Menunaikan ibadah sholat tentu harus disertai dengan bacaan-bacaannya. Dimana, setiap gerakan yang ada didalam sholat memiliki makna tersendiri. Sehingga orang yang melaksanakan sholat fardu maupun Sunnah mendapat amal untuk bekal diakhir. Adapun, bacaan ruku muhammadiyah, beserta doa sholat lainnya.

Selain kewajiban, mengerjakan sholat wajib maupun Sunnah bukan semata-mata tidak artinya, tetapi kita sedang mencari ridha dari Allah SWT agar hidup dialam dunia dan akhirat nanti mendapat kebaikan dan perlindungan serta dijauhkan dari sifat yang kurang baik. Setiap mengerjakan sholat tentu harus disertai dengan wudhu, niat, takbiratul ihram hingga sampai salam secara ikhlas. Begitupun dengan bacaan ruku muhammadiyah dilakukan dengan tumaninah

Allah SWT telah berfirman dalam surah Al-Bayyinah ayat 5,:

Artinya: Dan tidaklah mereka diperintah melainkan supaya menyembah kepada Allah dengan ikhlas kepada-Nya dalam menjalan agama. QS. Al-Bayinnah:5

Baca Juga: Bacaan Sholat Duduk Antara Dua Sujud Muhammadiyah dan NU

Bacaan Ruku Muhammdiyah

Bacaan Ruku Muhammdiyah

Sebelum membaca badaan ruku muhammadiyah, ada berapa hal yang harus kita ketahui tentang shalat. Sholat adalah tiang agama. Dimana, sholat merupakan amal ibadah paling utama untuk menjaga serta meningkatkan dalam keimanan dan juga ketaqwaan kepada Allah SWT sebagai pencipta alam serta isi didalamnya. Disamping itu, melakukan ibadah sholat menjadi bekal diakhirat nanti ketika kita sudah kembali kepada Allah SWT. Oleh sebab itu, kita sebagai umat muslim harus menjaga sholat 5 waktu (sholat fardu) jangan sampai ditinggalkan agar tidak mendapat siksa dari Allah SWT.

Rasululah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist dari Malik bin Huwairis ra,:

قَا لَ رَسُولٌ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ : صَلٌّوْا كَمَا رَأَيْتٌمٌوْنِي أٌصَلِّيْ

Rasulullah  saw bersabda, “Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku melakukan shalat”

Didalam pelajaran ilmu fiqh bahwanya shalat adalah doa. Ini maksudnya adalah setiap pergerakan sholat doa-doa yang tersusun secara lengkap mulai dari niat, takbir hingga berakhir dengan salam. Oleh karena itu, tujuan tersebut merupakan bagian dari syarat dan rukun sholat yang wajib dibaca oleh umat muslim ketika sedang melaksanakannya.

Dengan melaksanakan sholat dan bacaan ruku muhammadiyah yang lebih sempurna, tentu harus dipahami dalam syarat sah sholat, yaitu beragama islam, baligh, berakal dan bersih dari najis serta suci dari haid dan nifas. Selain itu, tak lupa juga mempelajari dalam rukun sholat yang harus dilakukan.

Tata Cara Bacaan Ruku Muhammadiyah

Bacaan Ruku Muhammadiyah, Beserta Doa Sholat Lainnya

Berikut ini, lafadz doa bacaan ruku muhammadiyah yang dapat dibacakan ketika sholat, yaitu:

سُبْحَانَكَ اللّهم رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللّهم اغْفِرْلِيْ

Latin:”Subhaanakallaahumma rabbanaa wabihamdika Allaahummagh firlii

Artinya: Maha Suci Engkau, ya Allah. Dan dengan memuji Engkau, ya Allah, aku memohon ampun.

Bacaan Sholat Muhammadiyah Lainnya

Bacaan Sholat Muhammadiyah Lainnya

Berikut ini, bacaan sholat muhammadiyah secara lengkap diserta bacaan ruku muhammadiyah, yaitu:

Niat

Bacaan sholat muhammadiyah yang pertama adalah membaca niat didalam hati ikhas karena Allah ta’ala dengan berdiri tegak menghadap kiblat setelah hafal bacaan ruku muhammadiyah.

Membaca Takbiratul Ikhram

Kedua, bacaan sholat muhammadiyah yang termasuk rukun sholat yaitu membaca takbiratul ihram dengan أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan.

Membaca Doa Iftitah

Adapun, bacaan sholat muhamadiyah selanjutnya adalah membaca doa iftitah yang bisa dibacakan dan tahu doa bacaan ruku muhammadiyah, yaitu:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ ، كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الخَطَايَا ، كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ

خَطَايَايَ بِالْمَاءِ ، وَالثَّلْجِ ، وَالبَرَدِ

Latin: “Allahumma baaid baynii wa bayna khotoyaaya kamaa baa’adta baynal masyriqi wal maghrib. Allahumma naqqinii min khotoyaaya kamaa yunaqqots tsaubul abyadhu minad danas. Allahummagh-silnii min khotoyaaya bil maa-iwats tsalji wal barod.”

Baca Juga: Bacaan Sholat Jenazah Muhammadiyah Lengkap

Membaca Al-Fatihah

Selain itu, bacaan sholat muhammadiyah setelah doa ifititah yaitu membaca Al-Fatihah,:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ

عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Ruku’

Bacan sholat muhammadiyah setelah membaca Al-fatihah yaitu rukuk’ dengan Tuma’ninah sambil membaca,:

سُبْحَانَكَ اللّهم رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللّهم اغْفِرْلِيْ

Latin:”Subhaanakallaahumma rabbanaa wabihamdika Allaahummagh firlii

Artinya: Maha Suci Engkau, ya Allah. Dan dengan memuji Engkau, ya Allah, aku memohon ampun.

I’tidal

Berikutnya, bacaan sholat muhammadiyah setelah ruku adalah I’tidal dengan Thuma’ninah sambil baca:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Latin: “Sami’allaahu liman hamidah. Rabbanaa wa lakal hamdu hamdan katsiran thayyiban mubaarokan fiih.”

Artinya: Allah mendengar orang yang memujinya. Ya Tuhanku, bagi Mulah segala puji, pujian yang banyak, baik dan memberkati.

Sujud

Sambil membaca:

سُبْحَانَكَ اللهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللهُمَّ اغْفِرْلِيْ

Latin: “Subhaanakallah humma rabbanaa wa bihamdikallahummaghfirlii.”

Artinya: Maha suci Engkau, Ya Allah, dan dengan memuji kepada Engkau, Ya Allah, aku memohon ampun”

Duduk di antara dua sujud

Bacaan doa ketika duduk diantara dua sujud, setelah hafal bacaan ruku muhammadiyah, yaitu:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Latin: “Rabbighfirlii warhamnii wajburnii wahdinii warzuqnii.”

Artinya: Ya Allah, ampunilah aku, belas kasihanilah aku, cukupilah aku, tunjukilah aku dan berikanlah rezeki kepadaku.

Sujud Kedua

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Latin: “Subhaanakallah humma rabbanaa wa bihamdikallahummaghfirlii.”

Artinya: Maha suci Engkau, Ya Allah, dan dengan memuji kepada Engkau, Ya Allah, aku memohon ampun”

Berdiri, apabila untuk melanjutkan rakaat kedua dan memahami lafadz bacaan ruku muhammadiyah.

Tasyahud awal

Sedangkan untuk bacaan doa tasyahud awal, yaitu:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ للَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ،

كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Latin: “Attahiyyaatu lillaahi washsholawaatu waththoyyibaat. Assalaamu ‘alaika ayyuhannabiyyu warohmatullaahi wabarokaatuh. Assalaamu’alainaa wa’ala ‘ibaadillaahi shshoolihiin. Asyhadu anlaa ilaaha illallaah waasyhadu annamuhammadan ‘abduhu warosuuluh. Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa shollaita ‘ala Ibroohim wa ‘ala aali Ibrohim, innaka hamidun majiid. Allahumma baarik ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa baarokta ‘ala Ibrohim wa ‘ala aali Ibrohimm innaka hamidun majiid.”

