Tayamum

Doa Setelah Tayamum

Lafadz bacaan doa setelah tayamum yang sangat dianjurkan untuk dibacakan setelah mengetahui yang membatalkan tayamum adalah, yaitu:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ

الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Artinya: Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bertobat, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bersuci, dan jadikanlah aku sebagai hamba-hamba-Mu yang saleh. Mahasuci Engkau, ya Allah. Dengan kebaikan-Mu, aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau. Dan dengan kebaikan-Mu, aku memohon ampunan dan bertobat pada-Mu.

Nah, itulah pembahasan 7 hal yang membatalkan tayamum adalah, beserta tata cara pelaksanaan dan bacaan niatnya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Yang Termasuk Rukun Tayamum Adalah, Bacaan Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

 

Apakah anda saat sedang mendapatkan tugas dari sekolah atau kampus tentang tayamum? Apabila pertanyaan ini benar maka pembahasan kali ini dapat dijadikan sebagai bahan rekomendasi untuk anda yang sedang belajar memperdalam ilmu agama islam khususnya pelajaran atau materi tayamum. Yuk, simak pembahasan yang termasuk rukun tayamum adalah, bacaan niat dan tata cara pelaksanaannya.

Baca Juga: Makruhnya Wudhu Apa Saja? Ini Penjelasannya

Yang Termasuk Rukun Tayamum Adalah

Yang Termasuk Rukun Tayamum Adalah, Bacaan Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Sebelum membahas yang termasuk rukun tayamum adalah, ada beberapa hal yang wajib diketahui oleh umat muslim tentang tayamum. Ini merupakan salah satu cara pengganti wudhu yang boleh dilakukan pada saat mau mengerjakan sholat ketika sulit mendapat air. Sehingga, umat muslim bisa melakukan tayamum menggunakan debu untuk membersihkan diri dari hadats kecil dan najis.

Disamping itu, tayamum merupakkan salah satu syarat dalam melaksanakan ibadah wajib atau sunnah yang akan dikerjakan. Walaupun, sebetulnya wudhu menggunakan air lebih baik tetapi ketika kita susah mencari air, maka Allah SWT memberikan keringan dalam berwudhu yaitu tayamum.

Hal Yang Termasuk Rukun Tayamum

Hal Yang Termasuk Rukun Tayamum

Berikut ini, beberapa hal yang termasuk rukun tayamum adalah selain membaca niat, yaitu:

  • Membaca Niat tayamum terlebih dahulu agar sah untuk mengerjakan ibadah
  • Mengusap Wajah. Tempelkan kedua telapak tangan pada tembok untuk mendapatkan debu dan usap pada seluruh wajah.
  • Mengusap Tangan dengan kedua telapan tangan yang telah ada debunya, caranya sama seperti pada saat berwudhu
  • Lakukan pelaksanaan tayamum dengan tertib sesuai urutan tidak boleh asal-asalan.

Bacaan Niat Tayamum

Bacaan Niat Tayamum

Adapun, bacaan niat tayamum yang dapat dibaca ketika bertayamum setelah mengetahui hal yang termasuk rukun tayamum adalah, yaitu:

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى

Latin: “Nawaytu tayammuma li istibaakhati sholati lillahi ta’ala

Artinya: Aku berniat tayamum agar diperbolehkan salat karena Allah.

Baca Juga: Bacaan Setelah Wudhu Bahasa Arab, Latin, Beserta Artinya

Tata Cara Tayamum

Tata Cara Tayamum

Adapun, urutan tata cara tayamum yang baik dan benar di tembok setelah mengetahui jawaban yang termasuk rukun tayamum adalah, yaitu:

Siapkan Debu yang Bersih

Tata cara tayamum yang pertama adalah siapkan debu yang bersih baik dari tembok, kaca maupun lainnya yang bisa digunakan.

Menghadap ke Kiblat

Ketika anda sudah tahu bagian yang termasuk rukun tayamum adalah, maka tata cara tayamum lainnya disunnahkan untuk menghadap ke kiblat pada saat tayamum dengan posisi jari kedua telapak tangan dirapatkan.

Membaca Niat

Yang termasuk rukun tayamum adalah Membaca niat terlebih dahulu sebelum mengusap kedua telapak tangan pada anggota tayamum lainnya.

Usapkan Kedua Telapak Tangan pada Seluruh Wajah

Usapkan kedua telapak tangan pada seluruh wajah ketika tayamum dilakukan dengan menggunakan debu secara merata diseluruh bagian wajah.

Telapak Tangan Menyentuh Debu

Tata cara tayamum dilakukan dengan menggunakan debu. Ketika telapak tangan menyentuh debu, lalu usap pada bagian tangan dengan jari tangan direnggangkan. Lakukan sampai 3 kali dan begitupun pada tangan kiri.

Telapak Tangan Menyentuh Lengan hingga Siku

Jari tangan yang telah rapat jangan sampai keluar dari telunjuk ketika ingin mengusap lengan dan juga siku didalam tayamum dilakukan dengan menggunakan debu tersebut. Hal ini, untuk memudahkan dalam membersihkan hadats kecil.

Mengusapkan Kedua Telapak Tangan

Tata cara tayamum yang berikutnya adalah mengusap kedua telapak tangan dengan cara dipertemukan secara bersamaan dengan jari-jarinya.

Doa Setelah Tayamum

Doa Setelah Tayamum

Lafadz bacaan doa setelah tayamum yang sangat dianjurkan untuk dibacakan, apabila sudah paham yang termasuk rukun tayamum adalah, yaitu:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ

الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Artinya: Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bertobat, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bersuci, dan jadikanlah aku sebagai hamba-hamba-Mu yang saleh. Mahasuci Engkau, ya Allah. Dengan kebaikan-Mu, aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau. Dan dengan kebaikan-Mu, aku memohon ampunan dan bertobat pada-Mu.

Syarat Tayamum

Ada beberapa syarat tayamum harus wajib diketahui oleh umat muslim supaya tidak salah dalam praktek tayamum dilakukan dengan menggunakan debu tersebut serta yang termasuk rukun tayamum adalah, yaitu:

  • Sulit Menemukan Air. Dalam memenuhi syarat tayamum dilakukan ketika seorang umat muslim mau mengerkan sholat tetapi tidak mendapat air sama sekali.
  • Menggunakan Debu yang Suci. Allah SWT telah memudahkan umat islam didalam berwudhu ketika tidak ada air yaitu bisa menggunakan debu yang bersih untuk melakukan tayamum. Dimana debu tersebut dalam keadaan bersih tidak terkena najis dan tidak boleh dipakai kembali secaraterus menerus.
  • Mengerti Tata Cara Tayamum menjadikan salah satu syarat tayamum yang harus dipahami oleh semua umat islam agar tidak salah dalam mempraktekannya.
  • Tayamum Dilakukan dalam Waktu Salat. Bila seseorang ingin menunaikan ibadah sholat boleh tayahum ketika sulit menemukan air. Karena tayamum dapat diartikan sebagai pengganti wudhu.
  • Mengetahui Arah Kiblat sebelum Melakukan Tayamum. Selain diatas, syarat tayamum yang berikutnya adalah harus tahu dimana arah kiblat.