Tasyahud akhir

Adapun, bacaan doa tasyahud akhir yaitu:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا

عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ للَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى

آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا

وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّفِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Salam

Bacaan salam pada sholat yaitu:

Ke kanan : السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ke kiri : السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Nah, itulah pembahasan bacaan ruku muhammadiyah, beserta doa sholat lainnya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Iftitah Muhammadiyah, Doa Lengkap Beserta Tata Caranya

 

Didalam melaksanakan shalat subuh terdapat pula shalat Sunnah yang bisa diamalkan. Salah satu yaitu sholat qobliyah subuh. Dimana, umat islam dianjurkan mengerjakan shalat tersebut sebelum melakukan shalat subuh. Lantas, bagaimana dengan bacaan sholatnya? Yuk, simak pembahasan bacaan sholat Sunnah sebelum subuh, beserta niat dan tata caranya secara lengkap.

Baca Juga: Bacaan Dan Niat 2 Rakaat Sebelum Subuh Sesudah Adzan Dan Tata Caranya

Bacaan Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Bacaan Sholat Sunnah Sebelum Subuh, Beserta Niat dan Tata Caranya

Membaca bacaan sholat Sunnah sebelum subuh atau lebih dikenal dan sering disebut sholat qobliyah subuh bisa dibacakan dalam hati. Waktu pelaksanaan sholat qobliyah dilakukan pada saat sebelum menjelang sholat subuh dengan mengerjakan sebanyak atau berjumlah 2 rakaat. Shalat fajar ini maksudnya adalah jamaah bisa menunaikan ibadah shalat qobliyah subuh ketika waktu fajar telah tiba.

Lebih jelasnya, tentang sholat qobliyah yaitu melaksanakan shalat Sunnah 2 rakaat dikerjakan pada waktu saat fajar tiba atau dikenal sebelum mau menunaikan ibadah shalat subuh.

Tata Cara Bacaan Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Tata Cara Bacaan Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Tata cara bacaan sholat Sunnah sebelum subuh memang hampir sama dengan shalat wajib atau Sunnah lainnya. Tetapi, shalat qobliah ini bisa dilakukan dengan waktu yang lebih singkat dan membaca surah pendek. Jangan lupa harus disertai dengan lafad doa niat bacaan sholat Sunnah sebelum subuh. Berikut ini, tata caranya:

Membaca Niat

Takbiratul ihram

Membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan membaca surah dalam Al-Quran

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ اِھْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَـقِيْمَ صِرَاطَ الَّذِيۡنَ اَنۡعَمۡتَ عَلَيۡهِمۡ ۙ غَيۡرِ الۡمَغۡضُوۡبِ

عَلَيۡهِمۡ وَلَا الضَّآلِّيۡنَ

Rukuk

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal dengan tumaninah

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud dengan tumaninah

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat yang kedua

Diakhiri dengan membaca salam

Baca Juga: Contoh Shalat Sunnah Ghairu Muakkad, Beserta Perbedaan Shalat Sunnah Muakkad

Niat Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Berikut ini, bacaan niat sholat sunnah sebelum subuh dan hafal juga lafadz doa bacaan sholat sunnah sebelum subuh, yaitu:

Latin: “Ushalli sunnatas shubhi rak’ataini lillahi ta’ala”.

Artinya: “Aku berniat sholat sunnah sebelum subuh 2 rakaat menghadap ke qiblat karena Allah SWT.”

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Adapun, bacaan dzikir dan doa setelah sholat sunnah sebelum subuh yang bisa dibacakan ketika sudah hafal bacaan sholat sunnah sebelum subuh, yaitu:

Membaca Istigfar

Dzikir dan doa setelah sholat Sunnah sebelum subuh yang pertama membaca istigfar sebanyak 33 kali. Rasulullah SWT telah bersabda didalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ibu Majah:

“Barang siapa membiasakan diri untuk senantiasa beristigfar, Allah akan memberikan jalan keluar di setiap kesulitan, kebahagian dari setiap kesusahan, dan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka,” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).

Doa

Selain itu, dzikir dan doa setelah sholat Sunnah sebelum subuh bisa membaca doa apa saja yang ingin diamalkan seperti membaca doa dibawah ini:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabarakta yaa dzal jalaali wal ikram

Artinya: “Aku memohon ampunan kepada Allah,”. “Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan dan darimu-Mu keselamatan. Maha suci Engkau, wahai tuhan pemilik keagungan dan kemuliaan.”

Setelah itu, juga ada waktu sebelum shalat subuh tiba maka bisa dilanjutkan membaca tahmid, tasbih, takbir hingga membaca alquran.

Keutamaan Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Keutamaan Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Selain bacaan sholat Sunnah sebelum subuh, banyak sekali keistimewaan dalam melaksanakan shalat qobliyah subuh tersebut. Berikut ini keutamaan sholat Sunnah sebelum subuh bagi orang yang menjalankannya, yaitu:

Mendapat Pahala dan Sangat Baik dari Dunia dan Seisinya

Keutamaan sholat Sunnah sebelum subuh yang dapat diperoleh bagi orang yang melaksanakan, yaitu mendapat pahala dan sangat dari dunia dan seisinya. Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Musim dan AT-Tirmidzi, yaitu:

“Dua rakaat (sebelum) fajar (salat Subuh) lebih baik (nilainya) dari dunia dan seisinya.” (HR Muslim dan Tirmidzi). Ini maksudnya bagi umat islam yang selalu melaksanakan ibadah sholat Sunnah qobliyah subuh secara rutin tanpa putus. Selain itu, hadist lain yang memberikan penjelasan tentang keutamaan mengerjakan shalat qobliyah subuh, yaitu:

“Seandainya mereka mengetahui keutamaan yang ada pada salat Isya dan salat Subuh, tentu mereka akan mendatanginya sambil merangkak.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Mengikuti Teladan Rasulullah SAW

Mengikuti teladan Rasulullah SAW termasuk salah satu keutamaan sholat Sunnah sebelum subuh. Dimana, Rasulullah SAW selalu melaksanakan shalat Sunnah ringan sebelum melaksanakan shalat wajib (shalat subuh).

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا سَكَتَ الْمُؤَذِّنُ مِنَ الأَذَانِ لِصَلاَةِ الصُّبْحِ وَبَدَا الصُّبْحُ رَكَعَ رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ تُقَامَ الصَّلاَةُ

Artinya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu diam antara adzannya muadzin hingga salat Subuh. Sebelum salat Subuh dimulai, beliau dahului dengan 2 rakaat ringan,” (HR. Bukhari no. 618 dan Muslim no. 723).

Menutup Kekurangan Shalat

Adapun, keutamaan sholat Sunnah sebelum subuh yang didapatkan kepada orang yang menunaikan, yaitu dapat menutup kekurangan shalat.

Balasan Rumah di Surga

Selain itu, keutamaan sholat Sunnah sebelum subuh yaitu Allah akan memberi balasan rumah di surga.

Nah, itulah pembahasan bacaan sholat Sunnah sebelum subuh, beserta niat dan tata caranya secara lengkap yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: 5 Keutamaan Sholat Qobliyah Subuh Beserta Niatnya, Ibadah Sunnah yang Mulia

 

Sholat adalah tiang agama. Selain itu, sholat merupakan salah satu rukun islam yang ke 2 wajib atau harus ditunaikan bagi umat muslim. Dimana, umat islam diwajibkan untuk mengerjakan sholat lima waktu yang dapat dilakukan sesuai waktu yang telah ditentukan. Apabila, seseorang lupa belum sholat atau sedang dalam perjalanan, maka mereka bisa melaksanakan sholat dengan cara di jamak. Lantas, bagaimana cara menjamak sholat tersebut? Yuk, simak pembahasan sholat yang bisa di jamak, beserta niat dan tata caranya.