Nah, itulah pembahasan yang termasuk rukun tayamum adalah, bacaan niat dan tata cara pelaksanaannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tayamum Dilakukan Dengan Menggunakan Apa? Ini Penjelasannya

 

Mendirikan sholat fardu maupun sunnah tentu harus disertai dengan wudhu. Apabila kita mau sholat tetapi tidak ada air sama sekali, maka bisa dilakukan tayamum sebagai pengganti wudhu. lantas, apa yang harus dilakukan ketika tidak air agar bisa sholat? Yuk, simak pembahasan tayamum dilakukan dengan menggunakan apa? Ini penjelasannya.

Baca Juga: Niat Shalat Syukrul Wudhu Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

Tayamum Dilakukan Dengan Menggunakan

Tayamum Dilakukan Dengan Menggunakan Apa Ini Penjelasannya

Tayamum dilakukan dengan menggunakan debu yang menempel pada tembok. Ketika seseorang akan mengerjakan sholat tetapi tidak ada air, maka wudhunya bisa diganti dengan tayamum. Hal ini sangat memudahkan untuk menunaikan ibadah sholat.

Jadi, tayamum adalah salah satu cara untuk membersihkan diri dari hadats kecil dengan debu agar lebih sempurna ketika mau menunaikan ibadah shalat wajib. Disamping itu, tentu kita bisa mencari tembok yang lebih bersih untuk memudahkan mendapatkan debu yang bersih juga digunakan tayamum.

Rukun Tayamum

Rukun Tayamum

Berikut ini, beberapa rukun tayamum harus diketahui setelah tahu bahwa tayamum dilakukan dengan menggunakan debu, yaitu:

  • Membaca Niat tayamum terlebih dahulu agar sah untuk mengerjakan ibadah
  • Mengusap Wajah. Tempelkan kedua telapak tangan pada tembok untuk mendapatkan debu dan usap pada seluruh wajah.
  • Mengusap Tangan dengan kedua telapan tangan yang telah ada debunya, caranya sama seperti pada saat berwudhu
  • Lakukan pelaksanaan tayamum dengan tertib sesuai urutan tidak boleh asal-asalan.

Bacaan Niat Tayamum

Bacaan Niat Tayamum

Adapun, bacaan niat tayamum yang dapat dibaca ketika bertayamum dan juga mengetahui tayamum dilakukan menggunakan apanya, yaitu:

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى

Latin: “Nawaytu tayammuma li istibaakhati sholati lillahi ta’ala

Artinya: Aku berniat tayamum agar diperbolehkan salat karena Allah.

Baca Juga: Makruhnya Wudhu Apa Saja? Ini Penjelasannya

Tata Cara Tayamum

Tata Cara Tayamum

Adapun, urutan tata cara tayamum yang baik dan benar di tembok setelah mengetahui jawaban tayamum dilakukan dengan menggunakan debu, yaitu:

Siapkan Debu yang Bersih

Tata cara tayamum yang pertama adalah siapkan debu yang bersih baik dari tembok, kaca maupun lainnya yang bisa digunakan.

Menghadap ke Kiblat

Tayamum dilakukan dengan menggunakan debu pada benda tertentu. Kemudian, disunnahkan untuk menghadap ke kiblat pada saat tayamum dengan posisi jari kedua telapak tangan dirapatkan.

Membaca Niat

Membaca niat tayamum dilakukan dengan menggunakan debu pada tembok dan meletakan telapak tangan untuk ditempelkan.

Usapkan Kedua Telapak Tangan pada Seluruh Wajah

Usapkan kedua telapak tangan pada seluruh wajah ketika tayamum dilakukan dengan menggunakan debu secara merata diseluruh bagian wajah.

Telapak Tangan Menyentuh Debu

Tata cara tayamum dilakukan dengan menggunakan debu. Ketika telapak tangan menyentuh debu, lalu usap pada bagian tangan dengan jari tangan direnggangkan. Lakukan sampai 3 kali dan begitupun pada tangan kiri.

Telapak Tangan Menyentuh Lengan hingga Siku

Jari tangan yang telah rapat jangan sampai keluar dari telunjuk ketika ingin mengusap lengan dan juga siku didalam tayamum dilakukan dengan menggunakan debu tersebut. Hal ini, untuk memudahkan dalam membersihkan hadats kecil.

Mengusapkan Kedua Telapak Tangan

Tata cara tayamum yang berikutnya adalah mengusap kedua telapak tangan dengan cara dipertemukan secara bersamaan dengan jari-jarinya.

Doa Setelah Tayamum

Doa Setelah Tayamum

Lafadz bacaan doa setelah tayamum yang sangat dianjurkan untuk dibacakan yaitu:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ

الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Artinya: Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bertobat, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bersuci, dan jadikanlah aku sebagai hamba-hamba-Mu yang saleh. Mahasuci Engkau, ya Allah. Dengan kebaikan-Mu, aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau. Dan dengan kebaikan-Mu, aku memohon ampunan dan bertobat pada-Mu.

Syarat Tayamum

Ada beberapa syarat tayamum harus wajib diketahui oleh umat muslim supaya tidak salah dalam praktek tayamum dilakukan dengan menggunakan debu tersebut, yaitu:

  • Sulit Menemukan Air. Dalam memenuhi syarat tayamum dilakukan ketika seorang umat muslim mau mengerkan sholat tetapi tidak mendapat air sama sekali.
  • Menggunakan Debu yang Suci. Allah SWT telah memudahkan umat islam didalam berwudhu ketika tidak ada air yaitu bisa menggunakan debu yang bersih untuk melakukan tayamum. Dimana debu tersebut dalam keadaan bersih tidak terkena najis dan tidak boleh dipakai kembali secaraterus menerus.
  • Mengerti Tata Cara Tayamum menjadikan salah satu syarat tayamum yang harus dipahami oleh semua umat islam agar tidak salah dalam mempraktekannya.
  • Tayamum Dilakukan dalam Waktu Salat. Bila seseorang ingin menunaikan ibadah sholat boleh tayahum ketika sulit menemukan air. Karena tayamum dapat diartikan sebagai pengganti wudhu.
  • Mengetahui Arah Kiblat sebelum Melakukan Tayamum. Selain diatas, syarat tayamum yang berikutnya adalah harus tahu dimana arah kiblat.