Baca Juga: Tata Cara Menjamak Shalat Dhuhur Diwaktu Ashar Karena Ketiduran

Sholat yang Bisa di Jamak

Sholat yang Bisa di Jamak

Sebelum membahas tentang sholat yang bisa di jamak, ada beberapa hal yang diketahui oleh umat muslim tentang sholat tersebut. Sholat jamak adalah pelaksanakan mengerjakan 2 sholat wajib yang dapat dilakukan dalam satu waktu tertentu. Sholat jamak terbagi menjadi 2 bagian, diantaranya jamak takdim dan jamak takhir.

Jadi, arti sholat yang bisa di jamak adalah menggabungkan antara kedua sholat yang jumlah rakaat itu dalam satu waktu. Dimana, dalam penggabungan kedua sholat tersebut tidak diselingi dengan bacaan dzikir melainkan melangsungkan mengerjakan sholat berikutnya. Umat islam dapat menggabungkan (jamak) shalat fardhu pada saat kondisi tertentu. Hal ini bertujuan untuk selalu tetap menjalankan ibadah kepada Allah SWT.

Allah SWT telah berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 286,

Artinya: “Allah tidak membebani satu jiwa kecuali sebatas kemampuannya”.

Sholat yang bisa di jamak diantaranya sholat dhuhur, ashar, maghrib dan isya. Waktu pelaksanaan sholat jamak dilakukan ketika sedang bepergian jarak jauh yang dapat melewati waktu sholat tertentu.

Jenis Sholat Jamak

Sholat yang Bisa di Jamak, Beserta Niat dan Tata Caranya

Ada 2 jenis sholat jamak yang dapat dilakukan umat muslim pada waktu yang telah ditentukan, yaitu:

Jamak Taqdim

Sholat yang bisa di jamak taqdim dilaksanakan pada awal waktu sholat fardhu. Dimana, seseorang akan menggabungkan dua sholat fardhu dalam satu waktu. Adapun, contoh sholat yang bisa di jamak taqdim yaitu sholat dhuhur dan ashar dilakukan pada waktu dhuhur. Maka caranya harus mengerjakan sholat dhuhur terlebih dahulu sebanyak empat rakaat hingga diakhiri dengan salam. Kemudian dilanjutnya mengerjakan sholat ashar dilakukan sebanyak empat rakaat.

Sedangkan cara mengerjakan sholat jamak dan qashar, maka proses pelaksanaan sholat dilakukan secara ringkas sebanyak 2 rakaat terlebih dahulu sampai salam. Lalu, melanjutkan sholat kedua dengan jumah 2 rakaat juga.

Jamak Takhir

Sholat yang bisa di jamak takhir adalah menggabungkan dua sholat dengan waktu yang telah ditentukan pada waktu sholat fardhu. Contoh sholat jamak takhir dhuhur dan ashar dilakukan pada waktu ashar. Caranya pun sama, dimana anda harus mengerjakan sholat ashar terlebih dahulu sebanyak empat rakaat dan dilanjutkan mengerjakan sholat dhuhur sebanyak 4 rakaat. Begitupun dengan jamak dan qashar pelaksanannya pun sama meringkas dari jumlah rakaat.

Selain itu, contoh shalat jamak takhir maghrib dan isya dikerjakan pada waktu isya. Maka proses dalam pengerjaannya yaitu melaksanakan sholat isya sebanyak empat rakaat hingga salam dan dilanjutkan melakukan sholat maghrib 3 rakaat.

Baca Juga: Tata Cara Sholat Jamak Takhir Maghrib dan Isya di Waktu Isya Lengkap Bacaan Niatnya

Niat Sholat yang Bisa di Jamak Taqdim

Niat Sholat yang Bisa di Jamak Taqdim

Sebagai berikut, lafadz doa bacaan niat sholat yang bisa di jamak taqdim, yaitu:

Niat Sholat Jamak Taqdim Dhuhur dan Ashar di Waktu Dhuhur

Latin: “ Ushollii fardlozh zhuhri araba rakaatin majmuuanmaalashri jama taqdiimin adaa-an lillahi ta’ala

Artinya, saya niat sholat fardhu dhuhur 4 rakaat yang dijama dengan Ashar, dengan jamak taqdim, fardu karena Allah Ta’ala.”

Ketika sholat dhuhur telah selesai, maka dilanjutkan mengejarkan sholat ashar.

Niat Sholat Jamak Taqdim Maghrib dan Isya di Waktu Maghrib

Latin: “ Ushollii fardlozh maghribi thalaatha rakaatin majmuuan maal isyaa jama tawdiimin adaan lillahi ta’ala”.

Artinya: “niat sholat maghrib 3 rakaat yang dijama dengan isyak, dengan jamak taqdim, fardu karena Allah Taaala.”

Setelah selesai salat maghrib, langsung dilanjut salat isya dengan bacaan niat:

Latin: “ Usholli fardlozh isyaa araba rakaatin majmuuan maal maghribi jama taqdiimin adaan lillahi ta’ala”.

Artinya: “niat sholat isya rakaat dijamak dengan Magrib, dengan jamak taqdim, fardhu karena Allah Taaala.”

Niat Sholat yang Bisa Di Jamak Takhir

Sedangkan, bacaan niat sholat yang bisa di jamak takhir, yaitu:

Niat Sholat Jamak Takhir Ashar dan Zuhur di waktu Ashar

Latin: “Ushollii fardlozh ashri araba rakaatin majmuuan bi ashri jama takhiirin lillahi ta’ala

Artinya: niat sholat fardhu dhuhur empat rakaat di jamak bersama ashar dengan jama takhir karena Allah ta’ala.

Niat Sholat Jamak Takhir Maghrib dan Isya

Latin: “ Ushollii fardlozh maghribi tsalaasa rakaatin majmuuan bi isyaa jama takhiirin lillahi ta’ala.

Artinya : “niat sholat fardlu Maghrib tiga rakaat dijama bersama Isya dengan jama takhir karena Allah Taala.”

Nah, itulah pembahasan sholat yang bisa di jamak, beserta niat dan tata caranya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Perbedaan Jamak dan Qashar, Lengkap Bacaan Doa Niatnya

 

Melaksanakan sholat lima waktu merupakan kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan oleh umat muslim selama hidup di dunia. Ibadah sholat adalah tiang agama dan termasuk dari salah satu rukun islam yang ke 2. Disamping itu, terdapat pula sholat yang sangat dianjurkan bagi umat muslim yaitu shalat sunnah. Penasaran? Yuk, simak pembahasan 5 keutamaan sholat qobliyah subuh beserta niatnya, ibadah sunnah yang mulia.

Baca Juga: Shalat Sunnah Muakkad, Bacaan Niat, Tata Cara Lengkap Beserta Contohnya

Keutamaan Sholat Qobliyah Subuh

Keutamaan Sholat Qobliyah Subuh

Banyak sekali keutamaan sholat qobliyah subuh yang akan didapatkan bagi seseorang yang sering menjalankannya. Walaupun sholat 5 waktu sangat penting, tetapi shalat sunnah rawatib pun sangat dianjurkan untuk mendapatkan pahala bekal kelak diakhirat nanti.

Salah satu sholat sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan oleh umat muslim adalah sholat sunnah sebelum subuh alias qobliyah subuh. Ini termasuk salah satu shalat sunnah rawatib yang dapat dilakukan sebelum melaksanakan shalat fardhu subuh. Dalam mengerjakan shalat sunnah qobliyah subuh tentu memiliki manfaat dan keistimewaan tersebut seperti yang telah dijelaskan dalam sebuah hadist dibawah ini.

Artinya: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah menjaga shalat sunnah yang lebih daripada menjaga shalat sunnah dua raka’at sebelum Shubuh” (HR. Muslim).