Nah, itulah pembahasan tayamum dilakukan dengan menggunakan apa? Ini penjelasannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Setelah Wudhu Bahasa Arab, Latin, Beserta Artinya

 

Umat islam tentu harus memahami tentang rukun dan syarat wudhu yang wajib dipelajari. Disamping itu, tak lupa harus hafal bacaan doa wudhu dan juga doa habis wudhu. Hal ini menjadikan pedoman dalam hidup disetiap kali akan mengerjakan ibadah wajib maupun sunnah. Lantas, bagaimana doa yang harus dibaca setelah wudhu? Yuk, simak pembahasan bacaan setelah wudhu bahasa arab, latin beserta artinya.

Baca Juga: Manfaat Wudhu Sebelum Tidur Yang Wajib Diketahui Bagi Umat Islam

Bacaan Setelah Wudhu

Bacaan Setelah Wudhu Bahasa Arab, Latin, Beserta Artinya

Sebelum membahas bacaan setelah wudhu, ada beberapa hal yang harus kita ketahui pengertian dan dalil tentang wudhu. rukun dan syarat sah wudhu menjadikan sebagai pedoman praktik yang dianjurkan dengan tertib agar lebih sempurna dalam melakukan wudhu. Bila seorang muslim tidak tahu tentang rukun dan syarat wudhu, tentu bisa menimbulkan tidak sah wudhu dan sholatnya.

Wudhu adalah membersihkan hadats kecil, najis dan kotoran yang menempel pada kulit dibersihkan menggunakan air dengan rata. Allah SWT telah berfirman dalam surah Al-Maidah ayat 6 tentang wudhu yang diperintahkan kepada umat islam, :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا قُمۡتُمۡ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغۡسِلُواْ وُجُوهَكُمۡ وَأَيۡدِيَكُمۡ إِلَى ٱلۡمَرَافِقِ وَٱمۡسَحُواْ بِرُءُوسِكُمۡ وَأَرۡجُلَكُمۡ إِلَى ٱلۡكَعۡبَيۡنِۚ وَإِن كُنتُمۡ جُنُبٗا فَٱطَّهَّرُواْۚ وَإِن كُنتُم

مَّرۡضَىٰٓ أَوۡ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوۡ جَآءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ ٱلۡغَآئِطِ أَوۡ لَٰمَسۡتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمۡ تَجِدُواْ مَآءٗ فَتَيَمَّمُواْ صَعِيدٗا طَيِّبٗا فَٱمۡسَحُواْ بِوُجُوهِكُمۡ وَأَيۡدِيكُم مِّنۡهُۚ مَا يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيَجۡعَلَ

عَلَيۡكُم مِّنۡ حَرَجٖ وَلَٰكِن يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمۡ وَلِيُتِمَّ نِعۡمَتَهُۥ عَلَيۡكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ (المائدة : 6)

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub, maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan debu itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.” (Q.S. Al-Maidah : 6)

Kemudian, Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari,:

لاَ يَتَوَضَّأُ رَجُلٌ يُحْسِنُ وُضُوءَهُ، وَيُصَلِّي الصَّلاَةَ، إِلَّا غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الصَّلاَةِ حَتَّى يُصَلِّيَهَا

Artinya : Tidaklah seorang lelaki yang berwudu dengan memperbagus wudhunya lalu melaksanakan shalat kecuali ia diampuni dosanya di antara wudhunya itu hingga ia mengerjakan sholat. [HR. Bukhari]

مَا مِنَ امْرِئٍ مُسْلِمٍ تَحْضُرُهُ صَلَاةٌ مَكْتُوبَةٌ فَيُحْسِنُ وُضُوءَهَا وَخُشُوعَهَا وَرُكُوعَهَا، إِلَّا كَانَتْ كَفَّارَةً لِمَا قَبْلَهَا مِنَ الذُّنُوبِ مَا لَمْ يُؤْتِ كَبِيرَةً وَذَلِكَ الدَّهْرَ كُلَّهُ

Artinya : Tidaklah seorang muslim ketika masuk waktu shalat wajib lalu ia sempurnakan wudhunya, khusyuknya, dan rukuknya melainkan hal itu menjadi pelebur dosa-dosa yang telah ia kerjakan sebelumnya selama ia tidak melakukan dosa besar. Dan hal itu berlaku disetiap waktu. [HR. Muslim]

Baca Juga: Niat Shalat Syukrul Wudhu Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

Doa Bacaan Setelah Wudhu

Doa Bacaan Setelah Wudhu

Berikut ini, lafadz doa bacaan setelah wudhu yang wajib dibacakan oleh umat muslim, yaitu:

اَشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Latin: “Asyhadu allaa ilaahah illallaah wahdahuu laa syariika lahuu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu wa rosuuluh. Allaahummaj’alnii minat tawwaabiina waj’alnii minal mutathahhiriina, waj’alnii min ‘ibadikash shaalihiin”.

Artinya: “Aku bersaksi, tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan Utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang bertaubat dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba Mu yang shalih.”

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang menjelaskan doa setelah wudhu, :

مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ يَتَوَضَّأَ فَيَسْبِغُ اْلوُضُوْءَ ثُمَّ قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ إِلَّا فُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ

الثَّمَانِيَةَ يَدْخُلُ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ

Artinya: “Tidaklah salah seorang di antara kalian berwudhu dengan menyempurnakan wudhunya kemudian ia membaca doa (yang artinya) ‘Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya’ kecuali dibukalah delapan pintu surga untuknya yang dapat ia masuki dari mana saja ia mau.” (HR. Muslim, Abu Dawud dan Ahmad).