5 Keutamaan Sholat Qobliyah Subuh

5 Keutamaan Sholat Qobliyah Subuh Beserta Niatnya, Ibadah Sunnah yang Mulia

Berikut ini, 5 keutamaan sholat qobliyah subuh bagi orang yang menjalankan, yaitu:

Mendapat Pahala dan Sangat Baik dari Dunia dan Seisinya

Keutamaan sholat qobliyah subuh yang dapat diperoleh bagi orang yang melaksanakan, yaitu mendapat pahala dan sangat dari dunia dan seisinya. Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Musim dan AT-Tirmidzi, yaitu:

“Dua rakaat (sebelum) fajar (salat Subuh) lebih baik (nilainya) dari dunia dan seisinya.” (HR Muslim dan Tirmidzi). Ini maksudnya bagi umat islam yang selalu melaksanakan ibadah sholat Sunnah qobliyah subuh secara rutin tanpa putus. Selain itu, hadist lain yang memberikan penjelasan tentang keutamaan mengerjakan shalat qobliyah subuh, yaitu:

“Seandainya mereka mengetahui keutamaan yang ada pada salat Isya dan salat Subuh, tentu mereka akan mendatanginya sambil merangkak.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Mengikuti Teladan Rasulullah SAW

Mengikuti teladan Rasulullah SAW termasuk salah satu keutamaan sholat qobliyah subuh. Dimana, Rasulullah SAW selalu melaksanakan shalat Sunnah ringan sebelum melaksanakan shalat wajib (shalat subuh).

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا سَكَتَ الْمُؤَذِّنُ مِنَ الأَذَانِ لِصَلاَةِ الصُّبْحِ وَبَدَا الصُّبْحُ رَكَعَ رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ تُقَامَ الصَّلاَةُ

Artinya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu diam antara adzannya muadzin hingga salat Subuh. Sebelum salat Subuh dimulai, beliau dahului dengan 2 rakaat ringan,” (HR. Bukhari no. 618 dan Muslim no. 723).

Menutup Kekurangan Shalat

Adapun, keutamaan sholat qobliyah subuh yang didapatkan kepada orang yang menunaikan, yaitu dapat menutup kekurangan shalat.

Balasan Rumah di Surga

Selain itu, keutamaan sholat qobliyah subuh yaitu Allah akan memberi balasan rumah di surga.

Baca Juga: Bacaan Dan Niat 2 Rakaat Sebelum Subuh Sesudah Adzan Dan Tata Caranya

Bacaan Niat Sholat Qobliyah Subuh

Sebagai berikut, lafadz doa bacaan niat sholat qobloyah subuh yang dapat dibacakan setelah tahu semua keutamaan sholat qobliyah subuh, yaitu:

اُصَلِّيْ سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin“Ushalli sunnatas shubhi rak’ataini lillahi ta’ala”.

Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunah subuh 2 rakaat karena Allah SWT.”

Tata Cara Sholat Qobliyah Subuh

Tata cara sholat qobliyah subuh memang hampir sama dengan shalat wajib atau Sunnah lainnya. Tetapi, shalat qobliah ini bisa dilakukan dengan waktu yang lebih singkat dan membaca surah pendek. Jangan lupa harus disertai dengan keutamaan sholat qobliyah subuh. Berikut ini, tata caranyanya:

  • Membaca Niat
  • Takbiratul ihram
  • Membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan membaca surah dalam Al-Quran
  • Rukuk
  • Iktidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua rakaat pertama
  • Berdiri dan mengerjakan rakaat kedua caranya sama seperti rakaat pertama hingga sujud kedua
  • Duduk tasyahud
  • Mengucapkan salam

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Qobliyah Subuh

Adapun, bacaan dzikir dan doa setelah sholat qobliyah subuh yang dapat dibacakan ketika mengetahui segala keutamaan sholat qobliyah subuh, yaitu:

Membaca Istigfar

Dzikir dan doa setelah sholat qobliyah subuh yang pertama membaca istigfar sebanyak 33 kali. Rasulullah SWT telah bersabda didalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ibu Majah:

“Barang siapa membiasakan diri untuk senantiasa beristigfar, Allah akan memberikan jalan keluar di setiap kesulitan, kebahagian dari setiap kesusahan, dan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka,” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).

Doa

Selain itu, dzikir dan doa setelah sholat qobliyah subuh bisa membaca doa apa saja yang ingin diamalkan seperti membaca doa dibawah ini:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

Latin”Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabarakta yaa dzal jalaali wal ikram

Artinya: “Aku memohon ampunan kepada Allah,”. “Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan dan darimu-Mu keselamatan. Maha suci Engkau, wahai tuhan pemilik keagungan dan kemuliaan.”

Setelah itu, juga ada waktu sebelum shalat subuh tiba maka bisa dilanjutkan membaca tahmid, tasbih, takbir hingga membaca alquran.

Nah, itulah pembahasan 5 keutamaan sholat qobliyah subuh beserta niatnya, ibadah sunnah yang mulia yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Contoh Shalat Sunnah Ghairu Muakkad, Beserta Perbedaan Shalat Sunnah Muakkad

 

Sholat isya merupakan salah satu shalat wajib yang memiliki waktu sangat panjang. Terkadang, banyak sekali orang yang mengerjakan sholat isya pada pertengahan malam akibat ada halangan tertentu. Hal ini membuat umat muslim yang awam sering memiliki pertanyaan persoalan tentang mengerjakan sholat isya ketika dilakukan pada pertengahan malam tersebut. Maka dari itu, pembahasan kali ini yaitu bolehkah sholat isya jam 3 pagi karena ketiduran? Ini penjelasannya.

Baca Juga: Sholat Sunnah Sebelum Subuh Dilakukan Sebelum Adzan atau Selepas Azan

Bolehkah Sholat Isya Jam 3 Pagi

Bolehkah Sholat Isya Jam 3 Pagi Karena Ketiduran Ini Penjelasannya

Menjawab pertanyaan seputar bolehkah sholat isya jam 3 pagi tentu harus didasari dengan pemahaman dalam batas waktu shalat isya tersebut. Sehingga, akan lebih mudah untuk menjawab persoalan perihal sholat isya yang dilakukan pada jam 3 pagi ini. Apalagi, banyak sekali buku-buku panduan sholat yang telah menyediakan pembahasan sholat isya secara lengkap yang dapat dipelajari bagi umat muslim.

Melansir dari buku fiqh menyatakan bahwa batas waktu pelaksanaan sholat isya dilakukan setelah akhir dari waktu maghrib sampai terbit fajar shodiq. Dimana, waktu fajar ini ketika sudah terlihat cahaya yang menyebar seluruh alam yang menjadi tanda akan masuknya waktu subuh.

Namun, beberapa pendapat dari para ulama batasan akhir sholat isya yaitu di sepertiga malam karena waktu mukhtar, bolehkah sholat isya jam 3 pagi. Di dalam sebuah hadist yang diriwiyatkan oleh Aisyah ra penjelasan batasan sholat isya,

“ Aisyah ra berkata bahwa Rasulullah SAW menunda sholat Isya hingga lewat tengah malam. Kemudian beliau keluar dan melakukan sholat. Lalu Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya itu adalah waktunya, seandainya aku tidak memberatkan umatku.” (HR. Muslim).

Ketika seseorang yang melaksanakan sholat tahajud secara rutin, mungkin mereka sudah terbiasa selalu melakukan sholat isya di pertengahan malam demi bisa mengerjakan shalat tahajud. Jadi, pada saat seseorang ingin sholat tahajud, tiba-tiba dimalam hari ketiduran dan belum sholat isya, maka setelah waktu sepertiga malam mereka bangungmengerjakan sholat isya dan dilanjutkan shalat tahajud.

Bacaan Niat Sholat Isya

Bacaan Niat Sholat Isya

Setelah mengetahui jawaban bolehkah sholat isya jam 3 pagi, tentu anda harus hafal bacaan niat sholat isya,:

Sendiri

Bacaan niat sholat isya sendiri (munfarid) baik di rumah maupun masjid ketika telah memahami sebuah penjelasan bolehkah sholat isya jam 3 pagi:

أُصَلِّى فَرْضَ العِشَاء ِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى.

Latin: “Ushallii fardhal Isyaa’i arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an lilaahi ta’aalaa

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan salat fardhu Isya sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.”

Berjamaah

Sedangkan, bacaan niat sholat isya berjamaah baik jadi imam atau makmum, bolehkah sholat isya jam 3 pagi, yaitu:

Imam

Bacaan niat sholat isya jadi imam, bolehkah sholat isya jam 3 pagi, yaitu:

أُصَلِّي فَرْضَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لِلهِ تَعَالَ

Latin: “Ushalliy fardhal-isyaa-I arba’a raka’atin mustaqbilal-qiblati adaa-an imaman lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku berniat sholat fardhu Isya empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Makmum

Adapun, bacaan niat sholat isya untuk makmum, bolehkah sholat isya jam 3 pagi, yaitu:

أُصَلِّي فَرْضَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Latin: “Ushalliy fardhal-isyaa-I arba’a raka’atin mustaqbilal-qiblati adaa-an ma’muman lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku berniat sholat fardhu Isya empat rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Jama Takhir Maghrib dan Isya di Waktu Isya Berapa Rakaat

Tata Cara Sholat Isya

Tata Cara Sholat Tarawih

Setelah membaca pembahasan bolehkan sholat isya jam 3 pagi, tak salahnya kita sebagai umat muslim belajar juga tatacaranya. Sebagai berikut, tata cara sholat isya, yaitu:

Membaca niat seperti diatas

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي

مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud awal

Bacaan doa tasyahud awal dibaca:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

Atau:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ

اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Berdiri kembali mengerjakaan rakaat ketiga dan keempat caranya sama seperti diatas, hingga

Tasyahud Akhir dengan membaca sama seperti di tasyahud pertama

Membaca Salam

Nah, itulah pembahasan bolehkan sholat isya jam 3 pagi karena ketiduran? Ini penjelasannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Niat Sholat Qobliyah Isya dan Ba’diyah Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

 

Mengerjakan shalat istikharah merupakan salah satu cara memohon pertolongan kepada Allah SWT untuk memberikan jalan yang terbaik disetiap mengambil keputusan dalam segala persoalan. Dengan begitu, ketika sudah ada jawabannya maka kita akan memberikan kebutuhan yang tepat dan berada didalam ridha Allah SWT. Namun, ternyata ada waktu tertentu yang tidak boleh mengerjakan sholat istikhoroh. Penasaran? Yuk, simak pembahasan waktu yang dilarang untuk shalat istikharah, bacaan niat, tata cara dan waktu terbaik.

Shalat istikharah adalah ibadah shalat sunnah yang dapat dikerjakan pada malam hari sebanyak paling sedikir 2 rakaat. Tujuan mengerjakan sholat istikharah ini adalah meminta pertolongan Allah SWT untuk memberikan jawaban didalam mengambil keputusan didalam 2 pilihan yang sedang dihadapinya agar lebih tepat dalam menjalankannya.

Rasulullah SAW telah bersabda salam sebuah hadist,

“Rasulullah SAW mengajari para sahabatnya untuk sholat istikharah dalam setiap urusan sebagaimana beliau mengajari surat dari Al-Qur’an. Beliau berkata: “Jika salah seorang di antara kalian berniat dalam suatu urusan, maka lakukanlah shalat dua rakaat yang bukan shalat wajib, kemudian berdoalah,” (HR Bukhari)

Waktu pelaksanakan sholat istikharah bisa dilakukan kapan saja seperti pagi, siang hingga malam hari. Akan tetapi, ada beberapa waktu yang dilarang untuk shalat istikharah.

Baca Juga: Bacaan Niat Mandi Taubat Nasuha dan Tata caranya

Waktu yang Dilarang Untuk Shalat Istikharah

Waktu yang Dilarang Untuk Shalat Istikharah, Bacaan Niat, Tata Cara dan Waktu Terbaik

Melansir dari berbagai sumber menyatakan bahwa terdapat beberapa waktu yang dilarang untuk shalat istikharah yaitu setelah sholat subuh hingga menjelang terbit matahari, ketika matahari sudah berada ditengah, waktu ashar sampai menjelang waktu terbenam matahari.

Sedangkan, waktu terbaik untuk sholat istikharah yang sangat dianjurkan adalah dilakukan pada waktu sepertiga malam hingga menjelang waktu subuh, antara adzan dan iqomah, pada akhir shalat fardhu, ketika malam lailatul qadar dan turun hujan.

Niat Shalat Istikharah

Niat Shalat Istikharah

Berikut ini, lafadz bacaan niat shalat istikharah setelah mengetahui waktu yang dilarang untuk shalat istikharah, yaitu:

أصلى سنة الإستخارة ركعتين لله تعالى

Latin: “Ussholli sunnatan istikhoroti rak’ataini lillahi ta’ala

Artinya: Saya berniat sholat sunnah istikharah dua rakaat karena Allah Ta’ala

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Hajat 2 Rakaat Sendiri di Rumah

Tata Cara Shalat Istikharah

Tata Cara Shalat Istikharah

Sebagai berikut, urutan didalam tata cara shalat istikharah pada saat mengetahui waktu yang dilarang untuk shalat istikharah,

Membaca Niat

Takbiratul ihram اللهُ أكْبَرُ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca doa iftitah

Membaca Alfatihah dan dilanjutkan membaca surah dalam Al-Quran. Surah yang bisa dibaca para rakaat pertama mengerjakan sholat tahajud yaitu Al-kafirun. Sedangkan, pada rakaat kedua bisa membaca surah Al-Ikhlas.

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga tasyahud,

Tasyahud Akhir

Salam

Doa Setelah Shalat Istikharah

Adapun, bacaan doa setelah shalat istikharah yang dapat dibacakan ketika mengerjakan sholat sunnah istikharah di waktu yang dilarang untuk shalat istikharah seperti dibawah ini.

Latin: “ Allahumma inni astakhiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyub. Allahumma fa-in kunta ta’lamu hadzal amro (menyebutkan persoalannya) khoiron lii fii ‘aajili amrii wa aajilih (aw fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii) faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi.Allahumma in kunta ta’lamu annahu syarrun lii fii diini wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii (fii ‘aajili amri wa aajilih) fash-rifnii ‘anhu, waqdur liil khoiro haitsu kaana tsumma rodh-dhinii bih.”

Artinya:

” Ya Allah, sesungguhnya, aku memohon kebaikan kepada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon kemampuan kepada-Mu dengan kekuasaan-Mu dan aku memohon kepada-Mu dari anugerah-Mu yang Agung. Sesungguhnya, Engkau Mahakuasa sedang aku tidak kuasa, Engkau Maha Tahu sedang aku tidak mengetahui, Engkaulah Dzat yang Maha Mengetahui perkara yang gaib.

Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (menyebutkan persoalannya) adalah baik bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akhir urusanku, maka tentukanlah untukku, mudahkanlah jalannya dan berkahilah aku di dalamnya.

Dan apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini adalah buruk bagiku dalam agamaku, kehidupanku dan akhir urusanku, maka jauhkanlah ia dariku dan jauhkanlah diriku darinya, tentukanlah untukku apapun yang terbaik, kemudian jadikanlah aku ridha dengannya.”