Rukun Wudhu

Sebagai berikut, beberapa rukun wudhu yang patut diketahui oleh umat muslim setelah tahu doa dalam bacaan setelah wudhu, yaitu:

  • Membaca Niat
  • Membasuh Wajah
  • Membasuh Kedua Tangan Hingga Siku
  • Mengusap Sebagian rambut Kepala
  • Membasuh Kedua Kaki Hingga Mata Kaki
  • Tertib

Syarat Sah Wudhu

Syarat Sah Wudhu

Adapun, syarat sah wudhu agar lebih sempurna dalam berwudhu serta hafal bacaan setelah wudhu, yaitu:

  • Islam
  • Tamyiz (Seorang hamba yang sudah mengetahui mana perbuatan baik dan mana yang buruk)
  • Menggunakan Air Mutlaq (Air yang suci dan mensucikan)
  • Tidak ada yang menghalangi air masuk keanggota wudhu
  • Memahami tentang rukun dan sunnah nya wudhu
  • Dll

Nah, itulah pembahasan bacaan setelah wudhu bahasa arab, latin beserta artinya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Makruhnya Wudhu Apa Saja? Ini Penjelasannya

 

Wudhu merupakan salah satu untuk menyempurnakan ibadah seperti sholat, membaca al-quran, dzikir dan sebagainya. Dimana, tujuan wudhu adalah membersihkan diri dari hadats kecil, najis atau kotoran yang menempel pada kulit. Tata cara wudhu yang benar sesuai anjuran Rasulullah SAW menjadikan hal contoh yang dapat dilakukan oleh umat muslim. Pasalnya, wudhu juga termasuk bagian dari syarat wajib yang harus dikerjakan sebelum menunaikan ibadah sholat. Lantas, bagaimana makruh didalam wudhu tersebut? Mari kita simak pembahasan makruhnya wudhu apa saja? Ini penjelasanya.

Baca Juga: Sebelum Berwudhu Disunnahkan Membaca Apa? Ini Penjelasannya

Makruhnya Wudhu

Makruhnya Wudhu Apa Saja Ini Penjelasannya

Makruhnya wudhu merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan bukan termasuk dari bagian dari rukun wudhu. Dimana, ketika seseorang melakukan sesuatu diluar rukun wudhu, maka wudhunya tetap sah. Namun, sangat berbeda ketika seseorang berwudhu secara tidak sempurna, maka ibadah yang akan dilakukannya pun tidak sah. Sehingga Allah SWT tidak akan menerima amal ibadah yang telah diperbuat ketika wudhu tidak tertib.

Maka dari itu, sempurnakan wudhu supaya ibadahnya lebih afdhal. Selain itu, Allah SWT akan memberi pahala kepada seseorang yang telah menjalankan ibadah wajib maupun sunnah dengan baik dan juga benar.

Didalam kegiatan berwudhu terdapat makruh yang diperbolehkan. Arti daripada makruh disini menurut pada pendapat yaitu selayaknya yang ditinggalkan tetapi tidak membatalkan wudhu dan pelaksanaan ibadah yang dilakukannya.

Inilah Makruhnya Wudhu

Inilah Makruhnya Wudhu

Berberapa hal yang harus diperhatikan ketika berwudhu. Dan inilah makruhnya wudhu yang wajib anda ketahui, yaitu:

Menggunakan Air Secara Berlebihan

Makruhnya wudhu yang pertama adalah menggunakan air secara berlebihan. Ketika seseorang akan melakukan wudhu dengan menggunakan air yang berlebihan, maka kelebihan air yang digunakannya itu menjadi makruh dikarenakan bertentangan dengan sunnah.

Allah SWT telah berfirman dalam surah Al-Araf ayat 31,:

“…Jangan berlebih-lebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan,”

Membasuh Tangan Kiri Terlebih Dahulu

Membasuh tangan kiri terlebih dahulu termasuk bagian dari makruhnya wudhu. Dimana, didalam rukun wudhu pertama yang harus dibasuh adalah tangan kanan terlebih dahulu dibandingkan tangan kiri. Hal ini yang menimbulkan bertentang dengan rukun wudhu sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW yang selalu mendahulukan tangan kanan.

Mengusap Dengan Handuk

Adapun, makruhnya wudhu selanjutnya adalah mengusap dengan handuk pada anggota wudhu ketika setelah habis berwudhu. Misal, seseorang selesai melakukan wudhu kemudian diusap dengan handuk pada wajah maupun tangan dan kaki maka makruh. Terkecuali ketika sedang udzur yang menimbulkan rasa kedinginan yang sangat menggigil tubuh.

Memukul Wajah Dengan Air

Makruhnya wudhu yang berikutnya yaitu memukul wajah dengan air pada saat berwudhu. Mengapa bisa dikatakan makruh? Karena dapat menghilangkan kemuliaan wajah. Pasalnya, untuk mengusap wajah pada saat berwudhu harus dilakukan secara lembut tidak boleh kasar.

Berlebihan Dalam Membasuh Anggota Wudhu

Berlebihan dalam membasuh anggota wudhu merupakan salah satu makruhnya wudhu. Dimana, Nabi Muhammad SAW mencontohkan berwudhu dengan cara membasuh anggota wudhu sebanyak 3 kali. Seperti yang telah dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud.

“Beginilah cara berwudhu, barangsiapa yang menambah atau mengurangi (jumlah tiga kali setiap basuhan) maka dia telah berbuat buruk dan dhalim,” (HR Abu Dawud).

Membasuh Anggota Wudhu Oleh Orang Lain

Selain berlebihan dalam membasuh anggota wudhu, makruhnya wudhu yang lainnya yaitu membasuh anggota wudhu oleh orang lain. Maksudnya apabila seseorang ingin melakukan wudhu dengan minta bantuan orang lain untuk membasuhnya, padahal sedang dalam keadaan sehat, maka yang dilakukan tersebut termasuk bagian dari makruh.

Berkumur-kumur Secara Berlebihan

Makruhnya wudhu yang terakhir adalah berkumur-kumur secara berlebihan. Misal, ketika seseorang berwudhu kemudian disaat memasuki rangkaian berkumur-kumur maupun membasuh pada bagian dalam hidup secara berlebihan maka kelebihannya itu menjadi makruh. Apalagi ketika bulan puasa, tentu hal ini harus dihindari supaya tidak menimbulkan batalnya puasa.

Rasulullah SAW pernah bersabda:

“Berlebih-lebihlah dalam istinsyaq (menyerap air ke dalam hidung) kecuali ketika kalian sedang berpuasa.”