Nah, itulah pembahasan waktu yang dilarang untuk shalat istikharah, bacaan niat, tata cara dan waktu terbaik yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tata Cara Sholat Istikhoroh yang Benar dan Mustajab

 

Apakan anda sedang mencari informasi tentang sholat awwabin? Nah, jika anda saat ini lagi belajar atau mencari informasi pembahasan apa itu sholat awwabin untuk tugas sekolah maupun kampus kuliah, atau ingin mengamalkannya, maka anda sangat tepat datang ke pembahasan ini. Mari kita simak info atau pembahasan sholat sunnah awwabin, niat, bacaan dan tata caranya.

Baca Juga: Tata Cara Salat Jumat dari Awal sampai Akhir Beserta Bacaan Doa Niatnya

Sholat Sunnah Awwabin

Sholat Sunnah Awwabin Niat, Bacaan, dan Tata Caranya

Sholat sunnah awwabin adalah salah satu sholat sunnah yang dapat dikerjakan oleh umat islam dengan tujuan untuk memperbaiki dalam perilaku dan kehidupan serta bertaubat kepada Allah SWT.  Sholat sunnah ini lebih dikenal atau sering disebut sholat ghaflah. Nama sholat sunnah ini memang jarang diketahui oleh sebagian umat muslim. Dikarenakan alaman sholat sunnah tersebut terdengarnya sangat asing, tetapi sholat awwabin memang ada.

Waktu Sholat Sunnah Awwabin

Waktu sholat sunnah awwabin atau sholat ghaflah dilaksanakan selesai habis sholat maghrib hingga sampai isya. Selain itu, sholat sunnah awwabin dikerjakan atau dilakukan sebanyak 2 rakaat. Namun, apabila ingin mendapatkan pahala, maka bisa dikerjakan sebanyak 20 rakaat. Sehingga, anda akan mendapatkan keutamaan sholat awwabin tersebut.

Niat Sholat Sunnah Awwabin

Niat Sholat Sunnah Awwabin

Adapun, lafadz bacaan niat sholat sunnah awwabin yang dapat diamalkan, yaitu:

اُصَلِّى سُنَّةً الأَوَّابِينَ رَكَعَتَيْنِ ِللهِ تَعَالَى

Latin: “Ushalli sunnatal awwabiina rak’ataini lillahi ta’aalaa

Artinya : “Aku niat shalat sunah awwabin dua rakaat karena Allah ta’ala”.

Baca Juga: Berzinah Tapi Sholat, Apakah Diampuni Allah SWT? Ini Penjelasannya

Tata Cara Sholat Sunnah Awwabin

Tata Cara Sholat Sunnah Awwabin

Berikut ini, urutan tata cara sholat sunnah awwabin yang dilakukan sebanyak 2 rakaat, yaitu:

Membaca Niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ إِنَّ صَلاَتِيْ

وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Sedangkan doa iftitah dibaca oleh Muhammadiyah:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ

بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca Surah Al Fatihah dilanjutkan membaca surah dalam Al-Quran,

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ

عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri melakukan rakaat kedua, caranya sama seperti diatas hingga..

Tasyahud Akhir

لتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا

عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ للَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى

آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا

وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّفِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Latin: “Attahiyyaatu lillaahi washsholawaatu waththoyyibaat. Assalaamu ‘alaika ayyuhannabiyyu warohmatullaahi wabarokaatuh. Assalaamu’alainaa wa’ala ‘ibaadillaahi shshoolihiin. Asyhadu anlaa ilaaha illallaah waasyhadu annamuhammadan ‘abduhu warosuuluh. Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa shollaita ‘ala Ibroohim wa ‘ala aali Ibrohim, innaka hamidun majiid. Allahumma baarik ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa baarokta ‘ala Ibrohim wa ‘ala aali Ibrohimm innaka hamidun majiid. Allaahumma inni a’uudzubika min ‘adzaabil qabri wa min ‘adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.”

Atau:

Latin: “At-tahiyyaatul mubaarakatush shalawaatuth thayyibaatulillaahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaahi. Allohumma solli ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa sollaita ‘alaa aali ibroohim, wa baarik ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa baarokta ‘alaa aali ibroohim, fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid.”

Salam

Anjuran Sholat Sunnah Awwabin

Walaupun dikerjakan hanya 2 rakaat, ada bagus apabila anda mengerjakan sholat awwabin sebanyak 6 rakaat. Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist,

Artinya: “Barangsiapa melakukan shalat sunnah enam rakaat setelah shalat Maghrib dan di antara shalat-shalat itu tidak berkata dengan kata-kata yang buruk, maka shalatnya sebanding ibadah dua belas tahun.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Keutamaan sholat sunnah awwabin memiliki banyak manfaatnya. Dimana, anda bisa membaca amalan lain untuk bertaubat kepada Allah SWT, seperti mengerjakan sholat, membaca istighfar dan membaca doa lainnya.

Nah, itulah pembahasan sholat sunnah awwabin, niat, bacaan dan tata caranya dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: 7 Keajaiban Sholat Tahajud 7 hari 7 Malam Berturut-turut

 

Mengerjakan sholat sunnah tahajud tentu memiliki banyak keutamaan yang didapatkan. Terlebih dari itu, sholat tahajud merupakan salah satu ibadah sholat sunnah yang paling dianjurkan untuk dikerjakan oleh umat islam seperti yang telah dicontohkan oleh Baginda Rasulullah SAW. Lantas, apa keajaiban jika melakukan sholat tahajud? Yuk, simak 7 pembahasan keajaiban sholat tahajud 7 hari 7 malam berturut-turut yang tak disangka-sangka.

Baca Juga: Sholat Hajat Dulu atau Tahajud Dulu? Ini Jawabannya

Keajaiban Sholat Tahajud 7 Hari 7 Malam

Keajaiban Sholat Tahajud 7 Hari 7 Malam

Melaksanakan sholat tahajud memang dilakukan secara ikhlas karena Allah Ta’ala jangan ingin diketahui banyak orang dalam artian bersifat riya. Mengapa? Sebab, ketika ingin melakukan ibadah secara ikhlas maka Allah SWT akan memberikan ganjaran yang tak disangka-sangka. Seperti halnya keajaiban sholat tahajud 7 hari 7 malam tersebut.

Disamping, sholat tahajud tentu kita harus melakukan ibadah sunnah lainnya, seperti berdzikir, berdoa, membaca Al-Quran dan bersedekah. Sehingga hidup kita akan lebih tenang, nyaman dan bahagia serta rezeki sangat lancar.

7 Keajaiban Sholat Tahajud 7 Hari 7 Malam

7 Keajaiban Sholat Tahajud 7 hari 7 Malam Berturut-turut

Berikut ini, beberapa keajaiban sholat tahajud 7 hari 7 malam yang dilakukan secara terus menerus, yaitu:

Sholat Sunnah Paling Utama

Keajaiban sholat tahajud 7 hari 7 malam yang pertama adalah sholat sunnah paling utama yang dapat di kerjakan pada waktu sepertiga malam. Walaupun, sebetulnya banyak sekali sholat sunnah yang bisa kita lakukan, namun sholat tahajud memiliki banyak keutamaan yang sangat besar. Sehingga tak heran jika banyak sekali umat muslim yang mengerjakan sholat tahajud tiap hari.

Sholat tahajud adalah ibadah sholat sunnah yang dapat dilakukan pada waktu sepertiga malam didirikan sebanyak 11 rakaat maupun 23 rakaat. Banyak sekali umat muslim yang telah merasakan keajaiban telah didapatkan setelah mengerjakan sholat tahajud terus menerus, seperti hajatnya terkabulkan, rezeki lancar, hidup lebih nyaman dan mendapatkan keberkahan dunia dan akhirat dan sebagainya.

Mendapatkan Kemuliaan Di Dunia Dan Akhirat

Mendapatkan kemuliaan di dunia dan akhirat merupakan salah satu keajaiban sholat tahajud 7 hari 7 malam yang dilakukan berturut-turut. Melakukan sholat sunnah tahajud secara ikhlas maka Allah SWT akan melindungi dan memberikan kebahagiaan duni dan akhirat. Oleh sebab itu, jika anda sering gelisah atau hidup tidak tenang, maka segera lakukan mengerjakan sholat tahajud walaupun hanya 2 rakaat saja.

Disamping itu, tentu kita akan terbiasa melaksanakan sholat tahajud setiap hari tanpa rasa lelah maupun malas. Bahkan, ketika kita ketiduran hingga tidak melakukan sholat tahajud, terkadang hati kita menjadi resah dan merasa menyesal. Mengapa? Karena kita sudah terbiasa selalu mengerjakan sholat tahajud setiap hari yang menjadi kebiasaan.

Terkabulkan Doa

Adapun, keajaiban sholat tahajud 7 hari 7 malam yang berikutnya adalah mudah terkabulkan doa-doa yang telah dipanjatkan. Penjelasan tersebut tentunya sudah disampaikan dalam sebuah hadist maupun Al-Quran. Dengan demikian, apabila kita memiliki banyak dosa atau sedang memiliki keinginan, maka segera lakukan mengerjakan sholat tahajud secara terus menerus.

Dengan menjalankan ibadah sholat sunnah tahajud tentu dapat membersihkan dan memperbaiki diri atas apa yang telah dibuatnya. Selain itu, melakukan sholat tahajud dapat mencegah perbuatan dosa dan maksiat seperti mengasah limu ma’rifat.

Mencegah Perbuatan Dosa

Mencegah Perbuatan Dosa, keajaiban sholat tahajud

Keajaiban sholat tahajud 7 hari 7 malam selanjutnya yaitu dapat mencegah perbuatan dosa agar tidak terulang kembali. Sholat tahajud mampu memberikan dampak pada tubuh dan kehidupan sehari- hari dengan muhasabah yang telah dilakukan untuk mencegah melakukan perbuatan yang menimbulkan dosa besar.

Biasanya, orang yang selalu rajin mengerjakan sholat tahajud maka akan selalu berhati-hati dalam segala perbuatan dikarenakan selalu ingat kepada Allah SWT. Selain itu, akan terlindungi dari orang yang jahat dan marabahaya lainnya.

Baca Juga: Waktu Terbaik Sholat Tahajud Jam Berapa? Ini Penjelasannya

Mencegah Penyakit

Melakukan ibadah sholat tahajud pastinya dapat menyehatkan tubuh seperti menghilangkan stress dan sebagainya. Dengan demikian, mencegah penyakit seperti ini merupakan bagian dari keajaiban sholat tahajud 7 hari 7 malam. Maka dari itu, apabila anda sedang memiliki penyakit akibat stress, maka sholat tahajud dapat membantu mengurangi rasa stress tersebut.

Menurut seorang ilmu kedokteran menyatakan bahwa orang yang selalu mengerjakan sholat tahajud setiap hari maka dapat menurunkan respon sekresi hormone kortisol. Dimana, orang tersebut sedang berada dalam kondisi lebih tenang, pikiran lebih jernih serta dapat mengumpulkan energy positif.

Diselamatkan Dari Marabahaya

Keajaiban Shalat tahajud 7 hari 7 malam lainnya yaitu diselamatkan dari marabahaya. Rasulullah SAW telah bersabda dalam hadist,:

Artinya: “Barang siapa melaksanakan shalat tahajud dengan sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka allah swt akan memberikan 9 macam kemuliaan : 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.”

Dilancarkan Rezekinya

Keajaiban sholat tahajud 7 hari 7 malam yang terakhir adalah dilancarkan rezekinya. Seseorang yang selalu rajin mengamalkan sholat tahajud maka Allah SWT akan memudahkan rezeki dan dilancarkan dari segala usahanya.

Nah, itulah 7 pembahasan keajaiban sholat tahajud 7 hari 7 malam berturut-turut yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Amalan Setelah Sholat Tahajud, Bacaan Dzikir dan Doa Arab

 

Banyak sekali pertanyaan yang sering terjadi di media sosial maupun platform lainnya perihal seseorang yang melakukan zina tetapi sering mengerjakan sholat. Maka dari itu, pembahasan kali ini akan memberi sedikit rangkuman atau pencerahaan sebagai bahan rekomendasi tentang hal tersebut. Yuk, mari kita simak pembahasan berzinah tapi sholat, apakah diampini Allah SWT? Ini penjelasannya.

Baca Juga: 5 Keajaiban Sholat hajat 7 Hari Berturut-turut

Berzinah Tapi Sholat

Berzinah Tapi Sholat, Apakah Diampuni Allah SWT Ini Penjelasannya

Sebelum membahas lebih lanjut tentang berzinah tapi sholat, ada baiknya kita harus mengetahui arti dari pada zinah tersebut. Ini merupakan salah satu perbuatan dosa yang sangat besar hingga menimbul perkara azab dan kemurkaan dari Allah SWT. Pasalnya, sudah dijelaskan dalam sebuah hadist maupun Al-Quran bahwa berzinah adalah dosa besar yang harus dihindari.

Melakukan zinah adalah hal yang diharamkan. Seperti halnya dengan syirik. Oleh sebab itu, kita sebagai umat muslim tentu harus mencegah sifat tersebut agar Allah SWT tidak akan memberikan azab yang sangat pedih.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist menjelaskan tentang zinah,:

مَا مِنْ ذَنْبٍ بَعْدَ الشِّرْكِ أعْظَمُ عِنْدَ اللهِ مِنْ نُطْفَةٍ وَضَعَهَا رَجُلٌ فِي رَحِمٍ لاَ يَحِلُّ لَهُ

Latin: “Maamin danbin ba’dasirki a’damu indallahi minnutfatin wada’aha rozulun fii rohimin laa yahilullahu

Artinya: “Tidak ada dosa yang lebih besar di sisi Allah, setelah syirik, kecuali dosa seorang lelaki yang menumpahkan spermanya pada rahim wanita yang tidak halal baginya.”

Allah SWT pun telah berfirman dalam surah Al-Isra ayat 32 yang menjelaskan tentang perbuatan zinah,:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً ۗوَسَاۤءَ سَبِيْلًا

Latin: “Wala taqrabuuzzinna innahu kana faahisyatan wasaa sabilan

Artinya: “Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.”

5 Hal Awal Mula Berzinah Tapi Sholat

5 Hal Awal Mula Berzinah Tapi Sholat

Melansir dari sebuah situs menyatakan ada 5 hal awal mula berzinah tapi sholat, diantaranya:

Pandangan Mata Lawan Jenis

Awal mula berzinah tapi sholat yang pertama berawal karena zina mata yaitu saling pandang mata lawan jenis. Ini akan menjadi sebuah dampak bisa menimbulkan seseorang pertama kali mulai merasa suka-sama suka.

Dengan begitu, tentu kita sebagai umat islam harus menghindari hal tersebut agar tidak terjerumus pada perkara yang menimbulkan zinah. Untuk mengatasi hal tersebut, lebih baik kita harus menjauhkan pandangan pada dengan lawan jenis supaya hati dan pikiran tidak merasuk pada perbuatan dosa besar.

Melempar Senyuman

Melempar Senyuman, berzinah tapi sholat

Awal mula berzinah tapi sholat yang kedua yaitu melempar senyuman. Maksudnya adalah, apabila ada seseorang melihat wanita cantik kemudian saling tatap pandangan mata, maka keduanya akan selalu melempar senyuman yang menjadi tanda ketertarikan.

Dengan senyuman inilah kedua orang tersebut memiliki rasa ingin dekat hingga terjadi saling berbagai nomor kontak yang bisa melanjutkan komunikasi selanjutnya.

Baca Juga: Shalat Merupakan Rukun Islam yang Ke? Ini Jawabannya

Komunikasi

Mendapat nomor kontak yang bisa dihubungi akan menjadi langkah awal komunikasi yang menimbulkan awal berzinah tapi sholat. Bahkan, orang yang tidak pernah atau sering bolong sholatnya pun tentu akan melakukan hal tersebut.