Baca Juga: Manfaat Wudhu Sebelum Tidur Yang Wajib Diketahui Bagi Umat Islam

Cara Wudhu yang Benar Sesuai Sunnah

Tata Cara Shalat Syukrul Wudhu

Sebagai berikut, tata cara wudhu yang benar sesuai sunnah dan mengetahui makruhnya wudhu, yaitu:

  • Membaca Niat Wudhu
  • Membaca Basmallah
  • Berkumur-kumur
  • Mencuci lubang hidung
  • Mencuci muka tiga kali
  • Mencuci kedua belah tangan hingga siku
  • Mengusap kepala
  • Membersihkan kedua telinga
  • Mencuci kedua kaki hingga di atas mata kaki
  • Membaca doa wudhu

Doa Setelah Wudhu

Doa Setelah Wudhu

Adapun, lafadz bacaan doa setelah wudhu yang harus dibacakan dan sudah paham makruhnya wudhu, yaitu:

Latin: “Asyhadu allaa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lahu, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa Rasuuluhu. Allahumma j’alnii minat tawwabiina, waj’alnii minal mutathahiriina waj’alnii min ‘ibaadikash shalihiina.”

Artinya : “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, tiada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu hamba dan utusan-Nya. Ya Allah! Jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci dan jadikanlah aku bagian dari hamba-hamba-Mu yang saleh.”

Nah, itulah pembahasan pembahasan makruhnya wudhu apa saja? Ini penjelasanya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Niat Shalat Syukrul Wudhu Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

 

Selain menunaikan ibadah shalat fardhu lima waktu, umat islam juga dapat melaksanakan sholat sunnah lainnya sebagai penambah amal untuk bekal diakhirat nanti. Banyak sekali amalan shalat sunnah yang dapat dikerjakan, seperti tahajud, dhuha, taubat, witir, tarawih, hajat dan sebagainya. Namun, adapula shalat sunnah syukrul yang dapat dilakukan. Penasaran? Yuk, simak pembahasan niat shalat syukrul wudhu beserta tata cara pelaksanaannya.

Baca Juga: 7 Keutamaan Menjaga Wudhu Wajib Diketahui Bagi Umat Islam

Shalat Syukrul Wudhu

Shalat Syukrul Wudhu

Shalat syukrul wudhu adalah salah satu ibadah sholat sunnah yang dapat dilakukan banyak 2 rakaat habis wudhu. Banyak sekali keutamaan shalat syukrul wudhu yang akan didapatkan bagi seseorang yang telah menjalaninya, seperti mendapatkan surga.

Seperti yang telah dijelaskan dalam sebuah hadits tentang keutamaan shalat syukrul wudhu, yaitu:

مَا مِنْ أَحَدٍ يَتَوَضَّأُ فَيُحْسِنُ الْوُضُوءَ وَيُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ يُقْبِل بِقَلْبِهِ وَوَجْهِهِ عَلَيْهِمَا إِلاَّ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ

Artinya: Tidaklah seseorang berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, lalu salat dua rakaat dengan sepenuh hati dan jiwa melainkan wajib baginya (mendapatkan) surga. (HR. Muslim, no. 234).

Shalat sunnah syukrul wudhu dilaksanakan sehabis wudhu sebagai tanda rasa syukur kepada Allah SWT atas apa yang telah didapatkan oleh orang tersebut. Dimana, air wudhu juga memiliki manfaat bagi kesehatan kulit wajah maupun otot didalam tubuh.

Melansir dari berbagai sumber menyatakan bahwa shalat syukrul wudhu dapat dikerjakan sebanyak minimal 2 rakaat. Sedangkan, waktu pelaksanaan shalat sunnah syukrul wudhu dilakukan setelah selesai berwudhu.

Niat Shalat Syukrul Wudhu

Niat Shalat Syukrul Wudhu Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

Berikut ini, lafadz bacaan doa niat shalat syukrul wudhu yang dapat dibacakan ketika ingin melaksanaka sholat sunnah wudhu, yaitu:

أُصَلِّي سُنَّةَ الْوُضُوءِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Latin: “Ushalli sunnatal uudhu’i rak’ataini lillahi ta’ala.”

Artinya, saya niat salat sunnah wudhu dua rakaat karena Allah ta’ala.

Baca Juga: Sebelum Berwudhu Disunnahkan Membaca Apa? Ini Penjelasannya

Tata Cara Shalat Syukrul Wudhu

Tata Cara Shalat Syukrul Wudhu

Sebagai berikut, tata cara shalat syukrul wudhu sesuai anjuran Rasulullah SAW, yaitu:

Membaca Niat

Takbiratul ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ

وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ

بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud akhir

Tasyahud Akhir

Bacaan tasyahud akhir yang dapat dibacakan:

لتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا

عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ للَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ

مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ

وَمِنْ شَرِّفِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Attahiyyaatu lillaahi washsholawaatu waththoyyibaat. Assalaamu ‘alaika ayyuhannabiyyu warohmatullaahi wabarokaatuh. Assalaamu’alainaa wa’ala ‘ibaadillaahi shshoolihiin. Asyhadu anlaa ilaaha illallaah waasyhadu annamuhammadan ‘abduhu warosuuluh. Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa shollaita ‘ala Ibroohim wa ‘ala aali Ibrohim, innaka hamidun majiid. Allahumma baarik ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa baarokta ‘ala Ibrohim wa ‘ala aali Ibrohimm innaka hamidun majiid. Allaahumma inni a’uudzubika min ‘adzaabil qabri wa min ‘adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.

Atau,:

At-tahiyyaatul mubaarakatush shalawaatuth thayyibaatulillaahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaahi. Allohumma solli ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa sollaita ‘alaa aali ibroohim, wa baarik ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa baarokta ‘alaa aali ibroohim, fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid.

Membaca Salam

Nah, itulah pembahasan pembahasan niat shalat syukrul wudhu beserta tata cara pelaksanaannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Manfaat Wudhu Sebelum Tidur Yang Wajib Diketahui Bagi Umat Islam

 

Sebelum melaksanakan ibadah sholat tentu umat muslim dianjurkan untuk melakukan terlebih dahulu. Dimana, wudhu merupakan salah satu syarat yang wajib dikerjakan agar lebih sempurna dalam sholat maupun lainnya. Disamping itu, terdapat pula manfaat, keistimewaan dan keutamaan ketika kita sudah memiliki wudhu. Lantas, apa manfaat ketika kita melakukan wudhu sebelum tidur? Penasaran? Mari kita simak pembahasan manfaat wudhu sebelum tidur yang wajib diketahui bagi umat islam.

Baca Juga: Apakah Menyusui Membatalkan Wudhu? Ini Penjelasan Para Ulama

Wudhu Sebelum Tidur

Wudhu Sebelum Tidur

Sebelum membahas tentang wudhu sebelum tidur, ada berabapa hal yang harus diketahui persoalan daripada wudhu tersebut. Melakukan wudhu tentu sangat penting sekali ketika mau melaksanakan kegiatan ibadah, seperti sholat, membaca al-quran, dzikir dan sebagainya. dimana, wudhu berarti untuk mensucikan diri dari hadats kecil dan najis yang menempel pada kulit.