Komunikasi lewat handphone bisa jadi keduanya akan merasa nyaman seakan-akan dunia menjadi milik berdua. Sehingga, lama-kelamaan yang terjadi saling bertemu dan bisa mengarah pada perbuatan zinah yang tak disangka-sangka.

Merasakan Kenyamanan

Adapun, awal berzinah tapi sholat setelah berkomunasi atau ngobrol dengan lancar tentu keduanya akan merasakan kenyamanan setiap saat. Inilah yang menjadi langkah berikutnya dalam timbul rasa sayang hingga bisa mengarah pada perbuahtan zinah.

Ketertarikan

Awal berzinah tapi sholat yang selanjutnya adalah memiliki rasa ketertarikan lawan jenis untuk terus melakukan pertemuan setiap waktu yang telah ditentukan. Mulai detik seperti ini, sebagai tanda awal untuk melangkah dalam melakukan zinah. Hal ini tentunya bagi umat islam tentu harus dihindari agar menjerumus pada perbuatan tersebut.

Dengan begitu, kita sebagai umat muslim harus menjaga dan meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT supaya terhindar dari perbuatan yang tidak disukai oleh Allah SWT.

Salah satu cara terbaik untuk menghapus atau ingin diampuni oleh Allah SWT atas apa yang telah kalian perbuat (berzinah) maka segera lakukan bertaubat. Mengapa? Karena Allah SWT akan mengampuni hamba-Nya yang telah bertaubat dengan sungguh-sungguh. Tak terkecuali bagi orang yang melakukan zinah hingga diceritakan secara terang-terangan kepada semua orang.

Hal itulah yang paling dibenci oleh Allah SWT. Dengan begitu, kita harus melakukan sholat taubat untuk meminta ampunan kepada Allah SWT atas apa yang telah kita lakukan. Selain itu, kita harus rajin dalam mengerjakan sholat lima waktu tanpa berhenti sampai sepanjang hidup.

Kemudian, lakukan mengerjakan amalan-amalan sunnah seperti sholat tahajud, sholat dhuha, puasa sunnah, bersedekat, berbuat baik dan sebaiknya. Dan tak lupa, kita akan berjanti tidak akan melakukan hal terebut kembali.

Nah, itulah pembahasan berzinah tapi sholat, apakah diampini Allah SWT? Ini penjelasannya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Tata Cara Salat Jumat dari Awal sampai Akhir Beserta Bacaan Doa Niatnya

 

Cara Mengganti Shalat yang Tertinggal – Mengerjakan sholat 5 waktu atau lebih dikenal dengan sebutan sholat fardhu (wajib) merupakan salah satu kewajiban umat muslim yang harus ditegakan untuk menunaikan rukun islam yang kedua. Tentu ini wajib dikerjakan dalam lima waktu mulai dari subuh sampai isya. Akan tetapi, jika ada salah satu sholat fardhu yang tertinggal maka harus dilakukan menggantinya dengan cara di qodho. Bagaimana caranya? Yuk, simak pembahasan cara mengganti shalat yang tertinggal karena tidur atau perjalanan beserta doa niatnya.

Baca Juga: Tata Cara Sholat Subuh dan Bacaan Niat Beserta Gambarnya

Cara Mengganti Shalat yang Tertinggal

Cara Mengganti Shalat yang Tertinggal Karena Tidur Atau Perjalanan

Cara mengganti shalat yang tertinggal merupakan salah satu cara untuk mengerjakan sholat fardhu yang terlewat waktunya. Dimana, dalam mengganti sholat tertinggal ini bisa dilakukan dengan cara sholat qodho. Ini merupakan mengerjakan sholat ketika waktu sholat tersebut telah berakhir.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadist,:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَنْ نَسِيَ صَلاَةً فَلْيُصَلِّ إِذَا ذَكَرَهَا لاَ كَفَّارَةَ لَهَا إِلاَّ ذَلِكَ

Artinya: ”Siapa yang terlupa shalat, maka lakukan shalat ketika ia ingat dan tidak ada tebusan kecuali melaksanakan shalat tersebut, dan dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku.” – HR Bukhari.

Masih banyak lagi hadist-hadist yang menjelaskan tentang shalat qodho atau cara mengganti shalat yang tertinggal agar dapat dikerjakan pada waktu tertentu.

Tata Cara Mengganti Shalat yang Tertinggal

Tata Cara Mengganti Shalat yang Tertinggal

Berikut ini, urutan tata cara mengganti shalat yang tertinggal atau lebih dikenal mengqodho, yaitu:

Membaca niat

Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan

Membaca Doa Iftitah

Didalam membaca doa iftitah yang biasa dibaca:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ إِنَّ صَلاَتِيْ

وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Atau:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ

بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Membaca Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surah dalam Al-quran

Ruku dengan tuma’ninah

Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca, cara mengganti shalat yang tertinggal:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

I’tidal

Membaca doa I’tidal yang dibaca;

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Atau:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ

Sujud

Bacaan doa sujud dibaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Atau:

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Atau:

اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Sujud kedua sambil membaca doa sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى

Berdiri kembali untuk mengerjakan rakaat berikutnya, hingga sampai…

Tasyahud Akhir

لتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا

عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ للَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى

آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا

وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّفِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Attahiyyaatu lillaahi washsholawaatu waththoyyibaat. Assalaamu ‘alaika ayyuhannabiyyu warohmatullaahi wabarokaatuh. Assalaamu’alainaa wa’ala ‘ibaadillaahi shshoolihiin. Asyhadu anlaa ilaaha illallaah waasyhadu annamuhammadan ‘abduhu warosuuluh. Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa shollaita ‘ala Ibroohim wa ‘ala aali Ibrohim, innaka hamidun majiid. Allahumma baarik ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa baarokta ‘ala Ibrohim wa ‘ala aali Ibrohimm innaka hamidun majiid. Allaahumma inni a’uudzubika min ‘adzaabil qabri wa min ‘adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.

Atau,

At-tahiyyaatul mubaarakatush shalawaatuth thayyibaatulillaahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaahi. Allohumma solli ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa sollaita ‘alaa aali ibroohim, wa baarik ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa baarokta ‘alaa aali ibroohim, fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid.

Membaca Salam

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat 5 Waktu Dalam Bahasa Arab dan Artinya

Niat Cara Mengganti Shalat yang Tertinggal

Niat Cara Mengganti Shalat yang Tertinggal

Sebagai berikut, lafadz doa bacaan niat cara mengganti shalat yang teringgal atau mengqodho, yaitu:

Dhuhur

Bacaan niat cara mengganti shalat yang teringgal sholat dhuhur yaitu:

Latin: “Ushallii fardhazh-Dhuhri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Dhuhur sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”’

Ashar

Bacaan niat cara mengganti shalat yang teringgal sholat ashar yaitu:

Latin: “Ushallii fardhal ‘Ashri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Ashar sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.

Maghrib

Bacaan niat cara mengganti shalat yang teringgal sholat maghrib yaitu:

Latin: “Ushallii fardhal Maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Maghrib sebanyak tiga raka’at dengan menghadap kiblat, serta qodho karena allah ta’aalaa.”

Isya

Bacaan niat cara mengganti shalat yang teringgal sholat isya yaitu:

Latin: “Ushallii fardhal Isyaa’i arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho’an lilaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Isya’ sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Subuh

Bacaan niat cara mengganti shalat yang teringgal sholat subuh yaitu:

Latin: “Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati qodho’an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Nah, itulah pembahasan cara mengganti shalat yang tertinggal karena tidur atau perjalanan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Selanjutnya: Bacaan Niat Sholat Dhuhur Bahasa Arab, Latin, Artinya dan Tata Cara Pelaksanaan