Selain itu, berwudhu juga sangat bermanfaat untuk aktivitas kehidup sehari-hari. Seperti cotoh ketika ingin tidur. Rasulullah SAW sangat menganjurkan umat muslim untuk wudhu terlebih dahulu sebelum tidur. Dikarenakan, dengan memiliki wudhu disaat mau tidur tentu memiliki banyak manfaat yang telah didapatkan.

Manfaat Wudhu Sebelum Tidur

Manfaat Wudhu Sebelum Tidur Yang Wajib Diketahui Bagi Umat Islam

Berikut ini, beberapa manfaat wudhu sebelum tidur yang dapat diketahui oleh umat muslim, yaitu:

Perasaan Tenang dan Nyaman

Manfaat wudhu sebelum tidur yang pertama adalah mendapatkan perasaan tenang dan nyaman. Jika seseorang ingin tidur malam dan telah melakukan wudhu, maka orang tersebut hatinya akan lebih tenang dan tidurnya sangat nyaman. Sehingga perasaan kedua tersebut membuat tidur lebih nyenyak hingga sampai menjelang subuh.

Selain itu, air wudhu dapat membersihkan wajah dari kotoran yang menempel dan otot didalam tubuh menjadi lebih rileks. Sehingga kualitas tidur akan tetap terjaga dengan baik dan pikiran lebih tenang dari gangguan tertentu.

Wajah Berseri-seri

Wajah berseri-seri termasuk bagian dari manfaat wudhu sebelum tidur. Apabila seorang muslim rajin melakukan wudhu sebelum tidur secara terus menerus, maka air wudhu tersebut akan membekas pada wajah dan tangan. Sehingga, kelak diakhirat nanti wajah orang tersebut akan terlebih lebih bercahaya dan sangat berseri-seri.

Bahkan, Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadits yang menjelaskan tentang wudhu yang dapat menimbulkan wajah menjadi berseri-seri, :

“Sesungguhnya umatku pada hari Kiamat adalah al-ghurr dan al-muhajjalun karena bekas wudhu. Siapa saja yang mampu memanjangkan ghurr-nya maka lakukanlah!,” (HR. Ahmad).

Menjaga Kesehatan Kulit

menjaga kesehatan kulit, Wudhu Sebelum Tidur

Adapun, manfaat wudhu sebelum tidur yang selanjutnya adalah menjaga kesehatan kulit. Ingin memiliki wajah lebih cerah dan bersinar tentu bisa dilakukan dengan berwudhu. Ini tentunya sangat efektif untuk mencegah serangan penyakit dan menjaga kulit kebih bersih.

Dengan demikian, bagi anda yang ingin memiliki wajah lebih bersinar dan segar maka lakukan berwudhu setiap hari baik pada saat mau melaksanakan ibadah sholat atau sebelum tidur. Hal ini bertujuan sangat baik bagi kesehatan kulit wajah.

Baca Juga: 7 Keutamaan Menjaga Wudhu Wajib Diketahui Bagi Umat Islam

Menjaga Daya Tahan Tubuh

Manfaat wudhu sebelum tidur yang berikutnya yaiktu dapat menjaga daya tahan tubuh. seperti yang telah dijelaskan dalam sebuah laman situs tertentu menyatahan bahwa wudhu sangat bermanfaat bagi tubuh agar tetap sehat dan kuat. Dimana, air wudhu dapat membantu meningkatkan rangsangan saraf didalam tubuh yang dapat menjaga daya tahan tubuh sangat kuat.

Oleh sebab itu, kita bisa mencoba melakukan wudhu setiap waktu agar daya tahan tubuh tetap kuat dan kulit wajah lebih bersih.

Diampuni Dosa-dosanya

Selain menjaga daya tahan tubuh, manfaat wudhu sebelum tidur yaitu akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT atas apa yang selama ini telah diperbuat. Disamping itu, orang yang selalu menjaga wudhu akan diangkat derajatnya dan mendapatkan kesabaran yang tak terhingga ketika menghadapi sesuatu yang tidak disenangi.

Rasulullah SAW telah berabda dalam sebuah hadits menjelaskan orang akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT, :

“Maukah kalian aku tunjukkan kepada kalian atas apa yang membuat Allah menghapus kesalahan dan mengangkat derajat?” Para sahabat menjawab, “Tentu, ya Rasul.” Beliau melanjutkan, “Menyempurnakan wudhu di pagi hari yang dingin, bersabar menghadapi perkara yang tidak disenangi, memperbanyak langkah ke masjid, dan menanti salat setelah salat. Itulah ribath,” (HR. Muslim)

Mengatasi Insomnia

Manfaat wudhu sebelum tidur yang terakhir adalah dapat mengatasi insomnia. Melakukan wudhu dapat meningkatkan otot tubuh lebih rilek. Sehingga hati dan pikiran akan lebih tentang dan nyaman serta dapat menjaga tidur lebih nyenyak.

Disamping itu, orang yang selalu menjaga wudhu sebelum tidur, maka otot didalam tubuh tidak menjadi tegang melainkan lebih rilek. Kemudian, akan dijaga oleh Allah SWT dari segala godaan yang akan terus menghampirinya.

Dengan demikian, kita sebagai umat muslim mari membiasakan diri untuk berwudhu terlebih dahulu sebelum tidur, supaya tidur kita lebih nyenyak dan dilindungi oleh Allah SWT.

Nah, itulah pembahasan pembahasan manfaat wudhu sebelum tidur yang wajib diketahui bagi umat islam dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Sebelum Berwudhu Disunnahkan Membaca Apa? Ini Penjelasannya

 

Umat islam tentu harus mengetahui bacaan doa apa yang dapat dibacakan sebelum berwudhu supaya lebih sempurna dalam melakukan wudhu. Seperti yang telah diketahui, bahwa wudhu merupakan salah satu cara membersihkan diri dari hadats kecil maupun najis sebelum mengerjakan ibadah. Apabila, kita tidak hafal bacaan dan tata cara wudhu maka pelaksanaan ibadahnya tidak sah. Oleh sebab itu, sebelum berwudhu disunnahkan membaca apa? Ini penjelasannya.

Wudhu merupakan bagian dari syarat sah wajib yang harus dilakukan didalam sebuah ibadah khususnya menjelankan ibadah sholat. Akan tetapi, sebagai umat muslim masih banyak yang belum tahu bacaan doa dan tata cara wudhu yang dilakukan sesuai ajaran islam.

Maka dari itu, kita sebagai umat muslim tentu diwajibkan hafal bacaan doa wudhu maupun sholat agar ibadahnya lebih sempurna dan terima oleh Allah SWT.

Allah SWT telah berfirman dalam surah A-Maidah ayat 6,:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا قُمۡتُمۡ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغۡسِلُواْ وُجُوهَكُمۡ وَأَيۡدِيَكُمۡ إِلَى ٱلۡمَرَافِقِ وَٱمۡسَحُواْ بِرُءُوسِكُمۡ وَأَرۡجُلَكُمۡ إِلَى ٱلۡكَعۡبَيۡنِۚ وَإِن كُنتُمۡ جُنُبٗا فَٱطَّهَّرُواْۚ وَإِن كُنتُم مَّرۡضَىٰٓ أَوۡ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوۡ جَآءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ ٱلۡغَآئِطِ أَوۡ لَٰمَسۡتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمۡ تَجِدُواْ مَآءٗ فَتَيَمَّمُواْ صَعِيدٗا طَيِّبٗا فَٱمۡسَحُواْ بِوُجُوهِكُمۡ وَأَيۡدِيكُم مِّنۡهُۚ مَا يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيَجۡعَلَ عَلَيۡكُم مِّنۡ حَرَجٖ وَلَٰكِن يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمۡ وَلِيُتِمَّ نِعۡمَتَهُۥ عَلَيۡكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ (المائدة : 6)

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub, maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan debu itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.” (Q.S. Al-Maidah : 6)

Baca Juga: Batalkah Wudhu Jika Bersentuhan Dengan Istri? Ini Penjelasannya

Sebelum Berwudhu Disunnahkan Membaca

Sebelum Berwudhu Disunnahkan Membaca Apa Ini Penjelasannya

Banyak sekali amalan yang dapat dibacakan sebelum berwudhu disunnah membaca kalimat tauhid atau lainnya yang bisa diamalkan. Sehingga, ketika kita mau melakukan wudhu maka tubuh akan menjadi dalam keadaan suci.

Selain itu, amalan bacaan sebelum wudhu menjadikan penyempurna untuk melakukan wudhu lebih apdhal dan tidak bimbang. Mengapa? Sebagian orang masih ragu untuk membaca doa apa yang harus dibaca ketika ingin berwudhu.

Bacaan Sebelum Wudhu

Bacaan Sebelum Wudhu

Ada beberapa amalan doa bacaan sebelum wudhu patut dibaca setelah mengetahui sebelum berwudhu disunnahkan membaca, yaitu:

Membaca Ta’awudz

Sebelum berwudhu disunnahkan membaca ta’awudz. Jadi, ketika anda ingin berwudhu, maka bacaan sebelum wudhu yang pertama adalah membaca ta’awudz seperti dibawah ini:

Latin : “A’udzubillahi minas syaithanir rajim.”

Membaca Basmalah

Selain ta’awudz, sebelum berwudhu disunnahkan membaca basmalah. Ini hal yang menjadi penting sekali harus dilakukan baaan sebelum wudhu,:

Latin: “Bismillahirrahmanirrahim.”

Membaca Tahmid

Adapun, sebelum berwudhu disunnahkan membaca tahmid. Bagi umat muslim tentu sudah hafal bacaan sebelum wudhu ini,:

Latin: “Alhamdulillahi ‘alal Islami wa ni’matihi.”

Artinya: “Segala puji bagi Allah atas Islam dan nikmatnya.”

Membaca Dua Kalimat Syahadat

Kemudian, sebelum berwudhu disunnahkan membaca dua kalima syahat. Bacaan sebelum wudhu dua kalimat syahadat ini, yaitu:

Latin: “Asyhadu an laa ilaaha illallahu, wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullahi.

Artinya: “Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.”

Baca Juga: Apakah Menyusui Membatalkan Wudhu? Ini Penjelasan Para Ulama

Bacaan Niat Wudhu

Bacaan Niat Wudhu

Berikut ini, lafadz doa bacaan niat wudhu yang harus dibacakan ketika sudah tahu bacaan doa sebelum berwudhu disunnahkan membaca apa, yaitu:

Latin: “Nawaitul wudhu a liraf’il hadatsil ashghari fardhan lillahi ta’ala.”

Artinya: “Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardhu karena Allah SWT.”

Tata Cara Wudhu

tata cara wudhu

Sebagai berikut, tata cara wudhu yang anjurkan bagi umat islam sesuai rukun yang telah ditentukan dan sudah tahu doa apa yang dilakukan sebelum berwudhu disunnahkan membaca apa, yaitu:

  • Membaca basmalah
  • Membaca Niat
  • Membasuh kedua tangan
  • Berkumur tiga kali
  • Menghirup air ke dalam hidung tiga kali
  • Membasuh wajah tiga kali
  • Membasuh tangan sampai siku sebanyak tiga kali
  • Mengusap sebagian kulit kepala dengan air sebanyak tiga kali
  • Menyapu seluruh bagian kepala
  • Menyapu kedua telinga tiga kali
  • Membasuh kedua kaki hingga mata kaki sebanyak tiga kali
  • Menghadap kiblat
  • Membaca doa setelah wudhu

Bacaan Doa Setelah Wudhu

Bacaan Doa Setelah Wudhu

Adapun, bacaan doa setelah wudhu yang bisa dibacakan dan hafal doa sebelum berwudhu disunnahkan membaca apa, yaitu:

Latin: “Asyhadu an la ilaha illallahu wahdahu la syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa rasuluhu. Allahummaj’alni minat tawwabina, waj’alni minal mutathahhirina. Waj’alni min ‘badikash shalihin”.

Artinya: “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, tiada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu hamba dan utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci dan jadikanlah aku bagian dari hamba-hamba-Mu yang saleh.”

Nah, itulah pembahasan sebelum berwudhu disunnahkan membaca apa? Ini penjelasannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: 7 Keutamaan Menjaga Wudhu Wajib Diketahui Bagi Umat Islam

 

Rasulullah SAW selalu memberikan contoh kepada umat-Nya tentang anjuran dan amalan ibadah yang harus dijalani. Salah satu contoh anjuran yang telah dicontohkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW adalah menjaga wudhu. Dimana, umat muslim akan melakukan wudhu sebelum mengerjakan sholat lima waktu. Selain itu, umat muslim juga dapat berwudhu pada saat ingin melakukan sesuatu karena wudhu memiliki banyak manfaat, keistimewaan dan keutamaan. Apa saja? Yuk, simak pembahasan 7 keutamaan menjaga wudhu wajib diketahui bagi umat islam.

Baca Juga: Bolehkah Membaca Alquran tanpa Wudhu? Ini Penjelasan Hukumnya

Keutamaan Menjaga Wudhu

Keutamaan Menjaga Wudhu

Keutamaan menjaga wudhu menjadi hal penting bagi umat muslim. Dimana, wudhu bisa dilakukan kapan saja bukan hanya pada saat melaksanakan ibadah sholat fardhu (wajib) dan sunnah saja, tetapi bisa dilakukan ketika ingin membaca al-quran, berdzikir, bepergian dan masih banyak lagi. Tujuan wudhu sendiri yaitu membersihkan diri dari hadats dan najis yang menempel pada kulit.

Maka dari itu, apabila anda ingin bepergian atau membaca Al-quran dan shalat, alangkah baiknya wudhu terlebih dahulu untuk membersihkan diri agar dalam keadaan suci.

Allah SWT telah berfirman dalam surah A-Maidah ayat 6,:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا قُمۡتُمۡ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغۡسِلُواْ وُجُوهَكُمۡ وَأَيۡدِيَكُمۡ إِلَى ٱلۡمَرَافِقِ وَٱمۡسَحُواْ بِرُءُوسِكُمۡ وَأَرۡجُلَكُمۡ إِلَى ٱلۡكَعۡبَيۡنِۚ وَإِن كُنتُمۡ جُنُبٗا فَٱطَّهَّرُواْۚ وَإِن كُنتُم

مَّرۡضَىٰٓ أَوۡ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوۡ جَآءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ ٱلۡغَآئِطِ أَوۡ لَٰمَسۡتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمۡ تَجِدُواْ مَآءٗ فَتَيَمَّمُواْ صَعِيدٗا طَيِّبٗا فَٱمۡسَحُواْ بِوُجُوهِكُمۡ وَأَيۡدِيكُم مِّنۡهُۚ مَا يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيَجۡعَلَ

عَلَيۡكُم مِّنۡ حَرَجٖ وَلَٰكِن يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمۡ وَلِيُتِمَّ نِعۡمَتَهُۥ عَلَيۡكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ (المائدة : 6)

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub, maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan debu itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.” (Q.S. Al-Maidah : 6)

Baca Juga: Batalkah Wudhu Jika Bersentuhan Dengan Istri? Ini Penjelasannya

7 Keutamaan Menjaga Wudhu

7 Keutamaan Menjaga Wudhu Wajib Diketahui Bagi Umat Islam

Berikut ini, 7 keutamaan menjaga wudhu yang harus diketahui oleh umat muslim, yaitu:

Pengampun Dosa dan Pemberi Syafaat

Keutamaan menjaga wudhu yang pertama adalah mendapat pengampunan dosa dan pemberi syafaat. Jika seseorang selalu menjaga wudhu dalam kehidupan sehari-harinya maka orang tersebut akan diampuni atas segala dosa-dosanya oleh Allah SWT dan mendapat syafaat.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban.

“Barangsiapa tidur di malam hari dalam keadaan suci (berwudhu) maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap ‘Ya Allah ampunilah hamba mu si fulan, kerana ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci’.” (HR Ibnu Hibban)

Pembeda Saat Yaumul Hisab

Keutamaan menjaga wudhu yang kedua yaitu akan menjadi seorang pembeda saat yaumul hisab. Jadi, ketika seseorang rajin menjaga wudhu maka tubuhnya yang terkena air wudhu dapat memancarkan cahaya yang tidak bisa dilihat oleh semua orang.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadits dari Abu Harairah RA, :

“Sesungguhnya saudara-saudara kami itu akan datang dalam keadaan putih cemerlang karena wudhu dan aku yang akan membimbing mereka ke telaga.” (HR Muslim)

Tanda Keimanan

tanda keimanan, Keutamaan Menjaga Wudhu

Adapun, keutamaan menjaga wudhu selanjutnya adalah sebagai tanda keimanan. Seperti yang telah disampaikan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadist,: “Bersuci (wudhu’) adalah separuh iman. Alhamdulillah akan memenuhi mizan (timbangan). Subhanallah wal hamdulillah akan memenuhi antara langit dan bumi. Sholat adalah cahaya. Shodaqoh adalah tanda. Kesabaran adalah sinar. Alquran adalah hujjah (pembela) bagimu atau hujatan atasmu. Setiap orang keluar di waktu pagi; maka ada yang menjual dirinya, lalu membebaskannya atau membinasakannya.” (HR Muslim)

Anggota Tubuhnya Bercahaya Saat Kiamat

Keutamaan menjaga wudhu yang berikutnya adalah anggota tubuhnya bercahaya saat kiamat. Dimana, ketika umat muslim selalu rajin berwudhu dan terus menjaganya maka kelak diakhirat nanti, anggota tubuhnya akan bercahaya. Seperti yang telah dijelaskan dalam sebuah hadits, :

“Sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat nanti dalam keadaan dahi, kedua tangan dan kaki mereka bercahaya, karena bekas wudhu.” (HR Bukhari dan Muslim)

Diangkat Derajatnya

Selain itu, keutamaan menjaga wudhu akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT. Rajin beribadah di masjid dan tidak pernah ketinggalan shalat 5 waktu serta menjaga wudhu, maka Allah SWT memberikan derajat yang sangat tinggi bagi umat muslim yang telah menjalankannya.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadits, :

“Menyempurnakan wudhu’ walaupun dalam kondisi sulit, memperbanyak jalan ke masjid, dan menunggu salat setelah salat, maka itulah yang disebut dengan ar ribath.” (HR Muslim)

Lainnya

Adapun, beberapa keutamaan menjaga wudhu lainnya yang akan dapatkan, yaitu:

  • Dikeluarkan Kesalahan dari Badan
  • Diberi Pilihan Cara Masuk ke Surga
  • Melepas Ikatan Setan dari Tidur
  • Mendapat Pahala Saat Tidur
  • Dapat Rumah di Surga
  • Menjadi Perhiasan di Akhirat
  • Didoakan Malaikat

Nah, itulah pembahasan 7 keutamaan menjaga wudhu wajib diketahui bagi umat islam yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Apakah Menyusui Membatalkan Wudhu? Ini Penjelasan Para Ulama